• Tidak ada hasil yang ditemukan

BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN

E. Teori Ritme Sirkadian

Siklus sirkadian adalah proses berputar dari terang ke gelap dan kembali lagi setiap 24 jam, dan kebanyakan spesies yang hidup di permukaan bumi telah beradaptasi dengan perubahan reguler dalam lingkungannya (Foster & Kritzman, 2004). Kaitan antara ritme sirkadian dengan mahasiswa yaitu berdasarkan observasi di lapangan terdapat beberapa mahasiswa yang mengalami ritme sirkadian atau pola tidur yang tidak normal. Regulasi ritme sirkadian pada subjek terkait sudah menyimpang atau dengan kata lain berubah ke arah tidak normal. Ketiga subjek telah beradaptasi dengan pola tidur yang tidak normal serta sudah terbiasa sehingga berkelanjutan. Lingkungan masing- masing subjek juga mendukung untuk tidur kurang dari tujuh jam/begadang, sehingga susah untuk keluar dari zona tersebut. Hal tersebut membuktikan bahwa penyebab mahasiswa memilki pola tidur yang tidak normal adalah kurangnya intensitas waktu jam istirahat karena beragam hal. Pada penelitian ini, berbagai dampak yang muncul dari ketidakmampuan dalam mengontrol pola tidur yang sesuai mengakibatkan mahasiswa terkendala dalam proses akademiknya ataupun absensi yang jarang hadir dalam perkuliahan khususnya pada kuliah pagi hari.

Ketiga subjek penelitian memiliki masalah jadwal tidur dan bangun yang tidak teratur sehigga memiliki kaitan dengan aspek cahaya yaitu mereka tidak dapat memanajemen waktu dengan baik ataupun pola tidurnya yang tidak normal berdampak pada kacaunya jam kuliah pada pagi hari dan aktivitas keseharian menjadi tidak teratur bila dibandingkan dengan aktivitas mahasiswa pada umumnya, yaitu beraktivitas pada pagi hari atau siang hari dan memanfaatkan waktu pada malam hari untuk istirahat guna mempersiapkan

aktivitas di keesokan hari. Dilihat dari aspek temperatur dari ketiga subjek penelitian ini menunjukan bahwa dampak dari regulasi tubuh yang tidak normal dapat mengakibatkan melemahnya fungsi kinerja pada tubuh sehingga berdampak pada kegiatan ataupun aktivitas di perkuliahan di pagi hari. Dalam studi penelitian yang peneliti temui terkait dengan aspek aktivitas sosial antara ketiga subjek penelitian dengan lingkup kampus ternyata berbeda dengan perkiraan peneliti. Para subjek peneliti ternyata bukanlah mahasiswa yang apatis di lingkungan tempat ia menimba ilmu, akan tetapi mereka dapat terbuka dengan keadaan sekitar dengan ikut andil berpartisipasi di dalam kegiatan keorganisasian. Meskipun mereka notabene adalah mahasiswa yang kurang produktif pada aktivitas pagi hari, namun hal tersebut tidak memungkiri bahwa mereka mampu membaur dengan lingkup di kampus. Target dari penelitian ini mengenai aspek aktivitas sosial di kampus dapat menyimpulkan bahwa seorang mahasiswa harus mempunyai inisiatif dan berpartisipasi membangun lingkungan sekitar terutama di lingkup kampus. Kajian aspek rutinitas pada penelitian ini menjawab bahwa ketiga subjek penelitian ini mempunyai kebiasaan atau pola tidur yang tidak normal karena mereka tidak memperoleh jumlah atau kualitas tidur yang kuat (insomnia). Orang yang menderita insomnia tidak merasakan kesegaran ketika bangun pagi, terelebih para subjek mempunyai kebiasaan atau rutinitas untuk begadang hingga larut malam hingga pagi. Akibatnya dengan rutinitas yang buruk tersebut membentuk pola tidur yang tidak normal.

