• Tidak ada hasil yang ditemukan

B. Temuan Hasil Penelitian

5. Uji Analisis Jalur

Dalam melakukan uji analisis jalur peneliti menggunakan 2 substruktur dengan X sebagai variabel eksogen dan Z sebagai variabel endogen, sedangkan Y sebagai variabel intervening. Persamaan struktural yang digunakan dalam penelitian ini, yaitu:

1. Y = ryx X + e 1

2. Z = rzx X + rzy Y + e 2

Berikut adalah hasil pengujian analisis jalur yang sudah dilakukan:

a. Persamaan Analisis Jalur Sub Struktur 1

Hasil penelitian analisis jalur sub struktur 1 menunjukkan bahwa nilai koefisien jalur variabel pemasaran media sosial terhadap keterlibatan konsumen adalah sebesar 0,792 sebagaimana ditunjukkan oleh Tabel 4.11 sebagai berikut

Tabel 4. 11 Koefisien Analisis Jalur Sub Struktur 1

Berdasarkan hasil pengolahan data pada tabel 4.11 diatas, koefisien jalur yang diperoleh adalah ryx = 0,792. Jadi persamaan analisis jalur yang terbentuk adalah sebagai berikut:

Y = ryx X + e 1

Y = 0,792 X + e 1

Selanjutnya untuk mendapatkan nilai koefisien residu ( e 1 ) yaitu dengan cara 1,00 – R2. Sehingga nilai koefisien residu atau error adalah 1,00 – 0,627 = 0,373. Setelah koefisien residu diperoleh persamaan jalurnya menjadi:

Y = 0,792 Pemasaran Media Sosial +0, 373 e 1 atau Keterlibatan Konsumen = 0,792 Pemasaran Media Sosial +0, 373 e 1

1) Koefisien Determinasi Sub Struktur 1

Koefisien Determinasi (R2) adalah untuk mengukur seberapa jauh kemampuan model dalam menerangkan variasi variabel dependen. Koefisien Determinasi berkisar dari nol sampai dengan satu (0 ≤ R2 ≤ 1). Hal ini berarti bila R2 = 0 menunjukkan tidak adanya pengaruh antara variabel independen terhadap variabel dependen, bila R2 semakin besar mendekati 1, menunjukkan semakin kuatnya pengaruh variabel independen terhadap variabel dependen dan bila R2

semakin kecil mendekati nol maka dapat dikatakan semakin kecilnya pengaruh variabel independen terhadap variabel dependen.

Tabel 4.12 ini akan menjelaskan hasil koefisien determinasi sub struktur 1 dari pengolahan data yang sudah dilakukan, hasilnya sebagai berikut:

Tabel 4. 12 Koefisien Determinasi Sub Struktur 1

Sumber: Data Primer yang Diolah (2020)

Pada tabel 4.12 nilai R Square (R2 ) adalah sebesar 0,627 yang merupakan nilai besarnya pengaruh pemasaran media sosial terhadap keterlibatan konsumen dengan cara menghitung Koefisien Determinasi dengan cara sebagai berikut:

KD = R2 x 100 % KD = 62,7 %

Artinya pengaruh yang diberikan variabel pemasaran media sosial terhadap keterlibatan konsumen adalah sebesar 62,7 % , sedangkan sisanya sebesar 37,3 % (100% - 62,7 %) dipengaruhi oleh faktor lain. Dengan kata lain, variabel keterlibatan konsumen dapat dijelaskan menggunakan variabel pemasaran media sosial sebesar 62,7 dan sisanya sebesar 37,3 % dipengaruhi oleh variabel lain di luar penelitian atau disebut juga standar error dari keterlibatam konsumen (Y).

2) Uji Parsial (Uji T)

Tabel 4. 13 Hasil Uji t Parsial Sub Struktur 1

Tabel 4.13 diatas menunjukkan untuk menguji pengaruh variabel Pemasaran Media Sosial terhadap Keterlibatan Konsumen, dengan hipotesis sebagai berikut:

Ha: ryx ≠ 0 : Terdapat pengaruh langsung antara pemasaran media sosial terhadap keterlibatan konsumen di SiCepat.

