Cost Recovery Rate (CRR)
TUJUAN, SASARAN, PROGRAM DAN KEGIATAN
3.1. Telaah Terhadap Kebijakan Nasional
Arah kebijakan dan strategi pembangunan kesehatan nasional tahun 2015-2019 merupakan bagian dari Rencana Jangka Panjang bidang Kesehatan (RPJPK) 2005-2025, yang bertujuan meningkatkan kesadaran, kemauan, kemampuan hidup sehat bagi setiap orang agar peningkatan derajat kesehatan masyarakat yang setinggi-tingginya dapat terwujud. Adapun Visi Kementerian Kesehatan 2015-2019 mengikuti visi dan misi Presiden Republik Indonesia yaitu “Terwujudnya Indonesia yang Berdaulat, Mandiri dan Berkepribadian Berlandaskan Gotongroyong”. Upaya untuk mewujudkan visi ini adalah melalui salah satu dari 7 misi pembangunan yaitu mewujudkan kualitas hidup manusia lndonesia yang tinggi, maju dan sejahtera.
Sehubungan dengan misi pembangunan tersebut, maka perlu dilakukan perencanaan yang terkait pembangunan bidang kesehatan melalui telahaan renstra Kementerian Kesehatan 2015 – 2019. Dalam renstra tersebut telah ditetapkan tujuan Kementerian Kesehatan Tahun 2015 – 2019 ada 2 (dua) yaitu;
1. Meningkatnya status kesehatan masyarakat dan;
2. Meningkatnya daya tanggap (responsiveness) dan perlindungan masyarakat terhadap risiko sosial dan finansial di bidang kesehatan.
Peningkatan status kesehatan masyarakat dilakukan pada semua kontinum siklus kehidupan (life cycle), yaitu bayi, balita, anak usia sekolah, remaja, kelompok usia kerja, maternal, dan kelompok lansia. Indikator Kementrian Kesehatan bersifat dampak (impact atau outcome) dalam peningkatan status kesehatan masyarakat, indikator yang akan dicapai adalah:
1. Menurunnya angka kematian ibu dari 359 per 100.00 kelahiran hidup (SP 2010), 346 menjadi 306 per 100.000 kelahiran hidup (SDKI 2012);
2. Menurunnya angka kematian bayi dari 32 menjadi 24 per 1.000 kelahiran hidup;
3. Menurunnya persentase BBLR dari 10,2% menjadi 8%;
4. Meningkatnya upaya peningkatan promosi kesehatan dan pemberdayaan masyarakat, serta pembiayaan kegiatan promotif dan preventif;
5. Meningkatnya upaya peningkatan perilaku hidup bersih dan sehat.
Rencana Kerja RSU Dr. Wahidin Sudiro Husodo Kota Mojokerto Tahun 2020 | 30 Sedangkan dalam rangka meningkatkan daya tanggap (responsiveness) dan perlindungan masyarakat terhadap resiko sosial dan finansial di bidang kesehatan, maka ukuran yang akan dicapai adalah:
1. Menurunnya beban rumah tangga untuk membiayai pelayanan kesehatan setelah memiliki jaminan kesehatan, dari 37% menjadi 10%
2. Meningkatnya indeks responsiveness terhadap pelayanan kesehatan dari 6,80 menjadi 8,00.
Sasaran strategis dalam pembangunan kesehatan tahun 2015-2019, yaitu;
