• Tidak ada hasil yang ditemukan

U PAYA K ESEHATAN P ERORANGAN T INGKAT K EDUA

Upaya kesehat an perorangan t ingkat kedua at au disebut j uga pelayanan ruj ukan spesialist ik ber- peran m em berikan pelayanan kesehat an perorangan spesialis t ik. Baik it u pelayanan di rum ah sakit at au di inst it usi pelayanan kesehat an spesialist ik lainnya.

Kalau kit a am at i pelaksanaan pelayanan kesehat an perorangan spesialist ik baik di rum ah sakit at au di inst it usi pelayanan spesialist ik lainnya, kit a m elihat keadaan ant ara lain sebagai berikut :

lay out 20 12 08 revisi punxy+ m hib.indd Sec2:101

102

- Unt uk para pesert a j am inan pem eliharaan kese- hat an, bila berobat ke inst it usi pelayanan ruj uk- an, sudah banyak yang m enggunakan alur ruj uk- an dari puskesm as.

- Sebagian besar m asyarakat yang belum m enj adi pesert a j am inan pem eliharaan kesehat an dapat langsung berobat ke inst it usi pelayanan ruj ukan, t anpa m enggunakan alur ruj ukan dari puskes- m as.

- I nst it usi pelayanan ruj ukan m asih berperan seka- ligus sebagai pem beri pelayanan spesialist ik m aupun pelayanan kesehat an perorangan t ingkat pert am a sehingga sering dikat akan sebagai “ puskesm as raksasa”. Hal ini t erj adi karena belum t ert at anya sist em ruj ukan.

- Ant ara inst it usi pelayanan kesehat an perorangan t ingkat pert am a dan t ingkat kedua ( spesialist ik) t idak t erhubung dalam sist em ruj ukan secara form al at au belum t erst rukt ur.

- I nst it usi pelayanan kesehat an perorangan t ingkat kedua ( spesialist ik) t idak at au j arang m em beri- kan j awaban at au m engem balikan pasien yang diruj uk oleh inst it usi pelayanan kesehat an per- orangan t ingkat pert am a.

- Dokt er pelayanan kesehat an perorangan t ingkat pert am a t idak m engikut i perkem bangan pasien yang diruj uknya selam a pasien diobat i dan/ at au dirawat di inst it usi pelayanan kesehat an perorangan t ingkat kedua ( spesialist ik) .

- Pasien t idak m em punyai kepast ian seberapa banyak biaya yang harus dikeluarkan unt uk

lay out 20 12 08 revisi punxy+ m hib.indd Sec2:102

103 pelayanan m edik ( konsult asi, diagnost ik, t indakan at au operasi) yang dit erim anya. Hal ini t erj adi karena belum ada nya pedom an yang diperlukan m isalnya Diagnost ic Relat ed Groups ( DRG) dengan pem bayaran prospek t if unt uk rum ah sakit . Dengan dem ikian biaya yang dikeluarkan pasien m asih sangat bervariasi.

- Pasien yang belum m enj adi pesert a j am inan pe- m eliharaan kesehat an har us m engeluar k an biaya wakt u berobat (out of pocket ). Keadaan ini berpot ensi m enj adi kendala at au m alahan dapat m em bat alkan keinginan unt uk berobat at au dira- wat di rum ah sakit . Kendala t ersebut dapat pula disebabkan t arif rum ah sakit dan at au j asa m edik yang t idak t erj angkau.

Hal–hal yang m asih m erupakan kelem ahan dari upaya kesehat an perorangan t ingkat kedua ini, m em erlukan upa ya kit a bersam a unt uk m em perbaiki. Unt uk it u diperlukan suat u sist em ruj ukan yang m enghubungkan inst it usi pelayanan kesehat an perorangan t ingkat per t am a ( dokt er keluarga, puskesm as) dengan inst it usi pelayanan kesehat an perorangan t ingkat kedua ( rum ah sakit , inst it usi ruj ukan spesialist ik lainnya) . Hubungan ini dapat t erw uj ud bila didukung dengan adanya sist em j am inan pem eliharaan kesehat an.

Dengan dem ikian m aka inst it usi pelayanan kese- hat an perorangan t ingkat kedua ini bisa berperan sepe- nuhnya sebagai inst it usi ruj ukan. Sedangkan inst it usi pelayanan kesehat an perorangan t ingkat pert am a ber peran sebagai gat e keeper. Dengan t erj alinnya hubungan yang t erst rukt ur berlandaskan kesist em an, m aka akan t ercipt a kondisi kesinam bungan yang lebih

lay out 20 12 08 revisi punxy+ m hib.indd Sec2:103

104

baik ant ara inst it usi pelayanan kesehat an perorangan t ingkat pert am a, inst it usi pelayanan kesehat an per- orangan t ingkat kedua dan pasien. Bent uk dari hubungan it u ant ara lain:

- I nst it usi pelayanan kesehat an perorangan t ingkat pert am a ( dokt er keluarga) akan m elayani pasien sesuai dengan kom pet ensinya dan kew enangan yang dim ilikinya.

- Unt uk pasien dengan kasus di luar kom pet ensi dokt er keluarga unt uk m enangani, ia dapat m eru- j uk ke inst it usi pelayanan kesehat an perorangan t ingkat kedua yang sudah m enj alin kerj asam a. - Dokt er keluarga dapat m engikut i perkem bangan

keadaan pasien yang diruj uk olehnya dan inst it usi pelayanan ruj ukan akan m em berikan j awaban ru jukan kepada dokt er keluarga. Sehingga bila pasien sudah pulang dari rum ah sakit , dokt er keluarga dapat m elakukan t indak lanj ut (follow – up) sesuai keperluan.

Di sini t am pak bahwa dokt er keluarga selalu dapat m engikut i keadaan pasien/ pesert a yang m enj adi t ang gung j awabnya unt uk dilayani ( berkesinam – bung an) .

- I nst it usi pelayanan kesehat an perorangan t ingkat kedua dapat sepenuhnya berperan sebagai inst it usi pelayanan ruj ukan. Kecuali dalam penanganan kasus gawat darurat unt uk m encegah kecacat an dan m enyelam at kan j iwa, inst it usi ruj ukan dapat langsung m elayani. Dengan peran sepert i ini dapat dicegah keadaan over service bagi pasien dengan kasus yang sebenarnya bisa dilayani oleh

lay out 20 12 08 revisi punxy+ m hib.indd Sec2:104

105 inst it usi pelayanan kesehat an perorangan t ingkat pert am a/ dokt er keluarga.