Kelas/Semester : X/II
Mata Pelajaran : IPA-FISIKA
Waktu : 120 menit
Pilihlah salah satu jawaban yang paling benar dan berilah tanda silang (X) pada lembaran jawaban yang tersedia.
1. Dalam waktu 5 sekon muatan listrik sebanyak 20 coulomb dapat mengalir melalui kawat pengahantar. Besar kuat arus listrik yang mengalir melalui kawat tersebut adalah . . . .
A. 15 A C. 3 A E. 2 A B. 4 A D. 2,5 A 2. Perhatikan gambar di bawah ini!
A B C
Dari ketiga gambar komponen A, B dan C yang dirangkai pada suatu
rangkaian listrik seprti pada gambar di atas, pernyataan yang benar mengenai aliran kuat arus di bawah ini adalah . . . .(abaikan luas penampang)
F. Kuat arus yang mengalir pada komponen A lebih besar daripada, B dan C serta kawat penghantarnya
G. Kuat arus yang mengalir pada komponen B lebih besar daripada, A dan C serta kawat penghantarnya.
H. Kuat arus yang mengalir pada komponen A , B dan C serta kawat penghantar sama besar
I. Kuat arus yang mengalir pada komponen C lebih besar daripada, A dan B serta kawat penghantarnya
J. Kuat arus yang mengalir pada kawat penghantarnya lebih besar daripada komponen A, B dan C
3. Sebuah lampu yang berhambatan 9,8 Ω dinyalakan dengan sebuah baterei yang ber-GGL 1,5 volt dan berhambatan dalam 0,2 Ω. Besar tegangan jepit pada lampu tersebut adalah . . . .
206 G. 3,8 V D. 3,47 V
4. Di bawah ini merupakan tabel hubungan antara kuat arus dengan tegangan.
Berdasarkan tabel tersebut, maka hubungan antara V dan I adalah . . . . F. Makin besar V makin besar I dan R tetap.
G. Makin besar V makin kecil I dan R tetap.
H. Makin besar V makin besar I dan R makin besar. I. Makin besar V makin besar R dan I tetap.
J. Makin besar V makin I dan R tetap.
5. Dari percobaan hubungan tegangan (V) dengan kuat arus (I) pada resistor, dihasilkan grafik V-I pada gambar di bawah ini. Jika V = 5,0 volt maka besar kuat arus yang mengalir adalah . . . .
F. 55 mA C. 45 mA E. 35 mA
G. 50 mA D. 40 mA
6. Perhatikan tabel berikut!
N o Tegangan (V) Volt Hambatan (R) ohm 6. 4 50 7. 24 80 8. 12 18 9. 9 18 10. 6 10
Berdasarkan tabel di atas, yang menghasilkan kuat arus listrik paling besar adalah . . . .
F. 1 C. 3 E. 5 G. 2 D. 4
7. Perhatikan besaran fisis pada sebuah kawat di bawah ini! 6. Hambatan jenis
207 8. Panjang
9. Luas penampang 10. Massa
Yang mempengaruhi besar hambatan suatu kawat penghantar adalah . . . . F. 1, 3 dan 5 C. 1, 3 dan 4 E. 1, 3 dan 5
G. 2, 3 dan 5 D. 2, 3 dan 4
8. Tabel berikut merupakan hasil percobaan lima jenis kawat yang mempunyai hambatan yang sama.
kawat panjang Luas penampang (A) 6. x y 7. 2x y 8. 0,5x 3y 9. 0,2x 2y 10. 5x
Berdasarkan tabel tersebut, kawat yang mempunyai hambatan jenis terbesar adalah . . . .
F. 1 C. 3 E. 5
G. 2 D. 4
9. Sepotong kawat yang memiliki panjang 2,5m dan jari-jari 0,65 mm mempunyai hambatan 2Ω. Jika panjang dan jari-jarinya diubah menjadi dua kali semula, maka hambatannya menjadi . . . .
F. 16 Ω C. 4 Ω E. 1 Ω
G. 8 Ω D. 2 Ω
10. Sebuah kawat tembaga panjangnya 12 m memiliki luas penampang 4 mm2. Jika hambatan jenisnya 1,7 × Ω.m. Maka hambatan kawat tembaga tersebut adalah …. F. . Ω G. Ω H. Ω I. Ω J. Ω
208 Beda potensial pada hambatan 1Ω adalah ....
F. 1 V C. 3 V E. 5 V
G. 2 V D. 4 V
12. Pernyataan:
7. Beda potensial pada tiap hambatan sama. 8. Arus listrik pada setiap hambatan berbeda. 9. Memperkecil hambatan.
10. Memperbesar hambatan.
11. Arus listrik pada setiap hambatan sama. 12. Tegangan pada setiap hambatan berbeda.
Pernyataan yang benar yang merupakan karakteristik rangkaian parallel adalah . . . .
6.
1, 3, dan 5 C. 1, 2, dan 4 E. 2, 4, dan 6 7. 1, 2, dan 3 D. 1, 2, 4, dan 613. Perhatikan gambar di bawah ini.
