Nama : EB Jam : 15.30 WIB
Hari/tanggal : Sabtu, 11 Agustus 2018 Tempat : Di rumah
No. Pertanyaan Jawaban
1. Apa makna yang
terkandung dalam
saparan?
Merti desa
2. Apa tujuan diadakan saparan?
sebagai ungkapan rasa syukur, yang berbeda hanya pada prosesi pelaksanaannya.
3. Kapan saparan di Dukuh Warak dilakukan?
Kalau masalah kapan mulainya saya tidak tahu pasti mbak, tetapi menurut sesepuh dirayakannya saparan berhubungan dengan asal-usul nama Dukuh Warak. Sebelumnya dukuh ini dinamakan Dukuh Krasak tetapi setelah ada hewan bernama warak (anak badak) yang tercebur ke dalam sumur, dukuh ini berubah nama menjadi Dukuh Warak. Sehingga, sumur tersebut dijadikan pepundhen atau danyang Dukuh Warak. 4. Apa saja kegiatan yang
terdapat dalam tradisi saparan di Dukuh Warak?
Kenduren, dandan kali, besik, wayangan. Ketika dandan kali, warga dari rumah membawa jajan pasar. Kalau nasi dan ayam biasanya disediakan oleh panitia. Satu ayam sudah dimasak dari rumah dan satu ayam lagi dipotong dan dimasak disana
5. Apakah prosesi tradisi saparan dari dulu masih
sama atau sudah
mengalami perubahan?
Beda mbak, pada zaman dulu warga sini bermata pencaharian sebagai petani dan pekebun, maka saparannya dilakukan ketika waktu panen. Namun, sekarang kebanyakan warga sudah bekerja menjadi buruh pabrik dan karyawan maka pelaksanaan saparan pun berubah seiring dengan perkembangan zaman yaitu dengan mengundang makan saudara dan teman.
6. Apa manfaat saparan? Berbagi kebahagiaan
7. Dari mana dana diperoleh? Uang saparan didapat dari khas warga dan donatur dari sekitar warak.
8. Adakah nilai pendidikan karakter yang terdapat dalam tradisi saparan disini? apa saja?
Peduli sosial, contohnya berbagi kebahagiaan dengan makan dirumah. Toleransi, dan peduli lingkungan saja kayaknya mbak.
Nama : AF
Hari/tanggal : Sabtu, 11 Agustus 2018
Jam : 19.30 WIB
Tempat : Di rumah
No. Pertanyaan Jawaban
1. Apa makna yang
terkandung dalam
saparan?
Merti desa
2. Apa tujuan diadakan saparan?
Nguri-nguri budaya jawa. 3. Kapan saparan di Dukuh
Warak dilakukan?
Jum’at wage 4. Apa saja kegiatan yang
terdapat dalam tradisi saparan di Dukuh Warak?
Kenduri, dandan kali, besik, wayang. Dandan kali dilakukan setiap ada hari jum’at pon dibulan sebelum saparan dilaksanakan. Tujuannya ialah tilas balik sumber air yang dulu pernah dipakai oleh warga. Namun sekarang sumber itu sudah kering. Yang dilakukan disana hanya membuat lobangan kecil seperti sumur. Mengganti bethek pundhen dilakukan 2 tahun sekali dan kebetulan pas di tahun ini di rt 3 dilakukan pergantian bethek. Masing- masing Rt membuat 2 bethek, kalau disini ada 8 Rt berarti jumlahnya ada 16 bethek. Setelah terkumpul semua, masyarakat sama-
sama memasang bethek tersebut
mengelilingi pundhen. Wayangan dilakukan 2 kali, siang dan malam. Lakon wayang yang wajib dipentaskan pada siang hari yaitu Sri Mulih (Dewi Sri) yang memiliki makna sebagai dewi kesuburan tanah. Sedangkan lakon malam harus berisi do’a, biasanya Wahyu Makuthoromo. Wahyu berarti menerima berkah. Dalam wayangan tidak boleh memilih lakon yang berisi petengkaran karena tujuan wayangan itu sendiri merupakan do’a. Intinya wayang itu diacara siang, sedangkan malam itu hanya acara hiburan untuk warga dan tamu.
5. Apakah prosesi tradisi saparan dari dulu masih
mengalami perubahan?
6. Apa manfaat saparan? Manfaatnya bisa meningkatkan solidaritas, gotong-royong, dan rasa kebersamaan. 7. Dari mana dana diperoleh? Dana saparan didapat dari swadaya
masyarakat pribadi, tiap KK iuran 50.000 dan dapat dicicil. Dana itu tiap tahun naik 2.500 mengingat semua barang-barang semakin mahal. Untuk masyarakat lansia ada keringanan tidak ditarik iuran.
