• Tidak ada hasil yang ditemukan

Industri BWK IV

BWK X

Pendidikan BWK VI

BWK VIII

Perkantoran BWK VII

Kantor Pelayanan Publik BWK IX  BWK VI

Gambar 3.40 Peta Kecamatan Tembalang

Sumber : google.com

208 Tabel 3.32 Analisa Lokasi BWK VI

Sumber : Analisa pribadi

ASPEK ANALISA

Kekuatan Alami

Iklim Beriklim tropis basah Dipengaruhi angin muson barat dan angin muson timur Lingkungan Sekitar Merupakan wilayah padat penduduk : perumahan, sekolah, perguruan tinggi Kekuatan Buatan

Pranata Luas Kecamatan Tembalang : 4.420,057 ha.

Regulasi KDB : 40% KLB : 1,6 GSB : 23 meter

Fungsi Wilayah pengembangan pendidikan tinggi dan perumahan Amenitas Alami Topografi Persentase 2%-5% Air PDAM Amenitas Buatan Jaringan Kota

Tersedia jaringan listrik, jaringan telepon, jaringan air bersih, saluran drainase, sistem pembuangan sampah, fasilitas transportasi Tabel 3.33 Potensi & Kendala Lokasi BWK VI

Sumber : Analisa pribadi

Potensi Kendala

 Berada di daerah yang cukup tinggi, sehingga meminimalkan

terjadinya banjir  Aksesibilitas mudah  Tersedia jaringan kota

dan transportasi umum

 Merupakan daerah padat penduduk  Lokasi cukup jauh

209  Merupakan kota

suburban /  BWK VIII

Gambar 3.41 Peta Kecamatan Gunungpati

Sumber : google.com

Tabel 3.34 Analisa Lokasi BWK VIII

Sumber : Analisa pribadi

ASPEK ANALISA

Kekuatan Alami Iklim Beriklim tropis basah Dipengaruhi angin muson barat dan angin muson timur Lingkungan Sekitar Merupakan wilayah padat penduduk : perumahan, sekolah, perguruan tinggi. Kekuatan Buatan Pranata Luas Kecamatan

Gunungpati : 5.399,085 ha.

210 Regulasi KDB : 40% KLB : 1,6 GSB : 23 meter Fungsi Wilayah pengembangan pendidikan tinggi dan perumahan

Amenitas Alami View Kota Semarang bawah

Topografi Persentase 2%-5%

Air PDAM

Amenitas Buatan Jaringan Kota

Tersedia jaringan listrik, jaringan telepon, jaringan air bersih, saluran drainase, sistem pembuangan

sampah, fasilitas transportasi

Tabel 3.35 Potensi & Kendala Lokasi BWK VIII

Sumber : Analisa pribadi

Potensi Kendala

Tingkat kemacetan, kebisingan tidak terlalu tinggi

Lokasi kurang strategis, karena cukup jauh dari pusat kota

Banyak terdapat area hijau (pertanian dan perkebunan

Infrastruktur dan jaringan utilitas yang kurang memadai

Tabel 3.36 Kriteria Pemilihan Lokasi BWK

Sumber : Analisa pribadi

KRITERIA BOBOT BWK VI BWK

VIII

Aksesibilitas 30% 20% 10%

Transportasi Umum 20% 20% 10%

Kemacetan 30% 10% 20%

Sarana & Prasarana Publik

20% 20% 10%

211 Berdasarkan dari hasil tabel di atas maka lokasi projek Sekolah Tinggi Bahasa Asing berada di BWK VI (Kecamatan Tembalang) Semarang.

3.3.2 Analisa Pemilihan Tapak Alternatif Tapak I

DATA ALTERNATIF TAPAK I LOKASI

Jalan Kompol R. Soekanto

Kelurahan Sambiroto, Kecamatan Tembalang, Semarang

LUAS TAPAK

12,038 m2

BATAS - BATAS TAPAK Utara : Jalan Kompol R. Soekanto,

Bangunan perdagangan dan jasa

Selatan : Jalan lingkungan permukiman

Barat : Jalan Sambiroto V

Timur : Jalan lingkungan permukiman

ASPEK KEKUATAN ALAMI Iklim : Iklim Tropis Lembab

Suhu Udara : 25 C – 32 C (Sumber : BMKG Kota Semarang)

