IV. TUJUAN DAN SASARAN
4.1 Tujuan dan Sasaran Jangka Menengah Perangkat Daerah
Tujuan dan sasaran jangka menengah yang akan dicapai oleh Bappeda Kabupaten Kampar diuraikan sebagai berikut:
1. Meningkatkan profesionalisme dan kinerja aparatur melalui reformasi birokrasi 2. Meningkatkan tata kelola pelayanan dan informasi yang handal
Secara rinci tujuan, sasaran, indikator sasaran dan target kinerja sasaran perangkat daerah disajikan pada Tabel 4.1 berikut ini.
Tabel 4.1
Tujuan dan Sasaran Jangka Menengah Pelayanan Bappeda Kabupaten Kampar Tahun 2017 - 2022
No Tujuan Sasaran indikator
Sasaran Satuan
Kondisi
Awal Target Kinerja Sasaran Target Akhir 1 Meningkatkan
profesionalism
Persentase OPD dan desa yang
No Tujuan Sasaran indikator
Sasaran Satuan
Kondisi
Awal Target Kinerja Sasaran Target Akhir Renstr
a Tahun
2017
Tahun 2018
Tahun 2019
Tahun 2020
Tahun 2021
Tahun 2022 b. Meningkatnya
kualitas pengendalian dan evaluasi pembangunan yang aspiratif secara efisien dan efektif
Persentase capaian keber-hasilan monotoring, pengendalian dan evaluasi pembangunan
% 75 80 85 90 95 100 100
2 Meningkatkan tata kelola pelayanan dan informasi yang handal
a. Meningkatnya Kualitas
Pelayanan dalam Melaksanakan Tusi
Meningkatnya Kualitas
Pelayanan dalam Melaksanakan Tusi
% 100 100 100 100 100 100 100
b. Meningkatnya kemampuan teknis perencana pembangunan daerah
Jumlah tenaga teknis perencana yang memiliki
kompetensi orang 1 1 1 3 3 3
3
BAB V
STRATEGI DAN ARAH KEBIJAKAN
5.1. Strategi dan Kebijakan 5.1.1. Strategi
Strategi adalah sarana untuk mencapai Tujuan dan sasaran yang telah ditetapkan adalah sebagia berikut :
1. Membangun kualitas partisipasi masyarakat dalam proses perencanaan
2. Mengoptimalkan penerapan e-planning bagi OPD dan desa dengan baik dan terintegrasi
3. Meningkatkan peran aktif dari stakeholder terhadap perencanaan
4. Mengoptimalkan fungsi dan peran pengendalian, pemantauan dan evaluasi rencana pembangunan daerah
5. Membangun Koordinasi yang baik dengan stakeholder di bidang perencanaan 6. Membangun sarana dan prasarana pendukung yang memadai
7. Meningkatkan kompetensi pegawai dalam melaksanakan tugas perencana
8. Membangun website yang berkualitas sebagai sumber informasi pembangunan daerah
5.1.2. Kebijakan
1. Pengembangan mekanisme musrenbang yang berkualitas
2. Penguatan kapasitas masyarakat dalam proses perencanaan pembangunan 3. Pengembangan sistem komunikasi pembangunan antara pemerintah dan
masyarakat
4. Peningkatan pelibatan masyarakat dalam proses pengambilan kebijakan publik 5. Adanya komitmen bersama antara eksekutif dan legislatif serta stakeholder
dalam mewujudkan program pembangunan di Kabupaten Kampar yang lebik baik
6. Peningkatan Hasil monotoring dan evaluasi dapat dijadikan pedoman dalam perencanaan yang akan dating
7. Peningkatan kapasitas fungsi pemerintah, antar dan lintas SKPD serta Kecamatan seuai rencana
8. Peningkatan sarana dan prasarana secara optimal 9. Peningkatan sistem pengelolaan aset dengan baik 10. Penguatan motivasi pegawai dalam melaksanakan tugas
11. Adanya komitmen dari stakeholder penghargaan bagi pegawai berdasarkan kinerja
12. Pengembangan media komunikasi elektronik yang dapat diakses kapan saja Keterkaitan antara strategi dan kebijakan dengan Tujuan, Sasaran Perangkat Daerah dapat dilihat pada Tabel 5.1 berikut ini:
Tabel 5.1
Tujuan, Sasaran, Strategi, dan Kebijakan Perangkat Daerah Tahun 2017 - 2022
No Tujuan Sasaran Strategi Arah Kebijakan
1. Meningkatkan profesionalisme dan kinerja aparatur melalui reformasi birokrasi.
a. Meningkatnya kualitas perencanaan dan penganggaran daerah.
