• Tidak ada hasil yang ditemukan

Tugas, Wewenang, Kewajiban dan Hak Dewan Komisaris

BAB III DEWAN KOMISARIS

3.11 Tugas, Wewenang, Kewajiban dan Hak Dewan Komisaris

Dewan Komisaris memiliki tugas sebagai berikut:

1. Melakukan pengawasan terhadap kebijakan pengurusan, jalannya pengurusan pada umumnya baik mengenai Tata Kelola Perusahaan maupun usaha PT PG Candi Baru yang dilakukan oleh Direksi.

2. Memberikan nasihat kepada Direksi tentang kepengurusan jalannya PT PG Candi Baru.40 Pengawasan dan pemberian nasihat terhadap kebijakan pengelolaan sumber daya manusia dan pelaksanaan kebijakan tersebut

3. Evaluasi kinerja Direksi dievaluasi oleh Pemegang Saham dalam RUPS. Secara umum, kinerja Direksi ditentukan berdasarkan tugas dan kewajiban yang tercantum dalam peraturan perundang-undangan yang berlaku dan Anggaran Dasar PT PG Candi Baru maupun amanat/arahan Pemegang Saham.

3.11.2 Tugas berkaitan dengan Pelaksanaan GCG

Dalam kaitan dengan pelaksanaan praktik GCG di dalam PT PG Candi Baru, Dewan Komisaris memiliki tugas dan tanggungjawab sebagai berikut:

1. Memantau secara berkelanjutan efektifitas praktik GCG yang diterapkan PT PG Candi Baru dan bilamana perlu melakukan penyesuaian.41

2. Memberikan pendapat dan saran atas pelaksanaan GCG di dalam PT PG Candi Baru.

3. Mengkaji dan ikut mengesahkan budaya PT PG Candi Baru dan Kode Etik PT PG Candi Baru yang memuat nilai-nilai PT PG Candi Baru yang diinginkan dan melakukan pengawasan untuk memastikan bahwa manajemen telah melakukan komunikasi kepada seluruh anggota Dewan Komisaris beserta Stafnya.42

3.11.3 Tugas berkaitan dengan RUPS

Berkaitan dengan RUPS, Dewan Komisaris bertanggung jawab untuk melaporkan kepada RUPS tentang tugas pengawasan, termasuk:

1. Memberi saran kepada RUPS tentang rencana pengembangan PT PG Candi Baru43, rencana kerja dan anggaran tahunan termasuk perubahannya, laporan berkala dan laporan-laporan lain dari Direksi.44

2. Mengawasi pelaksanaan rencana kerja PT PG Candi Baru termasuk anggaran yang sudah disahkan dan juga membuat serta menyampaikan penilaian kinerja dan pendapatnya dalam RUPS.

3. Mengikuti perkembangan kegiatan PT PG Candi Baru, dan dalam hal PT PG Candi Baru menunjukkan gejala kemunduran, segera melaporkan kepada RUPS dengan disertai saran mengenai langkah perbaikan yang harus ditempuh.

4. Memberikan pendapat dan saran kepada RUPS mengenai setiap persoalan lainnya yang dianggap penting bagi pengurusan PT PG Candi Baru.

5. Melakukan tugas-tugas pengawasan lainnya yang ditentukan RUPS.45

40 Anggaran Dasar Pasal 15 Ayat 1, 2

41 SK-16/S.MBU/2012

42 SK-16/S.MBU/2012

43 Anggaran Dasar Pasal 15

44 Anggaran Dasar Pasal 15

45 Anggaran Dasar Pasal 15

BOARD MANUAL

3.11.4 Tugas berkaitan dengan Strategi dan Program Kerja Perusahaan.

Dalam penetapan Strategi dan Program Kerja Perusahaan yang dipaparkan pada RKAP dan RJPP, Dewan Komisaris harus :

1. Mengkaji dan ikut mengesahkan tujuan strategis, rencana operasional dan keuangan Perusahaan sebelum disahkan oleh RUPS.46

2. Mengkaji dan memberi pendapat atas rencana kerja Perusahaan47, rencana strategis, anggaran kerja tahunan dan rencana usaha yang dipersiapkan oleh Direksi.

3. Mengawasi penerapan rencana usaha dan kinerja Perusahaan termasuk mengawasi pengeluaran barang modal yang materiil, pengambilalihan, dan pemisahan PerusahaanPerusahaan.