Ritme Sirkadian Tiap-Tiap Subjek

1. Ritme Sirkadian Jordy

Observasi

Setelah peneliti menyuguhkan semua item wawancara kepada subjek Jordy dan terjawab bahwa Jordy memiliki ritme sirkadian yang tidak normal, didukung dengan kebiasaannya yaitu bermain game pada smartphone yang ia miliki berlarut malam dengan tidak mengenal waktu. Dari data observasi yang peneliti lakukan ternyata Jordy selalu sibuk dengan smartphone yang ia punya, hal tersebut dikuatkan dengan data di lapangan bahwa menurut informan antara lain dari teman kos serta teman kampus Jordy, subjek tidak bisa lepas dari smartphone yang ia miliki. Di sisi lain, peneliti mendapatkan informasi dari teman kampus Jordy bahwa ia sering mengabaikan mata kuliah di pagi hari. Tidak masuk kelas pagi dan sering terlambat masuk kelas pada mata kuliah pagi hari sudah sering dialami oleh Jordy. Triangulasi dengan teknik pengumpulan data di atas telah menjawab bahwa siklus sirkadian yang Jordy alami adalah tidak normal, karena dampak dan faktor kebiasaan berlarut dengan main game yang ia lakukan dengan tidak mengenal waktu membuat pola waktu istirahatnya berkurang dan berdampak pada proses akademiknya di kampus, khususnya pada perkuliahan pagi hari.

2. Ritme Sirkadian Albi

Setelah peneliti menyuguhkan semua item wawancara kepada subjek Albi dan terjawab bahwa Albi memiliki ritme sirkadian yang tidak normal lantaran rutinitasnya dalam keorganisasian kampus terlalu padat

Observasi

ditambah kebiasaanya yang sering nongkrong di angkringan depan kosnya saat malam hari hingga larut pagi. Dari data observasi yang peneliti lakukan ternyata Albi setiap malam selalu nongkrong di angkringan depan kosnya hingga larut pagi. Hal tersebut dikuatkan dengan data di lapangan bahwa menurut informan dari teman kos subjek bahwa albi setiap malam sepulang dari kampusnya ia selalu nongkrong di angkringan. Peneliti juga mendapatkan informasi dari teman kampus subjek bahwa Albi sering terlambat masuk kelas pada mata kuliah pagi hari dan hampir setiap siang hari setelah subjek sholat dzuhur ataupun saat ada jeda mata kuliah, Albi selalu menyempatkan tidur di ruang sekretariat organisasi. Triangulasi dengan teknik pengumpulan data di atas telah menjawab bahwa siklus sirkadian yang Albi alami adalah tidak normal.

3. Ritme Sirkadian Daniel

Setelah peneliti menyuguhkan semua item wawancara kepada subjek Daniel dan terjawab bahwa Daniel memiliki ritme sirkadian yang tidak normal, didukung dengan kebiasaannya yaitu dugem dan nongkrong di hampir setiap malam hari hingga larut pagi. Dari data observasi yang peneliti lakukan ternyata Daniel setiap malam hari selalu berkumpul dengan teman-teman komunitasnya di tempat hiburan di Jogja. Hal tersebut dikuatkan dengan data di lapangan bahwa menurut informan antara lain dari teman kos subjek yang bersangkutan bahwa Daniel selalu

Observasi

keluar pada saat siang hari dan di malam hari subjek sering tidak berada di kamar kosnya. Peneliti juga mendapatkan informasi dari teman kampus Daniel bahwa ia sering mengabaikan mata kuliah di pagi hari. Tidak masuk kelas pagi dan sering terlambat masuk kelas pada mata kuliah pagi hari sudah menjadi label pada diri Daniel. Triangulasi dengan teknik pengumpulan data di atas telah menjawab bahwa siklus sirkadian yang Daniel alami adalah tidak normal, karena dampak dan faktor kebiasaan nongkrong dan dugem yang ia lakukan dengan tidak mengenal waktu membuat pola waktu istirahatnya berkurang dan berdampak terganggunya pada proses akademik di kampus, khususnya pada perkuliahan pagi hari.

Bagan Ritme Sirkadian Subjek-Subjek Penelitian

Dari bagan di atas dapat disimpulkan bahwa pola tidur tidak normal dari tiap-tiap subjek penelitian studi kasus ini berawal dari beragam sebab yakni faktor dari smartphone, nongkrong, dan dugem. Ketiga faktor tersebut menjadi pendukung dan penyebab dari ketiga subjek penelitian ini memiliki ritme sirkadian dengan pola tidur tidak normal. Aktivitas tersebut dilakukan secara terus menerus oleh tiap-tiap subjek maka berdampak pada proses akademiknya terutama pada proses perkuliahan di pagi hari.

