• Tidak ada hasil yang ditemukan

Untuk melihat lebih detail manajemen PT Bank Syariah Mandiri, maka perlu dilihat struktur organisasi di Kantor Cabang. Adapun struktur organisasi PT Bank Syariah Mandiri Cabang Malang adalah sebagai berikut:

Gambar 4.1

Struktur Organisasi PT Bank Syariah Mandiri Cabang Malang

Berdasarkan struktur organisasi tersebut akan di uraikan tugas dan wewenang dari masing-masing bagian, yaitu sebagai berikut:

1. Kepala Cabang

1) Mengelola secara optimal sumber daya Cabang agar dapat mendukung kelancaran operasional bank.

2) Mengkoordinir pembuatan rencana kerja (RKAP) tahunan Cabang.

3) Menetapkan dan melaksanakan strategi pemasaran produk

bank guna mencapai tingkat volume/sasaran yang telah ditetapkan baik pembiayaan, pendanaan maupun jasa.

4) Memastikan realisasi target operasional Cabang serta

menetapkan upaya- upaya pencapaiannya.

5) Melakukan kegiatan penghimpunan dana; pemasaran pembiaayaan; pemasaran jasa- jasa dan mencapai target yang telah ditetapkan.

6) Melakukan review terhadap ketajaman dan kedalaman analisis pembiayaan guna antisipasi risiko dengan penekanan kepada:

a. Kesalahan pemohon pembiayaan b. Aspek legalitas nasabah

c. Kewajaran limit pembiayaan d. Perhitungan nisbah/margin

e. Aspek pengamanan, termasuk penetapan prasyarat dan

syarat pembiayaan.

7) Bersama dengan anggota komite lainya memutuskan pembiayaan sesuai dengan batas wewenangnya atau dimintakan persetujuan ke Kantor Pusat.

8) Memutuskan pencairan pembiayaan sesuai dengan wewenangnya.

9) Melakukan pembinaan, baik terhadap nasabah maupun investor.

10) Memantau kualitas aktiva produktif dan mengupayakan

kolektibilitas lancar minimal sama dengan target yang telah ditetapkan direksi.

11) Memonitor pelaksanaan penagihan tunggakan kewajiban nasabah.

12) Mengambil keputusan atas semua kegiatan-kegiatan di bidang pemasaran dan operasi sampai dengan batas wewenangnya.

13) Mensosialisasikan pedoman/ketentuan-ketentuan/kebijakan Direksi kepada pegawai terkait.

14) Memberi persetujuan pengeluaran biaya untuk kepentingan Cabang sesuai dengan batas wewenangya.

15) Mengarahkan para pejabat/petugas yang diberikan wewenang

pengoperasian AS-400 untuk selalu memelihara dan menjaga kerahasiaan password dan sandi masing-masing termasuk password yang menjadi tanggung jawabnya.

16) Melakukan pengawasan langsung maupun tidak langsung terhadap kondisi lingkungan serta keamanan Cabang.

17) Memastikan bahwa seluruh transaksi Cabang telah dicatat secara benar pada laporan keuangan Cabang.

18) Melakukan pemantauan terhadap ketepatan dan kebenaran

pengiriman laporan ke Kantor Pusat dan Bank Indonesia setempat.

19) Memastikan bahwa prinsip kepatuhan telah dilaksanakan oleh

seluruh jajaran Cabang.

20) Menandatangani surat-surat keluar atas nama Cabang.

21) Mewakili direksi untuk tugas-tugas intern maupun ekstern yang berhubungan dengan kegiatan Cabang.

22) Secara berkala (minimal sebulan sekali) dan dadakan melakukan cash opname.

23) Menyelenggarakan pengumpulan data/informasi mengenai

perkembangan ekonomi, pembangunan dan dunia setempat untuk dijadikan indikator pengembangan usaha Cabang.

24) Mengarahkan dan mendorong seluruh pegawai Cabang untuk

selalu memberikan pelayanan yang terbaik kepada seluruh nasabah dan meningkatkan produktifitas individu.

25) Memberikan bantuan sepenuhnya terhadap pelaksanaan audit intern/ekstern.

26) Mengimplementasikan bagan struktur organisasi, fungsi, dan tugas setiap unit kerja Cabang sesuai dengan pedoman organisasi Cabang.

27) Merencanakan pendidikan pegawai dan mengusulkan ke kantor pusat.

28) Melakukan evaluasi berkala terhadap kualitas dan kuantitas

sumber daya yang tersedia guna menetapkan langkah-langkah/strategi yang akan dilakukan.

