• Tidak ada hasil yang ditemukan

METODOLOGI PENELITIAN

D. Teknik Pengumpulan Data

Menurut Sugiyono (2012, hlm. 308) teknik pengumpulan data merupakan langkah yang paling utama dalam penelitian, karena tujuan utama dari penelitian adalah mendapatkan data. Dalam penelitian yang berjudul Desain Pembelajaran Konsep Cahaya Berbasis Cooperative Learning Tipe Number Head Together (NHT) Berdasarkan Analisis Kesulitan Belajar Siswa (Learning Obstacle) Kelas V Semester 2, peneliti menggunakan teknik pengumpulan data dengan cara observasi kelas dan tes.

Teknik pengumpulan data dengan, observasi, wawancara dan juga tes. 1. Observasi

“Observasi adalah kegiatan pengamatan (pengambilan data) untuk memotret seberapa jauh efek tindakan telah mencapai sasaran” (Kunandar, 2013, hlm. 143). Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah Teknik Observasi Langsung, cara mengumpulkan data yang dilakukan yaitu

31

Ema Nurliany, 2015

DESAIN PEMBELAJARAN SIFAT SIFAT CAHAYA BERBASIS COOPERATIVE LEARNING TIPE NUMBER HEAD TOGETHER (NHT) BERDASARKAN ANALISIS KESULITAN BELAJAR SISWA (LEARNING OBSTACLE) KELAS V SEMESTER 2

Universitas Pendidikan Indonesia | repository.upi.edu | perpustakaan.upi.edu

melalui pengamatan dan pencatatan gejala-gejala yang tampak pada objek penelitian secara langsung, mengobservasi keadaan atau situasi yang terjadi di tempat penelitian. Selain itu peneliti juga melakukan observasi terhadap guru dan siswa. Observasi guru dimaksudkan untuk mengetahui aktivitas guru dalam proses mengajarkan sifat-sifat cahaya. sedangkan observasi siswa dimaksudkan untuk mengetahui aktifitas siswa selama proses pembelajaran dan untuk mengetahui kesulitan siswa ketika mempelajari sifat-sifat cahaya.

Tabel 3.2

Pedoman Observasi Aktivitas Guru pada Materi Sifat-Sifat Cahaya Menggunakan Model Pembelajaran Cooperative Learning Tipe Number Head

Together (NHT).

No Indikator Nilai

1 2 3 4

1 Kegiatan Orientasi

a. Menentukan unit pebelajaran b. Menarik perhatian siswa c. Menumbuhkan motivasi siswa d. Menyampaikan tujuan

pembelajaran

2 Kegiatan penyajian materi, metode, media pembelajaran

a. Kejelasan materi

b. Metodebelajar Cooperative Learning Tipe Number Head

32

Together (NHT)

c. Penggunaan alat peraga yang sesuai

3 Kegiatan belajar mengajar

a. Guru membagi Siswa ke dalam kelompok-kelompok.

b. Guru memberi nomor pada Masing-masing siswa dalam kelompok

c. Guru memberi tugas untuk semua kelompok

d. Guru memberi pertanyaan pada masing-masing siswa dalam kelompok untuk mengerjakannya. e. Guru memberikan kesempatan kepada Setiap kelompok untuk memulai diskusi menemukan jawaban yang dianggap paling tepat dan memastikan semua anggota kelompok mengetahui jawaban tersebut.

f. Guru memanggil salah satu nomor secara acak.

g. Guru memberikan kesempatan kepada siswa dengan nomor yang dipanggil mempresentasikan jawaban dari hasil diskusi kelompok mereka.

Jumlah skor Nilai rata-rata Tingkat penguasaan Keterangan : 1 = Kurang 2 = Cukup 3 = Baik

33

Ema Nurliany, 2015

DESAIN PEMBELAJARAN SIFAT SIFAT CAHAYA BERBASIS COOPERATIVE LEARNING TIPE NUMBER HEAD TOGETHER (NHT) BERDASARKAN ANALISIS KESULITAN BELAJAR SISWA (LEARNING OBSTACLE) KELAS V SEMESTER 2

Universitas Pendidikan Indonesia | repository.upi.edu | perpustakaan.upi.edu

4 = Sangat Baik

Skor maksimal = Jumlah deskriptor x Nilai tertinggi

Presentasi Pencapaian = Skor yang diperoleh

skor maksimal X 100% =

Nilai rata-rata = skor yang diperoleh jumlah deskriptor

=

Kriteria penilaian kemampuan mengajar guru dalam pendekatan pembelajaran

Cooperative Tipe Number Head Together.

2. Tes

“Tes adalah pengambilan data yang berupa informasi mengenai pengetahuan, sikap, bakat dan lainnyadapat dilakukan dengan tes atau pengukuran bekal atau hasil belajar dengan berbagai prosedur penelitian” (Kunandar, 2013, hlm.186).

