METODOLOGI PERANCANGAN 3.1 Metode Perancangan
3.4 Teknik Analisis
Teknik analisis dilakukan setelah proses pengumpulan data baik primer
maupun sekunder, setelah proses pengumpuln data kemudian mencari masalah-
masalah yang melatar belakangi. Teknik analisis bisa dengan memberi contoh
dasar bangunan- bangunan (seperti balok, kubus, bulat) yang diseleksi dengan
beberapa aspek seperti, apakah bangunan tersebut sesuai dengan tema dan konsep,
bagaimana kondisi tanah, kondisi iklim, dan masyarakat yang ada disana, dari
berbagai macam aspek tersebut menghasilkan kesimpulan. Analisis yang
dilakukan dalam perancangan pusat rehabilitasi pecandu game online di surabaya
untuk mencari gagasan awal menyangkut mengenai :
A. Analisis tapak
Tapak merupakan lokasi dimana bangunan yang dirancang akan
didirikan. Sebelum meletakan bangunan pada tapak, maka terdapat beberapa
proses yang harus dilakukan yaitu menganalisis kondisi eksisting tapak.
107
diuraikan dan dijelaskan kelebihan dan kekurangan dari seriap contoh-
contoh bangunan tersebut, sehingga menghasilkan bangunan yang sesuai
dengan aspek- aspek tersebut. Analisis tapak juga meliputi analisis yang
bisa mempengaruhi bentukan bangunan, seperti:
1. Analis batas tapak untuk mengetahui batas- batas yang ada pada tapak,
dimana batas tapak yang mempengaruhi desain bangunan. Batas tapak
yang memili potensi atau yang merugikan akan mempengaruhi bentuk
banguan yang akan dirancang.
2. Analisis Aspek Kebisingan
Analisis kebisingan untuk mengetahui tingkat kebisingan yang berada
disekitar tapak, seberapa besar tingkat kebisinga. Tingkat kebisingan
tersebut kemudian mempengaruhi desain bangunan.
3. Analisis Aspek Klimatologi
Analis klimatologi untuk mengetahui arah lintasan matahari, arah
angin, serta suhu pada tapak perancangan. Setiap pengaruh dari iklim
tersebut akan mempengaruhi letak, desain, dan tinggi bangunan yang
akan dirancang.
4. Analisi Aspek Topografi
Analisi Aspek Topografi mengetahui besar dari kelerengan, kontur,
atau ketinggian tapak kawasan perancangan. Analisis ini juga akan
108
5. Analisi Aspek Pandangan
Analisi Aspek Pandangan yaitu, bagaimana pandangan dari luar tapak
menuju tapak, dan bagaimana bangunan yang akan kita rancang akan
memberi pandangan menuju luar tapak.
6. Analisis Sirkulasi
Analisis sirkulasi untuk mengetahui akses yang ada di dalam maupun
diluar tapak. Bangaimana tapak menghubungkan dengan linkungan
sekitar baik untuk menujun tapak maupun keluar dari tapak. Selain itu
apakah jalan utama menuju tapak sesuai dengan besarang bangunan
yang akan dirancang. Sehingga dari berbagai aspek tersebut
menghasilkan alternatif yang sesuai.
7. Analisis Vegetasi
Analisis Vegetasi untuk mengetahui berbagai macam tanaman yang ada
disana, apa fungsi dari vegetasi tersebut, ada apa pengaruhnya terhadap
bangunan yang akan dirancang, dengan begitu tanaman tersebut akan
melauli pertimbangan akan di lestarikan atau di hilangkan. Banguna
yang akan dirancang memanfaatkan teknologi sehingga untuk
menyeimbangkannya melalui penaman tanaman yang bermanfaat yang
ada pada tapak.
“ ...(iaitu) Orang yang mengingati Allah sambil berdiri atau duduk atau dalam berbaring dan mereka memikirkan mengenai penciptaan langit dan bumi (seraya berkata): “ Ya Tuhan kami, tiadalah engkau
109
menciptakan ini dengan sia- sia. Maha Suci Engkau, Peliharalah kami daripada siksa neraka.”
Surah diatas menunjukkan bahwa alam dan seluruh cakrawala adalah
tanda kebesaran Allah SWT yang maha pencipta, orang- orang yang
beriman perlu menjaga dan memelihara kelestarian alam tidak hanya
memenfaatkannnya saja dengan merusak tetapi juga memeliharanya.
B. Analisis fungsi, pengguna, dan aktivitas
Analisis fungsi digunakan untuk mengetahui fungsi bagunan yang akan
dirancang, fungsi dikasifikasikan menjadi fungsi primer, fungsi sekunder,
dan fungsi penunjang. Analisis pengguna berkaitan dengan siapa saja yang
menggunakan bangunan tersebut dan jumlah orang pada setiap ruangan dan
banguna yang akan dirancang. Analisis aktivitas di lanjutkan dari pengguna
yang melakukan aktivitas pada setiap ruangan, karena pada setiap ruangan
memiliki kebutuhan aktivitas yang berbedah- bedah, dan waktu yang
dibutuhkan juga tidak sama. Dari analisis fungsi, pengguna, dan aktivitas
tersebut akan mempengaruhi analis ruang yang dibutuhkan.
C. Analisis ruang
Analisis ruang untuk mengetahui jumlah ruang yang dibutuhkan pada
perancangan pusat rehabilitasi pecandu game online tersebut, analisi ruang
dari analisis pengguna, analisis aktifitas, dan analisis fungsi yang kemudian
menghasilkan kebutuhan ruang yang diperlukan dalam perancangan.
Analisis ruang juga digunakan untuk mengetahui standar ruang pada
110
D. Analisis bentuk
Analisis bentuk untuk mengasilkan desain bentuk yang sesuai, analisis
bentuk bisa dari kondisi tapak yaitu berbagai macam kelebihan dan
kekurangan yang ada pada tapak, bentukan tapak konsep, dan tema juga bisa
menginspirasi untuk menghasilkan bentuk.
E. Analisis utilitas
Analisis utilitas digunakan untuk mengetahui bagaimana sistem utilitas
yang sesuai dengan objek rancanagan, analisis utilitas tapak untuk
mengetahui apakah ada drainase alami dan air bersih yang baik pada tapak.
Dengan analisis pada tapak kemudian menghasilkan berbagai macam solusi
desain utilitas yang kemudian dipilih dan dijadikan solusi untuk desain pada
utilitas. Hal- hal yang perlu diperhatikan pada sistem utilitas adalah sistem
air bersih (sumber air bersih, suplai air bersih di dalam dan kawasan
bangunan, suplai air untuk keperluan proteksi kebakaran, dll), sistem air
kotor (sistem penanganan dan pengolahan limbah pada bangunan dan
kawasan), dan persampahan (sistem pengelolaan sampah, jalur sirkulasi
persampahan, dll).
F. Analisis struktur
Analisis struktur digunakan untukmengetahui bagaimana sistem
struktur yang akan di terapakn pada rancangan. Dari analisis struktur pada
objek rancangan kemudian menghasilkan berbagai solusi desain yang
111
Hal-hal yang perlu di analisa ialah sistem upper structure (struktur bagian
atas), dan lower structure (struktur bagian bawah)
Tahapan yang dilakukan dalam proses analisis yaitu pertama dengan
pengumpulan data baik data primer maupun sekunder dan pengumpulan masalah-
masalah yang ada. Tahap akhir yang dilakukan dari analisa ini yaitu menghasilkan
suatu konsep perencnaan dan perancangan yang kemudian dituangkan ke dalam
desain.