Permasalahan pada Laptop
Berikut ini adalah beberapa tip untuk membeli laptop:
1. Pilih laptop sesuai dengan kebutuhan.
2. Memiliki kemampuan konektivitas yang cukup banyak, salah satunya internet wireless conection atau yang biasa disebut dengan WiFi.
3. Perhatikan garansinya laptop. 4. Cek kualitas laptop.
5. Ketahanan baterai laptop.
6. Cek hardisk dengan memastikan tidak adanya bad sector. Cara mengeceknya adalah dengan men-scandisc laptop. 7. Memory juga perlu dicek, tidak hanya pada jumlahnya
saja tapi juga merek memory yang dicocokkan dengan merek laptopnya. Terkadang memory laptopnya besar. Tapi pas dipakai laptop itu lambat atau kadang muncul tulisan protect error. Ini karena beda merek dengan merek memorynya.
8. Cek harga laptop.
Tips Memilih Laptop
Ada beberapa kiat untuk mengatasi masalah-masalah
yang mungkin timbul:
1. Matikan laptop Anda sesegera mungkin. Kombinasi antara cairan dan listrik akan membuat sebuah arus pendek pada bagian dalam laptop.
2. Keringkan bagian yang basah, sebisa mungkin serap semua cairan yang terlihat.
3. Cabut semua bagian luar dari laptop termasuk kabel power utama, kabel printer, kabel mouse, modem cards, dan baterai.
4. Keringkan lagi cairan dengan cara memiringkan dan membalikkan laptop. Jangan sampai mengguncang laptop terlalu keras.
5. Pergunakan mesin pengering rambut, pilih tombol untuk mengeluarkan hawa dingin pada mesin dan coba
keringkan bagian laptop yang tertumpah cairan.
6. Biarkan komputer mengering dalam jangka waktu sekitar 24 jam.
Mengatasi Laptop yang Tersiram Air
Tindakan yang Harus Diambil
1. Memeriksa apakah seluruh jaringan dan rangkaian elektronik pada laptop mengalami kerusakan.
2. Periksa port Ethernet dan juga motherboard-nya, karena laptop yang tersambar petir akan mendapatkan lonjakan listrik mendadak sehingga dapat merusak rangkaian elektronik pada motherboard-nya.
3. Periksa port Ethernet tersebut, apakah dapat diperbaiki tanpa harus mengganti sistem keseluruhan yang ada. Apabila terdapat kerusakan pada port ethernet, Anda dapat mempertimbangkan untuk menggunakan PCMCIA Ethernet Port, sebab selain lebih praktis, juga tidak perlu membuang banyak waktu untuk memperbaiki port ethernet laptop Anda.
Tindakan Yang Harus Diambil
1. Periksa kabel LCD.
2. Lepas kabel di belakang LCD dan yang terhubung dengan Mainboard, bersihkan dan pasang lagi.
3. Kabel di belakang LCD di tambah dengan isolasi.
Mengatasi Laptop yang Tersambar
Petir
3
LCD White Screen dan Gambar yang
Goyang
Penyebab panas berlebih (overheat) pada laptop bisa terjadi karena pengunaan yang terlalu lama, karena hardware yang sudah tidak berfungsi dengan baik atau bisa juga karena sirkulasi udara yang kurang baik.
Tindakan yang harus Diambil
1. Sesering mungkin untuk membersihkan sistem ventilasi dengan kuas atau sikat halus dan akan lebih baik jika menggunakan kompressor.
2. Jangan meletakkan laptop pada permukaan yang empuk, seperti kasur, sofa, atau lainnya yang menghalangi udara yang keluar dari laptop.
3. Jangan biarkan laptop Anda dalam keadaan hidup saat dimasukkan ke dalam tas. Jika Anda tak ingin mematikannya, atur dalam kondisi hibernate.
4. Instal software yang mendukung monitoring, seperti speedfan, HD Tune sehingga memungkinkan Anda untuk mengawasi hard drive, temperatur processor, dan komponen yang lain.
5. Atur pengaturan power untuk menghindari panas yang berlebih pada komponen, seperti hard drive dan layar. 6. Gunakan media tambahan, seperti coolpad (pendingin
laptop) sehingga mencegah panas yang berlebihan. 7. Jika laptop Anda masih dalam masa-masa garansi jangan
ragu dan sungkan untuk melaporkan keluhan Anda tentang panas yang berlebih.
8. Selalu teliti dan hati-hati jika ingin berencana membeli laptop baru atau ajaklah teman Anda yang lebih paham tentang laptop.
Tips Mencegah Panas Berlebih
(Overheat) pada Laptop
Layar laptop atau layar LCD memang membutuhkan perhatian dan perawatan yang ekstra, agar aman, dan tidak bermasalah.
Tindakan Yang Harus Diambil
1. Selalu tutup laptop Anda jika tidak sedang digunakan. Jika perlu gunakan penutup anti debu dari plastik atau simpan dalam tas notebook.