3.11.5 Tugas berkaitan dengan Pengelolaan Manajemen Risiko

Berkaitan dengan pengelolaan manajemen risiko perusahaan, Dewan Komisaris harus:

1. Bertanggung jawab untuk mengawasi dan memberikan nasihat kepada Direksi secara berkala serta memonitor risiko-risiko penting yang dihadapi Perusahaan, dan bilamana perlu memberi saran untuk mengubah pengelolaan kebijakan Manajemen Risiko.48

2. Menetapkan kriteria mengenai informasi lingkungan bisnis dan permasalahannya yang diperkirakan berdampak pada usaha perusahaan dan kinerja perusahaan yang perlu mendapat perhatian Dewan Komisaris.

3. Menyusun rencana Dewan Komisaris mengenai pengawasan dan pemberian nasihat terhadap kebijakan dan pelaksnaan manajemen risiko peusahaan

4. Memberikan arahan dan evaluasi atas pedoman dan kebijakan mananjemen risiko yang ditetapkan Direksi.

5. Melakukan pemantauan dan evaluasi terhadap penerapan manajemen risiko.

3.11.6 Tugas Berkaitan dengan Kebijakan dan Penyusunan Laporan Keuangan

Dewan Komisaris memberikan arahan tentang kebijakan dan penyusunan laporan keuangan sesuai dengan standard akuntansi yang berlaku umum di Indonesia (SAK), meliputi:

1. Menetapkan kebijakan Dewan Komisaris mengenai pengawasan dan pemberian nasihat terhadap kebijakan akuntansi dan penyusunan laporan keuangan sesuai dengan standard akuntansi yang berlaku umum di Indonesia.

2. Menyusun rencana untuk melakukan pengawasan terhadap kebijakan akuntansi dan penyusunan laporan keuangan berserta penerapan kebijakan tersebut.

3. Melakukan pembahasan mengenai kebijakan akuntansi dan penyusunan laporan keuangan beserta penerapannya.

4. Menyampaikan arahan kepada Direksi tentang kebijakan akuntansi dan penyusunan laporan keuangan beserta penerapannya.

46 SK-16/S.MBU/2012

47 SK-16/S.MBU/2012

48 SK-16/S.MBU/2012

BOARD MANUAL

3.11.7 Tugas Berkaitan dengan Kebijakan Pengadaan Barang dan Jasa Dewan Komisaris harus memberikan arahan pengadaan barang dan jasa, meliputi:

1. Menyusun rencana pembahasan kebijakan pengadaan barang dan jasa beserta pelaksanaannya, dan memasukan dalam Rencana Kerja Tahunan Dewan Komisaris.

2. Melakukan pembahasan terhadap kebijakan pengadaan barang dan jasa beserta pelaksanaannya.

3. Memberikan arahan kepada Direksi tentang kebijakan pengadaan dan pelaksanaannya.

3.11.8 Tugas Berkaitan dengan Kebijakan Sistem Teknologi Informasi Perusahaan dan Pelaksanaannya.

Dewan Komisaris memberikan arahan tentang kebijakan Sistem Teknologi Informasi, meliputi:

1. Menyusun rencana pembahasan kebijakan sistem teknologi informasi perusahaan dan pelaksanaannya dan memasukan dalam Rencana Kerja Tahunan Dewan Komisaris.

2. Menelaah terhadap kebijakan sistem teknologi informasi dan pelaksanaannya.

3. Memberikan saran peningkatan sistem teknologi informasi dan pelaksanaannya kepada Direksi

3.11.9 Tugas Berkaitan dengan Kebijakan Mutu

Dewan Komisaris harus memberikan arahan tentang kebijakan mutu dan pelayanan serta pelaksanaan kebijakan tersebut, meliputi:

1. Menyusun rencana pembahasan kebijakan mutu dan pelayanan serta pelaksanaannya, dan memasukannya kedalam Rencana Kerja Tahunan Dewan Komisaris.

