• Tidak ada hasil yang ditemukan

TRANSPORTASI READ8MI9

Dalam dokumen PENDAHULUAN.docx (Halaman 23-37)

a. Kegiatan operasi ?BP permanen yang sedang berlangsung tetapi tidak sesuai dengan ketentuan sebagaimana ditetapkan di dalam Peraturan "ubernur ini harus memindahkan kegiatan dimaksud ke lokasi yang sesuai dengan peruntukan paling lama @ tiga- bulan sejak   penetapan dan pemberlakuan Peraturan "ubernur ini)

,. Instansi terkait melakukan pembinaan dan pengawasan dalam pelaksanaannya sesuai dengan bidang tugasnya)

:. SAN%SI ADMINISTRASI

a. Setiap orang atau badan hukum melanggar ketentuan akan kenakan sanksi administrasi

,. Sanksi administrasi sebagaimana dimaksud berupa 2 teguran tertulis

Selain pemberian sanksi dapat dikenakan sanksi hukum lain sesuai dengan ketentuan peraturan  perundang'undangan)

;. S%ETSA %ER6A

1ulai

&.2.( Prduk 

Peroduk yang dihasil kan dalam kegiatyan pengolahan ini berupa2

o Beton

o lat dan (asilitas umum

o Tembok perumahan yang sering kita lihat untuk lantai 5

o 0alan yang menggunakan penge*oran

o $ll

Pen em rotan air

1uat serta men*ampur didalamalat

&.& As-#alt M"/"ng Plant

sphalt mi.ing plant=1P unit produksi *ampuran beraspal- adalah seperangkat peralatan mekanik dan elektronik dimana agregat dipanaskan, dikeringkan dan di*ampur dengan aspal untuk menghasilkan *ampuran beraspal  panas yang memenuhi persyaratan tertentu 1P dapat terletak di lokasi yang  permanen atau berpindah dari satu tempat ke tempat lain) pabila ditinjau dari jenis

*ara memproduksi *ampuran beraspal dan kelengkapannya, ada beberapai jenis 1P yaitu2

a- 1P jenis takaran bat*h

plant- b- 1P jenis drum pen*ampur drum mi.-*- 1P jenis menerus *ontinuous

plant- Namun se*ara umum kebanyakan 1P dikategorikan atas jenis takaran timbangan- atau jenis drum pen*ampur Perbedaan utama dari 1P jenis timbangan dan jenis drum adalah dalam hal kelengkapan dan proses bekerjanya) Pada 1P jenis timbangan komposisi bahan dalam *ampuran beraspal ditentukan berdasarkan berat masing'masing bahan sedangkan pada 1P jenis pen*ampur drum komposisi bahan dalam *ampuran ditentukan berdasarkan berat masing'masing bahan yang diubah ke dalam satuan /olume atau dalam aliran berat per satuan waktu

Terlepas dari perbedaan jenis dari 1P, tujuan dasarnya adalah sama) Yaitu untuk menghasilkan *ampuran beraspal panas yang mengandung bahan pengikat dan agregat yang memenuhi semua persyaratan spesi(ikasi )

Proses pen*ampuran *ampuran beraspal pada 1P jenis takaran dimulai dengan penimbangan agregat, bahan pengisi (iller- bila diperlukan dan aspal sesuai komposisi yang telah ditentukan berdasarkan &en*ana ?ampuran Kerja &?K- dan di*ampur pada pen*ampurmi.er=pugmill- dalam waktu tertentu) Pengaturan  besarnya bukaan pintu bin dingin dilakukan untuk menyesuaikan gradasi agregat dengan ren*ana komposisi *ampuran, sehingga aliran material ke masingmasing bin  pada bin panas menjadi lan*ar dan berimbang

Pada 1P jenis pen*ampur drum, agregat panas langsung di*ampur dengan aspal panas di dalam drum pemanas atau di dalam silo pen*ampur di luar drum  pemanas) Penggabungan agregat dilakukan dengan *ara mengatur bukaan pintu pada  bin dingin dan pemberian aspal ditentukan berdasarkan ke*epatan pengaliran dari  pompa aspal

