• Tidak ada hasil yang ditemukan

Treasury & International Business

Dalam dokumen Reinforcing Our Business Foundation (Halaman 38-40)

Dealing Room :

Memanfaatkan dealing room dalam pengelolaan likuiditas

Relying on a dealing room as part of

managing฀liquidity

Bank Muamalat mulai mengoptimalkan fungsi tresuri dan bisnis internasional menjadi salah satu unit bisnis strategis yang dapat menghasilkan pendapatan. Langkah ini diawali dengan penunjukkan Direktur Tresuri & Perbankan Internasional pada Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan yang lalu.

Selama tahun 2009 tresuri berhasil melaksanakan beberapa program kerja yang telah ditetapkan antara lain : •฀ Menjaga฀posisi฀Giro฀Wajib฀Minimum฀(GWM)฀Rupiah,฀

GWM฀ Valas฀ ฀ dan฀ Posisi฀ Devisa฀ Neto฀ (PDN)฀ sebesar฀ rata-rata 5,95%, 1,62% dan 6,8% sesuai ketentuan Bank Indonesia.

•฀ Menjaga฀ keseimbangan฀ arus฀ kas฀ bank฀ dengan฀ cara฀ melakukan pemantauan terhadap jadwal penyaluran pembiayaan dan arus dana keluar lainnya.

•฀ Mengoptimalkan฀ pendapatan฀ bank฀ yang฀ berasal฀ dari dana yang belum digunakan dengan melakukan penempatan dana pada instrumen yang relatif aman dan menguntungkan antara lain Sukuk dengan imbalan฀rata-rata฀tertimbang฀10,47%.

Selain itu tresuri juga menatalaksanakan kegiatan sehubungan dengan pembelian Surat Berharga Syariah Negara฀ (SBSN)฀ dan฀ Sukuk฀ Korporasi,฀ melakukan฀ transaksi valas dan pasar uang serta penempatan pada

Bank Muamalat has begun to optimize the Treasury & International Banking function as one of the strategic business units that can generate earnings for the Bank. The measure was initiated with the appointment of a Director for Treasury & International Banking at the Annual General Meeting of Shareholders last year. During 2009 Bank Muamalat Treasury succeeded in executing a number of work programs that had been set up, as follows :

฀•฀฀ Maintaining฀ the฀ positions฀ of฀ Minimum฀ Reserve฀ Requirements฀ for฀ Rupiah฀ and฀ Forex฀ and฀ the฀ Net฀ Foreign Exchange Position at the averages of 5.95%, 1.62% and 6.8%, respectively, as stipulated by Bank Indonesia.

฀•฀฀ Maintaining฀ the฀ balance฀ of฀ the฀ Bank’s฀ cash฀ flow฀ by฀ monitoring the schedule of financing disbursement and other fund outflows.

฀•฀฀ Optimizing฀ the฀ Bank’s฀ earnings฀ from฀ idle฀ funds฀ by฀ investing in relatively safe and profitable instruments, such฀as฀Sukuk฀which฀has฀a฀yield฀of฀10.47%.

Moreover, Treasury also managed the activities related to the purchase of the Sharia Treasury Bills and Corporate Sukuk; by conducting forex and money market transactions as well as investments at BI; arranging duties

Bank Indonesia, mengatur tugas sehubungan dengan penerbitan Sukuk Subordinasi Murabah, menyusun prosedur Sukuk Ritel, dan bertindak sebagai Sub-Agen Penjual Sukuk Ritel SR-002.

Sedang untuk bidang perbankan internasional dilakukan berbagai persiapan guna menempatkan layanan perbankan internasional sebagai salah satu jasa andalan masa depan. Langkah ini antara lain dipicu oleh perkembangan jasa perbankan dan keuangan syariah tingkat regional maupun global yang sangat menjanjikan, sehingga menjadi alasan hadirnya kantor cabang luar negeri yang pertama di Kuala Lumpur, Malaysia pada tahun 2009.

Dengan semakin berkembangnya instrumen keuangan berbasis syariah di berbagai sentra keuangan syariah internasional, maka Bank Muamalat harus siap menggalang peluang usaha yang ada.

Pada tahun 2010, Direktorat Tresuri dan Perbankan Internasional sedang mempersiapkan landasan trade finance dimulai dengan menjalin kerja sama dengan Asian฀ Development฀ Bank฀ (ADB).฀ Tresuri฀ juga฀ berperan฀ serta dalam menunjang pengembangan pasar keuangan syariah, diantaranya pengembangan produk investasi syariah dan komoditas murabahah, reksadana syariah, serta kerja sama dengan beberapa bank Islam di Malaysia dan Bahrain dalam rangka pengembangan business channel di luar negeri.

Pengelolaan likuiditas juga merupakan hal yang penting dalam bisnis ini, sehingga kebijakan funding dan pelayanan merupakan salah satu hal yang menjadi perhatian. Pada tahun 2010, Bank Muamalat juga siap mengembangkan teknologi dan infrastruktur tresuri antara lain berupa pengadaan aplikasi transaksi, aplikasi sukuk ritel, dan aplikasi data pasar Bloomberg.

Selain itu juga direncanakan penambahan staf dan karyawan guna meningkatkan kapasitas kerja sesuai sasaran yang ingin dicapai.

related to the issuance of Bank Muamalat Subdebt Bonds; formulating the Retail Sukuk SOP; and acting as Sales Sub-Agent for Retail Sukuk SR-002.

Meanwhile in the International Banking area, Bank Muamalat has made various preparations to position international banking services as one of the Bank’s mainstay services in the future. This was trigerred, among other things, by the most promising growth of shariah banking and financing services not only on a regional- scale but also on a global-scale – which was also one of the reasons behind the inauguration Bank Muamalat’s first Overseas Branch Office in 2009.

With the progressive growth of shariah-based financial instruments at various international sharia financial centres, Bank Muamalat must be prepared to capitalize on the emerging business opportunities.

In 2010, the Directorate for Treasury and International Banking will set up its base of trade finance starting with the collaboration with the Asian Development Bank (ADB).฀ Treasury฀ will฀ also฀ have฀ a฀ hand฀ in฀ supporting฀ the฀ development of the Sharia Money Market, by developing sharia investment products and murabahah commodities; developing sharia investment product services, sharia mutual funds; and also collaborating with a number of Islamic Banks in Malaysia and Bahrain in order to developing Bank Muamalat’s overseas channels.

Liquidity฀management฀is฀also฀key฀to฀our฀business.฀As฀such,฀ policies on funding and services are high on our attention span and priority list in our business.

Also in 2010, Bank Muamalat is ready to develop the treasury technology and infrastructure, including Treasury transaction application, retail Sukuk application, and Bloomberg application.

In addition, Treasury & International Banking also plans to add to the number of its personnel in order to increase the work capacities in accordance with the Bank’s objectives.

Dalam dokumen Reinforcing Our Business Foundation (Halaman 38-40)