PELAYANAN SKPD
B. TUGAS DAN FUNGSI PELAYANAN SKPD
Dalam melaksanakan pelayanan Dinas Koperasi, Perindustrian dan Perdagangan Kota Mataram berpedoman pada Perda Nomor 20/PERT/2008 tentang Tugas Pokok dan fungsi dinas sekota mataram yang diuraikan sebagai berikut:
KEPALA DINAS
Kepala Dinas mempunyai tugas pokok memimpin, merencanakan, mengawasi, mengendalikan dan mengkoordinasikan kegiatan Dinas dalam menyelenggarakan urusan pemerintahan yang menjadi kewenangan daerah dibidang Koperasi, Perindustrian dan Perdagangan.
Kepala Dinas mempunyai fungsi :
a. perumusan dan penetapan visi, misi dan rencana strategis serta program kerja Dinas ;
b. perumusan Kebijakan Teknis dibidang koperasi, perindustrian dan perdagangan berpedoman pada peraturan perundang-undangan yang berlaku; c. pengkoordinasian penyusunan Rencana Kerja Tahunan, Rencana Kerja Anggaran/Dokumen Pelaksanaan Anggaran (RKA/DPA) dan Penetapan Kinerja Dinas ;
d. penyelenggaraan pengaturan, pembinaan, pengawasan dan pengendalian serta bimbingan dibidang koperasi, perindustrian dan perdagangan ;
e. penyelenggaraan koordinasi, informasi dan sinkronisasi pelaksanaan tugas Dinas dengan perangkat daerah dan instansi terkait.
f. pelaksanaan kerjasama dengan pihak lain baik Instansi Pemerintah , Lembaga Organisasi Swadaya Masyarakat dan atau swasta;
g. pemberian pertimbangan dan penetapan perijinan serta rekomendasi teknis dibidang koperasi, perindustrian dan perdagangan ;
h. pelaksanaan pembinaan manajemen kepegawaian lingkup Dinas ; i. pengkoordinasian pengelolaan ketatausahaan Dinas ;
j. pelaksanaan pembinaan teknis dan administratif terhadap UPTD ;
k. pelaksanaan monitoring dan evaluasi dibidang koperasi, perindustrian dan perdagangan ;
l. pelaporan pelaksanaan tugas kepada Walikota melalui Sekretaris Daerah; m. pelaksanaan tugas-tugas lain yang dilimpahkan oleh Walikota sesuai dengan
SEKRETARIAT
Sekretariat Dinas dipimpin oleh seorang Sekretaris yang mempunyai tugas pokok memimpin, merencanakan, mengatur, mengawasi dan mengkoordinasikan kegiatan bawahan dalam pelaksanaan kegiatan ketatausahaan Dinas yang meliputi urusan perencanaan, keuangan, umum dan kepegawaian.
Sekretaris mempunyai fungsi :
a. pelaksanaan penyusunan Rencana Strategis ,Rencana Kerja Tahunan dan Penetapan Kinerja lingkup Dinas ;
b. pelaksanaan penyusunan Rencana Kerja Anggaran/Dokumen Pelaksanaan Anggaran (RKA/DPA) dan Program Kerja Dinas;
c. pelaksanaan pelayanan Teknis Administratif kepada seluruh Unit Kerja lingkup Dinas;
d. perumusan pedoman dan petunjuk tata laksana administrasi umum;
e. pengkoordinasian penyusunan Standar Pelayanan Minimal dan Standar Prosedur Tetap Pelaksanaan kegiatan lingkup Dinas;
f. perumusan dan penjabaran kebijakan teknis penyelenggaraan administrasi umum, perencanaan, keuangan, kepegawaian dan perlengkapan;
g. pengkoordinasian penyusunan laporan pelaksanaan tugas Dinas;
h. pengkoordinasian pelaksanaan pengembangan sistem informasi manajemen di bidang koperasi, perindustrian dan perdagangan sesuai ketentuan yang berlaku ;
i. pelaksanaa korodinasi ,konsultasi dan sinkronisasi penyelenggaraan tugas kesekretariatan dengan satuan kerja perangkat daerah (SKPD) dan/ atau Instansi terkait ;
j. pelaksanaan pengaturan, pembinaan dan pengelolaan administrasi umum, perencanaan, keuangan, kepegawaian dan perlengkapan;
k. pelaksanaan monitoring, evaluasi dan pelaporan pelaksanaan tugas kesekretariatan;
l. pelaksanaan tugas-tugas lain yang dilimpahkan oleh atasan sesuai dengan bidang tugasnya.