Perbedaan dalam hal kelengkapan dari kedua jenis 1P tersebut adalahH 1P  jenis takaran dilengkapi saringan panas hot s*reen-, bin panas hot bin-, timbangan weight hopper- dan pen*ampur pugmill=mi.er- sedangkan pada 1P jenis  pen*ampur drum kelengkapan tersebut tidak tersedia) Tentunya kedua jenis 1P tersebut juga mempunyai persamaan yaitu sama'sama dilengkapi bin dingin,  pengontrol dan pengumpul debu serta pen*ampur)

Bagian'bagian 1P jenis timbangan adalah 8) Bin dingin *old

bins-5) Pintu pengatur pengeluaran agregat dari bin dingin *old (eed gate-@) Sistem pemasok agregat dingin *old

ele/ator-7) Pengering

dryer-<) Pengumpul debu dust

*olle*tor-4) ?erobong pembuangan e.haust

sta*k-6) Sistem pemasok agregat panas hot ele/ator->) %nit ayakan panas hot s*reening

unit-9) Bin panas hot

bins-8:) Timbangan gregat weigh bo.-88) Pen*ampur mi.er atau

pugmill-85) Penyimpanan bahan pengisi mineral (iller 8@) Tangki aspal hot asphalt

bu*ket-3a$,ar &.&.1 AMP

@)@)8 Peralatan

Setiap perusahan tambang memiliki standar tersendiri ,baik berupa alat atau kebutuhan material )1P jenis takaran agregat digabungkan, dipanaskan dan

dikeringkan serta se*ara proporsional di*ampur dengan aspal untuk memproduksi *ampuran beraspal panas)1P dapat berukuran ke*il atau b esar tergantung dari kuantitas *ampuran yang dihasilkannya, disamping itu ditinjau dari mobilitasnya,

 pada umumnya 1P jenis takaran dapat digolongkan atas

o 1P yang permanen

o 1P yang mudah di pindah'pindah dan dapat dipasang di dekat lokasi proyek)

Kapasitas 1P ber/ariasi dan umumnya berkisar dari <:: kg sampai 85:: kg  per bat*h atau lebih besar) Proses pen*ampuran untuk masing'masing bat*h sekitar 7:

menit) %ntuk jalan'jalan dengan lalu'lintas padat dan berat disarankan menggunakan kapasitas 1P yang lebih besar dari >:: kg per bat*h

Beberapa keunggulan dari penggunaan kapasitas >:: kg per bat*h atau lebih adalah sebagai berikut 2

Penggunaan kapasitas yang besar akan membantu menghasilkan *ampuran yang relati( seragam dan mengurangi (aktor ketidakpastian)

Kapasitas yang lebih besar relati( lebih menjamin kelan*aran  pasokan *ampuran beraspal ke unit penghampar) Pasokan yang

tidak lan*ar pada unit penghampar dapat mengakibatkan  permukaan jalan tidak rata dan kepadatan tidak ter*apai, karena *ampuran di bawah alat penghampar telah dingin sehingga  pada bagian tersebut sulit diratakan dan dipadatkan)

Kapasitas yang besar akan memper*epat penyelesaian  pekerjaan, yang berarti mengurangi gangguan terhadap

kelan*aran lalu'lintas) Pada jalan'jalan utama gangguan akibat adanya pekerjaan pelapisan ulang sangat besar pengaruhnya) Proses produksi *ampuran beraspal panas dengan menggunakan 1P jenis takaranseperti diperlihatkan pada "ambar 7 dimulai dari memasok agregat dingin dari bin dingin dengan jumlah terkontrol, kemudian dipanaskan dan dikeringkan melalui pengering dryer-) Selanjutnya agregat disaring dengan unit saringan panas hot s*reen- yang akan memisahkan agregat berdasarkan ukuran (raksinya lalu dimasukkan ke dalam bin panas) 1asing'masing agregat dari bin panas ditimbang)

Sesuai proporsi yang diinginkan)Bila diperlukan, bahan pengisi (iller-ditambahkan melalui pemasok bahan pengisi)Selanjutnya di*ampur kering dalam  pen*ampur)spal dengan jumlah terkontrol ditambahkan setelah pen*ampuran kering)Bila pen*ampuran agregat dengan aspal telah homogen, *ampuran selanjutnya dituangkan ke dalam truk pengangkut dan dibawa ke tempat penghamparan)

