• Tidak ada hasil yang ditemukan

Menurut Malhotra (2005), populasi adalah gabungan seluruh elemen yang memiliki serangkaian karakteristik serupa yang mencakup semesta untuk kepentingan riset pemasaran. Populasi sasaran adalah kumpulan atau elemen yang memiliki informasi yang dicari oleh peneliti dan yang akan diambil

kesimpulannya. Populasi sasaran harus didefinisikan secara tepat. Mendefinisikan populasi sasaran meliputi menerjemahkan definisi masalah kedalam pernyataan yang tepat mengenai siapa yang harus dan siapa yang tidak harus dimasukan kedalam sampel. Sedangkan sampel adalah subkelompok populasi yang terpilih untuk berpartisipasi dalam studi.

Menurut Umar (2003), ada beberapa macam cara yang dapat digunakan untuk menentukan jumlah sampel dari suatu populasi, salah satunya adalah dengan rumus slovin sebagai berikut:

n = N ... (3)

1 + N (e)²

Keterangan : n = jumlah sampel (orang) N = jumlah populasi (orang)

e = nilai kritis yang digunakan 10%

Berdasarkan data yang diperoleh, populasi mahasiswa strata 1 di IPB berjumlah 14178 orang. Sehingga penentuan jumlah sampel adalah :

n = 14178 = 99,3 ≈ 100 orang 1 + 14178 (10%)2

Langkah selanjutnya yaitu mengetahui proporsi sebaran sampel pada masing-masing fakultas di IPB. Data mengenai proporsi sebaran sampel berdasarkan fakultas di IPB dapat dilihat pada Tabel 2. Data selengkapnya mengenai jumlah mahasiswa IPB dapat dilihat pada Lampiran 3.

Tabel 2 : Proporsi Penyebaran Sampel Berdasarkan Fakultas di IPB

No. Fakultas Populasi Persentase Sampel

1 Pertanian 1865 13% 13

2 Kedokteran Hewan 678 5% 5

3 Perikanan dan Ilmu Kelautan 1614 11% 11

4 Peternakan 962 7% 7

5 Kehutanan 1598 11% 11

6 Teknologi Pertanian 1731 12% 12

7 MIPA 2841 20% 20

8 Ekonomi dan Manajemen 1751 12% 12

9 Ekologi Manusia 1138 8% 8

JUMLAH 14178 100% 100

3.5 Metode Pengumpulan Data

Penelitian ini menggunakan dua metode pengumpulan data sebagai berikut:

1. Kuesioner adalah untuk memperoleh data primer, yaitu data yang langsung diperoleh dari sumbernya. Kuesioner diperoleh dari pengumpulan data dengan menyebarkan daftar pertanyaan kepada responden yaitu mahasiswa yang menjadi konsumen produk ponsel merek Nokia. Daftar pertanyaan dibuat dengan jawaban tertutup berupa pilihan dengan menggunakan skala likert.

2. Studi literatur adalah studi untuk memperoleh data sekunder. Data sekunder adalah data yang berasal dari buku, jurnal, hasil penelitian terdahulu, maupun internet.

3.6 Metode Pengolahan dan Analisis Data

Data yang terkumpul kemudian diolah dengan analisis deskriptif untuk mengidentifikasi karakteristik konsumen Nokia. Sedangkan data mengenai faktor yang mempengaruhi preferensi konsumen diolah menggunakan metode

perbandingan eksponensial. Kemudian untuk menilai sikap konsumen tehadap

nokia dilakukan dengan analisis sikap multiatribut Fishbein. 3.6.1 Uji Validitas

Uji validitas dalam penelitian ini menggunakan korelasi Product

Moment Pearson yang digunakan untuk menentukan suatu besaran yang

menyatakan seberapa kuat hubungan suatu peubah dengan peubah lain. Uji validitas yang dilakukan terdiri dari uji validitas responden dan uji validitas kuesioner. Uji validitas responden dilakukan pada jawaban responden dalam pengukuran faktor yang mempengaruhi proses keputusan pemilihan dan tingkat kepercayaan konsumen terhadap ponsel merek Nokia. Uji validitas ini untuk menghilangkan jawaban responden yang sifatnya konstan.