Dalam pelaksanaan tugas pokok dan fungsi Sekretaris dibantu oleh 3 Sub Bagian yaitu :
a) Sub Bagian Perencanaan
(1) Sub Bagian Perencanaan dipimpin oleh seorang Kepala Sub Bagian yang mempunyai tugas pokok memimpin, merencanakan, mengatur mengawasi
dan mengkoordinasikan kegiatan bawahan dalam melaksanakan urusan perencanaan dan pelaporan pelaksanaan tugas lingkup Dinas.
(2) Kepala Sub Bagian Perencanaan mempunyai fungsi :
a. penyiapan bahan penyusunan Rencana Kerja Anggaran/Dokumen Pelaksanaan Anggaran (RKA/DPA) dan Program Kerja llingkup Dinas; b. penyiapan bahan pedoman dan petunjuk teknis dibidang perencanaan
dan pelaporan;
c. penyiapan bahan penyusunan rencana Strategis (renstra ) dan Rencana Kerja Tahunan (RKT) serta Penetapan Kinerja lingkup Dinas; d. pengumpulan ,pengolahan dan analisa data dalam rangka penyusunan
Laporan Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (LAKIP) lingkup Dinas ;
e. penyiapan bahan Koordinasi penyusunan Standar Pelayanan Minimal (SPM) sesuai peraturan perundang-undangan yang berlaku;
f. penyiapan bahan koordinasi penyusunan Standar Prosedur Tetap pelaksanaan kegiatan lingkup Dinas ;
g. penyiapan bahan koordinasi dan konsultasi bidang perencanaan lingkup Dinas
h. pelaksanaan pengelolaan dan pelayanan administrasi perencanaan lingkup Dinas sesuai ketentuan yang berlaku ;
i. pelaksanaan penerapan dan pengembangan sistem informasi
manajemen di bidang koperasi, perindustrian dan perdagangan sesuai ketentuan yang berlaku ;
j. pelaksanaan monitoring, evaluasi dan pelaporan pelaksanaan tugas Sub Bagian;
k. pelaksanaan tugas-tugas lain yang dilimpahkan oleh atasan sesuai dengan bidang tugasnya.
b) Sub Bagian Keuangan
(1) Sub Bagian Keuangan dipimpin oleh seorang Kepala Sub Bagian yang mempunyai tugas pokok memimpin, merencanakan, mengatur. mengawasi dan mengkoordinasikan kegiatan bawahan dalam melaksanakan pengelolaan dan pelayanan administrasi keuangan lingkup Dinas.
(2) kepala Sub Bagian Keuangan mempunyai fungsi :
a. penyusunan Rencana Kerja Anggaran / Dokumen Pelaksanaan Anggaran (RKA/DPA) dan Program Kerja Sub Bagian;
b. penyiapan bahan pedoman dan petunjuk teknis dibidang pengelolaan keuangan;
c. penyiapan bahan perumusan dan penjabaran kebijakan teknis dibidang
penyusunan anggaran, perbendaharaan, penatausahaan dan
pertanggungjawaban keuangan lingkup Dinas ;
d. pengumpulan dan pengolahan data dalam rangka analisa pelaksanaan anggaran, perbendaharaan, pembukuan dan verifikasi;
e. pengkoordinasian pelaksanaan tugas Satuan Pemegang Kas yang terdiri dari Pemegang Kas (PK) dan Pembantu Pemegang Kas (PPK); f. pelaksanaan pengelolaan dan pelayanan administrasi keuangan
lingkup Dinas sesuai peraturan perundang-undang yang berlaku
g. pengkoordinasi penyusunan laporan keuangan dan pelaksanaan kegiatan lingkup Dinas;
h. penyiapan bahan koordinasi dan konsultasi pengelolaan keuangan lingkup Dinas;
i. pelaksanaan monitoring, evaluasi dan pelaporan pelaksanaan tugas Sub Bagian;
j. pelaksanaan tugas-tugas lain yang dilimpahkan oleh atasan sesuai dengan bidang tugasnya.
c) Sub Bagian Umum dan Kepegawaian
(1) Sub Bagian Umum dan Kepegawaian dipimpin oleh seorang Kepala Sub Bagian yang mempunyai tugas pokok memimpin, merencanakan, mengatur, mengawasi dan mengkoordinasikan kegiatan bawahan dalam melaksanakan pengelolaan dan pelayanan administrasi kepegawaian , rumah tangga, protokol dan perlengkapan.
