• Tidak ada hasil yang ditemukan

BAB III METODOLOGI PENELITIAN

3.6 Teknik Pengukuran Data

Teknik pengukuran sebuah data dalam penelitian ini adalah kuesioner yang dibagikan kepada beberapa responden yang telah ditentukan sebelumnya.

3.6.1 Uji Validitas Data

Dalam sebuah pengukuran memiliki validitas yang tinggi apabila pengukuran yang dilakukan menunjukkan kesesuaian dengan fungsinya. Menurut Sugiyono (2010, p.121) instrumen valid dinyatakan bahwa alat pengukuran valid atau tepat. Valid dimaksudkan pengukuran tersebut dapat mengukur apa yang harus diukur (Kriyantono, 2016, p. 136). Analisis indikator atau alat pengukur dengan cara mengorelasi jumlahnya dengan skor total, bila instrumen di atas bersifat positif maka alat pengukur tersebut valid. Pada penelitian ini uji validitas

dilakukan dengan menyebar kuesioner pretest ke 30 responden. Data diolah ke dalam software SPSS (Statistical Package for the Social Sciences) 23 dengan signifikansi 0,05, kuesioner akan dikatakan valid apabila :

a. Jika r hitung < r tabel, data tidak valid b. Jika r hitung > r tabel, data valid

Pada uji validitas ini karena responden sebanyak 30 orang maka n=30, r tabel sebesar 0,361. Jadi kuesioner dikatakan valid apabila r hitung > 0,361 dan nilai signifikan di bawah 0.05.

a. Variabel X (Penyajian Warta Fortune)

Terdapat 19 item pernyataan dalam variabel X, untuk mendapatkan pernyataan yang layak maka semua item pernyataan harus diuji kevalidannya. Item pernyataan dikatakan valid apabila r hitung tiap item lebih besar dari r tabel yaitu 0,361 dan nilai signifikan di bawah 0.05. Pada variabel X terdapat 2 item pernyataan yang tidak valid karena kurang dari 0,361, item pernyataan tersebut merupakan item nomor 17 dengan r hitung 0.323 dan item nomor 18 dengan r hitung 0.202. Oleh karena itu, peneliti harus menghilangkan kedua item pernyataan tersebut, sehingga total pernyataan pada variabel X (penyajian Warta Fortune) terdapat 17 pernyataan.

Tabel 3.5

Uji validitas Variabel X (Penyajian Warta Fortune) Pernyataan r Hitung Sig. Kriteria Uji

Audience Item 1 .610** .000 Valid Item 2 .674** .000 Valid Structure Item 3 .478** .008 Valid Item 4 .385* .036 Valid Item 5 .808** .000 Valid Style Item 6 .700** .000 Valid Item 7 .743** .000 Valid Item 8 .362* .049 Valid Item 9 .789** .000 Valid Item 10 .789** .000 Valid Editing Item 11 .870** .000 Valid Item 12 .569** .001 Valid Item 13 .609** .000 Valid Topic Item 14 .569** .001 Valid Item 15 .778** .000 Valid Objective Item 16 .573* .001 Valid

Item 17 .323 .082 Tidak Valid

Item 18 .202 .283 Tidak Valid

Item 19 .396** .031 Valid Sumber : Olahan penulis berdasarkan SPSS ver 23

b. Variabel Y1 (Pemenuhan Kebutuhan Informasi)

Terdapat 12 item pernyataan dalam variabel Y1, untuk mendapatkan pernyataan yang valid, maka semua item pernyataan harus diuji kevalidannya. Pada variabel Y1 terdapat 1 item pernyataan yang tidak valid karena kurang dari 0,361, item pernyataan tersebut merupakan item nomor 1 dengan r hitung 0.307. Oleh karena itu, peneliti harus menghilangkan item pernyataan tersebut, sehingga

total pernyataan pada variabel Y1 (Pemenuhan Kebutuhan Informasi) terdapat 11 pernyataan.

Tabel 3.6

Uji validitas Variabel Y1 (Pemenuhan Kebutuhan Informasi) Pernyataan r Hitung Sig. Kriteria Uji

Information or cognitive

Item 1 .307** .099 Tidak Valid

Item 2 .673** .000 Valid Item 3 .518** .003 Valid Personal identity Item 4 .834** .002 Valid Item 5 .670** .001 Valid Item 6 .859** .000 Valid

Integration and social interaction

Item 7 .780** .000 Valid Item 8 .578** .000 Valid Item 9 .692** .000 Valid Item 10 .862** .000 Valid Entertainment Item 11 .609** .000 Valid Item 12 .609** .000 Valid Sumber : Olahan penulis berdasarkan SPSS ver 23

c. Variabel Y2 (Komitmen Organisasi)

Terdapat 9 item pernyataan dalam variabel Y2, untuk mendapatkan pernyataan yang valid, maka semua item pernyataan harus diuji kevalidannya. Pada variabel Y2 semua item pernyataan dinyatakan valid karena r hitung lebih dari 0,361 dan nilai signifikan di bawah 0.05. Oleh karena itu, total pernyataan pada variabel Y2 (Komitmen Organisasi) terdapat 9 pernyataan.