Ritme Sirkadian Dengan Pola Tidur Tidak Normal

Smartphone Nongkrong Dugem

Proses Akademik Terganggu  Bangun kesiangan

 Terlambat masuk kuliah pagi bahkan bolos  Tidak fokus mengikuti kuliah pagi

58 BAB V

KESIMPULAN DAN SARAN

Pada bab ini dipaparkan kesimpulan dan saran. Bagian kesimpulan memuat kesimpulan dari keseluruhan hasil penelitian. Bagian saran memuat saran untuk peneliti lain supaya dapat melakukan penelitian yang lebih baik dari penelitian ini.

A.Kesimpulan

Kesimpulan yang dapat ditarik dari penelitian studi kasus dengan ketiga subjek penelitian antara lain Jordy, Albi, dan Daniel yaitu:

1. Gambaran siklus sirkadian dari ketiga subjek antara lain Jordy, Albi, dan Daniel mengalami pergeseran waktu tidur normal. Ketiga subjek tersebut membiasakan diri dan telah beradaptasi dengan pola tidur yang tidak normal.

2. Aktivitas yang dilakukan dari ketiga subjek penelitian antara lain Jordy, Albi, dan Daniel ketika tidak berada pada siklus sirkadian yang normal yaitu bermain game dengan menggunakan sarana smartphone dengan intensitas waktu yang tidak dibatasi hingga larut malam, nongkrong di malam hari dengan tidak mengenal waktu dengan kata lain begadang, dan mengikuti komunitas yang tidak pada tempatnya khususnya bagi seorang mahasiswa yaitu dugem. Dari aktivitas tersebut sangat relevan bila ketiga subjek penelitian ini mengalami penyimpangan dalam waktu tidur mereka menjadi tidak normal.

3. Sebab dan akibat dari ketiga subjek penelitian antara lain Jordy, Albi dan, Daniel yang memiliki ritme sirkadian dengan pola tidur tidur tidak normal adalah ketiga subjek tersebut mengalami kendala dalam proses akademiknya, terutama pada saat mengikuti mata perkuliahan saat pagi hari. Sebenarnya kebiasaan begadang berpotensi buruk bagi tubuh manusia. Begadang bisa membuat seseorang merasa lemas di keesokan harinya dan tidak siap menjalani aktivitas khususnya pada pagi hari. Begadang juga

dapat menyebabkan menurunkan fungsi otak dalam menyerap materi dalam proses perkuliahan. Artinya, jika aktivitas tersebut tetap dipelihara dan diterapkan pada kehidupan ketiga subjek penelitian ini, maka akan timbul berbagai kerugian pada diri mereka masing-masing dan orang lain.

B.Saran

Berikut ini dikembangkan saran bagi peneliti lain agar memperoleh hasil penelitian yang lebih baik:

1. Peneliti harus membuat pertanyaan terlebih dahulu dan membuat agenda pertemuan secara rutin. Tentunya berdasarkan kesepakatan antara peneliti dengan subjek.

2. Peneliti harus memiliki kesiapan hati, waktu, dan tenaga untuk melakukan penelitian terutama dalam mencari informasi dari sumber-sumber yang telah ditentukan.

3. Lebih terbuka terhadap semua informasi.

4. Memilih tempat yang kondusif ketika menggali informasi agar peneliti benar-benar menangkap makna dari setiap informasi dari setiap subjek penelitian.

5. Membangun hubungan dengan baik dan relasi yang dekat agar setiap subjek penelitian merasa nyaman dengan peneliti.

6. Menunjukkan penerimaan yang baik melalui komunikasi non-verbal atas setiap pernyataan ataupun ungkapan yang diutarakan oleh setiap subjek penelitian.

7. Memiliki kreatifitas dalam menghadapi hambatan-hambatan yang ada maupun situasi yang terjadi di luar perkiraan peneliti.

60

DAFTAR PUSTAKA

Ahmadi, Abu & Munawar Sholeh. 1991. Psikologi Perkembangan. Jakarta: Rineka Cipta.

Dwi Siswoyo. 2007. Ilmu Pendidikan. Yogyakarta: UNY Pers.

Gunarsa, Singgih. 2001. Psikologi Perkembangan Anak dan Remaja. Jakarta: Gunung Mulia.

Guyton, A. C & J. E. Hall. 1997. Buku ajar Fisiologis Kedokteran. Edisi 9. Jakarta: EGC

Hadari, Nawawi. 2003. Metode Penelitian Bidang Sosial. Yogyakarta: UGM Press.

Hartaji, Damar A. 2012. Motivasi Berprestasi Pada Mahasiswa yang Berkuliah Dengan Jurusan Pilihan Orangtua. Fakultas Psikologi Universitas Gunadarma.

Kozier. 1995. Fundamental of Nursing. New York: Addison Wesley.