· Membangun kualitas partisipasi
masyarakat dalam proses
perencanaan.
· Mengoptimalkan penerapan e-planning bagi OPD dan desa dengan baik dan terintegrasi.
· Meningkatkan peran aktif dari OPD terhadap perencanaan.
· Pengembangan
mekanisme musrenbang yang berkualitas.
· Penguatan kapasitas masyarakat dalam proses perencanaan pembangunan.
· Pengembangan sistem komunikasi
pembangunan antara pemerintah dan masyarakat.
· Peningkatan kelibatan masyarakat dalam proses pengambilan kebijakan publik.
· Adanya komitmen bersama antara eksekutif dan legislatif serta stakeholder dalam mewujudkan program pembangunan di Kabupaten Kampar yang lebik baik.
b. Meningkatnya kualitas pengendalian dan evaluasi pembangunan yang aspiratif secara efisien dan efektif.
· Mengoptimalkan fungsi dan peran pengendalian, pemantauan dan evaluasi rencana pembangunan daerah.
· Peningkatan Hasil monotoring dan evaluasi dapat dijadikan
pedoman dalam perencanaan yang akan datang.
c. Meningkatnya
pelaksanaan koordinasi perencanaan
pembangunan daerah sesuai rencana.
· Membangun Koordinasi yang baik dengan stakeholder di bidang perencanaan.
· Peningkatan kapasitas fungsi pemerintah, antar dan lintas SKPD serta Kecamatan seuai rencana.
2. Meningkatkan tata kelola pelayanan dan informasi yang handal.
a. Meningkatnya Kualitas Pelayanan dalam Melaksanakan Tupoksi.
· Membangun sarana dan prasarana pendukung yang memadai.
· Peningkatan sarana dan prasarana secara optimal.
· Peningkatan sistem pengelolaan aset dengan baik.
b. Meningkatnya kemampuan teknis perencana
pembangunan daerah.
· Meningkatkan kompetensi pegawai dalam melaksanakan tugas perencana
· Penguatan motivasi pegawai dalam melaksanakan tugas.
· Adanya komitmen dari stakeholder
penghargaan bagi pegawai berdasarkan kinerja.
c. Meningkatnya kualitas sistem informasi pembangunan daerah.
· Membangun sistem website yang berkualitas sebagai informasi pembangunan daerah.
· Pengembangan media komunikasi elektronik yang dapat diakses kapan saja.
BAB VI
RENCANA PROGRAM DAN KEGIATAN, SERTA PENDANAAN
Dalam rangka pencapaian visi dan misi daerah, diperlukan Rencana Program, Kegiatan, Indikator Kinerja, Kelompok Sasaran dan Pendanaan Indikatif sehingga dinamika pembangunan tetap terarah menuju visi dan misi yang diharapkan. Dengan demikian dapat dimaknai bahwa Rencana Program, Kegiatan, Indikator Kinerja, Kelompok Sasaran dan Pendanaan Indikatif menjembatani visi dan misi dengan realitas yang ada. Sebagai perwujudan dari beberapa kebijakan dan strategi dalam rangka mencapai setiap tujuan dan sasaran strateginya, maka langkah operasionalnya harus dituangkan ke dalam program dan kegiatan indikatif yang mengikuti ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku dengan mempertimbangkan tugas dan fungsi Bappeda.