Angin : 0,4 – 0,7 m/s, dominan dari arah barat laut ke tenggara

Topografi : Kemiringan rata-rata 4% (Sumber : googlearth/section)

Aksesibilitas : Lebar jalan utama = 10 meter (Jalan Kolektor Sekunder)

Utilitas : Sumber Air Bersih = PDAM Jaringan Listrik = PLN

Saluran drainase = 30 cm aliran air lancar

Amenitas Buatan

: View ke segala arah didominasi dengan jaringan infrastruktur kota dan permukiman warga

212

Lokasi Peruntukan

RTRW Kota Semarang tahun 2011-2031, fungsi Bagian Wilayah Kota (BWK) VI Kecamatan Tembalang antara lain:

 Permukiman  Perguruan Tinggi  Perdagangan dan Jasa  Perkantoran

 Campuran Perdagangan, Jasa dan Permukiman  Konservasi

REGULASI

KDB : Kawasan pendidikan tinggi = 40%

KLB : 1,6 dengan maksimal 4 lantai

GSB : 23 meter

POTENSI TAPAK  Berada pada kawasan pendidikan

 Dekat dengan fasilitas umum (masjid, rumah makan, bank, toserba)  Merupakan jalur transportasi umum

 Lebar jalan utama ± 10 meter (2 jalur kendaraan)  Dekat dengan STIKES Karya Husada & Udiklat PLN

KENDALA TAPAK  Lahan berkontur

 Berada pada jalan utama yang menimbulkan kebisingan (pola transportasi ramai)

PUBLIC ISSUE

Tapak berada di Jalan Kompol R. Soekanto yang merupakan daerah yang belum berkembang pesat, sehingga dengan adanya Sekolah Tinggi Bahasa Asing ini dapat meningkatkan perkembangan daerah setempat.

213 Gambar 3.42 Alternatif Tapak I

Sumber : Dokumen pribadi

Foto 3.1 Alternatif Tapak I - View to Site

Sumber : Dokumen pribadi

Foto 3.2 Alternatif Tapak I - View from Site

214 Foto 3.3 Alternatif Tapak I - View from Site

Sumber : Dokumen pribadi

Gambar 3.43 Potongan Topografi Alternatif Tapak I Sumber : Google Earth

Alternatif Tapak II

DATA ALTERNATIF TAPAK II LOKASI

Jalan Kompol R. Soekanto

Kelurahan Sambiroto, Kecamatan Tembalang, Semarang

LUAS TAPAK

12,312 m2

BATAS - BATAS TAPAK

Utara : Jalan Kompol R. Soekanto, Perumahan Taman Sari Hill

Selatan : Lahan kosong dan permukiman warga

Barat : Perumahan Pandanaran Hill

Timur : Jalan Kompol R. Soekanto

ASPEK KEKUATAN ALAMI Iklim : Iklim Tropis Lembab

215

Suhu Udara : 25º C – 32º C (Sumber : BMKG Kota Semarang)

Angin : 0,4 – 0,7 m/s (Sumber : BMKG Kota Semarang)

Topografi : Kemiringan rata-rata 11% (Sumber : googlearth/section)

Aksesibilitas : Lebar jalan utama = 10 meter (Jalan Kolektor Sekunder)

Utilitas : Sumber Air Bersih : PDAM Jaringan Listrik : PLN

Amenitas Buatan

: View ke segala arah didominasi dengan jaringan infrastruktur kota dan permukiman warga

ASPEK KEKUATAN BUATAN Lokasi

peruntukan

RTRW Kota Semarang tahun 2011-2031, fungsi Bagian Wilayah Kota (BWK) VI Kecamatan Tembalang antara lain:

 Permukiman  Perguruan Tinggi  Perdagangan dan Jasa  Perkantoran

 Campuran Perdagangan, Jasa dan Permukiman  Konservasi

REGULASI

KDB : Kawasan pendidikan tinggi = 40%

KLB : 1,6 dengan maksimal 4 lantai

GSB : 23 meter

POTENSI TAPAK

 Berada pada kawasan fungsi pendidikan dan permukiman  Dilalui transportasi publik

 Pencapaian mudah

KENDALA TAPAK  Berada pada jalan persimpangan

 Rawan terhadap kemacetan  Lahan berkontur curam

216 Tapak berada di Jalan Kompol R. Soekanto yang merupakan daerah yang belum berkembang pesat, sehingga dengan adanya Sekolah Tinggi Bahasa Asing ini dapat meningkatkan perkembangan daerah setempat.

