• Tidak ada hasil yang ditemukan

BAB IV. GAMBARAN UMUM PERUSAHAAN

D. Tugas dan Tanggung Jawab

2. Asisten Manajer

3. Pemasaran (marketing)

4. Pertamanan dan Kolam Renang 5. Keuangan (administrasi) 6. Pengembangan

7. Entertainer(event) 8. Kordinator Lapangan 9. Penanggung Jawab Wahana

D. Tugas dan Tanggung Jawab 1. Manajer

Bertanggung jawab terhadap jalannya operasional Wisata Kebun Gowa baik di bidang SDM, operasi lapangan, manajemen, jenis wahana.

Manajer membawahi seluruh staf pelaksanaan yang ada di Wisata Kebun Gowa.

2. Asisten Manajer

31

Bertanggung jawab untuk melaksanakan tugas Manajer jika sewaktu-waktu tidak berada di tempat serta melatih cara kerja karyawan yang benar dan memotivasi karyawan.

3. Pemasaran (Marketing)

Bertanggung jawab terhadap penyebaran, pengenalan dan memasarkan obyek Wisata Kebun Gowa ke berbagai pihak di dalam maupun di luar Kabupaten Gowa.

4. Pertamanan dan Kolam Renang

Bertanggung jawab terhadap perawatan kolam renang dan penataan taman dari segi kebersihan dan keindahan.

5. Keuangan (administrasi)

Bertanggung jawab terhadap keuangan secara keseluruhan, baik pemasuakan maupun pengeluaran.

6. Pengembangan

Bertanggung jawab terhadap perbaikan dan pengembangan baik kegiatan-kegiatan, gedung maupun wahana wisata.

7. Entertainer (event)

Bertanggung jawab terhadap situasi dan jalannya berbagai pertunjukan hiburan seperti live music, band dll.

8. Koordinator Lapangan

Bertanggung jawab terhadap situasi dan jalannya wahana secara keseluruhan dalam melayani dan menerima pengunjung. Bentuk tanggung jawab tersebut seperti :

a. Kondisi dan kesiapan setiap wahana b. Prasarana masing-masing wahana c. Kenyamanan

d. Keselamatan dan kebersihan

e. Kesiapan tenaga pelaksana masing-masing wahana 9. Penanggung Jawab Wahana

Bertanggung jawab terhadap jalannya pelayanan pengunjung dimasing-masing wahana.

33 BAB V

HASIL DAN PEMBAHASAN PENELITIAN

A. Pelayanan Wisata Kebun Gowa Terhadap Pengunjung

Sebagaimana telah kita ketahui bahwa pengertian pelayanan adalah suatu aktivitas atau serangkaian aktivitas yang bersifat tidak kasat mata (tidak dapat diraba) yang terjadi sebagai akibat adanya interaksi antara konsumen dengan karyawan atau hal-hal lain yang disediakan oleh perusahaan pemberi pelayanan yang dimaksudkan untuk pemecahan permasalahan konsumen atau pengunjung.

Wisata Kebun Gowa adalah perusahaan yang bergerak dibidang wisata dan Pemberian pelayanan yang baik pada pengunjung akan memberikan kepuasan kepada para pengunjung yang pada akhirnya menciptakan loyalitas terhadap karyawan yang bersangkutan. Bila pelayanan yang diterima sesuai dengan yang diharapkan maka kualitas pelayanan itu akan di persepsikan baik dan memuaskan, sebaliknya bila pelayanan yang diterima lebih rendah dari yang diharapkan maka kualitas pelayanan itu akan di persepsikan buruk.