2. Melakukan pembahasan terhadap kebijakan mutu dan pelayanan serta pelaksanaannya.

3. Menyampaikan arahan kepada Direksi tentang kebijakan mutu dan pelayanan serta pelaksanaannya

4. Menetapkan mekanisme bagi Dewan Komisaris untuk merespon saran, permasalahan atau keluhan dari stakeholders dan menyampaikan kepada Direksi tentang saran penyelesaian yang diperlukan

3.11.10 Tugas Berkaitan dengan Pengusulan Calon Direksi

Pengusulan dan pengangkatan Calon Direksi merupakan kewenangan Pemegang Saham

3.11.11 Tugas Berkaitan dengan Pengusulan Remunerasi Direksi

Remunerasi bagi anggota Direksi merupakan kewenangan Pemegang Saham dan ditetapkan dalam RUPS yang formulasinya mengacu pada:

BOARD MANUAL

1. Peraturan Menteri Badan Usaha Milik Negara Nomor: PER-04/MBU/2014 Tanggal 10 Maret 2014 Tentang Pedoman Penetapan Penghasilan Direksi, Dewan Komisaris dan Dewan Pengawas Badan Usaha Milik Negara

2. Keputusan Pemegang Saham selaku RUPS Perusahaan

3.11.12 Tugas Berkaitan dengan Penunjukan Calon Audit Eksternal

Penunjukan atas Calon Audit Eksternal merupakan kewenang Pemegang Saham dan ditetapkan dalam RUPS

3.11.13 Wewenang Dewan Komisaris

Dalam melaksanakan tugasnya maka Dewan Komisaris berwenang untuk :49

1. Melihat buku-buku, surat-surat, serta dokumen-dokumen lainnya, memeriksa kas untuk keperluan verifikasi,dan lain-lain surat berharga dan memeriksa kekayaan Perusahaan.

2. Memasuki pekarangan, gedungdan kantor yang dipergunakan oleh Perusahaan.

3. Meminta penjelasan dari Direksi dan/atau pejabat lainnya mengenai segala persoalan yang menyangkut pengelolaan Perusahaan.

4. Mengetahui segala kebijakan tindakan yang telah dan akan dijalankan oleh Direksi.

5. Meminta Direksi dan/atau pejabat lainnya dengan sepengetahuan Direksi untuk menghadiri rapat Dewan Komisaris.

6. Mengangkat dan memberhentikan Sekretaris Dewan Komisaris, jika dianggap perlu.

7. Memberhentikan sementara Direksi sesuai dengan ketentuan Anggaran Dasar.

8. Membentuk Komite-komite Dewan Komisaris lain selain Komite Audit, jika dianggap perlu dengan memperhatikan kemampuan Perusahaan.

9. Menggunakan tenaga ahli untuk hal tertentu dan dalam jangka waktu tertentu atas beban Perusahaan, jika dianggap perlu.

10. Melakukan tindakan pengurusan Perusahaan dalam keadaan tertentu untuk jangka waktu tertentu sesuai dengan ketentuan Anggaran Dasar.

11. Menghadiri rapat Direksi dan memberikan pandangan-pandangan terhadap hal-hal yang dibicarakan.

12. Melaksanakan kewenangan pengawasan lainnya sepanjang tidak bertentangan dengan peraturan perundang-undangan, Anggaran Dasar dan/atau keputusan RUPS.

3.11.14 Kewajiban Dewan Komisaris

Dalam melaksanakan tugasnya maka kewajiban Dewan Komisaris adalah50 :

1. Memberikan nasihat kepada Direksi dalam melaksanakan pengurusan Perusahaan.

2. Memberi persetujuan/tanggapan/pendapat atas rancangan Rencana Jangka

49 Anggaran Dasar Pasal 15 Ayat 2 (a)

50 Anggaran Dasar Pasal 15 Ayat 2 (b)

BOARD MANUAL

Panjang Perusahaan yang disiapkan Direksi

3. Memberi persetujuan/tanggapan/pendapat atas rancangan Rencana Kerja dan Anggaran Perusahaan yang disiapkan Direksi

4. Meneliti dan menelaah serta menandatangani Rencana Jangka Panjang Perusahaan dan Rencana Kerja dan Anggaran Perusahaan yang disiapkan Direksi, sesuai dengan ketentuan Anggaran Dasar Perusahaan.

5. Memberikan pendapat dan saran kepada RUPS mengenai Rencana Jangka Panjang Perusahaan dan Rencana Kerja dan Anggaran Perusahaan mengenai alasan Dewan Komisaris menandatangani Rencana Jangka Panjang Perusahaan dan Rencana Kerja dan Anggaran Perusahaan.

