• Tidak ada hasil yang ditemukan

ANALISIS DATA DAN PEMBAHASAN

B. Analisis Data

3. Uji Hipotesis

a. Analisis Regresi Berganda

Analisis regresi linier berganda ini digunakan untuk mengetahui pengaruh variabel karakteristik anggaran terhadap variabel kepuasan konsumen dengan pendapatan sebagai variabel moderasi. Dalam penelitian ini terdapat delapan variabel independen yaitu harga (X1), barang dagangan

(X2), lokasi (X3), pelayanan (X4), desain toko (X5). Variabel dependen dalam

penelitian ini, yaitu kepuasan konsumen (Y). Berikut hasil uji regresi dengan menggunakan bantuan program SPSS.

Tabel IV.12 Hasil Analisis Regresi

Variabel Koef Regresi Std Error t hitung Prob Constanta Harga Barang dagangan Lokasi Pelayanan Desain toko -2,232 0,294 0,131 0,262 0,312 0,246 1,898 0,101 0,110 0,118 0,114 0,119 2,909 1,188 2,215 2,738 2,069 0,005 0,238 0,029 0,007 0,041 Sumber : Data Primer telah diolah 2010

Berdasarkan hasil regresi tersebut sebagaimana seperti pada Tabel IV.11 diperoleh persamaan sebagaimana regresi linier sebagai berikut:

Y = -2,232 + 0,294X1 + 0,131X2 + 0,262X3 + 0,312X4 + 0,246X5

Hasil persamaan regresi linier tersebut dapat diinterpretasikan sebagai berikut: a = -2,232. Nilai konstanta bernilai negatif, artinya bahwa apabila harga (X1),

barang dagangan (X2), lokasi (X3), pelayanan (X4), desain toko (X5) tidak

ada, maka kepuasan konsumen akan turun karena konsumen tidak akan melakukan pembelian dan merekomendasikan orang lain untuk melakukan pembelian di toko tersebut.

b1 = 0,294. Harga (X1) berpengaruh positif terhadap kepuasan konsumen.

Artinya jika harga yang ditawarkan semakin murah dan terjangkau maka kepuasan konsumen akan meningkat, dengan asumsi barang dagangan (X2), lokasi (X3), pelayanan (X4) dan desain toko (X5) tidak ada perubahan.

b2 = 0,131. Barang dagangan (X2) berpengaruh positif terhadap kepuasan

konsumen. Artinya jika pilihan jenis barang semakin banyak maka kepuasan konsumen akan meningkat, dengan asumsi harga (X1), lokasi (X3), pelayanan (X4) dan desain toko (X5) tidak ada perubahan.

b3 = 0,262. Lokasi (X3) berpengaruh positif terhadap kepuasan konsumen.

Artinya jika lokasi semakin strategis maka kepuasan konsumen akan meningkat, dengan asumsi harga (X1), barang dagangan (X2), pelayanan (X4) dan desain toko (X5) tidak ada perubahan.

b4 = 0,312. Pelayanan (X4) berpengaruh positif terhadap kepuasan konsumen.

meningkat, dengan asumsi harga (X1), barang dagangan (X2), lokasi (X3) dan desain toko (X5) tidak ada perubahan.

b5 = 0,246. Desain took (X5) berpengaruh positif terhadap kepuasan

konsumen. Artinya jika desain tokok semakin baik dan menarik maka kepuasan konsumen akan meningkat, dengan asumsi harga (X1), barang dagangan (X2), lokasi (X3) dan pelayanan (X4) tidak ada perubahan.

b. Koefisien Determinasi

Koefisien determinasi digunakan untuk mengetahui seberapa besar pengaruh variabel independen terhadap variabel dependen. Berdasarkan hasil uji regresi diketahui bahwa nilai R Square sebesar 0,300, sehingga dapat diinterpretasikan bahwa variabel harga (X1), barang dagangan (X2), lokasi

(X3), pelayanan (X4), desain toko (X5) berpengaruh terhadap kepuasan

konsumen sebesar 30%. Sedangkan sisanya sebesar 70% kepuasan konsumen dipengaruhi oleh variabel lain.