Rencana program dan Kegiatan Perangkat Daerah yang akan dilaksanakan selama lima tahun diuraikan sebagai berikut:
A. Program Pelayanan Administrasi Perkantoran
1. Penyediaan jasa komunikasi, sumber daya air dan listrik.
2. Penyediaan jasa kebersihan kantor.
3. Penyediaan jasa perbai kan peralatan kerja.
4. Penyediaan alat tulis kantor.
5. Penyediaan barang ce takan dan penggandaan.
6. Penyediaan komponen instalasi listrik/penera ngan bangunan kantor.
7. Penyediaan peralatan dan perlengkapan kantor.
8. Penyediaan bahan bacaan dan peraturan perundang-undangan.
9. Penyediaan makanan dan minuman.
10. Rapat-rapat koordinasi dan konsultasi ke luar daerah.
11. Penyediaan jasa tenaga harian lepas.
12. Penyediaan jasa pengamanan kantor.
B. Program Peningkatan Sarana Dan Prasarana Aparatur 1. Pengadaan mebeleur.
2. Pemeliharaan rutin/berkala gedung kantor.
3. Pemeliharaan rutin/berkala kendaraan dinas/operasional.
4. Penataan halaman kantor.
C. Program Peningkatan Disiplin Aparatur
1. Pengadaan pakaian dinas beserta perlengkapannya.
2. Pengadaan pakaian KORPRI.
D. Program Peningkatan Kapasitas Sumber Daya Aparatur 1. Peningkatan kemampuan teknis aparat perencana.
2. Bimbingan teknis implementasi peraturan perundang undangan.
3. Peningktan kapasitas dan kinerja aparatur perencana daerah.
4. Bimbingan Teknis Aplikasi e-Planning.
5. Bimbingan Teknis Penatausahaan Barang Milik Daerah.
E. Program Peningkatan Pengembangan Sistem Pelaporan Capaian Kinerja Dan Keuangan
1. Penyusunan laporan capaian kinerja dan ikhtisar realisasi kinerja SKPD.
2. Penyusunan Renstra perangkat daerah Tahun 2017-2022.
3. Penyusunan revisi Renstra perangkat daerah Tahun 2017-2022.
F. Program Pengembangan Data/Informasi
1. Pengembangan sistim infomasi perencanaan pembangunan daerah.
G. Program Perencanaan Pengembangan Wilayah Strategis dan Cepat Tumbuh 1. Koordinasi Penyiapan Pemanfaatan Ruang Wilayah sebagai kawasan industri
Kampar di Kecamatan Tambang.
2. Pengembangan dan Pemutakhiran Data Spasial Kewilayahan.
H. Program Peningkatan Kapasitas Kelembagaan Perencanaan Pembangunan Daerah
1. Penyusunan fasilitas evaluasi rencana aksi daerah percepatan pemberantasan korupsi (RAD-PPK).
2. peningkatan koordinasi rencana dan penerapan penataan ruang.
3. Koordinasi penguatan kelembagaan air minum, perumahan, Kawasan Permukiman dan sanitasi.
4. Penyusunan Fasilitas Evaluasi Rencana Aksi Daerah Hak Azazi Manusia (RAD-HAM).
5. Penyusunan Fasilitasi Rencana Aksi Daerah Pangan dan gizi (RAD-PG).
I. Program Perencanaan Pembangunan Daerah
1. Penyusunan SE dan Verifikasi RKA SKPD Kab. Kampar.
2. Pengendalian, dan Evaluasi pelaksanaan rencana pembangunan daerah.
3. Perencanaan dan Monotoring DAK.
4. Penyusunan Rancangan AWAL RKPD.
5. Penyusunan RKPD.
6. Pembangunan Percepatan Sanitasi Permukiman (PPSP).
7. Verifikasi Renja SKPD.
8. Penyusunan RPJMD 2017 – 2022.
10. Penyusunan Kajian Lingkungan Hidup Strategis (KLHS) RPJMD.
11. Penyusunan Kajian Lingkungan Hidup Strategis (KLHS) Tata Ruang . 12. Asistensi dan verifikasi penyusunan renstra perangkat daerah.
13. Asistensi dan verifikasi penyusunan revisi renstra perangkat daerah.
14. Evaluasi RJMD Kab. Kampar Tahun 2012-2016.
15. Evaluasi Dokumen Perencanaan pembangunan daerah.
J. Program perencanaan sosial dan budaya
1. Pemantapan kelembagaan Tim Koordinasi Penangulangan Kemisikinan (TKPK) Kab. Kampa.r
2. Koordinasi Pencapaian target SDGs.
3. Koordinasi Perencanaan bidang sosial budaya.
K. Program Perencanaan Pembangunan Ekonomi
1. Penyusunan Rencana Induk Pengembangan Industri UKM di Kabupten Kampar 2. Penyusunan Strategi Penguatan Struktur Ekonomi dan Daya Saing Daerah.