Leon Kreitzman., & Russell G. Foster. 2004. Rhytms of life: the biologocal clocks that controlthe daily lives of every living thing. New Haven,Conn: Yale University Press.

Moleong, Lexy. J. 2009. Metodologi Penelitian Kualitatif. Bandung: PT Remaja Rosdakarya.

Monk, TH., Folkard, S. 1997. Making Shiftwork Tolerable. USA: Tylor & Francis.

Perry, Anne G., Patricia A. Potter. 2010. Fundamental of Nursing: Fundamental Keperawatan. Edisi 7. Jakarta: EGC.

Perry, Anne G., Patricia A. Potter. 2005. Buku Ajar Fundamental Keperawatan Konsep, Proses dan Praktik. Edisi 4. Jakarta: EGC.

Rafknowledge. 2004. Insomnia dan Gangguan Tidur Lainnya. Jakarta: PT. Elek Media Komputindo.

Strauss, A., & Corbin, J. 2003. Dasar-dasar Penelitian Kualitatif. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Tayyari, F., & J.L., Smith. 1997. Occupational Ergonomics Principles and applications. Great Britain: T. J. Press Ltd.

Van, Cauter E., Plat, L., Leproult, M., et al. 1998. Alternations of Circadian Rhytmicity and sleep and aging. Endocrine Consecuenses.

Yusuf, Syamsu. 2012. Psikologi Perkembangan Anak dan Remaja. Bandung: Remaja Rosdakarya.

LAMPIRAN I

Surat Persetujuan Menjadi Informan

LEMBAR PERSETUJUAN MENJADI INFORMAN

Saya yang bertanda tangan di bawah ini menyatakan bersedia menjadi informan penelitian yang dilakukan oleh mahasiswa Program Studi Bimbingan dan Konseling Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Sanata Dharma Yogyakarta yang bernama, Viktor Bayu Wisnu Brata dengan Judul

“RITME SIRKADIAN PADA MAHASISWA DENGAN POLA TIDUR TIDAK NORMAL’’ (Studi Kasus)

Saya sudah mendapatkan penjelasan bahwa penelitian ini tidak menimbulkan dampak negatif terhadap diri saya dan data mengenai diri saya akan dijaga kerahasiaannya oleh peneliti. Semua data yang mencatumkan identitas saya hanya akan digunakan untuk keperluan pengolahan data dan bila sudah tidak digunakan akan dimusnahkan. Hanya peneliti yang dapat mengetahui kerahasiaan data-data peneliti.

Demikian, tanpa ada unsur pemaksaan dari siapapun dan dengan suka rela saya bersedia berperan serta dalam penelitian ini.

Yogyakarta, 15 Juli 2016

...

LEMBAR PERSETUJUAN MENJADI INFORMAN

Saya yang bertanda tangan di bawah ini menyatakan bersedia menjadi informan penelitian yang dilakukan oleh mahasiswa Program Studi Bimbingan dan Konseling Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Sanata Dharma Yogyakarta yang bernama, Viktor Bayu Wisnu Brata dengan Judul

“RITME SIRKADIAN PADA MAHASISWA DENGAN POLA TIDUR TIDAK NORMAL’’ (Studi Kasus)

Saya sudah mendapatkan penjelasan bahwa penelitian ini tidak menimbulkan dampak negatif terhadap diri saya dan data mengenai diri saya akan dijaga kerahasiaannya oleh peneliti. Semua data yang mencatumkan identitas saya hanya akan digunakan untuk keperluan pengolahan data dan bila sudah tidak digunakan akan dimusnahkan. Hanya peneliti yang dapat mengetahui kerahasiaan data-data peneliti.

Demikian, tanpa ada unsur pemaksaan dari siapapun dan dengan suka rela saya bersedia berperan serta dalam penelitian ini.

Yogyakarta, 15 Juli 2016

...

LEMBAR PERSETUJUAN MENJADI INFORMAN

Saya yang bertanda tangan di bawah ini menyatakan bersedia menjadi informan penelitian yang dilakukan oleh mahasiswa Program Studi Bimbingan dan Konseling Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Sanata Dharma Yogyakarta yang bernama, Viktor Bayu Wisnu Brata dengan Judul

“RITME SIRKADIAN PADA MAHASISWA DENGAN POLA TIDUR

TIDAK NORMAL’’ (Studi Kasus)

Saya sudah mendapatkan penjelasan bahwa penelitian ini tidak menimbulkan dampak negatif terhadap diri saya dan data mengenai diri saya akan dijaga kerahasiaannya oleh peneliti. Semua data yang mencatumkan identitas saya hanya akan digunakan untuk keperluan pengolahan data dan bila sudah tidak digunakan akan dimusnahkan. Hanya peneliti yang dapat mengetahui kerahasiaan data-data peneliti.