3a$,ar &.&.1 Ske$a -eng-eras"an AMP

Bin dingin *old bin- adalah bak tempat menampung material agregat dari tiap'tiap (raksi mulai dari agregat halus sampai agregat kasar yang diperlukan dalam memproduksi *ampuran aspal panas hot mi.- )Bagian pertama dari 1P adalah bin dingin , yaitu tempat penyimpanan (raksi agregat kasar, agregat sedang, agregat halus dan pasir) Bin dingin harus terdiri dari minimum @ sampai < bak penampung

bin-)1asing'masing bin berisi agregat dengan gradasi tertentu) gregat'agregat tersebut harus terpisah satu sama lain, untuk menjaga keaslian gradasi dari masing masing bin sesuai dengan ren*ana gradasi pada (ormula *ampuran kerja ;?K=01; -) %ntuk  memisahkannya, dapat dipasang pelat baja pemisah antar bin) $engan demikian maka loader alat pengangkut- yang digunakan mengisi masing'masing bin harus mempunyai bak bu*ket- yang lebih ke*il dari mulut pemisah masing'masing bin) 0ika pemisah tidak ada maka pengisian masing'masing bin tidak boleh berlebih yang dapat berakibat ter*ampurnya agregat)

Penyimpangan gradasi agregat di bin dingin baik itu karena ter*ampurnya agregat pada masing'masing bin atau kalibrasi bukaan yang kurang tepat dapat mengakibatkan kesulitan pengaturan gradasi di bin panas) Kemungkinan salah satu  bin panas pengisian agregat relati( lebih lama dibanding dengan bin lainnya) kibatnya waktu produksi menjadi lama dan selama menunggu terisinya bin tersebut, terjadi pelimpahan material o/er(low- pada bin panas lainnya)

3a$,ar &.&.2 'ld B"n

0enis bin dingin yang umum dikenal adalah 2 8) ban berjalan menerus

5) getar   @) aliran)

Tipikal masing'masing jenis bin dingin tersebut diperlihatkan pada) 0enis  pertama *ontinuous- *o*ok untuk agregat halus, sedangkan yang lainnya

*o*okuntuk agregat kasar)

@)@)5 Ba#an

Bahan yang digunakan di PT $P

Krakar atau andsit yang di *rusher

Bahan mentah aspal

@)@)@ Prsedur

Pemeriksaan (isik batuan 1ulai

1aterial di masukkan ke mesin pemasak

+le/ator panas hot

&.&.( Prduk 

SP!#T 1IIN" P#NT 1P- "G#$+N ST& !N$

sphalt mi.ing plant teknologi terakhir dari 0epang, diproduksi di ?hina, dengan bahan bakar solar)

Sistem (ull automati* berkapasitas produksi 8:'7:: ton per jam)

Kapasitas digaransi sesuai dengan kapasitas yang dijanjikan)

Faktu penyerahan dalam keadaan Turn key proje*t siap produksi- termasuk diesel generating set dan kabel'kabel dalam waktu hanya 4: hari)

$engan teknologi terakhir, 1P "olden Star !anda dapat menyimpan data  produksi, mulai dari pemakaian bahan hingga hasil produksi dengan akurat

untuk setiap kali proses pengadukan)

Keunggulan dan keuntungan membeli 1P ini 2 8) Teknologi terakhir 

5) Fet *y*lone, asphalt storage tank *ap) @:)::: kg, oil burner, merupakan alat standardJ

@) &otary $ryer 8,< m . 6,@) Tebal plat 85 mm, digerakkan 7 buah motor) $inding &otary $ryer drum terdapat 5 lapis, *elahnya terisi asbes = glass wool, panas di dalam &otary $ryer drum tidak terpengaruh udara luar  yang lebih dingin ratusan derajat)

7) $inding tanki asphalt ?ap) @:)::: #iter terdapat 5 lapis, *elahnya terisi abses = glass wool, dinding yang paling luar terbuat dari bahan stainless steel) sphalt dalam tangki seperti air dalam termos, panasnya tahan lama) <) %kuran mi.er 8)::: kg daya aduk >:: kg 8::A-)