Oleh karena itu untuk memperlancar kegiatan operasional perusahaan khususnya pada Wisata Kebun Gowa maka perlu ditunjang oleh adanya pelayanan yang baik. Sebab dengan adanya pelayanan yang baik maka akan berpengaruh terhadap peningkatan jumlah pengunjung, dengan diartikan usaha tingkat kualitas pelayanan yang selalu diinginkan pengunjung, dengan

demikian usaha tingkat kualitas pelayanan yang selalu diinginkan pengunjung yang sulit diukur secara pasti, namun sangat menentukan keberhasilan Wisata Kebun Gowa dalam merebut posisi pasar, misalnya:

1. Bukti Fisik (tangibles)

a. Sarana dan peralatan yang memadai dalam melayani pengunjung.

b. Kebersihan, keindahan dan kenyamanan tempat sehingga pengunjung betah dalam berwisata.

c. Penampilan karyawan yang menarik dan rapi, serta sudah memakai pakaian seragam yang telah ditetapkan oleh Wisata Kebun Gowa.

d. Letak lokasi Wisata Kebun Gowa yang mudah dijangkau 2. Keandalan (reability)

a. Ketepatan, kecepatan, dan keakuratan karyawan dalam memberikan pelayanan.

b. Kesiapan karyawan dalam menyelesaikan masalah yang dialami pengunjung.

3. Ketanggapan (responsiveness)

a. Kesediaan karyawan untuk membantu keinginan dan kebutuhan pengunjung.

b. Ketanggapan karyawan terhadap keluhan pengunjung.

4. Jaminan (assurance)

a. Kesopanan dan keramahan karyawan dalam melayani pengunjung.

b. Pengetahuan dan kecakapan karyawan dalam memberikan informasi kepada pengunjung.

35

5. Perhatian (emphaty)

a. Perhatian pegawai terhadap pengunjung yang mengalami kesulitan.

b. Komunikasi yang baik dengan menerima dan memberikan respon terhadap pengunjung.

Wisata Kebun Gowa sebagai perusahaan wisata terus meningkatkan pelayanan, sebab dengan pelayanan yang baik maka akan berpengaruh terhadap peningkatan jumlah pengunjung.

Berdasarkan uraian di atas maka dapat dikatakan bahwa pelayanan yang dilakukan Wisata Kebun Gowa telah dilakukan secara optimal. Hal ini dapat diketahui melalui tanggapan responden mengenai pelayanan yang dilakukan oleh karyawan Wisata Kebun Gowa yaitu sebagai berikut:

Tabel 1

Tanggapan Responden atas Pelayanan yang Diberikan Karyawan pada Wisata Kebun Gowa

No Uraian

Jawaban responden

Orang %

1 Sangat baik 12 48

2. Baik 10 40

3 Kurang baik 2 8

4 Tidak ada jawaban 1 4

Dari hasil interview penulis dengan pengunjung pada Wisata Kebun Gowa nampaknya bahwa pelayanan yang dilakukan oleh karyawan Wisata Kebun Gowa telah optimal dimana dari 25 responden memberikan tanggapan atas pelayanan yang dilakukan oleh karyawan Wisata Kebun Gowa. Sagat baik sebesar 12 orang atau 48%, baik sebesar 10 orang atau 40%, kurang baik 2 orang atau 8% dan tidak ada jawaban 1 orang atau 4%.

Dalam kaitannya dengan uraian di atas maka akan disajikan penilaian atas pelayanan menurut segmen pelayanan Wisata Kebun Gowa yakni sebagai berikut:

Tabel 2

Tanggapan Responden mengenai dimensi pelayanan yang Diberikan Karyawan pada Wisata Kebun Gowa