Demikian, tanpa ada unsur pemaksaan dari siapapun dan dengan suka rela saya bersedia berperan serta dalam penelitian ini.

Yogyakarta, 15 Juli 2016

...

LEMBAR PERSETUJUAN MENJADI INFORMAN

Saya yang bertanda tangan di bawah ini menyatakan bersedia menjadi informan penelitian yang dilakukan oleh mahasiswa Program Studi Bimbingan dan Konseling Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Sanata Dharma Yogyakarta yang bernama, Viktor Bayu Wisnu Brata dengan Judul

“RITME SIRKADIAN PADA MAHASISWA DENGAN POLA TIDUR

TIDAK NORMAL’’ (Studi Kasus)

Saya sudah mendapatkan penjelasan bahwa penelitian ini tidak menimbulkan dampak negatif terhadap diri saya dan data mengenai diri saya akan dijaga kerahasiaannya oleh peneliti. Semua data yang mencatumkan identitas saya hanya akan digunakan untuk keperluan pengolahan data dan bila sudah tidak digunakan akan dimusnahkan. Hanya peneliti yang dapat mengetahui kerahasiaan data-data peneliti.

Demikian, tanpa ada unsur pemaksaan dari siapapun dan dengan suka rela saya bersedia berperan serta dalam penelitian ini.

Yogyakarta, 15 Juli 2016

...

LEMBAR PERSETUJUAN MENJADI INFORMAN

Saya yang bertanda tangan di bawah ini menyatakan bersedia menjadi informan penelitian yang dilakukan oleh mahasiswa Program Studi Bimbingan dan Konseling Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Sanata Dharma Yogyakarta yang bernama, Viktor Bayu Wisnu Brata dengan Judul

“RITME SIRKADIAN PADA MAHASISWA DENGAN POLA TIDUR

TIDAK NORMAL’’ (Studi Kasus)

Saya sudah mendapatkan penjelasan bahwa penelitian ini tidak menimbulkan dampak negatif terhadap diri saya dan data mengenai diri saya akan dijaga kerahasiaannya oleh peneliti. Semua data yang mencatumkan identitas saya hanya akan digunakan untuk keperluan pengolahan data dan bila sudah tidak digunakan akan dimusnahkan. Hanya peneliti yang dapat mengetahui kerahasiaan data-data peneliti.

Demikian, tanpa ada unsur pemaksaan dari siapapun dan dengan suka rela saya bersedia berperan serta dalam penelitian ini.

Yogyakarta, 15 Juli 2016

...

LEMBAR PERSETUJUAN MENJADI INFORMAN

Saya yang bertanda tangan di bawah ini menyatakan bersedia menjadi informan penelitian yang dilakukan oleh mahasiswa Program Studi Bimbingan dan Konseling Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Sanata Dharma Yogyakarta yang bernama, Viktor Bayu Wisnu Brata dengan Judul

“RITME SIRKADIAN PADA MAHASISWA DENGAN POLA TIDUR TIDAK NORMAL’’ (Studi Kasus)

Saya sudah mendapatkan penjelasan bahwa penelitian ini tidak menimbulkan dampak negatif terhadap diri saya dan data mengenai diri saya akan dijaga kerahasiaannya oleh peneliti. Semua data yang mencatumkan identitas saya hanya akan digunakan untuk keperluan pengolahan data dan bila sudah tidak digunakan akan dimusnahkan. Hanya peneliti yang dapat mengetahui kerahasiaan data-data peneliti.

Demikian, tanpa ada unsur pemaksaan dari siapapun dan dengan suka rela saya bersedia berperan serta dalam penelitian ini.

Yogyakarta, 15 Juli 2016

...

LAMPIRAN II

Verbatim Wawancara

Wawancara terstruktur subjek I Jumat, 22 April 2016

SUBJEK DAFTAR PERTANYAAN ASPEK

Peneliti Baik, selamat malam mas Jordy.

Subjek I Selamat malam.

Peneliti Terimakasih atas waktu dan partisipasinya untuk mau menyempatkan waktu sejenak untuk saya wawancarai, saya mohon untuk nanti menjawab pertanyaan yang saya berikan dengan apa adanya berdasarkan pengalaman mas Jordy selama ini, bisa dimulai ya mas?