Tabel IV.13 Hasil Uji Koefisien determinasi

Model Summary .547a .300 .262 1.50 Model 1 R R Square Adjusted R Square Std. Error of the Estimate

Predictors: (Constant), Desain Toko, Pelayanan, Harga, Barang dagangan, Lokasi

a.

c. Hasil Uji F

Uji F digunakan untuk menguji tingkat signifikansi pengaruh variabel bebas terhadap variabel terikat secara bersama-sama. Untuk proses analisis dengan uji F ini, data dan proses analisisnya sama dengan analisis regresi linier berganda, dengan kata lain nilai Fhitung dan nilai signifikansinya untuk

uji F tersebut sudah dihasilkan ketika dilakukan analisis regresi berganda. Hasil analisis uji F diperoleh nilai Fhitung untuk sebesar 8,040, dan Ftabel (5; 94)

sebesar 2,29 dan nilai signifikansi sebesar 0,000 pada taraf 5% dimana 0,000 < 0,05, maka Ho ditolak. Dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan antara harga (X1), barang dagangan (X2), lokasi (X3), pelayanan

(X4), desain toko (X5) secara bersama-sama terhadap kepuasan konsumen. Tabel IV.14 Hasil Uji F

ANOVAb 90.778 5 18.156 8.040 .000a 212.262 94 2.258 303.040 99 Regression Residual Total Model 1 Sum of

Squares df Mean Square F Sig.

Predictors: (Constant), Desain Toko, Pelayanan, Harga, Barang dagangan, Lokasi a.

Dependent Variable: Kepuasan b.

Sumber : Data Primer telah diolah 2010

d. Hasil Uji t

Analisis uji t digunakan untuk menguji pengaruh masing-masing variabel independen terhadap variabel dependen secara parsial. Berdasarkan hasil analisis data diperoleh nilai t sebagai berikut:

Tabel IV.15 Hasil Uji t

Variabel thitung Signifikansi ttabel Kesimpulan

Harga Barang dagangan Lokasi Pelayanan Desain toko 2,909 1,188 2,215 2,738 2,069 0,005 0,238 0,029 0,007 0,041 1,960 1,960 1,960 1,960 1,960 Ho ditolak Ho diterima Ho ditolak Ho ditolak Ho ditolak

Sumber : Data Primer telah Diolah 2010

Berdasarkan hasil uji t pada Tabel IV.15 di atas dapat disimpulkan sebagai berikut:

1) Hasil uji t menunjukkan bahwa thitung untuk variabel harga (X1) lebih

besar dari nilai ttabel (2,909 >1,960),dan nilai signifikansi 0,005 pada taraf

signifikansi 5% dimana 0,005 < 0,05 maka Ho ditolak, berarti dapat disimpulkan terdapat pengaruh yang signifikan antara harga terhadap kepuasan konsumen.

2) Hasil uji t menunjukkan bahwa thitung untuk variabel barang dagangan

(X2) lebih kecil dari nilai ttabel (1,188 < 1,960), dan nilai signifikansi

0,238 pada taraf signifikansi 5% dimana 0,238 > 0,05 maka Ho diterima, berarti dapat disimpulkan barang dagangan tidak berpengaruh signifikan terhadap kepuasan konsumen.

Pada penelitian ini ditemukan bahwa konsumen tetap akan merasa puas dengan barang dagangan yang dijual oleh Minimarket Novita walaupun pilihan barang dari satu merk tertentu terbatas. Misalnya untuk merk mie sedap yang memiliki beberapa macam rasa seperti ayam bawang, rasa soto, kari ayam, dan mie sedap goreng di minimarket Novita hanya menjual

beberapa rasa saja dari mie sedap tersebut. Selain itu minimarket ini juga tidak mempunyai tim manajemen yang untuk mengetahui apa yang sekarang dikehendaki pasar dan barang-barang mana saja yang sedang menjadi best seller di pasaran. Jadi konsumen Minimarket Novita tidak begitu memperdulikan tentang pilihan barang dari satu merk. Yang mereka lakukan hanya sekedar melakukan belanja terhadap merk tertentu tanpa memperdulikan pilihan-pilihan dari merk tersebut.

3) Hasil uji t menunjukkan bahwa thitung untuk variabel lokasi (X3) lebih

besar dari nilai ttabel (2,215 > 1,960), dan nilai signifikansi 0,029 pada

taraf signifikansi 5% dimana 0,029 < 0,05 maka Ho ditolak, berarti dapat disimpulkan terdapat pengaruh yang signifikan antara lokasi terhadap kepuasan konsumen.

4) Hasil uji t menunjukkan bahwa thitung untuk variabel pelayanan (X4) lebih

besar dari nilai ttabel (2,738 > 1,960), dan nilai signifikansi 0,007 pada

taraf signifikansi 5% dimana 0,007 < 0,05 maka Ho ditolak, berarti dapat disimpulkan pelayanan berpengaruh signifikan terhadap kepuasan konsumen.