H0: ryx = 0 : Tidak terdapat pengaruh langsung antara pemasaran media sosial terhadap keterlibatan konsumen di SiCepat.

Dengan kriteria uji sebagai berikut:

Jika nilai t hitung > t tabel maka Ho ditolak dan Ha diterima.

Jika nilai t hitung < t tabel maka Ho diterima dan Ha ditolak.

Hasil pada Tabel 4.13 menunjukkan nilai t hitung sebesar 14,097 dan sig. sebesar 0,000 dengan t tabel 1,980 yang diperoleh dari df= 120 - 2 = 118. Maka 14,097 > 1,980 dengan demikian Ho ditolak dan Ha diterima pada Hipotesis 1. Hal ini sejalan dengan penelitian terdahulu Farook & Abeysekara (2016) yang menyebutkan bahwa pemasaran media sosial berpengaruh positif terhadap keterlibatan konsumen.

b. Persamaan Analisis Jalur Sub Struktur 2

Hasil penelitian analisis jalur sub struktur 2 menunjukkan bahwa nilai koefisien jalur variabel pemasaran media sosial dan keterlibatan konsumen terhadap kepercayaan merek adalah sebesar 0,448 dan 0,527 sebagaimana ditunjukkan oleh Tabel 4.14 sebagai berikut.

Tabel 4. 14 Koefisien Analisis Jalur Sub Struktur 2

Sumber: Data Primer yang Diolah (2020)

Berdasarkan hasil pengolahan data pada tabel 4.14 diatas, koefisien jalur yang diperoleh adalah rzx = 0,448 dan rzy = 0,527. Jadi persamaan analisis jalur yang terbentuk adalah sebagai berikut:

Z = rzx X + rzy Y + e 2

Z = 0,448 X + 0,527 Y + e 2

Selanjutnya untuk mendapatkan nilai koefieisn residu ( e 2 ) yaitu dengan cara 1,00 – R2. Sehingga nilai koefisien residu adalah 1,00 – 0,309 = 0,691. Setelah koefisien residu diperoleh persamaan jalurnya menjadi:

Z = 0,448 Pemasaran Media Sosial + 0,527 Keterlibatan Konsumen + 0,691 e

2 atau Kepercayaan Merek = 0,448 Pemasaran Media Sosial + 0,527 Keterlibatan Konsumen + 0,691 e 2

1) Koefisien Determinasi Sub Struktur 2

Tabel 4.15 ini akan menjelaskan hasil koefisien determinasi sub struktur 2 dari pengolahan data yang sudah dilakukan, hasilnya sebagai berikut:

Tabel 4. 15 Koefisien Determinasi Sub Struktur 2

Sumber: Data Primer yang Diolah (2020)

Pada tabel 4.15 menunjukkan nilai R Square (R2 ) adalah sebesar 0,309 yang merupakan nilai besarnya pengaruh pemasaran media sosial terhadap kepercayaan merek melalui keterlibatan konsumen dengan cara menghitung Koefisien Determinasi dengan cara sebagai berikut:

KD = R2 x 100 %

KD = 30,9 %

Artinya pengaruh yang diberikan variabel pemasaran media sosial terhadap kepercayaan merek melalui keterlibatan konsumen adalah sebesar 30,9 %, sedangkan sisanya sebesar 69,1 % (100% - 30,9 %) dipengaruhi oleh faktor lain. Dengan kata lain, variabel kepercayaan merek dapat dijelaskan menggunakan variabel pemasaran media sosial dan keterlibatan konsumen sebesar 30,9 % dan sisanya sebesar 69,1 % dipengaruhi oleh variabel lain di luar penelitian ini.