(2) Kepala Sub Bagian Umum dan Kepegawaian mempunyai fungsi :
a. penyusunan Rencana Kerja Anggaran / Dokumen Pelaksanaan Anggaran (RKA/DPA) dan Program Kerja Sub Bagian;
b. penyiapan bahan pedoman dan petunjuk teknis pengelolaan administrasi kepegawaian, rumah tangga, protokol dan perlengkapan; c. penyiapan bahan koordinasi dan konsultasi penyelenggaraan
administrasi kepegawaian, rumah tangga, protokol dan perlengkapan; d. pengumpulan, pengolahan dan analisa data kepegawaian dan
e. pelaksanaan pengadaan, penyimpanan, pemeliharaan dan pendistribusian perlengkapan inventaris kantor sesuai peraturan perundang-undangan yang berlaku;
f. pelaksanaan pengelolaan dan pelayanan administrasi kepegawaian lingkup Dinas sesuai peraturan perundang-undangan yang berlaku; g. penyiapan bahan pedoman dan petunjuk teknis pembinaan PNS
lingkup Dinas
h. pengkoordinasian pelaksanaan tugas Bendaharawan Barang;
i. pelaksanaan monitoring, evaluasi dan pelaporan pelaksanaan tugas Sub Bagian;
j. pelaksanaan tugas-tugas lain yang dilimpahkan oleh atasan sesuai dengan bidang tugasnya.
BIDANG KELEMBAGAAN DAN PENGEMBANGAN KOPERASI DAN UKM
(1) Bidang Kelembagaan dan Pengembangan Koperasi dan UKM dipimpin oleh seorang Kepala Bidang yang mempunyai tugas pokok memimpin, merencanakan, mengatur, mengawasi dan mengkoordinasikan kegiatan bawahan dalam melaksanakan penyusunan, pelaksanaan dan pembinaan teknis program dan kegiatan di bidang Kelembagaan dan Pengembangan Koperasi dan UKM.
(2) Kepala Bidang Kelembagaan dan Pengembangan Koperasi dan UKM mempunyai fungsi :
a. perumusan dan penetapan program kerja dan penetapan kinerja Bidang; b. pengkoordinasian penyusunan Rencana Kerja Anggaran/Dokumen
Pelaksanaan Anggaran ( RKA/DPA) seksi dibawahnya ;
c. perumusan dan penjabaran kebijakan teknis di bidang
kelembagaan/organisasi, pengesahan pengadministrasian Badan Hukum dan pembentukan koperasi, serta pengembangan SDM Koperasi dan UKM;
d. penyelenggaraan pengaturan pembinaan, pengawasan,
kelembagaan/organisasi, pengesahan, pengadministrasian Badan Hukum dan pembubaran koperasi, serta pengembangan SDM Koperasi dan UKM ; e. penyusunan pedoman, juklak/juknis pembinaan dan bimbingan teknis di
bidang kelembagaan meliputi penataan kelembagaan/organisasi, pengesahan, pengadministrasian Badan Hukum dan pembubaran koperasi, serta pengembangan SDM Koperasi dan UKM;
f. pelaksanaan koordinasi, konsultasi dan sinkronisasi dengan Instansi
pengadministrasian Badan Hukum, pembubaran dan konsultasi hukum perkoperasian serta pengembangan SDM Koperasi dan UKM;
g. pengkajian dan pemberian pertimbangan teknis terhadap permasalahan di bidang Kelembagaan dan Pengembangan Koperasi dan UKM kepada atasan;
h. pengkoordinasian pengelolaan dan pelayanan administrasi di bidang Kelembagaan dan Pengembangan Koperasi dan UKM sesuai ketentuan yang berlaku ;
i. pelaksanaan monitoring ,evaluasi dan pelaporan pelaksanaan tugas Bidang;
j. Pelaksanaan tugas-tugas lain yang dilimpahkan oleh atasan sesuai dengan bidang tugasnya.
