• Tidak ada hasil yang ditemukan

Telaahan Visi, Misi, dan Program Kepala daerah dan wakil kepala daerah Terpilih

PERMASALAHAN DAN ISU-ISU STRATEGIS PERANGKAT DAERAH

3.2 Telaahan Visi, Misi, dan Program Kepala daerah dan wakil kepala daerah Terpilih

Visi,misi,dan program Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah tertuang dalam RPJMD Kabupaten Blora 2016-2021 sebagai bentuk aktualisasi janji kampanye yang kemudian disebut sebagai komitmen Bupati dan Wakil Bupati selama masa jabatannya. Sebagai bagian dari implementasi RPJMD Kabupaten Blora 2016-2021, terutama di bidang Perumahan, Permukiman dan Perhubungan. Penyusunan Renstra Dinas Perumahan, Permukiman dan Perhubungan Kabupaten Blora Tahun 2016-2021 mengacu pada Visi Kepala Daerah sebagaimana tertuang dalam RPJMD yang disahkan melalui Peraturan Daerah Nomor 10 Tahun 2016, yaitu :

“Terwujudnya Masyarakat Blora Yang Lebih Sejahtera dan Bermartabat”

Visi tersebut merupakan kelanjutan dari visi sebelumnya dengan melanjutkan misi dan program yang belum tercapai secara optimal.

Berdasarkan visi tersebut, diharapkan seluruh elemen masyarakat Blora (termasuk didalamnya unsur pemerintah daerah) lebih mengoptimalkan seluruh kapasitas yang dimilikinya untuk mewujudkan masyarakat Blora yang sejahtera dan bermartabat.

Penjelasan Visi tersebut adalah sebagai berikut :

1. Masyarakat yang sejahtera, mengandung maksud bahwa seluruh masyarakat Kabupaten Blora telah mampu memenuhi kebutuhan dasarnya meliputi sandang, pangan, papan, pendidikan dan kesehatan secara layak dan berkeadilan.

Kondisi ini ditandai tingginya pendapatan per Kapita penduduk, pemerataan pendidikan bagi masyarakat, tingginya derajat kesehatan masyarakat, menurunnya jumlah penduduk miskin, terciptanya iklim investasi, meningkatnya jumlah lapangan kerja di berbagai sektor usaha, ketersediaan infrastruktur dasar dan terciptanya kelestarian lingkungan hidup.

Rencana Strategis Dinas Perumahan, Permukiman dan Perhubungan

2. Bermartabat mengandung maksud bahwa masyarakat Blora memiliki harga diri yang tercermin melalui akhlak mulia dan berbudaya. Berakhlak mulia dalam arti memperoleh kemajuan pada dimensi mental-spiritual, keagamaan dan kebudayaan yang ditandai dengan terbentuknya masyarakat yang bermoral dan berkarakter, sebagai wujud kesejahteraan masyarakat secara lahir dan batin. Berbudaya dalam arti menjujung tinggi nilai-nilai kebudayaan termasuk didalamnya hukum kearifan lokal sebagai cerminan harkat dan martabat manusia.

Berbudaya merupakan aktifitas terus-menerus dalam menumbuhkembangkan kualitas yang ditandai dengan terwujudnya budaya profesionalisme, daya saing, etos kerja dan menghormati hukum. Kebudayaan sebagai sebuah bidang kehidupan menjadi elemen penting menuju masyarakat yang sejahtera.

Misi adalah pernyataan tentang apa yang harus dikerjakan dalam usaha mewujudkan visi. Misi juga akan memberikan arah sekaligus batasan proses pencapaian tujuan. Sesuai dengan visi “Terwujudnya Masyarakat Blora yang Lebih Sejahtera dan Bermartabat”, maka ditetapkan misi sebagai bentuk upaya untuk mewujudkan visi, yaitu sebagai berikut :

1. Mewujudkan pemerintah yang efektif bersih KKN, dan demokratis, melaksanakan reformasi birokrasi dalam rangka peningkatan pelayanan publik.

2. Meningkatkan pertumbuhan ekonomi, pendapatan masyarakat dan memaksimalkan pemanfaatan sumber daya daerah yang ramah lingkungan dan berkesinambungan.