No Dimensi pelayanan

Penilaian dimensi pelayanan prima

Total responden Sangat baik Baik Kurang baik

Orang % Orang % Orang %

37

Dari tabel 2 yakni penilaian dimensi pelayanan yang dilakukan oleh karyawan Wisata Kebun Gowa dengan sampel 25 orang dapat dinyatakan atau menunjukkan bahwa bukti fisik dalam pelayanan pengunjung yang menyatakan sangat baik sebesar 14 orang atau 56%, baik 6 orang atau 24%, kurang baik 5 orang atau 20%. Dimensi keandalan memberikan tanggapan sangat baik sebesar 13 orang atau 52%, baik 8 orang atau 32%, kurang baik 4 orang atau 16%. Kemudian pada dimensi ketanggapan menunjukkan 13 orang atau 52% menyatakan sangat baik, 9 orang atau 36% baik dan 3 orang atau 12% menyatakan kurang baik. Dimensi jaminan memberikan tanggapan sangat baik sebesar 18 orang atau 72%, baik 5 orang atau 20%, kurang baik 2 orang atau 8%. Sedangkan pada dimensi perhatian memberikan tanggapan sangat baik sebesar 10 orang atau 40%, baik 14 orang atau 56%, dan kurang baik 1 orang atau 4%.

Berdasarkan hasil analisis penilaian pelayanan yang dilakukan oleh karyawan Wisata Kebun Gowa nampak bahwa pelayanan yang diberikan telah dilakukan secara optimal. Optimalnya kegiatan pelayanan yang dilakukan karyawan Wisata Kebun Gowa adalah memperoleh mitra kerja dalam menjalankan aktivitasnya sebagai perusahaan wisata.

B. Pengembangan Karyawan

Adanya pelatihan atau training yang dilakukan oleh Wisata Kebun Gowa terhadap karyawan baru yang tujuannya agar karyawan baru tersebut bisa memberikan pelayanan yang baik kepada semua pengunjung Wisata Kebun

Gowa sesuai dengan prosedur yang ditetapkan oleh perusahaan. Adapun jenis pelatihan atau training yang dilakukan terhadap karyawan baru adalah sebagai berikut :

1. Training yang pertama karyawan baru di latih dan diberi pembekalan ilmu tentang tata cara pelayanan yang baik dan pengetahuan wahana rekreasi yang ada selama satu minggu.

2. Training yang kedua dinamakan magang disini karyawan tersebut sudah melakukan aktivitas seperti karyawan lainnya akan tetapi masih diawasi yang biasanya berpakaian hitam putih selama satu bulan.

C. Karakteristik Karyawan 1. Berdasarkan Jenis Kelamin

Tabel 3

Data Karyawan Wisata Kebun Gowa Berdasarkan Jenis Kelamin

Jenis Kelamin Jumlah Dalam Angka Jumlah Dalam (%)

Laki-Laki 30 67%

Perempuan 15 33%

Jumlah 45 100%

Sumber: Wisata Kebun Gowa

Dapat dilihat jumlah karyawan laki-laki adalah 30 orang atau sekitar 67% sedangkan karyawan perempun adalah 15 orang atau sekitar 33%

39

yang melayani penjualan sebanyak 45 orang sehingga memaksimalkan pelayanan yang diberikan kepada setiap pengunjung Wisata Kebun Gowa.

2. Berdasarkan Tingkat Pendidikan

Tabel 4

Data Karyawan Wisata Kebun Gowa Berdasarkan Tingkat Pendidikan

Tingkat Pendidikan Jumlah Dalam Angka Jumlah Dalam (%)

S1 2 4%

SMA 43 96%

Jumlah 45 100%

Sumber: Wisata Kebun Gowa

Sementara dari segi pendidikan yang dimiliki oleh masing-masing karyawan laki-laki dan perempuan bervariatif dari yang hanya mengenyam pendidikan SMA, sampai tingkat pendidikan jenjang S1 dan karyawan tersebut di usahakan dapat memberikan pelayanan yang baik kepada pengunjung walaupun tingkat pendidikan yang dimiliki karyawan laki-laki dan perempuan lebih rendah dari pada pendidikan pengunjung yang dilayani, tidak hanya itu dari segi usiapun dalam memberikan pelayanan terhadap pengunjung, diupayakan saling menghormati baik kepada yang tua, muda dan kecil sekalipun.