Dalam pelaksanaan tugas pokok dan fungsi bidang kelembagaan dan pengembangan koperasi dan UKM dibantu oleh 3 seksi, yaitu sebagai berikut : a) Seksi Organisasi dan Badan Hukum
(1) Seksi Organisasi dan Badan Hukum, dipimpin oleh seorang Kepala Seksi yang mempunyai tugas pokok memimpin, merencanakan, mengatur, mengawasi dan mengkoordinasikan kegiatan bawahan dalam penyiapan bahan penyusunan, pelaksanaan dan pembinaan teknis Organisasi dan Badan Hukum Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah (UKM).
(2) Kepala Seksi Organisasi dan Badan Hukum mempunyai fungsi :
a. penyusunan Rencana Kerja Anggaran / Dokumen Pelaksanaan Anggaran (RKA-DPA) dan program kerja seksi ;
b. penyiapan bahan perumusan dan penjabaran pedoman dan petunjuk teknis dibidang pengelolaan organisasi, pengesahan administrasi badan hukum, pembubaran dan konsultasi hukum koperasi ;
c. pengumpulan, pengolahan dan analisa data dalam rangka perumusan dan penjabaran kebijakan teknis dibidang organisasi, pengesahan administrasi badan hukum, pembubaran dan konsultasi hukum koperasi ;
d. penyiapan bahan penyusunan kebijakan daerah di bidang pembentukan, penggabungan dan peleburan serta pembubaran
koperasi berpedoman pada peraturan perundang-undangan yang berlaku ;
e. fasilitasi pelaksanaan pengesahan pembentukan, penggabungan, peleburan dan pembubaran koperasi serta pengumuman Akte pendirian koperasi;
f. fasilitasi pelaksanaan pengesahan perubahan Anggaran Dasar (AD) menyangkut penggabungan, pembagian dan perubahan bidang usaha koperasi;
g. fasilitasi pelaksanaan penyelesaian akibat pembubaran koperasi sesuai ketentuan yang berlaku ;
h. pelaksanan dan fasilitasi konsultasi hukum dan perlindungan hukum terhadap Koperasi , dan UKM sesuai ketentuan yang berlaku ;
i. penyiapan bahan koordinasi, konsultasi dan sinkronisasi dengan Dewan Koperasi di Daerah (DEKOPINDA) dalam rangka pengembangan gerakan Koperasi Nasional;
k. pelaksanaan monitoring, evaluasi dan pelaporan pelaksanaan tugas seksi;
l. pelaksanaan tugas-tugas lainnya yang dilimpahkan oleh atasan sesuai dengan bidang tugasnya.
b) Seksi Tatalaksana
Seksi Tatalaksana, dipimpin oleh seorang Kepala Seksi yang mempunyai tugas pokok memimpin, merencanakan, melaksanakan, mengatur, mengawasi dan mengkoordinasikan kegiatan bawahan dalam penyiapan bahan penyusunan kebijakan , pembinaan dan bimbingan teknis ketatalaksanaan/ pengelolaan organisasi koperasi dan UKM .
Kepala Seksi Tatalaksana mempunyai fungsi :
a. penyusunan Rencana Kerja Anggaran / Dokumen Pelaksanaan Anggaran (RKA-DPA) dan program kerja seksi;
b. penyiapan bahan, pedoman dan petunjuk pembinaan, pengawasan dan pengendalian serta bimbingan teknis ketatalaksanan atau manajemen organisasi koperasi dan UKM;
c. pengumpulan, pengolahandan analisa data dalam rangka perumusan dan penjabaran kebijakan teknis dibidang ketatalaksanaan atau manajemen organisasi koperasi dan UKM;
d. pelaksanaan kebijakan dibidang ketatalaksanaan atau manajemen pengelolaan organisasi koperasi dan UKM;
e. pelaksanaan pembinaan dan fasilitasi bimbingan teknis tugas, fungsi, wewenang dan tanggungjawab Alat Pokok Organisasi Koperasi (APOK); f. pelaksanaan pembinaan dan bimbingan teknis penyusunan laporan
tahunan serta pelaksanaan rapat anggota tahunan;
g. fasilitasi pelaksanaan bimbingan jasa audit bagi Koperasi dan UKM sesuai ketentuan yang berlaku;
h. pelaksanaan dan fasilitasi konsultasi hukum dan perlindungan terhadap Koperasi dan UKM;
i. pelaksanaan pengklasifikasian Koperasi sesuai ketentuan yang berlaku; j. pelaksanaan monitoring, evaluasi dan pelaporan pelaksanaan tugas
seksi;
k. pelaksanaan tugas-tugas lainnya yang dilimpahkan oleh atasan sesuai dengan bidang tugasnya.
