• Tidak ada hasil yang ditemukan

METODOLOGI PENELITIAN

F. TeknikPengumpulan Data

a. Data Primer dengancara : 1) PemeriksaanFisik

Pemeriksaan fisik dilakukan untuk mendapatkan data objektif. Data objektif merupakan data yang diperoleh dengan melakukan serangkaian pemeriksaan pada klien. Pemeriksaan fisik ada yang dilakukan tanpa menggunakan

peralatan atau instrument dan ada juga yang dilakukan dengan menggunakan peralatan atau instrument. Sebelum melakukan pemeriksaan fisik sebaiknya bidan mempersiapkan ruangan, peralatan dan klien (ada klien yang takut dan tidak mau diperiksa). Ada 5 cara pemeriksaan fisik yang dapat dilakukan untuk mendapatkan data objektif pada klien yaitu ( Martalia, 2017) :

a. Inspeksi

Merupakan teknik pemeriksaan fisik yang dilakukan dengan cara melihat .Inspeksi sering juga disebut dengan periksa pandang karena indra penglihatan yang lebih berperan saat melakukan pemeriksaan ini.

a) Muka (cloasmagravidarum),

b) payudara (bentuk, ukuran, retraksi, bekas operasi di daerah areola)

c) kondisi putting

d) pembesaran kelenjar limfe, e) hiperpigmentasi areola

f) abdomen (bekas operasi terkait uterus, hiperpigmentasi linea nigra, strie gravidarum),

g) vulva (luka, varises, kondiloma, nyeri tekan, hemoroid, pengeluaran cairan dikaji warna, konsisten, jumlah, bau, keadaan kelenjar barthol ini dikaji pembengkakan, cairan, kista, dan kelainan lain).

b. Palpasi

Palpasi ialah metode pemeriksaan dimana penguji merasakan ukuran, kekuatan, atau letak sesuatu (dari tubuh di mana penguji ialah praktisi kesehatan). Teknik ini dapat digunakan untuk mengumpulkan data misalnya untuk menentukan adanya kelembutan, tenderness, sensasi, suhu tubuh, massa tumor, odema, nyeri tekan, dan palpasi leopold. Palpasi leopold adalah suatu teknik untuk pemeriksaan ibu hamil dengan menggunakan cara perabaan/palpasi yaitu merasakan/meraba bagian yang terdapat di rahim ibu hamil dengan menggunakan tekanan memindahkan bagian-bagian tertentu untuk menentukan bagian-bagian-bagian-bagian tertentu.

Merupakan teknik pemeriksaan fisik yang dilakukan dengan cara mengetuk. Perkusi dapat dilakukan dengan menggunakan alat sepertireflek hammer contohnya seperti reflek

patella.

d. Auskultasi

Merupakan teknik pemeriksaan fisik yang dilakukan dengan cara mendengar. Pemeriksaan ini biasanya dilakukan dengan menggunakan alat bantu stetoskop untuk memperjelas pendengaran. Contohnya dengan pemeriksaan DJJ, Mengukur tekanan darah.

e. Olfaksio

Merupakan teknik pemeriksaan fisik yang dilakukan dengan indera penciuman.Contoh data yang diperboleh melalui teknik pemeriksaan olfaksio adalah :harike lima post partumlochea berbau busuk, nafas klien berbau keton.

2) Wawancara

Wawancara merupakan metode pengumpulan data dengan cara mewawancarai langsung. Responden

yang diteliti, metode ini memberikan hasil secara langsung . Metode dapat dilakukan apabila peneliti ingin mengetahui hal-hal dari responden secaramen dalam serta jumlah respon den sedikit. Dalam metode wawancara kemudian daftar periksa atau

checklist .(Aziz Alimul, 2011). Dengan melakukan

wawancara dengan klien atau dengan keluarga klien menanyakan terhadap Ny.A secara langsung atau dengan suami dan keluarga Ny.A .

3) Observasi

Observasi merupakan cara mengumpulkan data dengan mengadakan penggamatan secara langsung kepada responden penelitian untuk mencari perubahan atau hal-hal yang akan diteliti. Dalam metode observasi ini, instrumen yang dapat digunakan antara lain :lembar observasi, panduan pengamatan, (observasi) atau lembar cheklist.(Aziz Alimul, 2011)

b. Data sekunder

Menurut Yusuf (2015) data sekunder adalah sata pendukung yang berhubungan dengan tujuan dan obyek penelitian, baik dari perpustakaan. Instansi, atau yang terdokumentasikan.

