BAB III METODE PENELITIAN
G. Alat Pengumpulan Data
2. Uji Coba Alat Ukur
Penelitian akan melakukan uji coba alat ukur sebelum alat ukur ini
digunakan di SD Karitas Ngaglik. Uji coba ini dilakukan untuk
mengetahui validates dan reliabilitas alat ukur yang digunakan.
a. Tempat dan Waktu Uji Coba
Peneliti melaksanakan uji coba alat ukur pada tanggal 18
April 2012 di Sekolah Dasar (SD) Kanisius Sengkan yang terletak di
Jalan Kaliurang Km 7,5. Alat ukur akan diujikan pada siswa kelas VI
dengan jumlah siswa 31 siswa. Angket yang digunakan untuk uji
coba dapat dilihat pada lampiran 1.
b. Uji Validitas
Validitasnya (kesahihan) merupakan taraf sampai dimana
suatu tes tersebut mampu mengukur apa yang harusnya akan diukur
merupakan sejauh mana suatu alat mampu mengukur apa yang
seharusnya diukur oleh alat tersebut. Validitas konstruk yaitu sejauh
mana hasil tes itu dapat ditafsirkan menurut bangunan-pengertian
(Furchan, 2007:301). Penyusunan item dalam angket berdasarkan
bangunan pengertian pola asuh demokratis yang telah disajikan
dalam tabel: 3.3 pada halaman 55. Angket yang akan diuji cobakan,
terlebih dahulu di konsultasikan kepada dosen pembimbing.
Prosedur pengujian alat ukur dilakukan dengan cara
menguji setiap item terdapat dalam angket, dengan mengkorelasikan
skor setiap item (X), dengan total sekor (Y). Penelitian ini
menggunakan teknik Product-Moment dari Pearson dengan rumus
angka kasar sebagai berikut (Masidjo, 2010:246).
r
xy=
đâđđâ(âđ)(âđ) đâđ2â âđ 2 đâđ2â âđ 2 keterangan :rxy : koefisien korelasi
âx : jumlah skor item
ây : jumlah skor total
âxy : jumlah hasil kali skor x dan skor y berpasangan
âx2
: jumlah skor yang dikodratkan dalam sebaran x
ây2
: jumlah skor yang dikuadratkan dalam sebaran y
Data nilai angket yang diperoleh kemudian diolah dengan bantuan
program SPSS untuk mengetahui valid atau tidaknya item-item yang
terdapat pada angket. Berikut ini merupakan langkah-langkah yang
digunakan dalam SPSS untuk mengetahui valid atau tidaknya suatu
item yang akan digunakan untuk penelitian:
1) Memasukkan data skor yang telah diperoleh siswa dengan
menggunakan program Microsoft Office Excel 2007.
2) Menghitunglah skor total yang telah diperoleh setiap siswa dengan
menggunakan program Microsoft Office Excel 2007.
3) Memasukkan data tersebut ke dalam tabel uji coba pada program
SPSS Statistics 17.0 for Windows.
4) Melakukan uji validitas dengan tahap sebagai berikut: analyze
kemudian klik correlate pilih bivariate kemudian pindahkan semua
item ke dalam kolom variables kemudian beri tanda â (centang) pada
kotak dengan pilihan Pearson dan Two Tailed pada kolom Test of
Significance kemudian klik OK.
Menurut Azwar (2009:65) item yang koefisien korelasinya
< 0,30 maka dianggap tidak valid atau dihilangkan dan tidak
digunakan untuk penelitian, sedangkan untuk item yang koefisien
korelasinya ⼠0,30 dianggap valid dan digunakan untuk penelitian.
Berdasarkan hasil uji coba tersebut maka dapat diketahui berapa item
Peneliti telah melakukan uji coba angket pada 31 siswa kelas
VI di SD Kanisius Sengkan. Berdasarkan kriteria yang digunakan
guna menganalisis angket hasil uji coba, peneliti memperoleh hasil
analisis dari 60 item pada angket Pola Asuh Orang Tua Demokratis
berupa 30 item valid (sahih) dan 30 item gugur. Peneliti
menganalisis item pada angket dengan bantuan program SPSS forMS
Windows Release 17.0, hasil analisis uji validitas angket pola asuh
orang tua demokratis terdapat pada lampiran 6. Berikut ini
merupakan rangkuman dari hasil analisis uji validitas item yang
terdapat dalam angket Pola Asuh Orang Tua Demokratis.