29) Menetapkan/mengesahkan dan merotasi pegawai serta memberikan job descripsion kepada masing-masing pegawai Cabang.

30) Melakukan penilaian pegawai, mengusulkan kenaikan gaji/

pangkat, promosi jabatan, penghargaan/penegakan hukuman pegawai Cabang sesuai dengan peraturan yang berlaku.

31) Menegakkan disiplin dan meningkatkan dedikasi pegawai dengan memberi contoh yang baik dalam segala bidang.

32) Mengimplementasikan corporate culture Bank Syariah Mandiri kepada seluruh Cabang.

2. Manajer Pemasaran

1) Mengelola secara optimal sumber daya agar dapat mendukung

kelancaran operasional Cabang.

2) Membuat rencana kerja (RKSP) tahunan bidang pemasaran agar dapat mendukung kelancaran operasional cabang.

3) Memonitor realisasi target operasional Cabang serta menetapkan upaya-upaya pencapaiannya.

4) Melaksanakan strategi pemasaran guna mencapai tingkat

volume/sasaran yang telah ditetapkan, baik pembiayaan, pendanaan maupun jasa-jasa.

5) Melaksanakan review atas proses pembangunan pembiayaan dan penekanan kepada upaya antisipasi resiko pembiayaan, meliputi:

a. Review kelengkapan dan keabsahan dokumen permohonan pembiayaan.

b. Review kecukupan hasil investigasi.

c. Review ketajaman dan kedalaman analisis pembiayaan.

d. Review kewajaran limit pembiayaan dan nisbah bagi hasil/margin.

e. Review kelengkapan persyaratan/syarat pembiayaan yang

ditetapkan sehingga pembiayaan aman ditinjau dari segala bidang.

6) Bersama-sama dengan anggota komite pembiayaan lainnya memutuskan pembiayaaan sesuai dengan batas wewenangnya.

7) Review prasayarat/syarat dalam surat penegasan persetujuan pembiayaan (SP3) telah sesuai dengan yang diputuskan Komite Pembiayaan Cabang/Kantor Pusat.

8) Review akad pembiayaan dan surat sanggup telah sesuai dengan yang dipersyaratkan dalam SP3.

9) Meyakini bahwa kelengkapan- kelengkapan dokumen sebagai

prasyarat/syarat pencairan fasilitas pembiayaan telah dipenuhi nasabah.

10) Mayakini bahwa pengikatan jaminan dan penutupan asuransi telah dilaksanakan pada kesempatan pertama setelah akad pembiayaan ditandatangani dan biayanya telah dibebankan kepada nasabah.

11) Memonitor ketertiban penyelenggaraan file dokumen pembiayaan yang telah dilakukan bawahannya.

12) Melakukan pemantauan terhadap kualitas aktiva produksi dan

mengupayakan pencapaian kolektifibilitas lancar, minimal sama dengan target yang ditetapkan direksi.

13) Mengkoordinir/melaksanakan penagihan kewajiban nasabah

yang telah jatuh tempo/menunggak.

14) Melakukan pembinaan terhadap nasabah maupun investor.

15) Mengkoordinir pelaksanaan penilaian ulang atas pembiayaan yang diberikan cabang.

16) Mengkoordinasikan dengan bagian lain dalam memecahkan/menyelesaikan permasalahan yang dihadapi.

17) Melaksanakan pengumpulan data/informsi mengenai

perkembangan ekonomi, pembangunan dan dunia usaha setempat untuk dijadikan pengembangan usaha cabang.

18) Memberikan bantuan terhadap pelaksanaan Audit

Intern/Ekstern khususnya yang berkaitan dengan bidang pemasaran dan melaksanakan pelurusan atas penyimpangan yang ditemukan oleh auditor.

19) Melakukan pembinaan akhlak pegawai secara rutin agar diperoleh bankir-bankir yang islami dan memberi nasihat terhadap pegawai yang mengalami masalah pribadi /keluarga yang dapat/telah mengganggu kelancaran tugas-tugasnya.

20) Membina, melatih, dan mengarahkan pegawai agar mampu

mengembangkan kemampuan, motivasi, dan disiplin kerja dalam rangka meningkatkan profesionalisme.

21) Menegakkan disiplin dan meningkatkan dedikasi pegawai

bidang pemasaran dengan memberi contoh yang baik dalam segala bidang.