Studi Kepustakaan adalah kegiatan penelitian yang dilakukan oleh peneliti dalam rangka mencari landasan teoritis dari permasalahan penelitian (Hidayat, 2014). Pada kasus ini studi kepustakaan berupa buku-buku referensi, artikel internet, karya ilmiah yang terdahulu, dan sumber pustaka lainnya yang menunjang studi kasus ini dari tahun 2008-2018.

b. Studi Dokumentasi

Studi Dokumentasi adalah mencari data mengenai hal-hal atau variable yang berupa catatan, transkrip, buku, surat kabar, majalah, prsasti, notulen rapat, lengger, agenda, dan sebagainya, (Arikunto, 2013). Dalam studi kasus ini, dokumentasi dilakukan dengan buku KIA, rekam medis, cara pengumpulan data ibu hamil di UPT Puskesmas Nusukan Surakarta.

c. AlatdanBahan yang dibutuhkan

1) Alatdanbahan yang

digunakanuntukmelakukanobservasidanpeme riksaanfisik :

a) Alatdanbahanuntuk ANC terpadu, yaitudopller/linex, meteranpengukur TFU,

MerteranpengukurLILA,selimutreflek hummer,

timbanganberatbadan,termometer,

stetoskop, penlate,kalenderkehamilan, sarungtangan,kassa steril, alkohol, 70%, jelly, sabunantiseptik.

b) Alatdanbahanpersalinan : a) Persiapanperlindungandiri,

yaituclemek, sepatu boot, masker, handukbersih, kacamata, penutupkepala ,mencucimata 6 langkah

b) Persiapanibudanbayi : 2 buahhanduk, untukibudanbayi, kain 1/3 untuk alas bokongibu, selimut, topibayidanpakaianibu,

kainatausarung yang bersihkering (±) 5 buah, pakaianbayi, 2 buahwaslap .

Peralatansterilatau DTT Partus set(dalamwadahsteril yang tertutup), yaitu 2 klemkelly/klemkocher, guntingtalipusat,

benangtalipusat,/klem plastik, kateter, guntingepisiotomi, klem ½

kocher, 2 pasangsarungtangan, kassa, kapas, penghisaplendir,

c) Heacheting seet (penjahitepisiotomi), yaitutabungsuntik 10ml bersertajarumsuntik, 1 pinsetanatomisdan 1 pinsetcirugis, peganganjarumataunaldpooder, 2-3 jarumjahittajam/nal(kulit dan otot), benangcronikukuran 2.0 atau 3.0, 1 pasangsarungtangan DTT atausteril. d) Peralatantidaksteril, yaitu:

termometer, stetoskop, tensimeter, pita penggukur LILA dan TFU, Linexataudoppler,

benggkok,kendiatautempatplasen ta,

timbanganbayi,pengukurpanjang bayi, gunting, sarungtangan, baskomuntuklarutanclorin 0,5%, baskomuntuk air DTT, Tempatsampah(sampahtajam,keri ng, danbasah)

e)

Obat-obatdanbahanhabispakai, yaituoksitosin 1ml 10UI, Lidocain 1%, cairaninfus RL, NaCl, dan dext 5%, set infus, kanula IV no 16-18G, methlyergometrin, MgSo4 40% (25gr), amoxicillin/ampicillin tab 15gr/ IV 2gr, vit K,salepmatatetramicin 1%. 3. Alat dan bahan untuk

penangan bayi baru lahir, yaitu delle, umbilical klem, metline, timbanganbayi, termomrter, pakaian bayi lengkap, handuk kering, kasasteril, salep mata, vitamin K.

4.Alatdanbahanuntukasuhanibun

ifas. Tensimeter,

stetoskopkapas DTT, bakinstrumen,

sarungtanganlarutanklorin, kassapembalutthermometer, jamtangan

5. Peralatanresusitasi (persiapansemuamenjelangper salinan), yaitumeja yang bersih, datardankeras, 1 buahkainuntukmengganjalbah ubayi, lampuseporotrot 60 watt alatuntukpenghisaplendir/de lee,balondengansungkupnya jam

2) Alat dan bahan yang digunakan untuk wawancara : format asuhan kebidanan pada ibu hamil, bersalin dan nifas serta bayi baru lahir dan KB.

3) Alat dan bahan yang digunakan untuk melakukan studi dokumentasi catatan medic dan status pasien contohnya buku KIA, alattulis, kartu penapisan diri, kohorht ibu dan bayi, formulir yang disediakan.

a. Jadwal

Jadwal penelitian dibuat secara rinci kegiatan mingguan dalam setiap bulan. Biasanya dilakukan dalam waktu yang singkat dan terjadwal, sehingga mahasiswa semestinya melakukan dengan efisien sehingga tidak tertinggal (Setiyawan dan saryono, 2011). Dengan jadwal sebagai mana terlampir.

BAB IV

Dokumen terkait