JUMLAH PERUNIT
2. Tinjauan Ulang Manajemen
Tinjauan ulang manajemen merupakan hasil dari proses pemeriksaan dan tindakan koreksi tersebut dijadikan sebagai masukan bagi manajemen dalam menerapkan prinsip dalam pengkajian dan penyempurnaan, yaitu terkait dengan kajian ulang manajemen yang dilaksanakan oleh pondok-pondok pesantren alumni Gontor setiap satu bulan sekali, enam bulan, atau satu tahun sekali dan hal ini bila dianggap perlu maka proses tinjauan ulang manajemen harus dilakukan secara rutin untuk mengetahui kekurangan-kekurangan yang ada di lembaga sebagai perbaikan di
71 Observasi pada kegiatan supervisi akademik yang dilakukan pimpinan pondok pesantren Modern Madinah terkait dengan pelaksanaan pendidikan dan pengajaran, pada tanggal 04-27 April 2017.
masa depan agar lembaga pendidikan (pondok-pondok pesantren alumni Gontor) dapat menjaga keberlangsungan serta keberlanjutannya (sustainability).Perbaikan (improvement) akan dapat diketahui apabila tinjauan ulang manajemen dilaksanakan secara tersistem dan dan sungguh-sungguh.
Oleh karena itu, tinjauan ulang manajemen harus disusun secara tersistem agar perkembangan pondok pesantren dapat dirasakan oleh semua pihak. Apabila tinjauan ulang manajemen tidak dikelola dengan baik maka akan menjadi penghambat jalannya roda organisasi atau lembaga pendidikan. Akan tetapi jika dikelola dengan baik maka akan menjadikan lembaga pendidikan tersebut berhasil dan kegiatan manajerial dapat berjalan secara efektif dan efisien.Adapun tinjauan ulang manajemen yang dilakukan pondok modern yaitu dengan cara melakukan Audit Mutu Internal (AMI). Kegiatan organisasi di pondok pesantren yang beresiko tinggi terhadap keberhasilan organisasi maupun lembaga pendidikan hendaknya dapat di audit lebih sering.Yang pertama yaitu terkait dengan tinjuan mutu yang ada di pondok pesantren.
Dari hasil peneliltian ini mengungkapkan bahwa perkembangan mutu dari beberapa pondok modern alumni Gontor yang berada di Provinsi Lampung dari awal beridrinya secara umum mempunyai kualitas yang sama. Baik dari fasilitas awal
berdirinya tenaga pendidik dan kependidikan dan segala hal yang berkaitan dengan keberadaan pesantren memupunyai kemiripan, namun dengan perkembangan dari tahun ke tahun beberapa pondok pesantren itu mengalami perkembangan yang beragam sesuai dengan kemampuan pondok pesantren modern dalam menjaga keberlangusungan dan eksistensinya dalam persaingan lembaga pendidikan lian. sehingga dengan keadaan ini beberapa pondok pesantren mampu mencapai perkembangan yang sangat pesat dan ada beberapa pondok pesantren yang mengalami perkembangan secara lamban dan bahkan ada pondok pesantren yang mengalami kemunduran karena tidak mampu untuk bertahan walapun tahun berdirinya pondok pesantren sangat beragam.
Gambaran umum dari beberapa pondok pesantren mengalami kesamaan dari awal berdirinya yaitu mengalami keterbatasan dari segi sarana dan prasarana, sumber daya manusia (SDM) baik dari segi kualitas maupun kuantitas, namun perkembangan dari tahun ke tahun mengalami perbedaan yang sangat pesat, sesuai dengan kemampuan pondok pesantren modern dalam menjaga keberlangsungannya. Sesuai hasil observasi yang penulis lakukan di beberapa pondok alumni Gontor yang berada di Provinsi Lampung mempunyai keunikan tersendiri dalam menjaga keberlangsungannya. Keunikan tersebut tergantung dari cara pengelolaan sarana dan prasarana, maupun pengelolaan
administrasi yang ada di pondok pesantren yang tidak di miliki oleh pondok pesantren modern lain. Karena, sesuai dari hasil observasi bahwa keberadaan pondok pesantren modern yang terletak diberbagai lingkungan masyarakat yang berbeda-beda maka kebutuhan masyarakat pun sangat beragam sehingga ada sebagian pondok pesantren yang menyesuaikan dengan kebutuhan masyarakat sekitar.