c) Seksi Pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM)
Seksi Pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM), dipimpin oleh seorang Kepala Seksi yang mempunyai tugas pokok memimpin, merencanakan, melaksanakan, mengatur, mengawasi dan mengkoordinasikan kegiatan bawahan dalam penyiapan bahan penyusunan kebijakan, pembinaan dan bimbingan teknis pengembangan SDM Koperasi dan UKM.
Kepala Seksi Pengembangan SDM mempunyai fungsi :
a. penyusunan Rencana Kerja Anggaran / Dokumen Pelaksanaan Anggaran (RKA-DPA) dan program kerja seksi;
b. penyiapan bahan, pedoman dan petunjuk pembinaan, pengawasan dan pngendalian serta bimbingan teknis pengembangan SDM Koperasi dan UKM;
c. pengumpulan, pengolahan dan analisa data dalam rangka perumusan dan penjabaran kebijakan teknis dibidang pengembangan SDM Koperasi dan UKM;
d. pelaksanaan kebijakan teknis dibidang pengembangan SDM Koperasi dan UKM;
e. pelaksanaan pelatihan/bimbingan teknis bagi Pengurus/Pengelola Koperasi dan UKM dalam rangka peningkatan pengetahuan dan ketrampilan;
f. pelaksanaan pelayanan dan fasilitasi bimbingan dan konseling dalam upaya peningkatan kualitas dan kapasitas SDM Koperasi dan UKM; g. pelaksanaan dan fasilitasi pelatihan mandiri anggota koperasi melalui
dana pendidikan organisasi koperasi;
h. pelaksanaan monitoring, evaluasi dan pelaporan pelaksanaan tugas seksi;
i. pelaksanaan tugas-tugas lainnya yang dilimpahkan oleh atasan sesuai dengan bidang tugasnya.
BIDANG BINA USAHA DAN FASILITASI PERMODALAN KOPERASI DAN UKM
(1) Bidang Bina Usaha dan Fasilitasi Permodalan Koperasi dan UKM dipimpin oleh seorang Kepala Bidang yang mempunyai tugas pokok memimpin, merencanakan, mengatur, mengawasi dan mengkoordinasikan kegiatan bawahan dalam melaksanakan penyusunan kebijakan, pelaksanaan dan pembinaan teknis dibidang Bina Usaha dan Fasilitasi Permodalan Koperasi dan UKM serta pengawasan.
(2) Kepala Bidang Bina Usaha dan Fasilitasi Permodalan Koperasi dan UKM, mempunyai fungsi :
a. perumusan dan penetapan program kerja dan penetapan kinerja Bidang; b. pengkoordinasian penyusunan Rencana Kerja Anggaran/Dokumen
Pelaksanaan Anggaran ( RKA/DPA) seksi dibawahnya ;
c. perumusan dan penjabaran kebijakan teknis dibidang Bina Usaha dan Fasilitasi Permodalan Koperasi dan UKM meliputi Usaha Simpan Pinjam , Non Simpan Pinjam Koperasi dan UKM serta perlindungan usaha sesuai peraturan perundang-undangan yang berlaku ;
d. penyelenggaraan pengaturan, pembinaan, dan pengawasan terhadap pengelolaan Koperasi dan UKM serta perlindungan usaha sesuai ketentuan yang berlaku ;
e. penyusunan pedoman dan petunjuk pembinaan dan bimbingan teknis dibidang bina usaha Koperasi dan UKM serta perlindungan usaha berpedoman pada peraturan perundang-undangan yang berlaku ;
f. pelaksanaan koordinasi, konsultasi dan sinkronisasi dengan instansi terkait dibidang Bina Usaha dan Fasilitasi Pembiayaan Koperasi, dan UKM serta perlindungan usaha;
g. pengkajian dan pemberian pertimbangan teknis terhadap permasalahan di bidang Bina Usaha dan Fasilitasi Permodalan Koperasi dan UKM kepada atasan ;
h. pengkoordinasian pengelolaan dan pelayanan administrasi di bidang Bina Usaha dan Fasilitasi Permodalan Koperasi dan UKM sesuai ketentuan yang berlaku ;
i. pelaksanaan monitoring, evaluasi dan pelaporan pelaksanaan tugas Bidang ;
j. pelaksanaan tugas-tugas lain yang dilimpahkan oleh atasan sesuai dengan bidang tugasnya.
