TINJAUAN PUSTAKA
F. Teknik Analisis data
Menurut (Suliyanto,2018:69) Analisis data dalam penelitian ini hakikatnya merupakan mengolah data yang telah diperoleh dilapangan agar menjadi informasi yakni dengan menggunakan alat analisis yang sesuai dengan tujuan penelitian dan karakteristik data yang diperoleh.
a. Uji Asumsi Klasik a) Uji Normalitas
Menurut Ghozali, (2016), uji normalitas bertujuan untuk menguji apakah dalam model regresi, variabel perancu atau residual memiliki distribusi normal. Seperti diketahui bahwa uji-t dan uji-f mengasumsikan bahwa nilai residu mengikuti distribusi normal.
Jika asumsi ini dilanggar maka uji statistic menjadi tidak valid untuk ukuran sampel yang kecil. Uji normalitas dapat dilakukan dengan dua cara, yaitu analisis regresi grafik, dan analisis statistic. Dalam penelitian ini, analisis grafik yang digunakan adalah tes Kolmogorov-Smirnov (K-S).
Dalam tes ini, pedoman yang digunakan dalam pengambilan keputusan adalah:
1) Jika nilai signifikan>0,05 maka distribusi normal.
2) Jika nilai signifikan<0,05 maka distribusi tidak normal b) Uji Multikolinearitas
Menurut Ghozali (2016) pada pengujian ini multikolinearitas bertujuan untuk mengetahui apakah model regresi ditemukan adanya kolerasi antar variabel independent atau variabel bebas.
Efek dari multikolineritas ini adalah menyebabkan tingginya variabel dan sampel.
Pengujian Multikolineritas dilakukan dengan melihat nilai toleransi atau dengan menggunakan Variance Inflation Factor (VIF). Multikolinearitas terjadi ketika VIF ≥10 dan nilai
35
toleransi≤0,10 dan sebaliknya multikolinearitas tidak terjadi jika VIF≤10 dan nilai toleransi≥0,10.
c) Uji Heteroskedastisitas
Menurut Ghosali, (2016) uji heteroskedastisitas digunakan untuk menguji apakah dalam model regresi terjadi ketidaksamaan variance dari residual satu pengamatan kepengamatan lain. Jika varians dari satu residu pengamatan ke pengamatan lain adalah tetep, makan itu disebut homoscedasticity dan jika berbeda disebut heteroscedasticity.
b. Analisis Regresi Berganda
Menurut (Sugiyono 2017:275) analisis regresi berganda digunakan oleh peneliti, apabila penelitian meramalkan bagaimana naik turunnya keadaan variabel dependen, bila duaatua lebih variabel independen dinaik turunkan nilainya. (dimanipulasi) Tujuan dari analisis regresi berganda adalah untuk mengetahui signifikan pengaruh variabel independen terhadap variabel dependen, sehingga dapat memuat prediks yang tepat.
Keterangan:
Y = Nilai Perusahaan (price Book Value) α = Konstanta
β1, β2, β3 = Koefisien variabel (masing-masing variabel X1, X2, X3) X1 = Likuiditas (Current Ratio)
X2 = Leverage (Debt to Assets Ratio) X3 = Profitabilitas (Retun On Assets)
e = Error c. Uji Hipotesis
Pengujian hipotesis digunakan untuk menguji besarnya pengaruh dari masingmasing variabel independen terhadap variabel dependen.
a) Uji Parsial (Uji t)
Uji t dilakukan untuk mengetahui apakah dalam model regresi variabel independen (X1, X2,..., Xn) secara parsial berpengaruh signifikasn terhadap variabel dependen (Y).Pada pengambilan keputusan untuk uji t parsial dalam analisis regresi adalah sebagai berikut:
1) Berdasarkan nilai t hitung dan tabel: Jika nilai t hitung > t tabel, maka variabel bebas berpengaruh terhadap variabel terikat.
Jika nilai t hitung < t tabel, maka variabel bebas tidak berpengaruh terhadap variabel terikat.
2) Berdasarkan nilai signifikan hasil output SPSS: Jika nilai sig >
0.05, maka variabel bebas berpengaruh signifikan terhadap variabel terikat. Jika nilai sig < 0.05, maka variabel bebas tidak berpengaruh signifikan terhadap variabel terikat.
Hipotesis (dugaan) dalam uji t adalah sebagai berikut:
2) Ho diterima dan H1 ditolak, jika nilai t hitung < t tabel atau jika nilai sig > 0.05.
3) Ho ditolak dan H1 diterima, jika nilai t hitung > t tabel atau jika nilai sig < 0.05.