3. Pembagian Tugas Karyawan

Tabel 5

Data Karyawan Wisata Kebun Gowa Berdasarkan Pembagian Tugas Karyawan

5 KOORDINATOR LAPANGAN 1

6 RESTAURANT 8

41

Data diatas dapat dilihat jumlah karyawan yang melayani setiap bagian di Wisata Kebun Gowa sudah optimal walaupun ada beberapa bagian yang hanya dilayani satu orang saja

D. Bauran Pemasaran 1. Produk

Produk yang ditawarkan Wisata Kebun Gowa terbagi menjadi dua yaitu :

a. Wisata Education

Pada paket wisata ini pengunjung didampingi seorang pemandu yang memperkenalkan secara langsung jenis-jenis tanaman yang ada pada Wisata Kebun Gowa serta memperlihatkan cara menanam dan merawat tanaman dengan baik.

b. Wisata Entertaiment

Wisata Kebun Gowa menyediakan berbagai macam wahana rekreasi kepada masyarakat seperti :

- Motor listrik - Kolam renang

- Taman bunga - Kolam pemancingan

- Penginapan - Atv

- Scooter - Komedi putar

- Aula - Live music

- Retaurant - Permainan anak

- Rolling coaster - Aksessories

- Odong-odong 2. Harga/Tarif Masuk

Wisata Kebun Gowa memberikan tarif masuk relaitif murah dapat dijangkau oleh berbagai kalangan. Dengan tarif masuk hari senin-jum’at Rp 15.000,- serta hari sabtu-minggu dan hari libur Rp 25.000,- pengunjung sudah dapat langsung menikmati berbagai fasilitas yang telah disediakan didalam Wisata Kebun Gowa.

Untuk memasuki wahana wisata, dikenakan tarif masing- masing sebagai berikut:

Tabel 6

Tarif/harga tiap Wahana

Fasilitas Harga/tarif Fasilitas Harga/tarif Kolam pemancingan 1 kartu Aula Rp 1.000.000/12 jam Motor listrik 1 kartu Penginapan Rp 500.000/24 jam

Atv 1 kartu Live music

Scooter 1 kartu Taman bunga -

Komedi putar 1 kartu Kolam renang -

Odong-odong 1 koin Aksessories Rolling coaster 1 kartu Permainan anak

Sumber : Wisata Kebun Gowa Keterangan:

43

a. 1 kartu seharga Rp 5000 b. 1 koin seharga Rp 1000

c. Untuk aksessories dan permainan anak tarif/harga disesuaikan pilihan pengunjung

3. Tempat

Lokasi Wisata Kebun Gowa terletak di Desa Pakatto, Kecamatan Bontomarannu, Kabupaten Gowa, tempat tersebut sangat strategis, sehingga mudah untuk dijangkau.

4. Promosi

Promosi adalah arus informasi atau persuasi satu arah yang dibuat untuk mengarahkan seseorang atau organisasi kepada tindakan yang menciptakan pertukaran dalam pemasaran (Swastha dan Irawan, 1990).

Untuk mengkatkan jumlah pengunjung Wisata Kebun Gowa melakukan penyebaran brosur dan memberikan potongan harga kepada pengunjung jika lebih lebih dari 30 orang maka akan mendapatkan potongan harga sebesar 20%.

E. Analisis Jumlah Pengunjung

Setiap perusahaan mempunyai tujuan untuk dapat tetap hidup dan berkembang, tujuan tersebut hanya dapat dicapai melalui usaha mempertahankan dan meningkatkan keuntungan. Usaha ini hanya dapat dilakukan apabila perusahaan dapat mempertahankan pemasarannya, serta usaha untuk dapat menguasai pasar. Tujuan ini hanya dapat dicapai bilamana

perusahaan melakukan strategi yang bagus untuk menggunakan kesempatan atau peluang yang ada di dalam pemasaran, sehingga posisi usaha di pasar dapat ditingkatkan.

Pemasaran merupakan aktivitas perusahaan kepada pengunjung. Dengan tujuan untuk meningkatkan pelayanan yang optimal kepada pengunjung.