3. Meningkatkan iklim kondusif dan kerjasama dengan pihak-pihak berkepentingan serta menciptakan lapangan kerja dan pengembangan inventasi

4. Meningkatkan Kualitas sumber daya manusia, kualitas pelayanan bidang pendidikan, kesehatan, sosial dasar, pemberdayaan masyarakat dan lainnya serta memanfaatkan ilmu pengetahuan, teknologi dan kearifan lokal.

5. Meningkatkan kualitas dan kuantitas sarana dan prasarana publik.

6. Mewujudkan dan mendorong tersusunnya kebijakan daerah yang berpihak pada masyarakat miskin (Pro Poor), pro job, pro growth, pro environment dan pro gender.

7. Mewujudkan penegakan supremasi hukum dan Hak Asasi Manusia (HAM).

Dalam rangka pelaksanaan RPJMD Kabupaten Blora untuk mewujudkan visi dan misi Kabupaten Blora sesuai dengan tugas dan fungsi Dinas Perumahan, Permukiman dan Perhubungan Kabupaten Blora, maka Dinas Perumahan, Permukiman dan Perhubungan Kabupaten Blora lebih fokus pada misi Kabupaten Blora Poin 5 (lima) yaitu “Meningkatkan kualitas dan kuantitas sarana dan prasarana publik” sesuai dengan tugas pokok Dinas Perumahan, Permukiman dan Perhubungan Kabupaten Blora dalam Peraturan Bupati Nomor 58 Tahun 2016, yaitu melaksanakan sebagian tugas Bupati dalam perumusan kebijakan di bidang perumahan, permukiman dan perhubungan.

Dalam melaksanakan Misi 5, yaitu “Meningkatkan kualitas dan kuantitas sarana dan prasarana publik”, maka tujuan yang ditetapkan oleh Dinas Perumahan, Permukiman dan Perhubungan adalah meningkatkan kualitas dan kuantitas sarana dan prasarana publik di bidang perumahan rakyat dan kawasan permukiman serta perhubungan. Jenis sarana dan prasarana yang ditingkatkan antara lain:

1. Mendapatkan akses air minum yang aman

2. Meningkatkan pelayanan sistem air limbah yang memadai 3. Meningkatkan jumlah penduduk yang terlayani sistem

jaringan drainase skala kota sehingga tidak terjadi genangan 4. Peningkatan Jalan lingkungan

5. Berkurangnya jumlah Rumah tidak layak huni

6. Penanganan permukiman kumuh perkotaan dengan indikator presentase berkurangnya luasan permukiman kumuh di kawasan perkotaan

7. Perluasan pelayanan penerangan jalan umum

8. Peningkatan luas RTH Publik yang harus disediakan serta luas RTH Publik yang dapat dikelola

9. Peningkatan perlengkapan jalan

Rencana Strategis Dinas Perumahan, Permukiman dan Perhubungan

Tabel 3.1

Faktor Penghambat dan Pendorong Pelayanan SKPD Terhadap Pencapaian Visi, Misi dan Program Pemerintah

No Misi KDH dan Wakil KDH

terpilih

Pelayanan SKPD Faktor

Penghambat Pendorong cukup tinggi tiap tahunnya

Partisipasi masyarakat yang cukup baik cukup tinggi tiap tahunnya

Partisipasi masyarakat yang cukup baik

Adanya dukungan dana untuk melakukan

perbaikan saluran drainase di lokasi yang mengalami genangan air APBD II yang masih

Mulai ada dukungan dana dari pemerintah provinsi dan pemerintah pusat

Kolaborasi berbagai sektor

No Misi KDH dan Wakil KDH

terpilih

Pelayanan SKPD Faktor

Penghambat Pendorong

kurang untuk penanganan rumah

tidak layak huni kawasan kumuh di perkotaan

Perluasan di wilayah hutan dan pelosok

Adanya dukungan dana dari APBD untuk Terbuka Hijau baru untuk publik

Adanya dukungan dana dari APBD untuk kegiatan peningkatan perlengkapan

Rencana Strategis Dinas Perumahan, Permukiman dan Perhubungan No Misi KDH dan

Wakil KDH terpilih

Pelayanan SKPD Faktor

Penghambat Pendorong

Meningkatya kesadaran masyarakat akan

keselamatan berlalu lintas

Sumber : Dirumkimhub Kabupaten Blora, 2018

Dokumen terkait