22) Merencanakan dan mengusulkan pendidikan dan pelatihan yang diperlukan bagi pegawai dalam bidang pemasaran.

23) Melakukan evaluasi berkala terhadap kualitas dan kuantitas sumber daya yang tersedia guna menetapkan langkah- langkah/strategi yang akan dilakukan.

24) Menjaga kebersihan dan keserasian lingkungan kerjanya.

25) Mengusulkan penyempurnaan pedoman/ketentuan pembiayaan kepada pimpinan cabang.

26) Melaksanakan tugas-tugas lainnya yang diberikan oleh

Cabang.

27) Mengimplementasikan corporate culture Bank Syariah Mandiri kepada seluruh pegawai di bidang pemasaran.

3. Manajer Operasional

1) Mengelola secara optimal sumber daya bidang operasi agar dapat mendukung kelancaran operasional Cabang.

2) Membuat rencana dan sasaran kerja tahunan Cabang di bidang operasi.

3) Melakukan pengecekan pemenuhan prasyarat/syarat

pembiayaan berdasarkan Surat Penegasan Persetujuan Pembiayaan (SP3) dan akad Pembiayaan.

4) Memberikan rekomendasi disetujuai/ditundanya pencairan

pembiayaan berdasarkan hasil pengecekan persyaratan pembiayaan yang telah dilakukan.

5) Melakukan pemantauan terhadap Kualitas Aktiva Produktif dan menginformasikan hasilnya kepada Pimpinan Cabang serta Manajer Pemasaran.

6) Mengkoordinir pelaksanaan administrasi pembiayaan dan pelaporannya.

7) Mengkoordinir dan memastikan terselenggaranya kegiatan

akuntansi, pelaporan pelayanan bidang kas, logistic, sumber daya insani, pengamanan, kebersihan, kearsipan dan pengoperasian komputer Cabang dengan baik dan benar.

8) Mengkoordinir dan memastikan terselenggaranya filling dokumen pembiayaan (legal file) secara tertib dan aman.

9) Memastikan pencapaian target operasional Cabang.

10) Berkoordinasi dengan bagian lain dalam memecahkan/menyelesaikan permasalahan yang dihadapi.

11) Mengusulkan penyempurnaan Pedoman Operasional Bank atau ketentuan lainnya kepada Pimpinan Cabang.

12) Menjaga kebersihan dan kerapian di lingkungan kerjanya.

13) Melakukan pembinaan akhlak pegawai secara rutin agar

diperoleh bankir-bankir yang islami dan memberi nasihat terhaap pegawai yang mengalami masalah pribadi/keluarga yang dapat/telah mengganggu kelancaran tugas- tugasnya.

14) Merencanakan dan mengusulkan pendidikan dan pelatihan yang diperlukan bagi pegawai di bidang operasi.

15) Melakukan evaluasi berkala terhadap kecukupan kualitas dan

kuantitas sumber daya bidang operasi guna menetapkan strategi yang akan dilakukan.

16) Mengarahkan dan mendorong pegawai bidang operasi untuk

bekerja secara optimal dan memberikan pelayanan yang terbaik kepada nasabah.

17) Mengembangkan dan meningkatkan kemampuan bawahan yang menjadi binaannya.

18) Mengimplementasikan corporate culture Bank Syariah Mandiri kepada seluruh karyawan di bidang operasi.

19) Melaksanakan tugas lain yang diberikan oleh Kepala Cabang.

4. Pengawas Intern dan Kepatuhan 1) Kebijakan/Peraturan:

a. Memastikan kebijakan intern, prosedur operasional atau peraturan lainnya telah tersedia di Cabang.

b. Mamastikan bahwa kebijakan/ketentuan Kantor Pusat telah disosialisasikan.

2) Operasional

a. Memeriksa ulang terhadap keabsahan dan kebenaran proses transaksi harian serta keabsahan bukti-bukti pendukungnya (dengan proofsheets).

b. Memastikan kebenaran posting transaksi pada AS-400.

c. Memastikan kebenaran pelaksanaan kegiatan operasional

talah sesuai dengan Pedoman Operasional Bank (BOP), Surat Edaran, atau ketentuan lainnya baik dari kantor pusat maupun pihak eksternal (BI atau pihak ketiga lainnya).

d. Memastikan bahwa pembuatan laporan unit kerja, baik laporan kepada Kantor Pusat maupun pihak eksternal (BI atau pihak ketiga lainnya) telah dilakukan dengan benar dan tepat waktu.

e. Menilai kesesuaian pelaksanaan tugas masing-masing peawai dengan job description.

f. Melakukan pemantauan atas tindak lanjut rekomendasi

Auditor (baik SKAI-DPI atau auditor eksternal), maupun rekomendasi dari unit kerja Kantor Pusat lainnya.

g. Melakukan pengawasan terhadap penyimpangan dan

pengamanan back up data.

h. Memastikan bahwa keamanan dan kebersihan ruang komputer telah memadai.