Dalam proses penyaluran jasa produk wahana rekreasi yang ditawarkan kepada pengunjung hendaknya memperhatikan kualitas pelayanan yang diberikan oleh karyawan kepada pengunjung karena salah satu strategi pemasaran yang dilakukan oleh Wisata Kebun Gowa guna meningkatkan jumlah pengunjung adalah dengan memberikan pelayanan yang baik kepada pengunjung serta peningkatan fasilitas pelayanan yang lebih modern yang sesuai dengan perkembangan.

Seperti halnya Wisata Kebun Gowa mengalami peningkatan dalam pemasaran wahana rekreasi. Hal ini disebabkan oleh tepatnya pelayanan yang diberikan sehingga mengakibatkan jumlah pengunjung dapat meningkat dari tahun ke tahun.

Kaitanya dengan penelitian ini, penulis mencoba menganalisis perkembangan jumlah pengunjung pada Wisata Kebun Gowa selama 5(lima) tahun terakhir mulai tahun 2009 hingga 2013. Adapun data yang diperoleh merupakan jumlah pengunjung selama tahun 2009-2013. Dengan melihat data tersebut dapat terungkap, apakah jumlah pengunjung meningkat atau mengalami penurunan.

45

Pada tabel 7 berikut disajikan perkembangan jumlah pengunjung pada Wisata Kebun Gowa selama tahun 2009 hingga 2013, sebagai berikut:

Tabel 7

Perkembangan Jumlah Pengunjung Wisata Kebun Gowa

Periode Tahun 2009 – 2013

Tahun Jumlah Pengunjung Perubahan

2009 40.086 -

2010 40.513 1,05%

2011 41.790 3,06%

2012 42.345 1,31%

2013 42.589 0,57%

Total 207.323 5,99%

Rata-rata 41.465 1,50%

Sumber: Wisata Kebun Gowa data diolah

Berdasarkan tabel 7 di atas dapat diketahui bahwa perkembangan jumlah pengunjung dari tahun ke tahun yaitu mulai tahun 2009 hingga tahun 2013 mengalami peningkatan rata-rata 1,50% setiap tahunnya dengan rincian setiap tahun.

Pada tahun 2009 jumlah pengunjung sebanyak 40.086 orang kemudian mengalami peningkatan pada tahun 2010 sebanyak 40.513 orang yang artinya mengalami peningkatan sebesar 1,05%. Untuk selanjutnya jumlah pengunjung

pada tahun 2011 sebanyak 41.790 orang atau mengalami perkembangan sebesar 3,06%. Pada tahun 2012 meningkat menjadi 42.345 orang yang artinya mengalami perkembangan sebesar 1,31%. Sedangkan pada tahun 2013 kenaikan pengunjungnya menjadi 42.589 orang atau 0,57%. Hal ini

menunjukkan bahwa Wisata Kebun Gowa dari tahun ke tahun mengalami peningkatan jumlah pengunjung.

F. Analisis Ramalan Jumlah Pengunjung

Peningkatan jumlah pengunjung dari tahun ke tahun dimasa yang akan datang akan menghadapi tantangan terutama tantangan dari sesama perusahaan wisata, yang kita ketahui persaingan dunia wisata saat ini dan dimasa yang akan datang sangat pesat. Karena itu perencanaan promosi yang baik dan akan terus berupaya memberikan pelayanan dan kenyamanan kepada para pengunjung dan memantapkan wahana-wahana rekreasi yang inovatif hingga dapat menarik perhatian masyarakat untuk menjadi pengunjung wahana rekreasi tersebut.

Aktivitas Wisata Kebun Gowa dalam 5 (lima) tahun terakhir untuk menghitung 5 (lima) tahun ke depan, sehingga dapat diketahui berapa besar peningkatan jumlah pengunjung yang dapat dihimpun oleh perusahaan tersebut. Untuk memenuhi keinginan pengunjung pada umumnya selalu berusaha membuat trend penghimpun dana dengan maksud untuk melihat berapa besar dimasa yang akan datang. Hal ini diproyeksikan kegiatan pada masa yang akan datang. Seperti dipahami bahwa tidak semua peristiwa akan

47

terulang seperti semula. Tetapi ketentuan-ketentuan dan pola tertentu dan peristiwa lampau dapat dipakai sebagai dasar peramalan.