8. Adakah nilai pendidikan karakter yang terdapat dalam tradisi saparan disini? apa saja?
Sikap toleransi, kreatif, religius dan peduli sosial. Toleransi ketika saling menghargai jika ada perilaku yang tidak sesuai dengan keyakinannya, kreatif ketika ada kirab warga berlomba-lomba menampilkan kreatifitasnya dengan antar Rt. Religiusnya ketika slametan bareng berdoa meminta kesejahteraan untuk desa. Dan peduli sosial dengan berbagi kebahagiaan sama-sama makan dirumah.
Nama : MTN
Hari/tanggal : Sabtu, 11 Agustus 2018
Jam : 18.30 WIB
Tempat : Di rumah
No. Pertanyaan Jawaban
1. Apa makna yang
terkandung dalam
saparan?
makna saparan adalah melestarikan budaya dan syukuran.
2. Apa tujuan diadakan saparan?
Tujuan saparan itu supaya desa beserta warganya mendapat keselamatan.
3. Kapan saparan di Dukuh Warak dilakukan?
Jum’at wage atau selasa wage. Seringnya jum’at wage.
4. Apa saja kegiatan yang terdapat dalam tradisi saparan di Dukuh Warak?
Dandan kali, besik kubur, slametan, wayang.
5. Apakah prosesi tradisi saparan dari dulu masih
sama atau sudah
mengalami perubahan?
Saparan dulunya selalu dilaksanakan dirumah saya selama 27 kali, sekarang sudah berubah bergilir tiap Rt
6. Apa manfaat saparan? Nyelameti desa supaya warganya selamet. 7. Dari mana dana diperoleh? -
8. Adakah nilai pendidikan karakter yang terdapat dalam tradisi saparan disini? apa saja?
Nama : MYN
Hari/tanggal : Sabtu, 11 Agustus 2018
Jam : 16.15 WIB
Tempat : Di rumah
No. Pertanyaan Jawaban
1. Apa makna yang
terkandung dalam
saparan?
Syukuran ulang tahun desa
2. Apa tujuan diadakan saparan?
ungkapan rasa syukur atas keberkahan- keberkahan yang kita terima dari Tuhan. 3. Kapan saparan di Dukuh
Warak dilakukan?
Jum’at wage 4. Apa saja kegiatan yang
terdapat dalam tradisi saparan di Dukuh Warak?
Dandan kali, besik, kenduri, terakhir wayangan. Tiap tempat dikasih sesaji mbak, biasanya ditaruh di wayang, dirumah yang dibuat masak, di pundhen, dan di pertigaan atau perempatan jalan. Kadang ada reog tapi itu tergantung dari rt.
5. Apakah prosesi tradisi saparan dari dulu masih
sama atau sudah
mengalami perubahan?
Iya, dulu di rumah bekel. Sekarang bergilir.
6. Apa manfaat saparan? Melestarikan budaya
7. Dari mana dana diperoleh? Dana didapat dari iuran masyarakat yang dapat dicicil tiap bulannya
8. Adakah nilai pendidikan karakter yang terdapat dalam tradisi saparan disini? apa saja?
Nama : MT
Hari/tanggal : Sabtu, 11 Agustus 2018
Jam : 16.50 WIB
Tempat : Di rumah
No. Pertanyaan Jawaban
1. Apa makna yang
terkandung dalam
saparan?
saparan itu kita mengundang makan para sedulur yang dekat maupun jauh, teman sekolah, teman kerja, maupun orang yang dikenal dijalan.
2. Apa tujuan diadakan saparan?
untuk merekatkan kekerabatan agar tidak putus, mendekatkan kerabat yang jauh, yang biasanya hari lebaran hanya bisa ngobrol lewat handphone ketika saparan bisa datang ke rumah.
3. Kapan saparan di Dukuh Warak dilakukan?
setiap jum’at wage pada bulan sapar. 4. Apa saja kegiatan yang
terdapat dalam tradisi saparan di Dukuh Warak?
Slametan, dandan kali, besik makam, wayangan. besik pundhenjuga mbak, dulu setiap kendaraan yang lewat sana harus mematikan mesinnya baik itu sepeda motor, mobil, atau kendaraan lainnya. Jalan di dekat pundhen itu berupa tanjakan yang berkelok. Meskipun demikian, semua kendaraan yang mau melewati pundhen harus didorong. Tapi sekarang sudah aman mbak.
5. Apakah prosesi tradisi saparan dari dulu masih
sama atau sudah
mengalami perubahan?