Gambar 3.44 Alternatif Tapak II

Sumber : Dokumen pribadi

Foto 3. 4 Alternatif Tapak II - View to Site

Sumber : Dokumen pribadi

Foto 3.5 Alternatif Tapak II - View to Site

217  Alternatif Tapak III

DATA ALTERNATIF TAPAK III LOKASI

Jalan Kedungmundu Raya

Kelurahan Kedungmundu, Kecamatan Tembalang, Semarang

LUAS TAPAK

11,750 m2

BATAS - BATAS TAPAK Utara : Jalan Kedungmundu Raya

Selatan : Jalan lingkungan permukiman (lebar jalan : ± 6 meter)

Barat : Jalan lingkungan permukiman (lebar jalan : ± 6 meter)

Timur : Permukiman warga dan ruko

ASPEK KEKUATAN ALAMI Iklim : Iklim Tropis Lembab

Suhu Udara : 25º C – 32º C (Sumber : BMKG Kota Semarang)

Angin : 0,4 – 0,7 m/s, dominan dari arah utara ke selatan (Sumber : BMKG Kota Semarang)

Topografi : Kelandaian rata-rata 4% (Sumber : googlearth/section)

Aksesibilitas : Jalan utama = 10 meter (Jalan Arteri Sekunder)

Utilitas : Sumber Air Bersih : PDAM Jaringan Listrik : PLN

Amenitas Buatan

: View ke segala arah didominasi dengan jaringan infrastruktur kota dan permukiman warga

ASPEK KEKUATAN BUATAN Lokasi

peruntukan

RTRW Kota Semarang tahun 2011-2031, fungsi Bagian Wilayah Kota (BWK) VI Kecamatan Tembalang antara lain :

 Permukiman  Perguruan Tinggi  Perdagangan dan Jasa  Perkantoran

218  Campuran Perdagangan, Jasa dan Permukiman  Konservasi

REGULASI

KDB : Kawasan pendidikan tinggi = 40%

KLB : 1,6 dengan maksimal 4 lantai

GSB : 23 meter

POTENSI TAPAK

 Dekat dengan fasilitas umum (masjid, rumah makan, bank, SPBU)  Merupakan jalur transportasi umum

 Lebar jalan utama ± 10 meter (2 jalur kendaraan)

KENDALA TAPAK  Image daerah sebagai daerah pemakaman  Berada pada daerah padat penduduk

PUBLIC ISSUE

Tapak berada di Jalan Kedungmundu Raya yang merupakan daerah yang belum berkembang pesat, sehingga dengan adanya Sekolah Tinggi Bahasa Asing ini dapat meningkatkan perkembangan daerah setempat.

Gambar 3.45 Alternatif Tapak III

219 Foto 3.6 Alternatif Tapak III - View from site

Sumber : Dokumen pribadi

Foto 3.7 Alternatif Tapak III - View from site

220 Foto 3.8 Alternatif Tapak III - View from site

Sumber : Dokumen pribadi

Kriteria Pemilihan Tapak :

Tabel 3.38 Kriteria Pemilihan Tapak

Sumber : Analisa pribadi

KRITERIA BOBOT ALT.1 ALT.2 ALT.3 Aksesibilitas (30%) Dilalui Transportasi Publik 30% 3 90 3 90 3 90 Kemudahan Pencapaian 3 90 2 60 2 60 Lokasi (30%) Lokasi Strategis 30% 3 90 1 30 2 60 Ketersediaan Sarana&Pras.Publik 2 60 2 60 2 60 Lingkungan (30%) Kondisi Lingkungan 30% 2 60 1 30 2 60 Kemacetan 2 60 1 30 3 90 Vegetasi 2 60 2 60 2 60 Kondisi Topografi 2 60 1 30 2 60 Infrastruktur (10%) Ketersediaan Jaringan Utilitas 10% 3 90 3 90 3 90 TOTAL 100% 660 480 630

Dokumen terkait