Dalam pelaksanaan tugas pokok dan fungsi kepala bidang Bina Usaha dan Fasilitasi Permodalan Koperasi dan UKM di bantu oleh 3 (tiga) seksi, yaitu : a) Seksi Bina Usaha
Seksi Bina Usaha, dipimpin oleh seorang Kepala Seksi yang mempunyai tugas pokok memimpin, merencanakan, mengatur, mengawasi dan mengkoordinasikan kegiatan bawahan dalam penyiapan bahan penyusunan kebijakan , pembinaan dan bimbingan teknis pengelolaan Usaha Non Simpan Pinjam bagi Koperasi dan UKM serta perlindungan usaha.
Kepala Seksi Bina Usaha mempunyai fungsi :
a. penyusunan Rencana Kerja Anggaran / Dokumen Pelaksanaan Anggaran (RKA-DPA) dan program kerja seksi ;
b. penyiapan bahan, pedoman dan petunjuk dibidang pengaturan, pembinaan, pengawasan dan pngendalian serta bimbingan teknis pengelolaan usaha non simpan pinjam Koperasi dan UKM serta perlindungan usaha ;
c. pengumpulan, pengolahan, dan analisa data dalam rangka perumusan, dan penjabaran kebijakan teknis di bidang pemberdayaan usaha Koperasi dan UKM
d. pelaksanaan kebijakan teknis pemberdayaan usaha Koperasi dan UKM dalam penumbuhan iklim usaha yang kondusif terhadap usaha non simpan pinjam terkait dengan prasarana, informasi, kemitraan, perijinan, persaingan dan perlindungan usaha;
e. pelaksanaan pelayanan bimbingan dan konsultasi pengembangan usaha non simpan pinjam koperasi dan UKM ;
f. pelaksanaan, pembinaan dan bimbingan teknis pengembangan dan perluasan usaha non simpan pinjam baik usaha lama atau baru bagi Koperasi dan UKM;
g. pelaksanaan monitoring, evaluasi dan pelaporan pelaksanaan tugas seksi ;
h. pelaksanaan tugas-tugas lain yang dilimpahkan oleh atasan sesuai dengan bidang tugasnya.
b) Seksi Fasilitasi Permodalan
Seksi Fasilitasi Permodalan dipimpin oleh seorang Kepala Seksi yang mempunyai tugas pokok memimpin, merencanakan, mengatur, mengawasi dan mengkoordinasikan kegiatan bawahan dalam penyiapan bahan penyusunan kebijakan, pembinaan dan bimbingan teknis Usaha Simpan Pinjam Koperasi serta fasilitasi Permodalan Koperasi dan UKM.