-
6. Apa manfaat saparan? Seneng aja mbak, bisa mengundang keluarga dan temen.
7. Dari mana dana diperoleh? Iuran warga 8. Adakah nilai pendidikan
karakter yang terdapat dalam tradisi saparan disini? apa saja?
setiap upacara mengharuskan warganya bertatap muka dan berbincang-bincang iku masuknya di nilai komunikatif kayaknya mbak. Kemudian, adanya toleransi dalam sesaji, saya tidak setuju ada sesaji tetapi warga sini menghormati orang yang masih percaya dengan sesaji. Ada lagi cinta tanah air, buktinya dengan masih melestarikannya kesenian budaya.
Nama : SRM
Hari/tanggal : Sabtu, 11 Agustus 2018
Jam : 11.30 WIB
Tempat : Di rumah
No. Pertanyaan Jawaban
1. Apa makna yang terkandung dalam saparan?
Merti desa
2. Apa tujuan diadakan saparan? Syukuran biar desane aman 3. Kapan saparan di Dukuh
Warak dilakukan?
Jum’at wage 4. Apa saja kegiatan yang
terdapat dalam tradisi saparan di Dukuh Warak?
dandan kali itu melobangi kembali sumber air yang dulu pernah ada.
5. Apakah prosesi tradisi saparan dari dulu masih sama atau sudah mengalami perubahan?
Berubah mbak. Sekarang anjangsana ke tiap rt kalo dulu ditempat bekel
6. Apa manfaat saparan? Mempererat rasa persaudaraan, dan menyambung silaturrahim.
7. Dari mana dana diperoleh? Tiap bulan nyicil iuran. 8. Adakah nilai pendidikan
karakter yang terdapat dalam tradisi saparan disini? apa saja?
peduli lingkungan dengan adanya besik makam, kerja bakti. Terus ada lagi kreatif, tiap 2 tahun sekali diadakan kirab dalam saparan, semua warga sama-sama menngeluarkan ide-ide uniknya. Satu lagi itu tolerasi, warga sini saling berkunjung ke rumah warga lain tanpa memandang agama.
Nama : MKM
Hari/tanggal : Jum’at, 10 Agustus 2018
Jam : 16.00 WIB
Tempat : Di rumah
No. Pertanyaan Jawaban
1. Apa makna yang terkandung dalam saparan?
Ulang tahun desa
2. Apa tujuan diadakan saparan? Melestarikan tradisi jawa 3. Kapan saparan di Dukuh
Warak dilakukan?
Hari jum’at wage. Kalau tidak ada ya selasa wage. Tapi biasanya selalu ada. 4. Apa saja kegiatan yang
terdapat dalam tradisi saparan di Dukuh Warak?
Slametan, dandan kali, besik, wayang. Waktu dandan kali nanti makan-makan, ayame dipanggang disana. Kalau wayang dulu pernah diganti ledhek atau ketoprak tapi setelah itu terjadi pageblug yaitu banyak orang meninggal tanpa keluhan sakit. Satu bulan bisa sampe 8 orang. Sejak itu, setiap saparan selalu wayangan. 5. Apakah prosesi tradisi
saparan dari dulu masih sama atau sudah mengalami perubahan?
Tidak, Sebelumnya saparan dilakukan ditempat pak bekel.
6. Apa manfaat saparan? Nyambung seduluran 7. Dari mana dana diperoleh? Donatur dan iuran warga 8. Adakah nilai pendidikan
karakter yang terdapat dalam tradisi saparan disini? apa saja?
peduli lingkungan, contohnya
membersihkan seluruh dusun dan sekitarnya bersama-sama.. Ada lagi toleransi dan tanggungjawab panitia yang dipercaya untuk mengurus acara.
Nama : TMN
Hari/tanggal : Jum’at, 10 Agustus 2018
Jam : 15.00 WIB
Tempat : Di rumah
No. Pertanyaan Jawaban
1. Apa makna yang terkandung dalam saparan?
Merti desa yang dilakukan dibulan sapar.
2. Apa tujuan diadakan saparan? Supaya hidup tentram. 3. Kapan saparan di Dukuh
Warak dilakukan?
Jum’at wage 4. Apa saja kegiatan yang
terdapat dalam tradisi saparan di Dukuh Warak?
Kenduren, dandan kali, besik makam, mengganti pagar pundhen, wayangan sehari semalem.
5. Apakah prosesi tradisi saparan dari dulu masih sama atau sudah mengalami perubahan?
Dulunya saparan dilakukan ditempat pak bekel. Sekarang muter per rt.