5) Hasil uji t menunjukkan bahwa thitung untuk variabel desain toko (X5)

lebih besar dari nilai ttabel (2,069 > 1,960), dan nilai signifikansi 0,041

pada taraf signifikansi 5% dimana 0,041 < 0,05 maka Ho ditolak, berarti dapat disimpulkan variabel desain toko berpengaruh signifikan terhadap kepuasan konsumen.

C.Pembahasan

1. Pembahasan Hipotesis Pertama

Hasil analisis untuk hipotesis pertama menunjukkan bahwa dimensi citra toko yang terdiri dari harga, barang dagangan, lokasi, pelayanan dan desain toko secara bersama-sama berpengaruh signifikan terhadap kepuasan konsumen, hal ini menunjukkan bahwa semakin murah dan terjangkau harga yang ditawarkan, didukung oleh jenis barang dagangan yang beragam, lokasi yang strategis, pelayanan yang baik dan desain toko yang menarik dapat meningkatkan kepuasan konsumen. Hasil penelitian ini mendukung penelitian yang dilakukan oleh Theodoritis dan Chatzipanagiotou (2008) yang menyimpulkan bahwa citra supermarket berpengaruh signifikan terhadap kepuasan konsumen.

2. Pembahasan Hipotesis Kedua

Hipotesis kedua dalam penelitian ini adalah menguji pengaruh faktor citra toko secara parsial terhadap kepuasan konsumen. Hasil analisis data menunjukkan bahwa harga, lokasi, pelayanan dan desain toko berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepuasan konsumen. Pengaruh positif harga menunjukkan bahwa semakin murah dan terjangkau harga yang ditawarkan supermarket akan semakin meningkatkan kepuasan konsumen. Pengaruh positif lokasi terhadap kepuasan konsumen menunjukkan bahwa semakin strategis dan mudah dilalui kendaraan umum akan semakin meningkatkan kepuasan konsumen untuk berbelanja ke minimarket tersebut. Pengaruh positif pelayanan menunjukkan bahwa semakin baik pelayanan yang diberikan supermarket kepada konsumen seperti tampilan fisik pramuniaga, kesigapan

dan keramahan pramuniaga dalam melayani konsumen akan semakin meningkatkan kepuasan konsumen terhadap supermarket tersebut dan pengaruh positif desain toko terhadap kepuasan konsumen menunjukkan bahwa semakin baik desain toko seperti kemudahan tata letak atau layout penempatan barang, kenyamanan layout supermarket akan semakin meningkatkan kepuasan konsumen. Hasil penelitian ini mendukung penelitian yang dilakukan oleh Duanto Theodoritis dan Chatzipanagiotou (2008) dan Iswari dan Suryandari (2003) yang menyimpulkan bahwa dimensi-dimensi citra supermarket berpengaruh signifikan terhadap kepuasan konsumen.

3. Pembahasan Hipotesis Ketiga

Hipotesis ketiga dalam penelitian ini adalah menguji variabel yang berpengaruh dominan terhadap kepuasan konsumen. Hasil analisis data menunjukkan bahwa harga berpengaruh dominan terhadap kepuasan konsumen. Hal ini menunjukkan bahwa pertimbangan utama konsumen dalam berbelanja di supermarket adalah karena harganya yang murah, terjangkau dan sesuai dengan kemampuan konsumen. Hasil penelitian ini mendukung penelitian yang dilakukan oleh Theodoritis dan Chatzipanagiotou (2008) dan Iswari dan Suryandari (2003) yang menyimpulkan bahwa harga berpengaruh dominan terhadap kepuasan konsumen.

BAB V PENUTUP

A. Kesimpulan

Berdasarkan analisis data dan pembahasan, hasil penelitian ini dapat disimpulkan sebagai berikut:

1. Hasil analisis untuk hipotesis pertama menunjukkan bahwa dimensi citra toko yang terdiri dari harga, barang dagangan, lokasi, pelayanan dan desain toko secara bersama-sama berpengaruh signifikan terhadap kepuasan konsumen, hal ini menunjukkan bahwa semakin murah dan terjangkau harga yang ditawarkan, didukung oleh barang dagangan yang beragam, lokasi yang strategis, pelayanan yang baik dan desain toko yang menarik dapat meningkatkan kepuasan konsumen.

2. Hasil analisis data untuk hipotesis kedua menunjukkan bahwa harga, lokasi, pelayanan dan desain toko secara parsial berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepuasan konsumen.