37
b. Koefisien Determinasi (R2)
Menurut Ghozali (2016:95) menyatakan bahwa koefisien determinasi (R2) digunakan untuk mengukur seberapa jauh kemampuan model dalam rangka menerangkan varaiasi variabel independen. Didalam penelitian ini yang digunakan koefisien determinasi untuk mengukur seberapa besar kemampuan variabel bebas dalam menjelaskan variabel terikat. Adjusted R square ini yaitu nilai terikat yang dapat dilihat dari koefisien determinasi.
1) Jika R² = 0, maka tidak ada sedikitpun persentase sumbangan pengaruh yang diberikan variabel independen terhadap variabel dependen, atau variasi variabel independen yang digunakan dalam model tidak menjelaskan meskipun variasi variabel dependen.
2) Jika R² = 1, maka persentase sumbangan pengaruh yang diberikan variabel independen terhadap variabel dependen adalah sempurna., atau variasi varoiabel independen yang digunakan dalam model menjelaskan 100% variasi variabel dependen
38 A. Gambaran umum objek penelitian
1. Sejarah Singkat Perusahaan
Bursa Efek Indonesia (BEI) didirikan di Jakarta pada tanggal 14 Desember 1912. BEI didirikan jauh sebelum Indonesia merdeka oleh pemerintahan Hindia Belanda yang diselenggarakan oleh Vereniging Voor de Effectenhandel yang pada saat itu masih bernama Bursa Efek Jakarta (BEJ). Pada tanggal 11 Januari 1925 dibuka Bursa Efek di Surabaya dan disusul dengan pembukaan Bursa Efek di Semarang pada tanggal 1 Agustus 1925. BEJ pertama kali diresmikan oleh Presiden Suharto pada tahun 1977.
Pada tahun 2007, BEJ dengan Bursa Efek Surabaya (BES) merger menjadi BEI, Langkah merger BEJ dengan BES adalah upaya untuk meningkatkan efisiensi pasar modal guna bersaing dengan bursa luar negeri (Suhartono dan Qudsi, 2019:20). BEI adalah bursa saham yang dapat memberikan peluang investasi dan sumber pembiayaan dalam upaya mendukung pembangunan ekonomi nasional.
Peranan BEI adalah berupaya mengembangkan pemodal lokal yang besar dan solid untuk menciptakan pasar modal Indonesia yang stabil. Untuk memberikan informasi yang lebih lengkap tentang perkembangan bursa kepada masyarakat, BEI menyebarkan data pergerakan harga saham melalui media cetak dan elektronik. Indikator pergerakan harga saham tersebut adalah indeks harga saham.
39
Penelitian ini bertujuan Untuk mengetahui pengaruh likuiditas, leverage, dan profitabilitas terhadap nilai perusahaan yang terdaftar di BEI periode 2016-2020. penelitian ini menggunakan data sekunder yang diperoleh dari laporan keuangan yang terdapat pada annual report di bursa efek indonesia, melalui website resmi bursa efek indonesia (www.idx.co.id). pengambilan sample pada penelitian ini dilakukan dengan menggunakan teknik purposive sampling yaitu pengambilan sample berdasarkan pada kriteria tertentu.
Sampel dalam penelitian ini menggunakan empat kriteria yang menjadi persyaratan untuk dapat memilih perusahaan yang akan menjadi sampel penelitian, sebagai berikut :
a. Perusahaan manufaktur yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia dan mempublikasikan laporan keuangannya untuk periode Tahun 2016 sampai 2020.
b. Perusahaan sektor Makanan Dan Minuman yang menyajikan data lengkap mengenai variabel-variabel dalam penelitian ini rentang tahun 2016-2020..
c. Perusahaan manufaktur yang menyajikan laporan keuangan dengan menggunakan mata uang Rupiah (Rp).
d. Perusahaan yang menjadi sampel adalah perusahaan yang datanya dapat diketahui khususnya mengenai metode penilaian persediaan yang digunakan oleh perusahaan.
2. Visi dan Misi Perusahaan
Adapun visi dan misi dari perusahaan Bursa Efek Indonesia adalah sebagai berikut:
a. Visi menjadi bursa yang kompetitif dengan kredibilitas tingkat dunia.
b. Misi menciptakan daya saing untuk menarik investor ataupun emiten, melalui pemberdayaan anggota dan partisipan, penciptaan nilai tambah, sefisiensi biaya serta Penerapan Good Governance.
3. Struktur organisasi bursa efek indonesia Gambar 4.1 Struktur Organisasi
41