3) Pembiayaan

a. Memastikan bahwa proses pemberian pembiayaan telah sesuai dengan kebijakan/ketentuan internal bank.

b. Memastikan bahwa semua pembiayaan telah mendapatkan persetujuan pejabat berwenang.

c. Memastikan kebenaran administrasi pembiayaan yang diberikan.

d. Memastikan kelengkapan dan keabsahan legal dokumen.

e. Memastikan bahwa fisik jaminan telah dikuasai oleh bank dengan aman dan sesuai dengan nilai dan lokasinya.

4) Umum

a. Memonitor absensi pegawai.

b. Memastikan bahwa hak pegawai telah dipenuhi/dibayar sesuai ketentuan.

c. Memastikan kecukupan sarana logistic dan sumber daya

insani serta pemanfaatannya telah dilakukan secara efektif dan efisien.

d. Memastikan pengelolaan arsip Cabang telah berjalan sesuai

dengan ketentuan.

e. Menyimpan, membuat daftar file, dan bertanggung jawab atas bukti/file pembukuan yang telah dilakukan pemeriksaan.

5) Pelaporan

a. Membuat laporan insidentil apabila terjadi hal-hal khusus yang perlu dilaporkan (kasus).

b. Secara mingguan membuat laporan kepada Kepala Cabang atas temuan/penyimpangan yang terjadi.

c. Setiap bulan membuat laporan kepada unit kepatuhan atas temuan/penyimpangan yang bersifat prinsipil.

5. Marketing Officer dan Assistant Marketing

1) Membantu manajemen pemasaran dalam menetapkan rencana kerja (RKAP) tahunan bidang pemasaran, baik pembiayaan, pendanaan, maupun jasa-jasa bank

2) Melaksanakan strategi pembiayaan produksi bank guna mencapai volume/sasaran yang telah ditetapkan.

3) Melakukan survey/pengamatan secara langsung terhadap kondisi/potensi bisnis daerah.

4) Membuat perencanaan solisitasi nasabah maupun investor untuk memperoleh nasabah/ investor yang baik.

5) Melaksanakan solisitasi nasabah maupun investor sesuai

dengan rencana yang telah ditetapkan.

6) Melayani permohonan pembiayaan nasabah, baik baru maupun perpanjangan.

7) Memberikan informasi kepada nasabah mengenai persyaratan pembiayaan yang harus dipenuhi sehubungan dengan permohonan pembiayaan nasabah.

8) Menerima dan memeriksa kebenaran dan kelengkapan berkas permohonan pembiayaan nasabah

9) Melakukan investigasi melalui wawancara, bank checking, pemeriksaan setempat, trade and market checking.

10) Membuat surat penolakan atas permohonan pembiayaan

nasabah yang ditolak.

11) Melakukan pengawasan dan membantu nasabah sehubungan dengan fasilitas pembiyaan yang sedang dinikmati

12) Melaksanakan penagihan rutin atas kewajiban nasabah yang jatuh tempo.

13) Menyelesaikan fasilitas pembiayaan nasabah yang tergolong kolektabilitas kurang lancar, diragukan dan macet.

14) Melakukan pemantauan terhadap kualitas aktiva produktif dan

mengupayakan pencapaian kolektabilitas lancar minimal sama dengan target yang ditetapkan direksi.

15) Melakukan koordinasi kerja dengan analis.

16) Memonitor reealisasi pengajuan permohonan pembiayaan dan penyimpangan dana atas nasabah-nasabah/investor yang telah disolisitasi dan kesuksesan dalam pemberian pinjaman.

17) Secara terus-menerus berupaya meningkatkan kemampuan/pemahaman produk-produk Bank Syariah

Mandiri dan tata cara pelayanannya, termasuk syarat-syarat di masing-masing jenis produk.

18) Melaksanakan pendidikan yang ditugaskan oleh atasan 19) Menjaga kebersihan dan keserasian lingkungan kerja 20) Mengimplementasikan budaya SIFAT.

21) Melaksanakan tugas-tugas lainnya yang ditunjuk atasan.