Kepala Seksi Fasilitasi Permodalan mempunyai fungsi :
a. penyusunan Rencana Kerja Anggaran / Dokumen Pelaksanaan Anggaran (RKA-DPA) dan program kerja seksi ;
b. penyiapan bahan, pedoman dan petunjuk pembinaan, pengawasan dan pengendalian serta bimbingan teknis usaha simpan pinjam Koperasi serta fasilitasi pembiayaan Koperasi dan UKM ;
c. pengumpulan, pengolahan dan analisa data dalam rangka perumusan, penjabaran dan penetapan kebijakan teknis dibidang usaha simpan pinjam Koperasi serta fasilitasi pembiayaan Koperasi dan UKM berpedoman pada peraturan perundang –undangan yang berlaku ; d. pelaksanaan kebijakan teknis dibidang usaha simpan pinjam Koperasi
serta fasilitasi pembiayaan Koperasi dan UKM ;
e. pelaksanaan dan fasilitasi pemberian bimbingan teknis, pembinaan, pengembangan dan perluasan jaringan KSP dan USP serta pengawasan KSP dan USP Koperasi;
f. fasilitasi pelaksanaan tugas bidang pengawasan KSP dan USP Koperasi sesuai ketentuan yang berlaku ;
g. pelaksanaan pelayanan terhadap penerapan kebijakan teknis pemberdayaan UKM meliputi; pendanaan/penyedia sumber dana, tata cara serta syarat-syarat pemenuhan sumber dana atau pembiayaan sesuai ketentuan yang berlaku;
h. pelaksanaan fasilitasi akses penjaminan dalam penyediaan pembiayaan bagi UKM yang meliputi : Kredit Perbankan, penjaminan Lembaga Keuangan Non Bank, Modal Ventura, Dana BUMN, Hibah dan jenis pembiayaan lainnya;
i. pelaksanaan monitoring, evaluasi dan pelaporan pelaksanaan tugas seksi; j. pelaksanaan tugas-tugas lain yang dilimpahkan oleh atasan sesuai dengan
c) Seksi Pengawasan, Monitoring dan Evaluasi
Seksi Pengawasan, Monitoring dan Evaluasi, dipimpin oleh seorang Kepala Seksi yang mempunyai tugas pokok memimpin, merencanakan, mengatur, mengawasi dan mengkoordinasikan kegiatan bawahan dalam penyiapan bahan penyusunan kebijakan teknis dan pelaksanaan pengawasan, monitoring dan evaluasi kegiatan operasional usaha Koperasi dan UKM. Kepala Seksi Pengawasan, Monitoring dan Evaluasi mempunyai fungsi : a. penyusunan Rencana Kerja Anggaran/Dokumen Pelaksanaan Anggaran
(RKA-DPA) dan program kerja seksi;
b. penyiapan bahan, pedoman dan petunjuk pembinaan, pengawasan, monitoring dan evaluasi terhadap usaha simpan pinjam koperasi serta fasilitasi pembiayaannya sesuai ketentuan yang berlaku;
c. pengumpulan, pengolahan dan analisa data dalam rangka perumusan dan penjabaran kebijakan teknis di bidang pengawasan, monitoring dan evaluasi kegiatan operasional usaha Koperasi dan UKM berpedoman pada peraturan perundang-undangan yang berlaku;
d. pelaksanaan kebijakan teknis pengawasan, monitoring dan evaluasi kegiatan operasional usaha Koperasi dan UKM serta pemberian tindakan atau sanksi sesuai ketentuan yang berlaku;
e. pelaksanaan penilaian terhada tingkat kesehatan dan klasifikasi Koperasi Simpan Pinjam sesuai ketentuan yang berlaku;
f. pelaksanaan pembinaan dan bimbingan teknis operasional penerapan sistim pengendalian intern bagi Koperasi dan UKM;
g. pengawasan, monitoring dan evaluasi penarikan dana PDK bagi koperasi sesuai ketentuan yang berlaku;
h. fasilitasi bimbingan teknis dan konsultasi perpajakan;
i. pelaksanaan monitoring, evaluasi dan pelaporan pelaksanaan tugas seksi;
j. pelaksanaan tugas-tugas lain yang dilimpahkan oleh atasan sesuai dengan bidang tugasnya.
BIDANG PERDAGANGAN
(1) Bidang Perdagangan dipimpin oleh seorang Kepala Bidang yang mempunyai tugas pokok memimpin, merencanakan, mengatur, mengawasi dan mengkoordinasikan kegiatan bawahan dalam melaksanakan penyusunan kebijakan, pelaksanaan dan pembinaan teknis di bidang Perdagangan.