1. Meningkatnya kesehatan masyarakat;
2. Meningkatnya pengendalian penyakit;
3. Meningkatnya akses dan mutu fasilitas pelayanan kesehatan;
4. Meningkatnya akses, kemandirian dan mutu sediaan farmasi dan alat kesehatan;
5. Meningkatnya jumlah, jenis kualitas dan pemerataan tenaga kesehatan;
6. Meningkatnya sinergitas antar kementerian/lembaga;
7. Meningkatnya daya guna kemitraan dalam dan luar negeri;
8. Meningkatnya integrasi perencanaan, bimbingan teknis dan pemantauan-evaluasi;
9. Meningkatnya efektivitas penelitian dan pengembangan kesehatan;
10. Meningkatnya tata kelola kepemerintahan yang baik dan bersih;
11. Meningkatnya kompetensi dan kinerja aparatur Kementerian Kesehatan;
12. Meningkatkan sistem informasi kesehatan integrasi.
Dari renstra Kementerian kesehatan untuk mencapai tujuan dan sasaaran sebagaimana yang dituangkan dalam indikator dalam sasaran pembangunan kesehatan, hambatan yang masih terjadi di RSU dr.Wahidin Sudiro Husodo Kota Mojokerto adalah :
1. Sistem rujukan berjenjang dengan sistim online yang masih belum optimal dalam pelayanan sehingga menimbulkan keterlambatan pengambilan keputusan untuk rujuk oleh tenaga kesehatan di pelayanan kesehatan dasar atau dari pihak pasien/keluarganya;
2. Masih lemahnya jejaring penanganan masalah kesehatan bagi penduduk miskin;
3. Belum optimalnya kegiatan promosi kesehatan dan pemberdayaan masyarakat, serta pembiayaan kegiatan promotif dan preventif;
4. Masih rendahnya tingkat kesadaran masyarakat dalam menerapkan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS)
Rencana Kerja RSU Dr. Wahidin Sudiro Husodo Kota Mojokerto Tahun 2020 | 31 3.2. Tujuan dan Sasaran Renja RSU Dr. Wahidin Sudiro Husodo Kota
Mojokerto
Perumusan tujuan dan sasaran renja RSU Dr. Wahidin Sudiro Husodo Kota Mojokerto tahun 2020 sesuai dengan target renstra RSU Dr. Wahidin Sudiro Husodo yang telah ditetapkan dalam visi sebagai berikut :
“RSU Dr. Wahidin Sudiro Husodo Kota Mojokerto Menjadi Kebanggaan Masyarakat”
Dalam mewujudkan Visi yang telah ditetapkan, RSU Dr. Wahidin Sudiro Husodo Kota Mojokerto menetapkan Misi sebagai berikut :
1. Memberikan pelayanan kesehatan yang berkualitas.
2. Menyelenggarakan pendidikan, pelatihan dan penelitian yang bermutu dan beretika.
3. Menyelenggarakan tata kelola rumah sakit yang professional, berintegritas dan akuntabel.
Berdasarkan Visi dan Misi RSU Dr. Wahidin Sudiro Husodo Kota Mojokerto maka dapat disusunlah tujuan dan sasaran yang ingin dicapai, yaitu : 1. Tujuan jangka menengah RSU Dr. Wahidin Husodo Kota Mojokerto adalah
meningkatnya mutu pelayanan rumah sakit.
2. Sasaran Jangka menengah RSU Dr. Wahidin Sudiro Husodo Kota Mojokerto adalah :
a. Meningkatnya mutu layanan rumah sakit dan kepuasan masyarakat b. Meningkatnya kemandirian rumah sakit
3.3. Program dan Kegiatan RSU Dr. Wahidin Sudiro Husodo Kota Mojokerto Berdasarkan rancangan awal RPJMD Kota Mojokerto dan Renstra RSU Dr. Wahidin Sudiro Husodo Kota Mojokerto Tahun 2019 – 2023, rumusan rencana program dan kegiatan RSU Dr. Wahidin Sudiro Husodo Kota Mojokerto tahun 2020 dapat dilihat pada tabel 3.2. Dan mengacu pada rencana program dan kegiatan Pemerintah Kota Mojokerto tahun 2020 dalam mendukung Indikator Kinerja Utama Kepala Daerah, program dan kegiatan 2020 diarahkan untuk terus memperbaiki sarana dan prasarana dan meningkatkan pelayanan publik. RSU Dr. Wahidin Sudiro Husodo Kota Mojokerto sebagai sarana kesehatan yang memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat terus mengembangkan pelayanan-pelayanan kesehatan yang ada sesuai dengan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi dan memiliki daya saing tinggi.
Rencana Kerja RSU Dr. Wahidin Sudiro Husodo Kota Mojokerto Tahun 2020 | 32 RSU Dr. Wahidin Sudiro Husodo Kota Mojokerto sebagai rumah sakit rujukan tipe B telah menjadi Badan Layanan Umum Daerah (BLUD). Sesuai dengan Peraturan Pemerintah RI Nomor 74 tahun 2011 tentang perubahan atas Peraturan Pemerintah Nomor 23 tahun 2005 tentang Pengelolaan Keuangan Badan Layanan Umum Daerah, pasal 11 (3a) disebutkan bahwa Pagu Anggaran BLU dalam Rancangan Peraturan Daerah tentang APBD yang sumber dananya berasal dari pendapatan BLU dan surplus anggaran BLU dirinci dalam satu program, satu kegiatan, satu output dan jenis belanja. Untuk mewujudkan tujuan dan sasaran rumah sakit melaksanakan program yang akan dilaksanakan setiap tahunnya. Rincian program dan kegiatan dapat diuraikan dibawah ini :
1. Program Peningkatan Mutu dan Pelayanan Kesehatan
a. Kegiatan peningkatan mutu pelayanan dan pendukung BLUD
Rumusan rencana program dan kegiatan RSU Dr. Wahidin Sudiro Husodo Kota Mojokerto tahun 2020 dan prakiraan maju tahun 2021 dapat dilihat pada tabel 3.2 berikut ini :
Rencana Kerja RSU Dr. Wahidin Sudiro Husodo Kota Mojokerto Tahun 2020 | 33 Tabel 3.1
Rencana Program dan Kegiatan Prioritas Daerah Tahun 2020 RSU Dr. Wahidin Sudiro Husodo Kota Mojokerto
Kode
Daerah Lokasi
Indikator Kinerja
Pagu Indikatif Prakiraan Maju
Jenis Hasil Program Keluaran Kegiatan Hasil kegiatan
Tolak Ukur Target Tolak Ukur Target Tolar Ukur target
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15
Total PAGU 126.873.929.000