6. Customer Service

1) Memberikan penjelasan kepada nasabah/calon nasabah atau

investor mengenai produk-produk Bank Syariah Mandiri berikut syarat-syarat maupun tata cara prosedurnya

2) Melayani pembukaan rekening giro dan tabungan sesuai dengan permohonan investor

3) Melayani permintaan cek atau bilyet giro

4) Melayani permintaan nasabah untuk melakukan pemblokiran, baik rekening giro maupun tabungan

5) Melayani penutupan rekening giro atas permintaan investor

sendiri karena ketentuan bank (yang telah disepakati investor) maupun karena peraturan Bank Indonesia

6) Melayani permohonan penerbitan dan pencairan deposito berjangka dari investor

7) Melayani investor yang butuh informasi tentang saldo dan mutasi rekeningnya

8) Melayani investor dalam hal permintaan ‘standing order’ atau intruksi pembayaran berjangka lainnya

9) Melayani investor yang menginginkan pindah ke cabang lain 10) Melayani nasabah dalam hal ada permintaan advice/ tembusan

rekening giro

11) Melayani nasabah dalam hal pelayanan jasa-jasa bank seperti transfer, inkaso, pemindah-bukuan antar rekening nasabah, auto save, surat referensi bank, dan sebagainya.

12) Melayani transaksi transfer masuk berikut melakukan

pemeriksaan kebutuhan tanda bukti dari nasabah dengan data-data yang ada pada Surat Pemberitahuan Kiriman Uang (SPUK) dan membubuhkan paraf pada SPUK.

13) Memberikan usulan-usulan kepada manajer pemasaran untuk

perbaikan pedoman/ketentuan tentang pelayanan kepada nasabah/investor.

14) Menyelenggarakan administrasi kartu-kartu yang diperlukan

untuk pelayanan kepada nasabah/investor.

15) Mengimplementasikan budaya SIFAT 16) Input data custumer facility

17) Melaksanakan tugas-tugas lainnya yang ditunjuk atasan.

7. Administrasi Pembiayaan

1) Melakukan pengecekan kelengkapan pemenuhan dokumen

pembiayaan sebelum fasilitas dicairkan berdasarkan prasyarat/syarat yang telah disepakati.

2) Monitoring ketertiban pelaksanaan pembayaran kewajiban nasabah (angsuran/bagi hasil)

3) Melakukan administrasi jaminan pembiayaan

4) Monitoring kewajiban nasabah yang telah jatuh tempo (menunggak) untuk diinformasikan kepada manajer Operasi dan diteruskan kepada Manajer Pemasaran untuk ditindak lanjuti.

5) Membuat dan menyampaikan laporan dibidang pembiayaan,

baik kepada Kantor Pusat maupun kepada Bank Indonesia secara benar dan tepat waktu

6) Melakukan monitoring atas kualitas aktiva produktif dan menginformasikan hasilnya kepada manajer operasi

7) Melaksanakan pengelolaan filling dokumen pembiayaan (legal dokumen) secara aman dan tertib.

8) Menerima surat permintaan informasi bank dari bank lain dan

melakukan:

a. Pemeriksaan surat permintaan informasi bank dari bank lain serta mencocokkan dengan data nasabah yang ada.

b. Meneruskan jawaban informasi bank kepada bank lain yang membutuhkan.

9) Mengikuti pendidikan sesuai yang ditugaskan oleh atasan.

10) Melaksanakan pekerjaan lain yang ditugaskan oleh Manajer Operasi maupun Kepala Cabang.

8. SDI dan Umum

1) Mentatausahakan absensi harian pegawai (pagi dan sore hari)

2) Mentatausahakan dan membayar uang lembur pegawai

3) Mentatausahakan dan membayar penggantian uang kesehatan pegawai

4) Mentatausahakan cuti tahunan pegawai 5) Mentatausahakan pembayaran gaji pegawai 6) Mentatausahakan pemberian pinjaman pegawai

7) Mensosialisasikan peraturan perusahaan dan

ketentuan-ketentuan bidang ketenagakerjaan kepada seluh pegawai cabang

8) Membuat analisis kebutuhan pegawai seluruh unit kerja

dikaitkan dengan kondisi usaha yang telah dibuat akurat

9) Membuat rencana pendidikan pegawai dan memastikan bahwa pendidikan dan pelatihan pegawai telah terlaksana dengan baik