3. Kepemimpinan (Leadership) Kepala Sekolah (Pimpinan Pondok Pesantren)
1) Tanggung Jawab Pengelolaan
Pimpinan pesantren sebagai pemegang komando di pondok pesantren modern, harus menguasai dan mampu mengambil kebijakan serta keputusan yang bersifat memperlancar dan meningkatkan kualitas pendidikan dan pengajaran yang ada di pondok pesantren modern. Secara langsung kepala sekolah berhubungan erat terhadap kelangsungan pondok pesantren.Oleh karena itu, dalam hal ini pimpinan pondok pesantren memegang peranan yang sangat strategis terutama dalam pengembangan serta keberlangsungan pondok pesantren.
Penguasaan bidang manajemen merupakan salah satu kunci sukses dalam mengemban suatu jabatan pimpinan pondok pesantren modern. Manajemen tidak hanya dijumpai di sebuah lembaga bisnis seperti perusahaan, atau instansi tertentu atau
lembaga sekolah formal akan tetapi di pondok pesantren modern juga manajemen sangat besar sekali peranannya, terutama dalam menyusun sebuah program dan saat mengambil keputusan yang harus diterapkan dalam kelangsungan pondok pesantren modern.
Tanggung jawab serta pengelolaan pondok pesantren modern lebih mengedepankan kepemimpinan partisipatif, artinya peran pimpinan pondok pesantren modern bersifat komunikasi dua arah (top down and bottom up). Sehinngga adanya team work serta keterbukaan dan kepercayaan pada bawahan. Apabila pemimpin menetapkan sebuah kebijakan yang ada di pondok pesantren dengan cara mempertimbangkan saran dan pendapat dari para anggotanya maka pemimpin memposisikan bawahan sebagai kelompok kerja.
Manajemen partisipatif ini mandapat respon yang cukup baik dari para tenaga pendidik, sebagai bukti sampai hari ini dapat dikatakan program rutin pada supervisi akademik dalam pengembangan pada pendidikan dan pengajaran yang ada di pondok pesantren berjalan sebagaimana harapan semua pihak. Hubungan kelembagaan dan personal antara pimpinan pondok pesantren dengan tenaga pendidik terjalin baik.Apabila ada kesepakatan yang belum dilaksanakandapat disampaikan secara formal dalam rapat maupun disampaikan secara personal atau informal. Maka dari itu, pimpinan pondok pesantren memiliki
peranan yang sangat penting dalam menentukan keberhasilan pondok pesantren. Pimpinan pondok pesantren yang profesional diharapkan mampu mengembangkan pondok pesantren dan menjaga keberlangsungan (sustainalibility) pondok pesantren. 2) Peran Pimpinan Pondok Pesantren
Pimpinan pondok pesantren modern mempunyai peran yang sangat penting dalam mengjaga keberlangsungan pondok pesantren.Pimpinan merupakan pemangku kebijakan yang ada di pondok pesantren modern dengan dibantu beberapa anggota dari bebrapa bagian, seperti bagian pengasuhan santri, direktur KMI, pengelola badan wakaf pondok modern.Pimpinan pondok pesantren mempunyai peran dalam mencetak generasi muda yang berilmu dan berakhlakul karimah.
Pimpinan pondok peantren merupakan top figurdalam mengarahkan, memantau dan membimbing seluruh anggotanya dan dalam pengembangan serta kemajuan pondok pesantren. Oleh karena itu, penting bagi pimpinan pondok pesantren mempunyai visi dan misi yang kuat, dan mempunyai tekad yang tinggi dalam pengembangan pengetahuan seluruh santri yang berada di pondok. Tanpa adanya pimpinan pondok pesantrenmaka regulasi kepemimpinan akan kacau, dan pondok pun tidak akan berkembang dan mengalami kemjuan.