3. Koordinasi Perencanaan pembangunan bidang Ekonomi dan SDA.
L. Program perencanaan prasarana wilayah dan sumber daya alam 1. Review MasterPlan Minipolitan.
2. Penyusunan Neraca Sumber Daya Alam Daerah Kabupaten Kampar.
M. Program Pengembangan Statistik, Data dan Informasi
1. Publikasi aktivitas tahapan pengendalian dan evaluasi pelaksanaan rencana pembangunan daerah.
2. Koordinasi dan evaluasi rencana kerja pembangunan daerah (RKPD).
3. konreg PDRB Tingkat Prov. Riau di Kab. Kampar.
N. Program Peningkatan dan Pengembangan Pengelolaan Keuangan daerah 1. Penyusunan KUA-PPAS dan KUA-PPAS Perobahan APBD Kab. Kampar.
O. Program optimalisasi pemanfaatan teknologi informasi
1. Penyebarluasan informasi pembangunan daerah melalui website.
P. Program Penelitian dan pembangunan daerah
1. Penyusunan Rencana Induk kelitbangan kab.kampar.
2. Penyusunan Sistem Informasi Kelitbangan.
3. Evaluasi Pemanfaatan penyebarluasan informasi kelitbangan.
4. Kajian Penyusunan Sistem Informasi Daerah (SIDA).
5. Pengkajian keberadaan masyarakat hukum adat.
6. Strategib pengembangan wilayah berbasis sektor industri dan pertanian.
Tabel 6.1
Rencana Program, Kegiatan, dan Pendanaan Perangkat Daerah Kabupaten Tahun 2017-2022
Tujuan Sasaran Indikator
Sasaran
Target Kinerja Program dan Kerangka Pendanaan
Unit Kerja
Program Tahun 2018 Tahun 2019 Tahun 2020 Tahun 2021 Tahun 2022
Kondisi Kinerja pada akhir Periode
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 (kali per tahun)
lap 8 8 158.595.00
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20
Data informasi perencanaan
dokumen ruang wilayah yang
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20
Jumlah target yang termonitor
target 17 191.985.00 0
target 17 191.985.00 0
target 17 191.985.00 0
target 17 191.985.00 0 Industri UKM di Kabupten Industri UKM di Kabupten dan Daya Saing Daerah bidang Ekonomi
Laporan
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 sumber daya air dan listrik ng cetakan dan penggandaan
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 tugas dan fungsi bappeda konsultasi ke luar daerah
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 a yang diadakan
ASN
ASN 690.379.379
yang mengikuti Bimbingan yang mengikuti Bimbingan
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 yang mengikuti Capacity
BAB VII
KINERJA PENYELENGGARAAN BIDANG URUSAN
Bagian penting dalam proses penyusunan Renstra Perangkat Daerah adalah ketersediaan indikator kinerja yang berguna untuk mengukur capaian target kinerja pembangunan daerah. Indikator kinerja adalah alat ukur untuk menilai keberhasilan pembangunan secara kuantitatif maupun kualitatif. Keberadaan indikator sangat penting baik dalam evaluasi kinerja program-program pembangunan daerah. Indikator kinerja menjadi kunci dalam pelaksanaan pemantauan dan evaluasi kinerja, yaitu sebagai ukuran untuk menilai ketercapaian kinerja pembangunan daerah. Dalam perencanaan pembangunan daerah, indikator menjadi ukuran keberhasilan pencapaian tujuan dan sasaran pembangunan, serta program dan kegiatan yang telah dirumuskan dalam dokumen perencanaan.