10) Melaksanakan rotasi/mutasi pegawai sesuai dengan keperluan atasan

11) Membuat Laporan Personalia Cabang ke Kantor Pusat

12) Membuat procfing atas tiket-tiket KKR yang berada dalam

pengelolaannya, seperti tiket KKR Pajak, KKR Tunjangan Hari Raya, BCD Persekot Gaji (jika ada), dan berbagai bentuk kontinjensi lainnya yang berhubungan dengan personalia setiap akhir bulan atau akhir periode

13) Mengimplementasikan corporate culture Bank Syariah Mandiri secara optimal

14) Memberikan masukan kepada atasan untuk perbaikan ketentuan-ketentuan yang berkaitan dengan personalia

15) Melaksanakan tugas-tugas lain yang diberikan oleh atasan.

9. Teller

1) Bersam-sama denga manajer operasional:

a. Membuka dan menutup brankas.

b. Menghitung uang yang akan disimpan ke dalam brankas.

c. Mengambil/menyimpan uang tunai dari/ke dalam brankas kas/teller.

d. Melaksanakan pengawasan brankas.

2) Pada awal/akhir hari mengambil/menyimpan box teller dari/ke dalam brankas.

3) Bersama- sama manajer operasional:

a. Menghitung persediaan uang yang ada di brankas teller.

b. Pada awal/akhir hari membuka/menutup brankas teller 4) Melayani penyetoran tunai maupun non tunai dengan benar an

cepat.

5) Melayani penarikan tunai maupun non tunai dengan benar dan cepat dengan memperhatikan batas wewenang yang dimilikinya.

6) Membuka (posting) mutasi kas secara benar melalui terminalnya

7) Menyerahkan cek/bilyat giro, slip penarikan kepada manajer operasional untuk diperiksa

8) Menyortir dan mempersiapkan uang tunai yang akan dilabel (diikat dengan kertas vigget Bank Syariah Mandiri)

9) Mengkompilasi daftar penerimaan dan pengiriman kas,

menghitung saldo kas akhir hari ini dan mencocokkan dengan jumlah fisik saldo uang tunai yang ada dalam box- nya sendiri 10) Menjumlahkan nominal dan lembar warkat kliring dan

mencocokkannya dengan rekapitulasi kliring penyerahan 11) Melaksanakan sign-on dan sign-off secara tertib pada pagi hari

dan setiap akan mengakhiri pekerjaan pada terminal (work station)

12) Mencetak mutasi kas pada sore hari melalui AS-400 dan mencocokkan dengan tiket-tiketnya.

13) Bersama-sama manajer operasional melaksanakan cash opname setiap akhir bulan

14) Menampung usul/saran nasabah/investor dan diteruskan

kepada manajemen operasional untuk di tidaklanjuti

15) Memberikan usulan perbaikan pedoman/ketentuan yang berkaitan dengan pelayanan kas pada manajer operasional 16) Menjaga kerahasiaan password yang menjadi wewenangnya 17) Menjaga ketertiban dan keamanan system komputerisasi secara

fisik maupun administrasi

18) Menjaga kebersihan lingkungan kerjanya 19) Mengimplementasikan budaya SIFAT

20) Melaksanakan tugas-tugas lainnya yang ditunjuk atasan.

10. Back Office

1) Melaksanakan pemeriksaan ulang atas semua transaksi transfer

keluar/masuk maupun nota debit keluar/masuk setiap akhir hari.

2) Memeriksa kebenaran/kecocokan antara fisik bkanko nota kredit/nota debit dengan kartu persediaan.

3) Mem-file berkas-berkas transfer.

4) Menerima warkat kliring berupa cek/bilyet giro bank lain, nota kredit/nota debit dari petugas terkait.

5) Melakukan penyerahan warkat ke bank Indonesia.

6) Menerima pnyerahan kliring penerimaan dari bank Indonesia.

7) Meyakinkan bahwa rekening perantara yang digunakan untuk

transaksi kliring telah bersaldo nihil pada akhir hari kerja.

8) Mengusulkan penyempurnaan pedoman/ketentuan yang berhubungan dengan kliring kepada manajer operasional/kepala cabang.

9) Melayani dan menata usahakan transaksi inkanso keluar dan masuk.

10) Melayani dan menata usahakan hasil inkaso.

11) Membuat daftar inkaso yang masih outstanding setiap akhir bulan.

12) Mengimplementasikan budaya SIFAT.

13) Melaksanakan tugas-tugas lainya yang ditunjuk atasan.

7. Produk-Produk PT Bank Syariah Mandiri

Dokumen terkait