Dalam penelitian ini menggunakan tes tertulis. Peneliti memilih tes tertulis yang berbentuk tes objektif yaitu dibuat dalam bentuk soal Pilihan Ganda (PG) yang berjumlah 10 soaldengan 4 pilihan jawaban yaitu a, b,c, dan d., dan 10 soal isian singkat Setiap soal diberi skor 1 pada jawaban yang benar.

Kriteria pengkategorian nilai hasil belajar siswa sebagai berikut; 85-100 = Baik Sekali (A)

65-84 = Baik (B) 45-64 = Cukup (C) 25-44 = Kurang (D) 0-24 = Gagal (E)

34

Tabel 3.3 Kisi-Kisi Soal Pretest Mata Pelajaran : Ilmu Pengetahuan Alam Kelas / Semester : V / 2

Standar Kompetensi : Menerapkan sifat-sifat cahaya melalui kegiatan membuat suatu karya atau model.

Kompetensi Dasar

Indikator Tingkat Kesulitan

Ingatan Pemahaman Aplikasi

Jumlah PG Isian PG Isian PG Isian

Menjelaskan Sifat-Sifat Cahaya Mengidentifikasi cahaya merambat lurus (sifat-sifat cahaya) Mudah 1 1 Sedang 2 1 Sukar

35

Ema Nurliany, 2015

DESAIN PEMBELAJARAN SIFAT SIFAT CAHAYA BERBASIS COOPERATIVE LEARNING TIPE NUMBER HEAD TOGETHER (NHT) BERDASARKAN ANALISIS KESULITAN BELAJAR SISWA (LEARNING OBSTACLE) KELAS V SEMESTER 2

Universitas Pendidikan Indonesia | repository.upi.edu | perpustakaan.upi.edu

Membedakan sifat cahaya yang mengenai berbagai benda (bening, berwarna, dan gelap). Mudah 1,4 2 Sedang 5, 6 2 Sukar Mendeskripsikan sifat-sifat cahaya yang mengenai cermin datar , cermin cekung, dan cermin cembung. Mudah 7 7 2 3 Sedang 3 3 2 Sukar 5 1 Menunjukkan contoh peristiwa pembiasan cahaya dalam kehidupan sehari-hari melalui percobaan. Mudah 4 8 2 Sedang 8 9 2 Sukar 10 1 Menunjukkan bukti bahwa cahaya putih terdiri dari berbagai warna. Mudah Sedang 6 10 2 Sukar 9 1 Jumlah 5 10 5 20

36

A. Isilah soal di bawah ini dengan memberi tanda (X) pada a, b, c, d dengan jawaban yang benar!

1. Dibawah ini manakah yang bukan termasuk sifat-sifat cahaya……. a. Cahaya merambat lurus c. cahaya dapat diuraikan

b. Cahaya dapat dipantulkan d. cahaya dapat menembus dinding 2. Peristiwa yang merupakan bukti cahaya merambat lurus adalah…

a. Terbentuknya pelangi saat turun hujan b. Pemantulan cahya pada cermin

c. Rambatan cahaya matahari lurus ketika melewati genting kaca d. Cahaya menembus benda bening

3. Jarak bayang-bayang ke cermin sama dengan jarak benda ke cermin. Itu adalah salah satu sifat bayang-bayang pada….

a. Cermin datar b. Cermin cekung c. Cermin cembung

37

Ema Nurliany, 2015

DESAIN PEMBELAJARAN SIFAT SIFAT CAHAYA BERBASIS COOPERATIVE LEARNING TIPE NUMBER HEAD TOGETHER (NHT) BERDASARKAN ANALISIS KESULITAN BELAJAR SISWA (LEARNING OBSTACLE) KELAS V SEMESTER 2

Universitas Pendidikan Indonesia | repository.upi.edu | perpustakaan.upi.edu

d. Cermin lengkung

4. Peristiwa di bawah ini yang tidak menunjukan pembiasan cahaya adalah…..

a. Pelangi b. Fatamorgana

c. Terbentuknya bayang-bayang d. Dasar kolam tampak lebih dangkal

5. Jika cahaya mengenai cermin datar maka sifat bayangan dari cermin tersebuut adalah…

a.maya, tegak, sama besar b. nyata tegak diperkecil c. maya, tegak lebih, besar d. maya, terbalik, lebih besar

6. di bawah ini manakh yang menunjukan peristiwa cahaya terdiri dari beberapa warna…

a. fatamorgana b. pelangi c. gerhana d. hujan

7. permukaan air kolam jika dilihat dari atas kolam akan nampak terlihat.. a. dalam

b. surut c. dangkal d. sedang

8. kaca spion termasuk kedalam cermin…. a. lengkung

b. cekung c. datar d. cembung

38

9. dibawah ini manakah yang termasuk kedalam warna pelangi a. jingga kuning, abu-abu, nila, hijau

b. coklat, biru, hijau unggu, c. merah kuning, biru, hitam, putih

d. merah, jingga, kuning, hijau, biru, nila, ungu

10.jika sebuah pensil dimasukan kedalam segelas air bening maka pinsil akan nampak terlihat

a. patah b. lurus c. tegak d.terbalik

Dokumen terkait