BAB III ISU-ISU STRATEGIS BERDASARKAN TUGAS DAN FUNGSI
3.2 Telaahan Visi, Misi dan Program Kepala Daerah dan Wakil
3.2.1 Visi RPJP Kota Bandung Tahun 2005 - 2025
Perencanaan pembangunan daerah adalah suatu proses penyusunan tahapan-tahapan kegiatan yang melibatkan berbagai unsur pemangku kepentingan, guna pemanfaatan dan pengalokasian sumber daya yang ada. Sesuai dengan Peraturan Daerah Kota Bandung No. 8 Tahun 2008 tentang Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah (RPJPD) Kota Bandung Tahun 2005 - 2025, disebutkan bahwa RPJMD Kota Bandung Tahun 2013 - 2018 merupakan tahap ketiga pembangunan jangka panjang daerah.
RPJPD Kota Bandung Tahun 2005-2025 merupakan kaidah penuntun pembangunan daerah yang memuat arah kebijakan dan sasaran pokok dalam persepektif pembangunan 20 tahun ke depan guna mewujudkan kesejahteraan masyarakat dalam arti luas (human welfare).
RPJPD Kota Bandung Tahun 2005 - 2025 yang ditetapkan dengan Peraturan Daerah Kota Bandung No. 8 Tahun 2008, telah mengamanatkan visi daerah, yaitu “KOTA BANDUNG BERMARTABAT” (BANDUNG DIGNIFIED CITY). Kata “Bermartabat” disini merupakan kata secara harfiah, yang mempunyai arti harkat atau harga diri, yang menunjukkan eksistensi masyarakat kota yang dapat dijadikan teladan karena ketakwaannya, kemakmuran, kebersihan, ketertiban, ketaatan, keamanan dan berkeadilan. Jadi, kota bermartabat adalah kota yang memiliki harga diri, kehormatan, keadilan dan harkat kemanusiaan.
Sebagaimana dinyatakan dalam RPJPD Kota Bandung Tahun 2005 - 2025, bahwa kondisi relatif pencapaian visi tersebut pada tahun 2025 selayaknya secara normatif dapat diukur dari berbagai kriteria
Kecamatan Regol Kota Bandung
Kota Bandung menjadi kota yang masyarakatnya bertakwa pada Tuhan Yang Maha Esa.
Kota Bandung menjadi kota yang termakmur di Indonesia dengan masyarakatnya yang sejahtera secara ekonomi maupun sosial (people prosperity). Kota Bandung menjadi kota yang paling menonjol sisi keadilannya bagi semua golongan masyarakat kota dalam hal kesempatan pelaksanaan hak dan kewajibannya berkehidupan dan berpenghidupan.
Kota Bandung menjadi kota terbersih di tingkat nasional.
Kota Bandung menjadi kota percontohan atas ketertiban semua aspek kehidupan perkotaan di Indonesia.
Kota Bandung menjadi kota percontohan atas ketaatan pemerintahan kota, masyarakat dan swasta pengusahanya pada norma hukum, aturan, etika dan kepatutan budaya dan adat-istiadat perkotaan yang berlaku.
Kota Bandung menjadi kota yang teraman bagi berbagai masyarakat yang tinggal maupun pengunjung untuk berbagai keperluannya.
Berdasarkan ketentuan Peraturan Menteri Dalam Negeri No. 54 Tahun 2010, visi dalam RPJMD adalah visi kepala daerah dan wakil kepala daerah terpilih yang disampaikan pada waktu pemilihan kepala daerah. Pedoman utama penyusunan visi kepala daerah adalah kesesuaian dengan sasaran pokok dan arah kebijakan pembangunan tahap III RPJPD Kota Bandung (2013 - 2018). Untuk mencapai indikator dan target dari sasaran pokok sangat tergantung pada tekanan dan prioritas pembangunan.
Visi merupakan arah pembangunan atau kondisi masa depan daerah yang ingin dicapai dalam lima tahun mendatang (clarity of
Kecamatan Regol Kota Bandung
dan/ isu strategis yang harus diselesaikan dalam jangka menengah serta sejalan dengan visi dan arah pembangunan jangka panjang daerah. Dengan mempertimbangkan arah pembangunan jangka panjang daerah, kondisi, permasalahan dan tantangan pembangunan yang dihadapi serta isu-isu strategis maka visi Kota Bandung Tahun 2013 - 2018 yaitu :
TERWUJUDNYA KOTA BANDUNG YANG UNGGUL, NYAMAN DAN SEJAHTERA
Penjabaran visi di atas adalah sebagai berikut : Bandung
Meliputi wilayah dan seluruh isinya. Artinya Kota Bandung dan semua warganya yang berada dalam suatu kawasan dengan batas-batas tertentu yang berkembang sejak tahun 1811 hingga sekarang. Unggul
Menjadi yang terbaik dan terdepan dengan mempertahankan pencapaian sebelumnya serta menjadi contoh bagi daerah lain dalam upaya terobosan perubahan bagi kenyamanan dan kesejahteraan warga Kota Bandung.
Nyaman
Terciptanya suatu kondisi dimana kualitas lingkungan terpelihara dengan baik melalui sinergitas lintas sektor sehingga dapat memberikan kesegaran dan kesejukan bagi penghuninya. Kota yang nyaman adalah suatu kondisi dimana berbagai kebutuhan dasar manusia seperti tanah, air, dan udara terpenuhi dengan baik sehingga nyaman untuk ditinggali serta ruang-ruang kota dan infrastruktur pendukungnya responsif terhadap berbagai aktivitas dan perilaku penghuninya.