6. Apa manfaat saparan? Saudara jauh bisa dateng ke rumah 7. Dari mana dana diperoleh? Ditarik per KK mbak
8. Adakah nilai pendidikan karakter yang terdapat dalam tradisi saparan disini? apa saja?
Nama : KD
Hari/tanggal : Minggu, 12 Agustus 2018
Jam : 18.45 WIB
Tempat : Di rumah
No. Pertanyaan Jawaban
1. Apa makna yang
terkandung dalam saparan?
saparan itu adalah merti desa yang dilaksanakan di bulan sapar. Orang-orang menyebutnya saparan. Didalam saparan ada dua kali nyadran, yaitu nyadran makam dan nyadran Ki Ageng Tawang (pundhen).
2. Apa tujuan diadakan saparan?
Tujuannya mendo’akan danyang pundhen 3. Kapan saparan di Dukuh
Warak dilakukan?
Tahunnya saya tidak tahu, tapi berkaitan dengan sejarah pundhen. Pundhen itu dulunya sebuah sumur atau kali yang merupakan sumber air. Namun, karena ada warak yang terjebur disana maka sumbernya tertutupi. Setelah kejadian itu ada warga yang didatangi lewat mimpi oleh warak tadi dan berkata kalau aku sebenarnya bukan hewan tetapi aku adalah Ki Ageng Tawang yang berwujud warak. Sebelumnya desa ini dinamakan Desa Ngresek tapi setelah kejadian tadi desa ini berubah menjadi Desa Warak.
4. Apa saja kegiatan yang terdapat dalam tradisi saparan di Dukuh Warak?
Ganti pagar pundhen, slametan, dandan kali, wayangan. Dandan kali, besik sekalian nyadran makam dan nyadran Ki Ageng Tawang (pundhen). pada waktu dandan kali harus membawa nasi beserta lauk-pauknya, dua ingkung (ayam utuh yang sudah dimasak), dan salah satu ingkung tadi harus dipanggang dilokasi dandan kali. Ganti bethekpundhen harus terbuat dari pohon bambu merupakan keinginan dari danyang atau Ki Ageng Tawang. Makanya pagar pundhen tidak dibuat dari besi atau batako. Setiap orang yang lewat di dekat pundhen yang kentut atau meludah biasanya langsung jatuh sakit, tapi sekarang hal-hal seperti itu
sudah tidak ada.Terus ditempat-tempat tertentu di beri sesaji. Sesaji diletakkan di wayang 2, pundhen, dipertigaan atau perempatan jalan. Kalau di wayang isinya tumpeng, sego rasul, tukon pasar, bubur merah putih, nasi kuluban, dan masih banyak lagi kalo disebutkan. Masalhnya beda tempat beda sesajinya. Untuk dijalan hanya disebebar bunga.
5. Apakah prosesi tradisi saparan dari dulu masih sama atau sudah mengalami perubahan?
Ndak, dulu dirumahe bekel
6. Apa manfaat saparan? Shodaqoh
7. Dari mana dana diperoleh? Dari warga sini, pada nabung tiap bulan. 8. Adakah nilai pendidikan
karakter yang terdapat dalam tradisi saparan disini? apa saja?
Nama : AA
Hari/tanggal : Minggu, 12 Agustus 2018
Jam : 19.30 WIB
Tempat : Di rumah
No. Pertanyaan Jawaban
1. Apa makna yang terkandung dalam saparan?
Syukuran atas rizki, supaya selamet, desanya aman.
2. Apa tujuan diadakan saparan? Mengenalkan generasi muda supaya saparan tidak hilang
3. Sejak kapan saparan di Dukuh Warak dilakukan?
Saparan dilaksanakan tiap hari jum’at wage atau semisal dalam bulan sapar tidak ditemukan hari tersebut, maka diganti dengan hari selasa wage. Kalau awalnya saya ndak tau mbak, yang saya tahu adanya saparan karena ada pundhen disana. Menurut bapak saya, danyang pundhen itu bernama Ki Ageng Tawang yang berwujud warak asalnya dari Kota Serang. Dia bermaksud ingin mencari istrinya yang tinggal di Solo tapi dicari di Salatiga. Setelah capek keliling mencari istrinya, warak tadi haus dan minum di sumur/pundhen sampai akhirnya tercebur ke dalamnya.