Berdasarkan gambar di atas, arus yang mengalir pada rangkaian adalah . . . .
F.
1 A C. 3 A E. 5 AG. 2 A D. 4 A
14. Perhatikan gambar di bawah ini!
Besar kuat arus pada I3 adalah . . . . F. 0,5 A C. 1 A E. 3 A G. 0,75 A D. 2 A
15. Pada sebuah rangkaian listrik dialiri arus seperti pada gambar di bawah ini.
Bila I1 = 10 A, I2 = 5A, I3 = 5 A, dan I4 = 12 A. Besar dan arah I5 adalah . . . . F. -2 dan arahnya masuk
209 G. 1 A dan arahnya masuk
H. 2 A dan arah masuk I. 7 A dan arahnya keluar J. 15 A dan arahnya keluar 16. Perhatikan gambar di bawah ini.
Persamaan yang sesuai dengan Hukum Kirckhoff adalah . . . . F. I1 = 1a + 1b + 1c + 1d
G. Ib = I1 + Ia
H. Ia = I1 + Ib
I. I1 = Ia + Ib
J. I1 = Ia + Ic
17. Agar kita dapat mengetahui besar GGL dalam sebuah rangkaian listrik, yang kita lakukan adalah . . . .
F. Menutup saklar dan voltmeter dipasang seri.
G. Menutup saklar dan voltmeter dipasang parallel terhadap lampu. H. Saklar terbuka dan volmeter dipasang parallel terhadap baterai. I. Saklar terbuka dan voltmeter dipasang paralel terhadap lampu. J. Menutup saklar dan voltmeter dipasang parallel terhadap baterai. 18. Perhatikan gambar satu loop di bawah ini!
Berdasarkan gambar di atas besar kuat arus dalam rangkaian adalah . . . .
F. −0,12 C. −0,95 A E. 12
G. −0,75 A D. 9,5
H.
210
Berdasarkan gambar di atas, batas ukur maksimal dan hasil pengukurannya adalah . . . . F. 1 0,24 G. 5 2 H. 1 5 I. 0 1 J. 5 0,24
20. Perhatikan gambar di bawah ini!
Berdasarkan gambar di atas, batas ukur maksimal dan hasil pengukurannya adalah . . . . F. 1 10 G. 10 40 H. 10 8 I. 0 10 J. 8 40
211
Lampiaran 07
Kisi-Kisi Tes Indikator Hasil Belajar (THB) Proses Lembar Kerja Siswa (LKS)
Indicator Bunyi Soal Kunci Jawaban Sko
r 1. Merumuskan masalah 2. Merumuskan tujuan 3. Membuat hipotesis 4. Menuliskan prosedur kerja
5. Membuat tabel hasil pengamatan
6. Merumuskan kesimpulan
Percobaan dirancang untuk menemukan adanya hubungan antara kuat arus listrik dengan beda potensial pada rangkaian tertutup sederhana.
Ingat! Setiap satu buah baterai memiliki tegangan sebesar 1,5 volt.
Berdasarkan tujuan yang akan di capai di atas maka tuliskanlah:
1. Rumusan masalahnya 2. Rumusan tujuannya
3. Rumusan hipotesis dan indentifikasi variabelnya.
4. Alat dan bahan
5. Lanngkah-langkah/prosedur kerjanya 6. Hasil pengamatannya
7. Kesimpulan percobaan.
Rumusan masalah
Bagaimana hubungan antara kuat arus listrik dengan beda potensial pada rangkaian tertutup sederhana?
Rumusan Tujuan
Mengetahui hubungan antara kuat arus listrik dengan beda potensial listrik pada rangkaian tetutup sederhana.
Rumusan hipotesis
Semakin besar beda potensial (tegangan) semakin besar pula kuat arus listriknya.
Identifikasi variabel
Variabel kontrol: Bola lampu (hambatan) Variabel manipulasi: jumlah baterai (tegangan) Variabel respon: kuat arus listrik
Alat dan bahan
1. kabel
2. baterai 3 buah 3. 1 buah bola lampu 4. Papan rangkaian 5. amperemeter 6. saklar
7. Alas bola lampu
Prosedur Kerja
13) Rangkaikanlah alat dan bahan secara seri. 1 1 1 1 1 1
212
14) Gunakanlah satu buah baterai pada rangkaian sebagai sumber arus.
15) Pasang amperemeter untuk melihat kuat arusnya.
16) Ulangilah langkah 1 sampai 3 dengan menambah baterai menjadi 2 dan 3.
17) Tuliskanlah hasil pengamatannya pada table. Hasil pengamatan Tabel pengamatan N o Beda potensial (V) volt
Kuat Arus (I) Ampere
1. 2. 3.
Kesimpulan
Berdasarkan data pengamatan yang diperoleh, maka dapat disimpulkan bahwa beda potensial berbanding lurus dengan kuat arus listrik. Secara matematik ditulis .
1
1
213
Lampiran 08
TES INDIKATOR HASIL BELAJAR (THB) PROSES