Subjek I Bisa mas.

Peneliti Jadi begini pertanyaan yang pertama, bagaimana cara anda mengelola ritme sirkadian anda dalam kegiatan sehari-hari?

CAHAYA

Subjek I Kalau untuk mengelola itu sih saya masih belum bisa mengelolanya dengan pasti mas, soalnya karena banyak faktor-faktor dan kegiatan yang mengharuskan saya untuk ibaratnya, kalau dengan pola tidur yang kurang itu jadinya saya sering keglagapan ibaratnya gitu e... istilahnya kayak sering susah untuk mengatur dan belum bisa sih.

JD-1-a

Peneliti Baik akan saya lanjut ke pertanyaan kedua mas. Apa saja hambatan yang anda temui terkait dengan pola tidur anda yang tidak normal?

CAHAYA

Subjek I Ya kalau untuk hambatan e... misalnya, ke kampus atau ada mata kuliah yang di pagi hari tidak lain karena saya tidur terlalu sering tidur larut malam jadi terkadang saya sering terlambat untuk datang ke kampus, atau bahkan bisa saja saya malah tidak masuk kampus atau titip absen ke teman.

Peneliti Baik mas terimakasih, lalu pertanyaan berikutnya, apa yang anda lakukan ketika anda tidak berhasil memanfaatkan ritme sirkadian dengan masksimal?

CAHAYA

Subjek I Kalau itu sih yang saya lakukan biasanya e.. misalnya ada kuliah pagi hari itu saya menyempatkan datang walaupun terlambat ataupun dengan kondisi seadanyalah, ibaratnya terus setelah itu misalnya ada celah untuk mata kuliah selanjutnya misalnya ada jeda walaupun setengah jam atau berapa, saya selalu menyempatkan kadang-kadang kalau nggak pergi ruangan himpunan, saya kan ada banyak temen yang ngekos di deket kampus palingan saya menyempatkan untuk istirahat di sana sebelum mengikuti mata kuliah yang selanjutnya.

JD-1-c

Peneliti Apakah anda bersemangat dalam menjalani aktivitas jika ritme sirkadian yang anda jalani tidak normal?

CAHAYA

Subjek I Ya terkadang tergantung kondisi sih mas, kadangan ya bisa kalau misalnya kondisi badan masih bagus kadangan sih masih bisa mengikuti dengan baik, tapi terkadang lebih banyak itu tidak bisa mas, tidak bersemangat gitu lho karena ya itu tadi karena kurangnya tidur itu kan berpengaruh sekali apalagi untuk kegiatan perkuliahan.

JD-1-d

Peneliti Baik terimakasih, apakah anda tidak merasa terganggu jika suhu tubuh (panas) anda tidak normal terkait dengan ritme sirkadian anda yang sering begadang?

TEMPERATUR

(Suhu Tubuh)

Subjek I Ya terganggu sih mas, ya sebagai contohnya seperti kalau dalam kegiatan belajar mengajar di kampus itu terkadang sering hilang fokus, yang kedua juga e... secara tidak langsung kita misalnya ngobrol atau misalnya ngerjain tugas di kampus itu juga kadangan terganggu karena ngantuk atau gimana jadinya bisa jadi tugas atau dalam kegiatan belajar mengajar itu jadinya tidak kondusif gitu lho

mas, jadi ya hilang fokus, terus e.. bisa dibilang itu tugas-tugas kadangan ya terbengkalai atau semacamnya.

Peneliti Apakah anda adalah orang yang tergolong aktif dalam kegiatan di kampus atau di lingkungan tempat tinggal anda?

AKTIVITAS

SOSIAL

Subjek I Kalau untuk di kampus ya lumayan aktif ya, karena soalnya saya ngikutin masuk dalam keanggotaan himpunan dan saya mengikuti dua UKM kalau untuk di kampus. Kalau untuk di lingkungan sih karena ngekos mungkin nggak ada ya mas, jadinya untuk kegiatan di lingkungan masih nggak ada.

JD-3-a

Peneliti Apakah dalam menjalani kegiatan anda di lingkungan tidak terganggu jika ritme sirkadian anda lain daripada umumnya ?

AKTIVITAS

SOSIAL

Subjek I Kalau untuk itu nggak sih mas, karena kan e.. saya kan ngekos dan jarang juga misalnya untuk penduduk atau warga yang di sekitaran lingkungan

Dokumen terkait