• Tidak ada hasil yang ditemukan

METODE PENELITIAN

F. Teknik Pengolahan dan Analisis Data 1.Teknik Pengolahan Data 1.Teknik Pengolahan Data

Dalam metode penelitian tindakan kelas, peneliti mencermati betul-betul selama proses dan akibat tindakan, sehingga diperoleh informasi yang rinci tentang dampak perlakuan yang dibuat. Secara rinci proses pengolahan data dalam

Anggun Retina Sri Sejati, 2013

Penggunaan Media Gambar Pohon Jaringan Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Pada Materi Kepahlawanan Tokoh-Tokoh Kemerdekaan : Penelitian Tindakan Kelas Pada Siswa Kelas IV Sekolah penelitian ini dilakukan melalui tahapan pengumpulan, kemudian diolah dan dianalisis. Pengolahan dan analisis data ini dilakukan selama berlangsungnya penelitian sejak awal sampai akhir. Di bawah ini dijelaskan mengenai teknik penolahan data dari hasil penelitian, yang terdiri dari data proses dan data hasil.

a. Pengolahan Data Proses

Data Pelaksanaan tindakan yang diperlukan untuk mengetahui gambaran pembelajaran IPS menggunakan media gambar pohon jaringan pada materi kepahlawanan tokoh-tokoh kemerdekaandengan menggunakan observasi.

1). Data Hasil Observasi Kinerja Guru

Adapun teknik pengolahan data pelaksanaan observasi kinerja guru adalah sebagai berikut.

Teknik pengolahan data untuk kinerja guru dilaksanakan dengan mengamati beberapa aspek yang terbagi dalam tiga tahap, yaitu tahap perencanaan, tahap pelaksanaan, dan tahap evaluasi masing-masing tahap terdapat skor ideal. Adapun teknik pengolahannya adalah sebagai berikut:

a) Tahap Perencanaan skor ideal = 12 b) Tahap Pelaksanaan skor ideal = 42 c) Tahap evaluasi skor ideal = 6

Persentase daya capai indikator = Skor yang diperoleh X 100% Skor ideal

Skor ideal = 60

dengan teknik penyekoran, kemudian diinterpretasikan skor tersebut, lalu dipersentasekan (%) terhadap indikator yang dilaksanakan, kemudian dideskrifsikan untuk mempermudah. dalam melakukan interpretasi, digunakan kategori Kuntjaningrat (Maulana, 2009: 4) sebagai berikiut:

Anggun Retina Sri Sejati, 2013

Penggunaan Media Gambar Pohon Jaringan Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Pada Materi Kepahlawanan Tokoh-Tokoh Kemerdekaan : Penelitian Tindakan Kelas Pada Siswa Kelas IV Sekolah

Tabel 3.4

Klasifiklasi Interpretasi

Besar Presentase Interprerasi

1 % - 25 % Sebagian Kecil 26 % - 49 % Hampir setengahnya 50 % Setengahnya 51 % - 75 % Sebagian besar 76 % - 99 % Hampir seluruhnya 100 % Seluruhnya

Data pelaksanaan ini dikatakan telah mencapai hasil yang diharapkan, jika indikator yang ada pada instrumen dilaksanakan mencapai kategori antara 81% - 99%. Berdasarkan kategori tersebut peneliti menentukan target ketercapaian rata-rata sebesar 90% berarti hampir seluruhnya siswa telah mencapai kiteria baik. 2). Data Hasil Obsevasi Aktivitas Siswa

Teknik pengolahan data untuk aktivitas siswa dilaksanakan dengan mengamati beberapa aspek, yaitu menjelaskan tokoh, dan kemampuan mengidentifikasi tokoh.Dari semua aspek diatas memiliki skor 0, 1, 2, 3, diisi

dengan menggunakan tanda ceklis (√) kemudian dijumlahkan.Besarnya skor dapat

diinterpretasikan pada kriteria baik (B) cukup (C), kurang (K). Presentasi Pencapaian indikator tersebut kemudian diinterpretasikan dengan target keberhasilan yang mencapai kategori yaitu 81% - 98%. Berdasarkan kategori tersebut peneliti menetapakan target keberhasilan untuk aktivitas Siswa

dinyatakan tuntas apabila berada pada tafsiran ≥ 80% berarti hampir seluruhnya

siswa telah mencapai kiteria baik. Dengan Skor Ideal = 15.

3). Data Hasil Wawancara

Data hasil wawancara diolah dengan cara dianalisis, kemudian dideskripsikan berupa penjelasan atau pembahasan.

4). Data Hasil Catatan Lapangan

Data hasil Catatat Lapangan diolah dengan cara dianalisis, kemudian dideskripsikan berupa penjelasan atau pembahasan.