Oleh karena itu, data yang lampau dapat dipakai sebagai dasar analisis dan peramalan. Peramalan perhimpunan jumlah pengunjung untuk masa yang akan datang akan berguna bagi pimpinan Wisata Kebun Gowa. Kesemuanya ini dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui peningkatan jumlah pengunjung yang ditargetkan semula.

Peramalan jumlah pengunjung pada Wisata Kebun Gowa dapat menjadi pedoman bagi perusahaan agar dapat menyesuaikan kemampuan perusahaan dari segala bidang sehingga apa yang telah dicapai selama ini dapat lebih ditingkatkan dimasa yang akan datang, maka peralatan yang digunakan adalah least square methode. Untuk lebih jelasnya dibawah ini dapat dilihat

perhitungan dari tabel 8 berikut ini:

Tabel 8

Perhitungan ramalan jumlah pengunjung Wisata Kebun Gowa periode tahun 2009 – 2013

Tahun X Pengunjung (Y) orang XY X2

Sumber: tabel data diolah

Persamaan yang digunakan adalah sebagai berikut:

Y = a + bx Dimana:

Y = Jumlah pengunjung X = Pelayanan

Untuk mencapai nilai a dan b, menggunakan 2 persamaan yaitu:

∑Y = na + b ∑x

∑XY = a. ∑X + b. ∑X

∑Y = na + b ∑x 207.232 = 5a + 0 5a = 207.323 a = 41.465 orang

∑XY = a. ∑X + b. ∑X² 6.838 = 0 + 10 b

b = 684 orang

Menggunakan rumus metode regresi sederhana, maka ramalan jumlah pengunjung pada tahun yang akan datang, dengan perhitungan sebagai berikut:

Y = a + bx

Y2014 = a + bx

= 41. 465 + 684 (3)

= 41.465 + 2052

49

= 43.517 orang

Y2015 = a + bx

= 41. 465 + 684 (4)

= 41.465 + 2736

= 44.201 orang Y2016 = a + bx

= 41. 465 + 684 (5)

= 41.465 + 3420

= 44.885 orang Y2017 = a + bx

= 41. 465 + 684 (6)

= 41.465 + 4104

= 45.569 orang Y2018 = a + bx

= 41. 465 + 684 (7)

= 41.465 + 4788

= 46.253 orang

Untuk lebih jelasntya disajikan melalui tabel 9 hasil perhitungan tersebut diatas sebagai berikut:

Tabel 9

Ramalan Jumlah Pengunjung pada Wisata Kebun Gowa

Periode 2014 – 2018

Tahun Jumlah Pengunjung (Orang)

2014 43.517

2015 44.201

2016 44.885

2017 45.569

2018 46.253

Total 224.425

Sumber: data diolah

Berdasarkan tabel 9 di atas menunjukkan bahwa perhitungan yang diasumsikan mengenai faktor-faktor lain adalah sama dari tahun 2014 sampai dengan tahun 2018 dengan rincian setiap tahun.

pada tahun 2014 jumlah pengunjung sebanyak 43.517 orang kemudian mengalami peningkatan pada tahun 2015 sebanyak 44.201 orang. Untuk

51

selanjutnya jumlah pengunjung pada tahun 2016 sebanyak 44.885 orang. Pada tahun 2017 meningkat menjadi 45.569 orang. Sedangkan pada tahun 2018 kenaikan pengunjungnya menjadi 46.253 orang maka sesuai dengan hipotesis telah terbukti.