4) Belt ?on/eyor lebar 4<: mm . 85)::: mm, seluruh roller di'gal/aniDe, e.) Import)

6) $inding seluruh pipa asphalt dan pompa asphalt terbuat dari 5 lapis dinding, *elah dinding tersebut untuk aliran minyak panas) Setelah  pemakaian selesai pipa asphalt dan pompa asphalt tidak perlu diadakan  pen*u*ian pakai minyak tanah)

>) Panel mempergunakan breaker ' breaker berserti(ikat ISG 9::5)

9) Pekerjaan lasan sangkat kuat dan rapih, penge*etan dengan *at nomor 8, dio/en)

8:) !opper unit s*reen unit, weighing unit sudah terpasang, seluruh unit termasuk sphalt Storage tank termuat dalam > *ountainer L 7: (eet) Faktu pemasangan *epat M 87 hari)

88) Super/isi dari pabrik mengadakan Super/isi pada waktu pemasangan dan operator training dari Penjual)

85) 1P ini (ull import, akan tetapi harganya hampir sama dengan harga 1P buatan lokal)

8@) Nilai jual setelah dipakai sangat tinggi)

87) !anya membutuhkan heat trans(er oil @:: liter 

8<) !anya Vibrating S*reen yang bergetar, bo.nya tidak ikut bergetar)

As-#alt M"/"ng Plant <ull I$-rt

Kapasitas 2 47'@5: TP!, Yang kapasitas 47'>: TP! 2 bahan bakar  solar dan batu bara yang dapat irit 8 mobil 1er*y seharga &p 6<:):::):::=bulan)

0umlah (eed hopper 7 atau <, sistem kerja (ull automati*, timbangan setiap ukuran bahan sangat akurat, ter*atat dalam setiap adukan, dapat di*etak  sampai 8: tahun)

Tebal plat 2 (eed hopper 4'> mm, dryer 85 mm dilapisi glass wool dan  plat stainless steel, s*reen > mm) Total berat2 6<)::: kg) Kapasitas nyata 2 47

Ton 7< , >5 Ton @<

detik-OPTIONAL STANDARD E=UIPMENT>

8) $ouble ja*ket tengahnya diisi glass wool- sphalt Tank kapasitas @:)::: kg

5) !ot oil heater 

@) $ouble ja*ket asphalt trans(er pump 7) Single wet *y*lone

<) ;iller silo 4) ;iller ele/ator 

6) ;iller s*rew *on/eyor 

>) ;uel tank import kapasitas >):::'8:)::: liter 

BAB I? PENUTUP

(.1 %ESIMPULAN

PT) neka $harma Persada salah satu perusahaan pengelolaan bahan galian sirtu yang memproduksibahan baku beton dan aspal untuk kontruksi sekitar  yogyakart, purworejo, magelang, dan beberapa kota yang ada di jawa tengah)

$imana bahan galian di peroleh dari tambang rakyat disekitar kuloprogo dan megelang yang memiliki kriteria yang berbeda yang harus disamakan dalam standart sesuai permintaan dengan pen*ampuran yang berbeda)

$alam pembuatan beton men*amapurkan semen op* dari semen gresik-, setelah di mi., maka bahan bakubeton tersebut akan didistribusikan ke proyek yang telah melakukan permintaan) $imana setiap tru*k mi.er membawa Dat adikti( #N sebagai pemer*epat usia beton- dan V sebagai pemerlambat usia beton- :,5 = kubik  sesuai permintaan proyek)

$alam pembuatan aspal, dengan men*amapuran material yang berada pada *oalbin yang berada yaitu pasir, (ine agregat, medium agregat, *oast agregat dibawa melalui *on/eyor menuju dryer untuk mengeringkan material dengan suhu 8:< menuju hot ele/ator menuju atas lalu dipilah menurut ukuran (ragment lalu di*ampur  aspal dari pertamina, dengan system komputer manual)

(.2 SARAN

Dalam dokumen PENDAHULUAN.docx (Halaman 23-37)

Dokumen terkait