(2) Kepala Bidang Perdagangan mempunyai fungsi :
a. perumusan dan penetapan program kerja dan penetapan kinerja Bidang; b. pengkoordinasian penyusunan Rencana Kerja Anggaran/Dokumen
Pelaksanaan Anggaran ( RKA/DPA) dan Program Kerja Seksi dibawahnya ;
c. penyelenggaraan pengaturan, pembinaan, pengawasan dan pengendaliaan serta bimbingan teknis pengembangan bidang Perdagangan;
d. perumusan kebijakan teknis pengembangan perdagangan berpedoman pada peraturan perundang-undangan yang berlaku;
e. pengkoordinasian pelaksanaan pelayanan perijinan di bidang
perdagangan;
f. pengkoordinasian pelaksanaan bimbingan usaha, produksi, promosi dan distribusi sesuai ketentuan yang berlaku ;
g. pelaksanaan koordinasi dan pembinaan dalam rangka pengawasan dan pengendalian wajib daftar perusahaan ;
h. pengkajian dan pemberian pertimbangan teknis terhadap permasalahan dibidang pengembangan perdagangan;
i. pelaksanaan monitoring, evaluasi dan pelaporan pelaksanaan tugas bidang;
j. pelaksanaan tugas-tugas lain yang dilimpahkan oleh atasan sesuai dengan bidang tugasnya;
Dalam pelaksanaan tugas pokok dan fungsi kepala bidang Perdagangan di bantu oleh 3 (tiga) seksi, yaitu :
a) Seksi Perijinan dan Pendaftaran Perusahaan
Seksi Perijinan dan Pendaftaran Perusahaan, dipimpin oleh seorang Kepala Seksi yang mempunyai tugas pokok memimpin, merencanakan, mengatur dan mengawasi kegiatan bawahan dalam penyiapan bahan penyusunan kebijakan , pelaksanaan dan pembinaan teknis perijinan dan Pendaftaran Perusahaan.
Kepala Seksi Perijinan dan Pendaftaran Perusahaan mempunyai fungsi : a. penyusunan Rencana Kerja Anggaran / Dokumen Pelaksanaan Anggaran
(RKA-DPA) dan program kerja seksi ;
b. penyiapan bahan, pedoman dan petunjuk teknis perijinan dan pendaftaran perusahaan sesuai ketentuan yang berlaku ;
c. pengumpulan, pengolahan dan analisa data perusahaan kategori wajib daftar sebagai bahan pembinaan dan bimbingan teknis dibidang
perijinan dan pendaftaran perusahaan berpedoman pada peraturan perundang-undangan yang berlaku ;
d. penyiapan bahan pemantauan/monitoring dan evaluasi terhadap pelaksanaan perijinan dan pendaftaran perusahaan sesuai ketentuan yang berlaku;
e. pelaksanaan pelayanan perijinan/pendaftaran perusahaan sesuai ketentuan yang berlaku;
f. penyiapan bahan koordinasi, pengawasan dan penegakan peraturan perundang-undangan di bidang pendaftaran perusahaan ;
g. pelaksanaan monitoring, evaluasi dan pelaporan pelaksanaan tugas seksi;
h. pelaksanaan tugas-tugas lain yang dilimpahkan oleh atasan sesuai dengan bidang tugasnya.
b) Seksi Bimbingan Usaha Perdagangan
Seksi Bimbingan Usaha Perdagangan, dipimpin oleh seorang Kepala Seksi yang mempunyai tugas pokok memimpin, merencanakan, mengatur,
mengawasi dan mengkoordinasikan kegiatan bawahan dalam
melaksanakan penyiapan bahan penyusunan kebijakan, pelaksanaan dan pembinaan teknis Bimbingan Usaha Perdagangan.
Kepala Seksi Bimbingan Usaha Perdagangan mempunyai fungsi :
a. penyusunan Rencana Kerja Anggaran / Dokumen Pelaksanaan Anggaran (RKA-DPA) dan program kerja seksi ;
b. penyiapan bahan, pedoman dan petunjuk teknis bimbingan usaha perdagangan sesuai ketentuan yang berlaku ;
c. pengumpulan, pengolahan dan analisa data perusahaan sebagai bahan pembinaan dan bimbingan teknis pengembangan usaha perdagangan berpedoman pada peraturan perundang-undangan yang berlaku ; d. penyiapan bahan pemantauan/monitoring dan evaluasi terhadap
pelaksanaan bimbingan usaha perdagangan sesuai ketentuan yang