4. Apa saja kegiatan yang terdapat dalam tradisi saparan di Dukuh Warak?
Slametan, dandan kali, besik, wayangan. Slametan dilakukan 2 kali, di pagi hari merupakan slametan untuk mengirim do’a para leluhur dan sanak keluarga yang telah meninggal atau lebih dikenal dengan istilah nyadran, di sore harinya merupakan slametan untuk saparan. Slametan ini dilakukan dirumah bekel (kepala dukuh). Yang harus dibawa ketika slametan adalah nasi beserta lauk- pauknya tapi yang wajib ada ialah ikan kuthuk (ikan yang hidup di air tawar).Dandan kali itu membersihkan sumber air yang dulu pernah dipakai warga sini. Besik itu bersih-bersih kuburan.
5. Apakah prosesi tradisi saparan dari dulu masih sama
udah ganti mbak, dulu slametan dan wayangan dilakukan di rumahnya bekel
atau sudah mengalami perubahan?
tapi sekarang di tiap rt
6. Apa manfaat saparan? Manfaatnya ya bisa kumpul bareng dengan keluarga, kan jarang-jarang keluarga bisa kumpul jadi satu mbak. 7. Dari mana dana diperoleh? Iuran, dan nyari donatur dekat-dekat sini. 8. Adakah nilai pendidikan
karakter yang terdapat dalam tradisi saparan disini? apa saja?
Ada mbak, setiap upacara mengharuskan warganya bertatap muka dan berbincang- bincang. Kemudian, adanya toleransi dalam sesaji, saya tidak setuju ada sesaji tetapi warga sini menghormati orang yang masih percaya dengan sesaji. Ada lagi cinta tanah air, buktinya dengan masih melestarikannya kesenian budaya.
Nama : KMJ
Hari/tanggal : Minggu, 12 Agustus 2018
Jam : 15.30 WIB
Tempat : Di rumah
No. Pertanyaan Jawaban
1. Apa makna yang terkandung dalam saparan?
bentuk syukur atas rizki yang didapat 2. Apa tujuan diadakan saparan? sebagai sedekah dengan memberi hidangan
dirumah. 3. Kapan saparan di Dukuh
Warak dilakukan?
Jum’at wage 4. Apa saja kegiatan yang
terdapat dalam tradisi saparan di Dukuh Warak?
Slametan, dandan kali, besik makam, ganti pagar pundhen, wayangan. slametan dirumahe bekel. Dandan kali di deket SMP 7, disana melubangi bekas sumur.besik
makam, sebelumnya para warga
bergotong-royong membersihkan
lingkungan sekitar dulu baru kemudian sama-sama pergi ke makam untuk besik dan tahlil. Setelah itu, lanjut membersihkan pundhen.
5. Apakah prosesi tradisi saparan dari dulu masih sama atau sudah mengalami perubahan?
Beda mbak, dulu di rumah bekel, sekarang keliling rt.
6. Apa manfaat saparan? Nguri-nguri budaya dan lebih erat hubungannya dengan kerabat.
7. Dari mana dana diperoleh? Iuran warga sendiri 8. Adakah nilai pendidikan
karakter yang terdapat dalam tradisi saparan disini? apa saja?
Ada mbak. Karakternya itu cinta tanah air, nguri-nguri budaya juga termasuk cinta tanah air kan mbak.
Nama : SM
Hari/tanggal : Minggu, 12 Agustus 2018
Jam : 16.30 WIB
Tempat : Di rumah
No. Pertanyaan Jawaban
1. Apa makna yang terkandung dalam saparan?
Slametan, saparan itu merti desa maknanya ulang tahun. Jadi dislameti. 2. Apa tujuan diadakan saparan? supaya warga dan desanya selamat. 3. Kapan saparan di Dukuh
Warak dilakukan?
Jum’at wage. Awal mulainya yang saya tahu sejak ada warak jatuh ke sumur saat mau minum, makanya dinamakan dukuh warak. Dan saparan sampai sekarang selalu dilaksanakan.
4. Apa saja kegiatan yang terdapat dalam tradisi saparan di Dukuh Warak?
Kenduri, dandan kali, besik kubur, ganti pagar pundhen, wayangan. Pagar pundhen rutin diganti dan harus terbuat dari bambu. Tujuannya supaya masyarakat tetep rukun.
5. Apakah prosesi tradisi saparan dari dulu masih sama atau sudah mengalami perubahan?
Beda. Sekarang bergilir tiap rt. Dulu di rumah bekel
6. Apa manfaat saparan? Melestarikan tradisi, nyambung
silaturrahmi.
7. Dari mana dana diperoleh? Iuran warga, bisa dicicil tiap bulan. 8. Adakah nilai pendidikan
karakter yang terdapat dalam tradisi saparan disini? apa saja?
Ada. Belajar tanggungjawab siapa saja yang menjadi panitianya, baik dari keamanan, perlengkapan, dll.