Indikator kinerja yang mengacu pada tujuan dan sasaran RPJMD adalah indikator kinerja yang secara langsung menunjukkan kinerja yang akan dicapai oleh perangkat daerah dalam lima tahun mendatang sebagai komitmen untuk mendukung pencapaian tujuan dan sasaran RPJMD. Target indikator kinerja perangkat daerah yang mengacu pada tujuan dan sasaran RPJMD ini akan diukur dalam evaluasi kinerja pembangunan. Pencapaian kinerja indikator yang termuat juga akan menjadi bahan dalam pelaporan kinerja perangkat daerah selama lima tahun, sehingga perlu dipedomani oleh seluruh aparatur perangkat daerah.
Indikator kinerja perangkat daerah yang mengacu pada tujuan dan sasaran RPJMD secara rinci dapat dikemukakan pada Tabel 7.1 berikut ini.
Tabel 7.1
Indikator Kinerja Perangkat Daerah yang Mengacu pada Tujuan dan Sasaran RPJMD Tahun 2017- 2022
NO Indikator Satuan
Kondisi
Awal Target Capaian Setiap Tahun Kondisi Kinerja Pada akhir RPJMD Tahun
2017
Tahun 2018
Tahun 2019
Tahun 2020
Tahun 2021
Tahun 2022
1 Persentase OPD dan desa yang menerapkan e-planning
% 11,92% 19,92% 27,92% 35,92% 43,92% 50% 50%
2 Persentase
Keterwakilan usulan hasil musrenbang di dalam dokumen RKPD
% 33% 38% 43% 48% 53% 58% 58%
NO Indikator Satuan
Kondisi
Awal Target Capaian Setiap Tahun Kondisi Kinerja Pada akhir RPJMD Tahun
2017
Tahun 2018
Tahun 2019
Tahun 2020
Tahun 2021
Tahun 2022
3 Persentase
kesesuain dokumen rencana
pembangunan daerah
% 75 80 85 90 95 100 100
4 Persentase capaian keberhasilan monotoring,
pengendalian dan evaluasi
pembangunan
% 75 80 85 90 95 100 100
BAB VIII PENUTUP
8.1. Pedoman Transisi
Masa berlaku Rencana Strategis (Renstra) Perangkat Daerah Kabupaten Tahun 2017–2022 adalah selama lima tahun. Untuk menjaga kesinambungan pembangunan serta mengisi kekosongan dokumen perencanaan pada masa transisi, maka Renstra Tahun 2012–2016 dapat digunakan sebagai pedoman dalam penyusunan Renja Perangkat Daerah tahun 2017, dengan tetap berpedoman pada RPJPD Provinsi/Kabupaten/Kota Tahun 2005 - 2025.
8.2. Kaidah Pelaksanaan
Beberapa kaidah pelaksanaan Rencana Strategis (Renstra) Bappeda Kabupaten Kampar tahun 2017-2022 yang perlu diatur sebagai berikut:
1. Sekretariat dan bidang-bidang pada Perangkat Daerah agar mendukung pencapaian target-target Renstra dan melaksanakan program dan kegiatan yang tercantum Renstra dengan sebaik-baiknya.
2. Diharapkan seluruh aparatur di Sekretariat dan bidang-bidang pada Perangkat Daerah dapat menjalin koordinasi dan kerjasama yang baik, sehingga tujuan dan sasaran yang telah ditetapkan dalam Renstra ini dapat tercapai.
3. Renstra Perangkat Daerah akan dijabarkan dalam Rencana Kerja (Renja) Perangkat Daerah yang merupakan dokumen perencanaan tahunan dalam kurun waktu lima tahun. Untuk menjaga konsistensi dan keselarasan kebijakan, program dan kegiatan, maka Penyusunan Renja Perangkat Daerah wajib berpedoman pada Renstra Perangkat Daerah.
4. Dalam rangka meningkatkan efektivitas dan efisiensi penyelenggaraan pemerintahan dan pembangunan serta memastikan pencapaian target-target Renstra Perangkat Daerah, maka perlu dilakukan pengendalian dan evaluasi terhadap kebijakan, pelaksanaan dan hasil program dan kegiatan Renstra secara berkala.
5. Apabila terjadi perubahan kebijakan pembangunan di tingkat nasional dan atau daerah, maka dapat dilakukan perubahan Renstra Perangkat Daerah sesuai dengan kaidah dan ketentuan perundang-undangan yang berlaku.