Anggun Retina Sri Sejati, 2013

Penggunaan Media Gambar Pohon Jaringan Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Pada Materi Kepahlawanan Tokoh-Tokoh Kemerdekaan : Penelitian Tindakan Kelas Pada Siswa Kelas IV Sekolah

b. PengolahanData Hasil

Yang dimaksud data hasil adalah data yang diperoleh dari hasil tes yang dilakukan setelah pembelajaran selesai.Teknik pengolahan data untuk data hasil belajar dilakukan dengan pendekatan kuantitatif, tingkat keberhasilan hasil belajar siswa yaitu jika siswa mendapatkan nilai sama dengan atau di atas KKM, adapun cara penghitungan untuk menentukan KKM yaitu sebagai berikut:

KKM= kompleksitas + daya dukung + intake 3

=65 + 65 + 65 3

= 65

Tabel 3.5

Kriteria Ketuntasan Minimal Standar

Kompetensi

Kompetensi

Dasar Indikator

Kriteria Penetapan Ketuntasan K

K M Kompleksitas Daya Dukung Intake Memahami sejarah, kenampakan alam, dankeragaman suku bangsa di lingjungan kabupaten / kota dan provinsi. Meneladani kepahlawanan dan patriotisme tokoh-tokoh dilingkungannya. 1. Memberikan contoh sifat-sifat pahlawan kemerdekaan 2. Memahami cara menghargai jasa pahlawan 3. Menyebutkan macam-macam gelar pahlawan kemerdekaan. 65 65 65 65

Teknik pengolahan data untuk tes hasil belajar adalah dengan kriteria penilaian sebagai berikut :

1) Soal berjumlah 5 nomor

Anggun Retina Sri Sejati, 2013

Penggunaan Media Gambar Pohon Jaringan Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Pada Materi Kepahlawanan Tokoh-Tokoh Kemerdekaan : Penelitian Tindakan Kelas Pada Siswa Kelas IV Sekolah 1) Batas Ketuntasan dihitung berdasarkan KKM (Kriteria Ketuntasan Minimal) 2) Apabila siswa mendapat nilai < 65, maka siswa tersebut belum tuntas dalam

pemahaman kepahlawanan tokoh-tokoh kemerdekaan.

3) Apabila siswa mendapat nilai ≥ 65 maka siswa tersebut sudah tuntas dalam

pemahaman kepahlawanan tokoh-tokoh kemerdekaan.

4) Target yang akan dicapai adalah 80% dari jumlah siswa mendapat nilai sesuai standar KKM atau lebih.

Pedoman penskoran data hasil:

Skor Ideal = Jumlah aspek yang harus dicapai.

Skor ideal = 15

2. Teknik Analisis Data

Menurut Sugiyono (2005: 88) analisis data adalah:

Proses mencari dan menyusun secara sistematis data yang diperoleh dari hasil wawancara, catatan lapangan, dan bahan-bahan lain sehingga dapat lebih mudah dipahami, dan temuannya dapat diinformasikan kepada orang lain. Analisis data dilakukan dengan mengorganisasikan data, menjabarkannya ke dalam unit-unit untuk melakukan sisntesa, menyusun ke dalam pola, memilih mana yang penting dan yang akan dipelajari, dan membuat kesimpulan yang dapat diceritakan kepada orang lain.

Selanjutnya Nasution (Sugiyono, 2006: 89) menyatakan „Analisis telah mulai sejak merumuskan dan menjelaskan masalah, sebelum terjun ke lapangan, dan berlangsung terus sampai penulisan hasil penelitian‟. Berdasarkan pernyataan tersebut, analisis data dalam penelitian kualitatif dilakukan sejak sebelum memasuki lapangan, selama di lapangan, dan setelah selesai di lapangan. Namun dalam penelitian ini, analisis data lebih difokuskan selama proses di lapangan bersamaan dengan pengumpulan data. Hal ini sejalan dengan Miles dan Huberman (Sugiyono, 2006: 91) menyatakan bahwa:

Analisis data dalam penelitian dilakukan pada saat pengumpulan data dalam periode tertentu dengan melakukan kegiatan dalam analisis data yaitu reduksi (data reduction), penyajian data (data display), serta penarikan kesimpulan dan verifikasi (conclusiondrawing/verification).

Skor Ideal

Jumlah Skor Perolehan

X 100 Nilai akhir =

Anggun Retina Sri Sejati, 2013

Penggunaan Media Gambar Pohon Jaringan Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Pada Materi Kepahlawanan Tokoh-Tokoh Kemerdekaan : Penelitian Tindakan Kelas Pada Siswa Kelas IV Sekolah Selanjutnya Sugiyono (2006:92) mengemukan langkah dalam

analisisi data adalah sebagai berikut:

Mereduksi data berarti merangkum, memilih hal-hal yang pokok memfokuskan pada hal-hal yang penting, dicari tema dan polanya. Setelah data direduksi, maka langkah selanjutnya adalah mendisplay data.Kalau dalam penelitian kualitatif penyajian data ini dapat dilakukan dalam bentuk tabel, grafik dan sejenisnya.Langkah ketiga dalam analisis data kualitatif adalah penarikan kesimpulan dan verifikasi. Kesimpulan awal yang ditemukan masih bersifat sementara, dan akan berubah bila tidak ditemukan bukti-bukti yang kuat yang mendukung pada tahap pengumpulan data berikutnya. Tetapi apabila kesimpulan yang dikemukakan pada tahap awal, didukung oleh bukti-bukti yang valid dan konsisten saat peneliti kembali ke lapangan mengumpulkan data, maka kesimpulan yang dikemukakan merupakan kesimpulan yang kredibel.

Dengan demikian proses analisis data dalam penelitian ini dimulai dengan melihat dan mempelajari seluruh data yang terkumpul dari hasil observasi, wawancara, catatan lapangan dan tes hasil belajar. Kemudian data tersebut direduksi dengan membuat pokok-pokok yang penting dalam rangkuman, sehingga akan memberikan gambaran yang lebih jelas. Setelah itu hasil data tersebut dikumpulkan dan disusun sesuai dengan kategorinya serta disajikan, sehingga akan semakin dipahami dan diakhiri dengan ditarik kesimpulan.

Dokumen terkait