Tabel 3.7

Uji validitas Variabel Y2 (Komitmen Organisasi) Pernyataan r Hitung Sig. Kriteria Uji

Affective Commitment Item 1 .638** .000 Valid Item 2 .743** .000 Valid Item 3 .793** .000 Valid Continuance Commitment Item 4 .738** .000 Valid Item 5 .690** .000 Valid Item 6 .715** .000 Valid Normative Commitment Item 7 .624** .000 Valid Item 8 .487** .008 Valid Item 9 .561** .001 Valid Sumber : Olahan penulis berdasarkan SPSS ver 23

3.6.2 Uji Reliabilitas

Menurut Azwar (2004, p.25) uji Reabilitas merupakan sejauh mana pengukuran tersebut dapat dipercaya, dimaksudkan bila pengukuran tersebut terus dilakukan terhadap responden yang sama maka hasil yang nanti dihasilkan pun tidak berubah atau relatif sama. Realibilitas berhubungan dengan sebuah akurasi dan konsistensi dari alat ukur yang digunakan. Data dianggap realiabel jika nilai suatu instrumen memiliki koefisien Cronbachis Alpha di atas 0.6 (Pramesti, 2014, p. 100).

Tabel 3.8 Tabel Nilai Cronbach’s Alpha Nilai Cronbach’s Alpha Tingkat Reliabilitas

0.00 - 0.20 Kurang Realiabel 0.20 – 0.40 Agak Reliabel 0.40 – 0.60 Cukup Reliabel 0.60 – 0.80 Reliabel 0.80 – 1.00 Sangat Reliabel Sumber : Triton, 2006, p. 248

Berdasarkan tabel di atas maka kuesioner penelitian dikatan reliabel apabila nilainya lebih besar daripada 0.60.

a. Variabel X (Penyajian Warta Fortune)

Pada tabel berikut tersaji nilai Alpha untuk varibel X sebelum dan sesudah menghilangkan pernyataan tidak valid.

Tabel 3.9

Uji Reliabilitas Variabel X (Penyajian Media Internal) Variabel Sebelum Sesudah Cronbach’s Alpha N of Item Cronbach’s Alpha N of Item Penyajian Warta Fortune .893 19 .903 17 Sumber : Olahan penulis berdasarkan SPSS ver 23

Berdasarkan tabel tersebut terlihat bahwa nilai alpha variabel X sebelumnya adalah 0.893 dengan total item pernyataan sebanyak 19, begitu penulis menghilangkan item pernyataan yang tidak valid nilai alpha yang didapatkan sebesar 0. 903. Nilai alpha tersebut menunjukkan bahwa item pernyataan dalam variabel X sangat reliabel.

b. Variabel Y1 (Pemenuhan Kebutuhan Informasi)

Pada tabel berikut tersaji nilai Alpha untuk varibel Y1 sebelum dan sesudah menghilangkan pernyataan tidak valid.

Tabel 3.10

Uji Reliabilitas Variabel Y1 (Pemenuhan Kebutuhan Informasi) Variabel Sebelum Sesudah Cronbach’s Alpha N of Item Cronbach’s Alpha N of Item Pemenuhan Kebutuhan Informasi .874 12 .897 11 Sumber : Olahan penulis berdasarkan SPSS ver 23

Berdasarkan tabel tersebut terlihat bahwa nilai alpha variabel Y1 sebelumnya adalah 0.874 dengan total item pernyataan sebanyak 12, begitu penulis menghilangkan item pernyataan yang tidak valid nilai alpha yang didapatkan sebesar 0.897. Nilai alpha tersebut menunjukkan bahwa item pernyataan dalam variabel Y1 sangat reliabel.

c. Variabel Y2 (Komitmen Organisasi) Tabel 3.11

Uji Reliabilitas Variabel Y2 (Komitmen Organisasi) Variabel Cronbach’s

Alpha

N of Item Komitmen

Organisasi .842 9

Pada tabel tersebut menunjukkan bahwa nilai alpha pada variabel Y2 sebesar 0.842. Nilai alpha tersebut menunjukkan bahwa item pernyataan dalam variabel Y1 sangat reliabel, karena nilainya melebihi 0.6.

3.6.3 Uji Normalitas

Uji Normalitas dilakukan untuk mengetahui apakah residual terditribusi dengan normal dan independen. Uji ini sebenarnya tidak selalu diperlukan, tetapi akan kah lebih baik bila hasil uji statistik semua variabel berdistribusi normal. (Ghozali, 2013, p. 29). Normalitas dapat dilihat dari beberapa cara, yaitu cara grafik histogram dan metode One-Sample Kolmogrov-Smirnov Test dengan SPSS ver 23. Dalam grafik histrogram data dikatakan berdistribusi normal jika data menyinggung atau mengikuti diagonal, dan dalam metode One-Sample

Kolmogrov-Smirnov Test data berdistribusi normal apabila signifikasi > 0.05.

(Pramesti, 2014, p. 24). Oleh karena itu penulis akan melakukan uji normalitas antara variabel-variabel yang ada.

Dokumen terkait