6. Mengikuti perkembangan kegiatan Perusahaan, memberikan pendapat dan saran kepada RUPS mengenai setiap masalah yang dianggap penting bagi pengurusan Perusahaan.

7. Melaporkan dengan segera kepada RUPS apabila terjadi gejala menurunnya kinerja Perusahaan.

8. Meneliti dan menelaah laporan berkala dan laporan tahunan yang disiapkan Direksi serta menandatangani laporan tahunan.

9. Memberikan penjelasan, pendapat dan saran kepada RUPS mengenai Laporan Tahunan, apabila diminta RUPS.

10. Menyusun Rencana Kerja dan Anggaran Dewan Komisaris tahunan yang dibuat secara terpisah untuk dimintakan persetujuan RUPS bersamaan dengan Rencana Kerja dan Anggaran Perusahaan.

11. Menetapkan secara tertulis kebijakan mengenai pengukuran dan penilaian terhadap kinerja Dewan Komisaris, mengevaluasi atas capaian kinerja Dewan Komisaris dan dituangkan dalam risalah Rapat Dewan Komisaris dan melaporkan penilaian kinerja tersebut dalam Laporan Pelaksanaan Tugas Pengawasan Dewan Komisaris.

12. Membentuk Komite-Komite.

13. Mengusulkan Akuntan Publik kepada RUPS.

14. Membuat risalah rapat Dewan Komisaris dan menyerahkan yang asli kepada Direksi serta menyimpan salinannya.

15. Melaporkan kepada Perusahaan mengenai kepemilikan sahamnya dan/atau keluarganya pada Perusahaan dan Perseroan lain.

16. Memberikan laporan tentang tugas pengawasan yang telah dilakukan selama tahun buku yang baru lampau kepada RUPS.

17. Menyampaikan Laporan Harta Kekayaan Pejabat Negara setelah menjabat sebagai Dewan Komisaris.

18. Melaksanakan kewajiban lainnya dalam rangka tugas pengawasan dan pemberian nasihat, sepanjang tidak bertentangan dengan peraturan perundang-undangan, Anggaran Dasar, dan/atau keputusan RUPS.

Dalam melaksanakan tugasnya baik pengawasan maupun pemberian nasihat, setiap anggota Dewan Komisaris harus51 :

1. Mematuhi Anggaran Dasar dan peraturan perundang-undangan serta

51 Anggaran Dasar Pasal 15 Ayat 3

BOARD MANUAL

prinsip profesionalisme, efisiensi, transparansi, kemandirian, akuntabilitas, pertanggungjawaban, serta kewajaran.

2. Beritikad baik, penuh kehati-hatian dan bertanggung-jawab dalam menjalankan tugas pengawasan dan pemberian nasihat kepada Direksi untuk kepentingan Perusahaan dan sesuai dengan maksud dan tujuan Perusahaan.

3.11.15 Hak Dewan Komisaris

Dewan Komisaris memiliki hak sebagai berikut :

1. Baik bersama-sama maupun sendiri-sendiri, pada setiap waktu yang dianggap perlu, memasuki bangunan, halaman dan tempat lain yang dipergunakan atau dikuasai oleh Perusahaan dan berhak memeriksa pembukuan, surat-surat bukti, persediaan barang, memeriksa dan mencocokkan keadaan uang kas untuk keperluan verifikasi dan lain-lain surat berharga serta mengetahui segala tindakan yang telah dijalankan oleh Direksi.52

2. Meminta bantuan tenaga ahli atau konsultan untuk jangka waktu terbatas atas beban Perusahaan, jika dianggap perlu.53

3. Meminta penjelasan tentang segala hal yang ditanyakan kepada Direksi dan Direksi wajib memberikan penjelasan yang menyangkut pengelolaan Perusahaan.54

4. Dengan suara terbanyak, memberhentikan sewaktu-waktu untuk sementara waktu Direksi55, jikalau mereka bertindak bertentangan dengan Anggaran Dasar atau melalaikan kewajibannya atau alasan lainnya yang mendesak.

5. Memberikan persetujuan tertulis untuk tindakan-tindakan Direksi sebagaimana diatur dalam Anggaran Dasar Perusahaan.56