2. Jangan pernah menyentuh layar laptop Anda, apalagi dengan benda tajam.
3. Jangan menyemprotkan cairan pembersih langsung pada layar notebook.
4. Saat laptop tertutup usahakan laptop tidak mengalami tekanan. Terutama jangan letakkan benda-benda berat di atas laptop yang tertutup karena dapat menyebabkan LCD rusak, tampak seperti berlubang.
5. Kadang kita lupa menaruh flashdisk, bulpoin di atas keyboard jadi jangan sekali-kali Anda menutup laptop saat ada benda tertentu antara layar dan keyboard.
6. Jangan menutup laptop dengan cara membanting.
7. Untuk membersihkan layar notebook, gunakan sikat lembut yang memang dirancang untuk membersihkan layar LCD dari debu. Jangan lupa basahi dengan cairan pembersih, tapi jangan gunakan cairan pembersih yang mengandung amoniak atau alkohol. Semprotkan cairan pembersih pada kain dan usap layar perlahan-lahan saat membersihkan.
8. Cairan pembersih untuk layar notebook disarankan menggunakan jenis pembersih yang sama dengan yang digunakan untuk layar kamera digital. Cairan ini biasanya bisa didapatkan di toko penjual perlengkapan kamera.
Merawat & Membersihkan Layar LCD
Laptop
9.
Setelah bersih layar LCD-nya saya sarankan beri LCD Protector.Baterai ibarat nyawa bagi laptop. Pada umumnya perangkat yang menggunakan arus DC harus menggunakan adaptor atau baterai. Oleh karena itu, perawatan yang ”salah” terhadap baterai berakibat ”usia baterai menjadi pendek”. Tips berikut ini akan membantu kita dalam merawat baterai agar berusia lebih panjang (panjang umurnya).
Tindakan yang harus Diambil
1. Baterai baru harus diisi sampai penuh sebelum digunakan. Diperlukan siklus isi / kosongkan (charge / discharge) untuk mendapatkan kapasitas optimum.
2. Pengisian ataupun pengosongan baterai yang berlebihan dapat mengurangi usia baterai. Gunakan baterai sebelum tanda ”low”. Biasanya semua peralatan memiliki indikator bahwa baterai ”low” segera isi baterai sampai penuh (jangan lebih dari 12 jam).
3. Saat laptop tidak digunakan atau dalam keadaanstand by / off, jangan biarkan peralatan tersambung ke listrik setelah baterai terisi penuh. Hal ini dapat merusak / memperpendek usia baterai karena baterai akan diisi terus menerus.
4. Peralatan boleh di-charge bila sedang digunakan, pengisian baterai dalam keadaan demikian biasanya memerlukan waktu 2 kali lebih lama dibandingkan dengan waktu pengosongan.
Tips Merawat Baterai Laptop agar
Awet & Tahan Lama
Penyebab kerusakan yang harus dihindari:
1. Penggunaan charger (alat pengisi baterai) yang tidak sesuai dengan spesifikasi yang disarankan dapat merusak baterai atau peralatan pendukungnya.
2. Suhu yang tinggi dapat mengurangi usia baterai (suhu ideal yang disarankan 5oC sampai 40oC).
3. Jangan mengisi (charge) baterai terus menerus sampai lebih dari 12 jam. Hal ini berakibat kerusakan baterai.
Umumnya baterai akan mengalami ”memory effect” setelah beberapa sikluscharge / discharge.Memory effectadalah kondisi dimana kapasitas baterai dan kemampuan baterai untuk menyimpan daya berkurang. Memory effectdapat diatasi dengan “battery recycling”. Lakukan battery recycling paling sedikit satu kali setiap bulan atau saat Anda merasa kapasitas dan kemampuan baterai menyimpan daya berkurang.
Langkah-langkah untukbattery recycling:
Kosongkan baterai dengan cara :
1. Non-aktifkan ”power management” di BIOS / Windows dan ”battery low suspend”. Kedua fungsi ini dimatikan supaya laptop menggunakan baterai sampai benar-benar kosong. Bila kedua fungsi ini diaktifkan, laptop akan ”shutdown” atau ”suspend” sebelum benar-benar kosong.
2. Biarkan laptop dalam keadaan nyala (tidak tersambung ke sumber listrik) sampai laptop mati sendiri karena kehabisan daya / baterai.
3. Dinginkan baterai (beberapa menit / jam tidak langsung di-charge).
5. Lepaskan dari sumber listrik apabila indikator sudah menunjukkan penuh.
6. Jangan Biarkan laptop tidak dipakai selama minimal 1 bulan, lebih dari itu kemungkinan baterai akan rusak. 7. Bila menggunakan laptop (baterai dilepas) diusahakan
menggunakan stabilizer, untuk mengurangi tegangan listrik yang tidak stabil.
8. Baterai jenis Lithium Ion 2-3 tahun pasti rusak meskipun jarang untuk dipakai karena sifat dari baterai jenis Lithium.
9. Jangan menggunakan adaptor yang tidak sesuai karena bisa menimbulkan baterai drop.