• Tidak ada hasil yang ditemukan

Time Jadi 2,5 Har

Dalam dokumen MEDIA PEMERINTAH KOTA TEBING TINGGI (Halaman 58-60)

Pekerja beristirahat dengan latar aktivitas bongkar muat peti kemas di Dermaga 107 Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta, 11 Desember 2015. ANTARA/Yudhi Mahatma

kabinetnya untuk segera menyelesaikan masalah masa waktu tunggu dwelling time. Dia mengaku kecewa karena dwelling time

di Indonesia mencapai 6-7 hari. “Setelah

saya cek lagi di bawah 5 hari.”

“Saya tunggu. Jika 6 bulan tidak bergerak sama sekali, ada menteri yang akan saya copot,” kata Jokowi Kamis pekan lalu. Jokowi mengingatkan jika salah satu alasan perombakan kabinet jilid pertama adalah masalah dwelling time. Presiden minta menteri yang sekarang ada di ka- binetnya segera menyelesaikan persoalan tersebut supaya tidak menjadi korban sep-

erti reshuffle berikutnya.

"Jangan sampai ada korban lagi terkait dengan dwelling time, jangan main- main lagi," ucapnya. Jokowi menginstruk- sikan menteri yang berhubungan dengan dwelling time mengikuti sistem seperti yang dilakukan Singapura dan Malaysia. Presiden berharap, bulan ini atau bulan depan waktu dwelling time hanya 3 hari.

Dalam perombakan kabinet pada Agustus tahun lalu, Jokowi mencopot sejumlah menteri, termasuk Menteri Koor-

dinator Kemaritiman Indroyono Susilo.

Beberapa pekan sebelumnya, Jokowi marah besar ketika melakukan inspeksi mendadak mengenai dwelling time di Tanjung Priok. Saat itu ia menyatakan tidak takut menco- pot menteri jika masalah dwelling time tak segera dibereskan.

Selain Indroyono, Menteri Perda- gangan Rachmat Gobel, Sekretaris Kabinet Andi Widjajanto, Kepala Badan Perenca- naan Pembangunan Nasional (Bappenas) Andrinof Chaniago, serta Menteri Koordi- nator Politik, Hukum, dan Keamanan Tedjo Edhy Purdijatno dicopot. Presiden Jokowi juga menggeser posisi Sofyan Djalil dari Menteri Koordinator Perekonomian menjadi Kepala Bappenas.

Avit Hidayat

Disadur Kembali Aswin Untuk Sinergi

TEMPO.CO, Jakarta - Ketua Satuan Tugas Dwelling Time, Agung Kuswandono, menargetkan bisa menekan waktu bong-

kar muat di Pelindo II selama 2,5 hari. Menurut dia, Presiden

Joko Widodo menginginkan agar dwelling time dapat ditekan maksimal tiga hari. "Sore ini kami diperintahkan Menteri

Menko Kemaritiman Rizal Ramli untuk mengadakan rapat terbatas," tutur Agung di kantor Pelindo II, Jumat, 18 Maret

2016.

Menurut Agung, Menteri Rizal mematok target waktu dwelling time di Indonesia bisa sama dengan pelabuhan di

Singapura. Saat ini, waktu bongkar muat di pelabuhan Sin-

gapura hanya dua hari. "Singapura negara transit, Indonesia

negara tujuan ekspor-impor," kata Agung. Dia mengklaim waktu dwelling time saat ini sudah bisa ditekan menjadi 3,6 hari dari sebelumnya yang mencapai satu minggu.

Agung mengatakan sudah memberlakukan sejumlah kebijakan untuk menekan waktu bongkar muat barang. Pada 1 Maret lalu dia mulai memberlakukan tarif progresif hingga 900 persen bagi kontainer yang masuk pelabuhan tersebut.

Pelindo II juga telah memasukkan kereta barang. Rencananya,

pada pekan depan pihaknya akan berkoordinasi dengan tiga pelabuhan lain di kawasan Banten untuk menopang Pelindo

II.

Koordinasi tersebut bertujuan agar beban kapal ekspor

impor yang selama ini menumpuk di Pelindo II bisa terurai.

Respons ini merupakan tanggapan atas perintah

Presiden Jokowi sebelumnya mengingatkan menteri dalam

Tepian

P

utin lahir pada tanggal 7 Ok- tober 1952 di St Petersburg yang pada saat itu dikenal dengan nama Leningrad. Dia sebagai anak tunggal karena kedua saudaranya meninggal ketika masih kecil, yang pertama ketika lahir yang kedua karena dipteri. Sekalipun men- gakui pemerintahan Komunis, Putin dibaptis berdasarkan kepercayaan Gereja Ortodoks. Ketika masa muda, sering dipanggil Putka. Ayahnya, Vladimir Spiridonovich Putin, adalah karyawan lepas dari sebuah pabrik dan meninggal pada bulan Agustus

1999. Ibunya Maria Ivanovna Putina,

meninggal 6 bulan lebih awal. Putin memiliki kemampuan yang cukup baik dalam berbahasa

Inggris dan bahasa Jerman serta

memiliki keterampilan dalam bela diri khususnya sambo (bela diri ala Rusia) dan judo, bukan perokok dan bukan pemabuk berat.