Kecamatan Regol Kota Bandung
Sejahtera
Mengarahkan pembangunan kota pada pemenuhan kebutuhan lahir dan batin melalui peningkatan partisipasi dan kerjasama seluruh lapisan masyarakat, agar dapat memfungsikan diri sebagai hamba dan wakil Tuhan di bumi. Kesejahteraan yang ingin diwujudkan merupakan kesejahteraan yang berbasis pada ketahanan keluarga dan Iingkungan sebagai dasar pengokohan sosial. Masyarakat sejahtera tidak hanya dalam konteks lahiriah dan materisaja, melainkan juga sejahtera jiwa dan batiniah.Kesejahteraan dalam artinya yang sejati adalah keseimbangan hidup yang merupakan buah dari kemampuan seseorang untuk memenuhi tuntutan dasar seluruh dimensi dirinya, meliputi ruhani, akal, dan jasad. Kesatuan elemen ini diharapkan mampu saling berinteraksi dalam melahirkan masa depan yang cerah, adil dan makmur. Keterpaduan antara sejahtera lahiriah dan batiniah adalah manifestasi dari sejahtera yang paripurna. Kesejahteraan yang seperti inilah yang akan membentuk kepecayaan diri yang tinggi pada masyarakat Kota Bandung untuk mencapai kualitas kehidupan yang semakin baik, hingga menjadi teladan bagi kota lainnya.
Visi RPJMD Kota Bandung Tahun 2013 - 2018 yaitu “Terwujudnya Kota Bandung Yang Unggul, Nyaman dan Sejahtera” merupakan visi kepala daerah dan selaras dengan visi daerah yaitu “Kota Bandung Bermartabat”. Kriteria capaian visi daerah tahun 2005 - 2025 sebagaimana diamanatkan dalam Peraturan Daerah No. 8 Tahun 2008 tentang RPJPD Kota Bandung Tahun 2005 - 2025 secara jelas direfleksikan pada visi Kota Bandung “Unggul, Nyaman dan Sejahtera”.
Kecamatan Regol Kota Bandung
3.2.2 Misi RPJPD Kota Bandung Tahun 2005 - 2025
Dalam rangka mewujudkan visi yang telah ditetapkan (2005 -
2025) sesuai dengan potensi sumber daya dan kemampuan yang dimiliki serta didukung oleh semangat kebersamaan, tanggung jawab yang optimal dan proporsional dari seluruh komponen kota, maka misi yang akan dilaksanakan beserta arah pembangunan, strategi dan indikator kinerja 20 tahun mendatang adalah sebagai berikut :1. Meningkatkan sumber daya manusia yang handal dan religius. 2. Mengembangkan perekonomian kota yang berdaya saing.
3. Mengembangkan kehidupan sosial budaya kota yang kreatif, berkesadaran tinggi serta berhati nurani.
4. Meningkatkan kualitas lingkungan hidup kota.
5. Meningkatkan kinerja pemerintah kota yang efektif, efisien, akuntabel dan transparan.
6. Mengembangkan sistem pembiayaan kota terpadu (melalui pembiayaan pembangunan yang melibatkan pemerintah, swasta, dan masyarakat.
Kecamatan Regol Kota Bandung
Tabel 3.1
Keterkaitan Visi dan Misi Kepala Daerah Kota Bandung
Visi Misi
TERWUJUDNYA KOTA BANDUNG YANG UNGGUL, NYAMAN DAN SEJAHTERA.Mewujudkan Bandung nyaman melalui perencanaan tataruang, pembangunan infrastruktur serta pengendalian
pemanfaatan ruang yang berkualitas dan berwawasan lingkungan.
Menghadirkan tata kelola pemerintahan yang akuntabel, bersih dan melayani.
Membangun masyarakat yang mandiri, berkualitas dan berdaya saing.
Membangun perekonomian yang kokoh, maju, dan berkeadilan.
RPJPD Kota Bandung Tahun 2005 - 2025 merupakan landasan idiil-filosofis dan menjadi pedoman bagi penyelenggara pemerintahan beserta seluruh warga Kota Bandung sebagai landasan pembangunan sektoral, lintas sektoral dan kewilayahan yang bersifat dinamis dan berkesinambungan, agar mampu menjawab tantangan perubahan lingkungan strategis dan pergeseran peradaban. RPJMD Kota Bandung Tahun 2013 - 2018 merupakan kesinambungan
Mengingat eratnya kaitan antara RENSTRA Kecamatan Regol Kota Bandung dengan dokumen RPJMD 2013 - 2018, maka dalam penyusunannya harus menjadikan dokumen perencanaan jangka
Kecamatan Regol Kota Bandung
menengah tersebut sebagai acuan, artinya indikator kinerja Kecamatan Regol Kota Bandung harus diarahkan untuk mencapai target kinerja sesuai dengan kewenangan Kecamatan Regol Kota Bandung yang telah dicantumkan dalam target kinerja RPJMD.
Berdasarkan uraian pada pembahasan sebelumnya diperoleh beberapa faktor kunci keberhasilan yang merupakan strategi kunci untuk pemerintahan Kecamatan Regol Kota Bandung yang harus dipenuhi sebagai berikut :
1. Kuantiítas, kualitas dan motivasi SDM/ aparatur yang memadai. 2. Koordinasi antar lini/sektor/unit.
3. Peran serta secara aktif dari masyarakat dan swasta yang mendukung program dan kegiatan.
4. Tersedianya sarana prasarana yang memadai.
5. Tersedianya alokasi anggaran yang cukup guna mendukung pelaksanaan tugas pokok dan fungsi.
6. Komitmen kuat dari pihak eksekutif dan legislatif melalui kebijakan yang ada untuk menguatkan peran dari kecamatan.