52 A. Kesimpulan

Dari hasil penelitian yang telah dianalisis dan dibahas, maka dapat diambil kesimpulan bahwa pengaruh pelayanan terhadap peningkatan jumlah pengunjung pada Wisata Kebun Gowa adalah sebagai berikut: Pelayanan yang dilakukan oleh karyawan Wisata Kebun Gowa telah optimal dimana dari 25 responden memberikan tanggapan atas pelayanan yang dilakukan oleh karyawan Wisata Kebun Gowa. Sagat baik sebesar 12 orang atau 48%, baik sebesar 10 orang atau 40%, kurang baik 2 orang atau 8%. Usaha karyawan dalam memberikan pelayanan yang baik telah mengakibatkan peningkatan jumlah pengunjung. Dari tahun 2009 sampai dengan 2013 jumlah pengunjung sebesar 207.323 orang dengan rata-rata kenaikan 1,50% pertahunnya. Sedangkan ramalan perkembangan jumlah pengunjung pada Wisata Kebun Gowa dari tahun 2014 sampai dengan 2018 diperkirakan sebesar 224.425 orang.

B. Saran

Berdasarkan analisis yang telah dilakukan maka penulis akan memberikan masukan yang sekiranya dapat memberikan masukan bagi pihak Wisata Kebun Gowa dalam meningkatkan kualitas pelayanan

53

dalam upaya meningkatkan jumlah pengunjung. Meskipun pelayanan yang diberikan sudah memuaskan, namun perlu dilakukan pengkajian lebih mendalam untuk mempertahankan dan meningkatkan yang sudah baik dan memperbaiki kekurangan:

1. Pihak Wisata Kebun Gowa sebaiknya lebih meningkatkan pemeliharaan peralatan dan sarana yang telah ada. Serta meningkatkan atau mengembangkan atribut-atribut produk wahana agar lebih menarik minat pengunjung untuk datang.

2. Demi menjalin hubungan yang harmonis, pihak Wisata Kebun Gowa sebaiknya memperhatikan apa yang diinginan pengunjung, sehingga pengunjung akan mendapatkan kesan yang baik dan akan mempunyai keinginan untuk melakukan kunjungan kembali.

54

DAFTAR PUSTAKA

Fandy, Tjiptono. 2002. Strategi Pemasaran, Edisi Kedua. Yogyakarta: Andi Yogyakarta.

Hadinoto, Kusudianto. 1996. Perencanaan Pembangunan Destinasi Pariwisata. Jakarta: UI Press

Kasmir. 2005. Etika Coustomer Service. Jakarta: PT. Raja Gravindo.

Kotler, Philip dan Gary Armstrong. 2004. Dasar-dasar Pemasaran. Edisi Kesembilan, Jilid II. Alih Bahasa: Alexander Sindoro; Editor: Tanty Tarigan. Jakarta: Indeks.

Kotler, Philip. 2005. Manajemen Pemasaran. Edisi Kesebelas, Jilid I. Alih Bahasa: Benyamin Molan; Editor: Yenna Waldemas. Jakarta:

Indeks.

Lupiyoadi, Rambat. 2001. Manajemen Pemasaran Jasa. Jakarta : Salemba Empat.

Marpaung. H. 2002. Pengetahuan kepariwisataan. Bandung: Alfabeta.

Moenir. AS. 2000. Manajemen Pelayanan Umum di Indonesa. Jakarta: Bumi Aksara.

Sihite, Richard. 2000. Hotel Management: Pengelolaan Hotel. Surabaya: SIC.

Usman, Husaini dan Purnomo Setiady akbar. 2003. Metodologi Penelitian Sosial. Cet. Ke-4. Jakarta : Pt. Bumi Aksara.

Yoeti, Oka A. 1997. Perencanaan dan Pengembangan Pariwisata. Jakarta:

Pradnya Paramita.

Zeithaml, Valerie A., A. Parasuraman and Leonard L. Berry, 2000. Delivering Quality Service Balancing Customer Perceptions and Expectations, New York: The Free Press.