2) Uji Parsial (Uji T)

Tabel 4. 16 Hasil Uji t Parsial Sub Struktur 2

Sumber: Data Primer yang Diolah (2020)

a) Pengaruh variabel Pemasaran Media Sosial (X) terhadap Kepercayaan Merek (Z)

Untuk mengetahui pengaruh secara parsial dari variabel Pemasaran Media Sosial (X) terhadap Kepercayaan Merek (Z) hipotesisnya sebagai berikut: H0: rzx = 0: Tidak terdapat pengaruh langsung antara pemasaran

media sosial terhadap kepercayaan merek di SiCepat. Ha: rzx ≠ 0: Terdapat pengaruh langsung antara pemasaran media

sosial terhadap kepercayaan merek di SiCepat.

Pada tabel 4.16 diperoleh nilai t hitung > t tabel = 2,883 > 1,980 dengan demikian Ho ditolak dan Ha diterima pada Hipotesis 2. Hal ini menunjukkan bahwa terdapat pengaruh langsung antara pemasaran media sosial (X) terhadap kepercayaan merek (Z) di SiCepat. Hal ini sejalan dengan penelitian terdahulu Erdogmus & Tatar (2016) yang menyatakan bahwa pemasaran media sosial berpengaruh positif terhadap kepercayaan merek.

b) Pengaruh variabel Keterlibatan Konsumen (Y) terhadap Kepercayaan Merek (Z)

Untuk mengetahui pengaruh secara parsial dari variabel Keterlibatan Konsumen (Y) terhadap Kepercayaan Merek (Z) hipotesisnya sebagai berikut:

H0: rzy = 0 : Tidak terdapat pengaruh langsung antara keterlibatan konsumen terhadap kepercayaan merek di SiCepat.

Ha: rzy ≠ 0 : Terdapat pengaruh langsung antara keterlibatan konsumen terhadap kepercayaan merek di SiCepat.

Pada tabel 4.16 diperoleh nilai t hitung > t tabel = 2, 583 > 1,980 dengan demikian Ho ditolak dan Ha diterima pada Hipotesis 3. Hal ini menunjukkan bahwa terdapat pengaruh langsung antara keterlibatan konsumen (Y) terhadap kepercayaan merek (Z) di SiCepat. Hal ini sejalan dengan penelitian terdahulu Agyei, Sun, Abrokwah, Penney & Boafo (2020) yang menyatakan bahwa keterlibatan konsumen berpengaruh positif terhadap kepercayaan merek.

3) Uji Simultan (Uji F)

Pengujian hipotesis secara simultan digunakan untuk mengukur besarnya pengaruh variabel eksogen secara bersamaan terhadap variabel endogen. Hasil hipotesis pada pengujian ini menggunakan SPSS 25 hasilnya sebagai berikut:

Tabel 4. 17 Hasil Uji Simultan (Uji F)

Sumber: Data Primer yang Diolah (2020)

Pada tabel 4.17 diatas, untuk menguji pengaruh pemasaran media sosial dan keterlibatan konsumen terhadap kepercayaan merek bersama – sama (simultan), hipotesisnya sebagai berikut:

H0: rzx = ryx = 0 : Tidak terdapat pengaruh pemasaran media sosial

dan keterlibatan konsumen secara simultan terhadap kepercayaan merek di SiCepat.

Ha: rzx = ryx ≠ 0 : Terdapat pengaruh pemasaran media sosial dan keterlibatan konsumen secara simultan terhadap kepercayaan merek di SiCepat.

Dengan kriteria uji sebagai berikut:

Jika nilai F hitung > F tabel maka Ho ditolak dan Ha diterima.

Jika nilai F hitung < F tabel maka Ho diterima dan Ha ditolak.

Melalui kriteria uji dan hasil penelitian yang terlihat pada Tabel 4.17 diperoleh nilai Fhitung sebesar 7,476 dengan sig. 0,003, df 1 = 1 df 2 =118 diperoleh nilai F tabel = 3,921. Maka, F hitung > F tabel = 7,476 > 3,921 dengan demikian maka Ho ditolak dan Ha diterima pada Hipotesis 4. Hal ini

keterlibatan konsumen (Y) secara simultan terhadap kepercayaan merek (Z) di SiCepat.

Dokumen terkait