Tabel 3.4 Rangkuman Hasil Uji Validitas
Aspek Jumlah item Item valid Item gugur
+ - + - + -
Pola asuh orang tua demokratis
31 29 19 11 13 17
Jumlah item 60 30 30
Peneliti merevisi 10 item yang gugur yang terdapat dalam
angket pola asuh orang tua demokratis hal ini dikarenakan dalam
indikator ada yang tidak valid dan ada juga yang valid hanya satu
item.Maka peneliti merevisi item indikator tertentu, dimana item
tersebut mendekati kriteria valid. Dengan demikian, angket yang
akan digunakan peneliti dalam penelitian berjumlah 40 item yang di
mana 30 merupakan item valid sedangkan 10 item merupakan item
dapat dilihat pada lampiran 5.Dan untuk sebaran untuk item yang di
revisi terdapat pada lampiran 8.
c. Uji Reliabilitas
Menurut Masidjo (2010:209) reliabilitas suatu tes merupakan
taraf sampai dimana suatu tes tersebut mampu menunjukkan
ketetapan hasil pengukuran yang diperlihatkan dalam taraf ketetapan
dan ketelitian. Reliabilitas merupakan derajat ukur ketetapan suatu
alat dalam mengukur apa saja yang alat itu ukur (Furchan,
2007:310). Koefisien reliabilitas dinyatakan dengan bilangan
koefisien antara 0,00 sampai dengan 1,00. Berikut ini merupakan
tabel koefisien reliabilitas:
Tabel 3.5 Klasiikasi Koefisien Reliabilitas Suatu Tes
Koefisien korelasi Kualifikasi
Âą 0,91 - Âą 1,00 Sangat tinggi Âą 0,71 - Âą 0,90 Tinggi Âą 0,41 - Âą 0,70 Cukup Âą 0,21 - Âą 0,40 Rendah 0 - Âą 0,20 Sangat rendah
Peneliti menentukan taraf reliabilitas dengan menggunakan
metode belah dua (split â half method).Pada metode ini, hasil dari suatu alat ukur dibagi menjadi dua yakni bagian pertama yang terdiri
dari item bernomor gasal, dan bagian kedua dengan item yang
bernomor genap (Masidjo, 2010:218â232). Skor pada bagian pertama dan kedua ditentukan dengan langkah sebagai berikut:
1) Hasil pengukuran disajikan dengan tabel analisis item, hal ini
dimaksudkan supaya skor pada masing-masing item dapat
terlihat jelas.
2) Skor yang berasal dari item bernomor gasal dimasukkan
sebagai belahan pertama atau gasal. Sedangkan untuk skor
yang berasal dari item genap dimasukkan pada belahan kedua
atau genap.
3) Hitung skor pada belahan gasal dan belahan genap unuk
mengetahui koefisien korelasinya.
Hasil dari kedua belahan gasal dan genap kemudian
dikorelasikan menggunakan rumus Product Moment dari
Pearson dengan rumus angka kasar sebagai berikut:
r
xy=
đâđđâ(âđ)(âđ) đâđ2â âđ 2 đâđ2â âđ 2 keterangan :rxy : koefisien korelasi
âx : jumlah skor belahan ganjil
ây : jumlah skor belahan genap
âxy : jumlah hasil kali skor x dan skor y berpasangan
âx2
: jumlah skor yang dikodratkan dalam sebaran x
ây2
: jumlah skor yang dikuadratkan dalam sebaran y
Hasil perhitungan menggunakan rumus Product
Moment dari Pearson kemudian dihitung ulang dengan
menggunakan rumus Spearman-Brown.Rumus yang
digunakan adalah sebagai berikut:
đđĄđĄ = 2 Ăđđđ 1 +đđđ
Keterangan rumus:
rtt : koefisien reliabilitas
rgg : koefisien gasal-genap
Tabel 3.6 Hasil Perhitungan Koefisien Reliabilitas
Angket Koefisien Realibilitas
Koefisien Realibilitas
UJi Coba
Keterangan Penelitian Keterangan
Pola Asuh Orang Tua Demokratis
0,885 Tinggi 0,991 Sangat Tinggi
Berdasarkan hasil realibilitas yang telah dilakukan peneliti, peneliti memperoleh hasil perhitungan koefisien realibilitas uji coba sebesar 0,885.Berdasarkan tabel koefisien realibilitas hasil yang diperoleh termasuk dalam kualifikasi tinggi dengan taraf signifikansi 1%, sedangkan untuk koefisien relibilitas penelitian sebesar 0,991 dan termasuk dalam kualifikasi sangat tinggi.Perhitungan koefisien reliabilitas angket uji coba pola asuh orang tua demokrasi terdapat pada lampiran 7, sedangkan untuk perhitungan koefisien realibilitas angket penelitian pola asuh orang tua demokrasi ada pada lampiran 14.