DAFTAR PERTANYAAN KE RESPONDEN

1. Pendapat Anda mengenai sarana dan peralatan yang memadai di Wisata Kebun Gowa.

a. Sangat Puas b. Puas

c. Kurang Puas d. Tidak Puas

e. Sangat Tidak Puas

2. Pendapat Anda mengenai kebersihan, keindahan, kenyamanan tempat di Wisata Kebun Gowa.

a. Sangat Puas b. Puas

c. Kurang Puas d. Tidak Puas

e. Sangat Tidak Puas

3. Pendapat Anda mengenai penampilan pegawai di Wisata Kebun Gowa.

a. Sangat Baik b. Baik

c. Kurang Baik d. Tidak Baik

e. Sangat Tidak Baik

4. Pendapat Anda mengenai letak lokasi di Wisata Kebun Gowa.

d. Tidak Puas

e. Sangat Tidak Puas

5. Pendapat Anda mengenai kesediaan pegawai untuk membantu keinginan dan kebutuhan pengunjung di Wisata Kebun Gowa.

a. Sangat Puas b. Puas

c. Kurang Puas d. Tidak Puas

e. Sangat Tidak Puas

6. Pendapat Anda mengenai ketanggapan pegawai dalam menghadapi keluhan pengunjung di Wisata Kebun Gowa.

a. Sangat Puas b. Puas

c. Kurang Puas d. Tidak Puas

e. Sangat Tidak Puas

7. Pendapat Anda mengenai ketepatan, kecepatan, dan keskuratan pegawai dalam memberikan peayanan di Wisata Kebun Gowa.

a. Sangat Puas b. Puas

c. Kurang Puas d. Tidak Puas

e. Sangat Tidak Puas

8. Pendapat Anda mengenai kesiapan pegawai dalam menyelesaikan masalah di Wisata Kebun Gowa.

a. Sangat Puas b. Puas

c. Kurang Puas d. Tidak Puas

e. Sangat Tidak Puas

9. Pendapat Anda mengenai kesopanan dan keramahan pegawai dalam melayani pengunjung di Wisata Kebun Gowa.

a. Sangat Puas b. Puas

c. Kurang Puas d. Tidak Puas

e. Sangat Tidak Puas

10. Pendapat Anda mengenai pengetahuan dan kecakapan pegawai dalam memberikan informasi di Wisata Kebun Gowa.

a. Sangat Puas b. Puas

c. Kurang Puas d. Tidak Puas

a. Sangat Puas b. Puas

c. Kurang Puas d. Tidak Puas

e. Sangat Tidak Puas

12. Pendapat Anda mengenai komunikasi yang baik dengan menerima dan memberikan respon terhadap pengunjung di Wisata Kebun Gowa.

a. Sangat Puas b. Puas

c. Kurang Puas d. Tidak Puas

e. Sangat Tidak Puas

L A M

P

I

R

A

N

2. Apa Misi dan Misi didirikannya Wisata Kebun Gowa ini ?

3. Di Wisata Kebun Gowa ini wahana perminan apa saja yang ditawarkan ? 4. Bagaimana struktur organisasinya dan tugasnya ?

5. Berapa jumlah karyawan Wisata Kebun Gowa ?

6. Bagaimana strategi pemasaran yang dilakukan Wisata Kebun Gowa dalam menarik minat masyarakat untuk berkunjung ?

7. Bagaimana ciri pelayanan yang baik dan dapat memberikan kepuasan kepada pengunjung ?

8. Alat atau media apa saja yang digunakan untuk promosi pada Wisata Kebun Gowa ini ?

9. Apakah ada kegiatan yang dilakukan oleh Wisata Kebun Gowa dalam publisitas kepada masyarakat ?

10. Apakah ada program-program tertentu dalam menarik minat pelanggan ? 11. Bagaimana perkembangan Wisata Kebun Gowa ini dari awal berdirinya

sampai saat ini ?

12. Apa kelebihan dan kelemahan yang di alami Wisata Kebun Gowa dalam menjalankan pemasaran selama ini ?

13. Apakah ada pelatihan atau training terhadap karyawan Wisata Kebun Gowa ?

14. Bagaiman cara pembayaran yang diterapkan Wisata Kebun Gowa ?

Dokumen terkait