Putin menikahi Lyudmila Putina pada tahun 1978 dan memiliki dua anak Katya (1985) dan Masha (1986). Kedua duanya lahir di Dres- den, Jerman dan saat ini bersekolah di sekolah internasional di Moskwa. Dia memiliki binatang peliharaan berupa seekor anjing pudel yang dipanggil Tosca. Lyudmila sendiri se-

orang lulusan sarjana bidang filologi

pada Universitas Negeri Leningrad. Setelah lulus dia bekerja sebagai pra- mugari di Kaliningrad dan sekarang sebagai pengajar. Dia memi- liki keterampilan dalam berbahasa

Inggris, Jerman dan Spanyol. Pada

tahun 2013, Putin menceraikan istri yang sudah dinikahinya selama 30 tahun[1].

Putin mengambil kuliah di bidang hukum di universitas negeri di St Petersburg. Setelah lulus kuliah pada tahun 1975 dia bekerja di KGB sebagai intelijen dan ditugaskan di Jerman. Dalam kariernya di KGB, Putin memang tidak sehebat tokoh

intelijen fiksi James Bond. Aktivi- tasnya pernah terekam oleh kamera

ketika mengadakan transaksi di dekat sebuah toko KaDeWe oleh dinas rahasia Jerman Barat saat itu. Namun

bagi STASI (Dinas rahasia Jerman

Timur) Putin bagaikan hantu di siang bolong. Dia menjadi saksi ketika ke- jatuhan Jerman Timur dan diblokirn- ya kantor KGB cabang Jerman Timur oleh massa demonstran yang marah. Saat itu KGB Jerman Timur men- gontak Moskwa namun tidak ada jawaban dari Moskwa, meskipun akhirnya selamat karena ditolong oleh pasukan Uni Soviet, bagi dia di- amnya Moskwa sidah menjadi isyarat bahwa Moskwa tidak bisa mengam- bil tindakan apa-apa dan kejatu- han pemerintah Uni Soviet tinggal menunggu waktu. Dia meninggalkan KGB pada tahun 1990 dan menja- lin aliansi dengan seorang liberalis Anatoly Sobchak, walikota di St Petersburg yang bertemu selama dia kuliah serta bekerja padanya sebagai asisten sejak Maret 1994. Ketika Sobchak kehilangan jabatannya pada tahun 1996. Deputi Perdana Menteri Anatoly Chubais, merekomendasi- kannya sebagai pejabat administrasi kepresidenan. Pada bulan Juli 1998

menjabat sebagai kepala Federal Security Bureau (FSB), dinas raha- sia Rusia yang baru menggantikan Nikolai Kovalyov. Setelah Presiden

Boris Yeltsin memberhentikan per- dana menteri Sergei Stephasin pada bulan Agustus 1999, Putin menjabat sebagai Perdana Menteri. Menjelang

awal tahun 2000, Boris Yeltsin men- gundurkan diri dari jabatan kepres- idenan dan menunjuknya sebagai pejabat kepresidenan. Pada pemilihan presiden tanggal 26 Maret 2000, Pu- tin mendapatkan suara 52.94 persen pemilih. Secara resmi dia menjabat presiden pada tanggal 7 Mei 2000.

Boris Yeltsin menyatakan

Putin kepada seluruh rakyat Rusia dengan berkata bahwa "Dia dapat mengulangi kejayaan Rusia yang baru pada abad 21". Sergei Stepashin, pejabat yang digantikannya menga-

takan bahwa dia seorang yang jujur. Mantan presiden Amerika Serikat Bill Clinton mengatakan dia mampu untuk menjadikan Rusia sebagai negara yang berprospek dan kuat. Se- dangkan mantan presiden Uni Soviet Mikhail Gorbachev ketika bertemu dengan Putin pada bulan Agustus 2000 memastikan dia tidak akan merusak Demokrasi Rusia.

Terlepas dari itu semua, Putin memang bermaksud mengem- balikan kejayaan Rusia yang masih dirindukan rakyat Rusia pada masa Uni Soviet. Dia mengganti lagu

kebangsaan Rusia pada masa Yelt- sin, "Patriotiskaya Pesn", atau lagu patriotik yang tanpa lirik dengan menggunakan lagu kebangsaan Uni

Soviet "Gimn Sovetskogo Soyuza"

Hymne Uni Soviet dengan mengganti liriknya menjadi "Gimn Rossiyskaya

Federatsiya" atau Hymne Federasi

Rusia dengan memakai aransemen musik pada masa Uni Soviet, Alek- sander V. Aleksandrov (selengkapnya dapat dilihat pada Lagu Kebangsaan Rusia), menahan pengusaha miyak

Yukos Mikahil Khodorovsky dan

menjual sahamnya, serta perlahan la- han menasionalisasikan perusahaan. Beberapa media baik nasional Rusia maupun internasional menyebutkan bahwa Putin secara perlahan lahan memusatkan kekuasaannya di Krem- lin sebagaimana Uni Soviet dahulu. Salah satu langkahnya dapat dibaca dari pernyataannya dengan menga- takan bahwa kejatuhan Uni Soviet adalah sebuah tragedi nasional.

Jabatannya sebagai presiden diteruskan oleh Dmitry Medvedev pada bulan April 2008, namun begitu dilantik Medvedev segera mengang- kat Putin sebagai perdana menteri. Pranala luar

Diperoleh dari

"https://id.wikipedia.org

Disadur Kembali Untuk Majalah Sinergi

V

ladimir

MUSYAWARAH DAERAH KE-12 MUHAMMADIYAH KOTA TEBING TINGGI

SINERGI

PEMBUKAAN DIKLAT KETERAMPILAN BAGI

Dalam dokumen MEDIA PEMERINTAH KOTA TEBING TINGGI (Halaman 58-60)

Dokumen terkait