Uji validitas menggunakan rumus teknik korelasi product

moment pearson dengan nilai alpha 0,05. Apabila nilai korelasi r hitung

yang diperoleh > dari pada angka kritik table korelasi r, maka Ho ditolak dan Ha diterima. Uji validitas dirumuskan sebagai berikut:

Keterangan:

r = Koefisien korelasi pearson n = Jumlah responden (orang)

X = Variabel bebas (skor masing-masing pertanyaan dari tiap responden)

Y = Variabel terkait (skor total semua pertanyaan dari tiap responden) 3.6.2 Uji Reliabilitas

Reliabilitas adalah suatu nilai yang menunjukkan konsistensi suatu alat pengukur di dalam mengukur gejala yang sama. Setiap alat pengukur seharusnya memiliki kemampuan untuk memberikan hasil pengukuran yang konsisten (Umar, 2003). Uji reliabilitas suatu konstruk variable dapat dikatakan baik jika memiliki nilai Cronbach’s Alpha > dari 0,6 dengan Rumus sebagai berikut:

r11 = ... (5) Keterangan:

r11 = reliabilitas instrument k = jumlah butir pertanyaan

t2 = varian total b2 = jumah varian butir

Jumlah varian butir dicari dulu dengan cara mencari nilai varian tiap butir, kemudian jumlahkan (Umar, 2003), seperti yang dipaparkan berikut ini:

2

= ... (6) Keterangan:

n = Jumlah responden (orang)

X = Nilai skor yang dipilih (total nilai dari nomor-nomor butir pertanyaan). Jika kuesioner terbukti valid, maka keabsahan kuesioner tersebut diuji reliabilitasnya.

Nilai reliabilitas yang diperoleh kemudian dibandingkan dengan nilai dari r table product moment. Jika [r11] < r product

moment dapat disimpulkan bahwa instrument yang digunakan tidak

reliable. Sebaliknya, jika [r11] > r product moment dapat disimpulkan bahwa instrument yang digunakan reliable dan

penelitian dapat menggunakan instrument yang sama dapat dilanjutkan.

3.6.3 Analisis Deskriptif

Analisis deskriptif merupakan suatu metode dalam meneliti status kelompok manusia, suatu objek, suatu sistem pemikiran, ataupun suatu kelas peristiwa pada masa sekarang. Tujuannya adalah untuk membuat deskripsi, gambaran atau lukisan secara sistematis, faktual dan akurat, mengenai fakta-fakta, sifat-sifat serta hubungan antar fenomena yang diselidiki.

3.6.4 Metode Perbandingan Eksponensial

Menurut Ma’arif (2003), tahapan yang dilakukan dalam melaksanakan teknik MPE adalah:

1) Penentuan alternatif keputusan,

2) Penyusunan kriteria keputusan yang akan dikaji,

3) Penentuan derajat kepentingan relatif setiap kriteria keputusan dengan menggunakan skala konversi tertentu sesuai dengan keinginan pengambilan keputusan,

4) Penentuan derajat kepentingan relatif setiap pilihan keputusan dengan pada setiap keputusan,

5) Menghitung nilai dari setiap alternatif, dan

6) Pemeringkatan nilai yang diperoleh dari setiap alternatif keputusan.

Perhitungan nilai untuk masing-masing alternatif adalah sebagai berikut:

(TNi) =

... (2) Keterangan :

TNi = Total nilai alternatif ke-i

RK ij = Derajat kepentingan relatif kriteria ke-j pada pilihan keputusan i

TKK j = derajat kepentingan dari criteria keputusan ke-j; TKK, >0; bulat

n = jumlah pilihan keputusan m = jumlah kriteria keputusan

3.6.5 Model Sikap Multiatribut Fishbein

Menurut Sumarwan (2004), analisis sikap multiatribut fishbein menggambarkan bahwa sikap konsumen terhadap suatu produk/merek ditentukan oleh dua hal yaitu kepercayaan terhadap atribut yang dimiliki produk/merek (bi) dan evaluasi pentingnya atribut produk/merek tersebut (ei). Model ini diformulakan sebagai berikut :

... (1) Keterangan :

Ao = sikap terhadap suatu objek

bi = kekuatan kepercayaan bahwa objek tersebut memiliki atribut I ei = evaluasi terhadap atribut I

Dokumen terkait