3. Hasil analisis data untuk hipotesis ketiga menunjukkan bahwa harga berpengaruh dominan terhadap kepuasan konsumen.

B. Saran

Berdasarkan penelitian dan hasil analisis data mengenai citra supermarket terhadap kepuasan konsumen dengan studi pada pengunjung Minimarket Novita, peneliti memberi saran sebagai berikut :

1. Bagi penelitian selanjutnya

a. Untuk kedepannya perlu dilakukan pengembangan penelitian mengenai variabel-variabel lain yang mempengaruhi kepuasan konsumen yang belum terdapat pada penelitian ini.

b. Untuk kedepannya perlu dilakukan penelitian-penelitian dengan sampel yang lebih besar yang dapat mewakili populasi, sehingga akan lebih menambah konsistensi hasil penelitian ini.

2. Bagi perusahaan

Dari hasil analisis dapat diketahui bahwa citra supermarket yang terdiri dari dimensi harga, barang dagangan, lokasi, pelayanan, dan desain toko, berpengaruh positif terhadap kepuasan konsumen. Untuk itu, Minimarket Novita sebaiknya memberikan perhatian terhadap berbagai faktor yang mempengaruhi citra supermarket. Berdasarkan penelitian ini harga merupakan faktor yang mempunyai pengaruh yang paling tinggi. Jadi, faktor harga harus selalu diperhatikan.

C. Keterbatasan

Penelitian ini memiliki beberapa keterbatasan, diantaranya adalah sebagai berikut:

1. Objek yang diteliti hanya para konsumen Minimarket Novita. Hasil yang berbeda mungkin akan diperoleh jika obyek yang diteliti diperluas

2. Penelitian ini hanya menggunakan kuesioner dalam pengumpulan datanya, sehingga bisa dikhawatirkan terjadi respon bias dari responden atas pertanyaan-pertanyaan yang diajukan.

Daftar Pustaka

Aaker, David. A. 1997. “Manajemen Ekuitas Merek : Memanfaatkan Nilai Dari Suatu Merek”. Terjemahan Aris Ananda. Jakarta : Spektrum.

Arikunto, S. 1992. Prosedur Penelitian : Suatu Pendekatan Praktis, Edisi RevisiJakarta : PT. Rineka Cipta.

Djarwanto Ps, Drs dan Drs. Pangestu Subagyo, MBA. 1996. Statistik Induktif. Edisi 4. BPFE Yogyakarta

Engel, James, F., Blackwell, R.D., and Miniard, P.W., diterjemahkan oleh Budiyanto,F.X. 1994. Perilaku Konsumen Jilid 1. Jakarta. PT. Binarupa Aksara

Ghozali, Imam. 2005. Aplikasi Analisis Multivariate dengan Program SPSS. Semarang: Badan Penerbit Universitas Diponegoro.

Indriantoro, Nur dan Supomo, Bambang, 2002, Metodologi Penelitian Bisnis untuk Akuntansi dan Manajemen, Yogyakarta, BPFE Yogyakarta

Iswari, Riana dan Suryandari, Retno Tanding. 2003. Analisis Pengaruh Citra Supermarket terhadap Loyalitas Konsumen, Jurnal Bisnis dan Manajemen, Vol.3 No.2 Hal. 81-93

Kotler, Philip. 1994. Manajemen Pemasaran, Analisis, Perencanaan,

Implementasi, dan Pengendalian, Edisi ke-4 , jilid II. Alih bahasa Jaka Wasana. Jakarta: Erlangga

Kotler, Philip. 1997. Manajemen Pemasaran, Analisis, Perencanaan,

Implementasi, dan Kontrol. Alih bahasa Hendra Teguh dan Ronny A. Rusli. Jakarta: PT. Prenhallindo.

Kotler, P. dan G. Amstrong. 2002. Manajemen Pemasaran. Jilid 1. Edisi Millenium. Alih Bahasa oleh Hendra Tegur. Prehalindo, Jakarta.

Lamb, Hair and McDaniel. 2001. Pemasaran, Edisi ke-3, Buku 1. Alih bahasa David Octarevia. Jakarta: Salemba Empat.

Lupiyoadi, Rambat. 2001. Manajemen Pemasaran Jasa, Teori dan Praktik. Jakarta: PT. Salemba Empat.

Michael A. Jones dan Kristy E. Reynolds. 2006. The Role of Retailer Interest on Shopping Behavior. Journal of Retailing; 115-116

Meyer, Warren G et al, diterjemahkan ole Tien Sribimawati. 1988. Pemasaran Eceran. Jakarta: PT. Elex Media Komputindo.

Peter, J., Paul and Olson, Jerry, C., 2000, “Consumer Behavior and Marketing Strategy 6th ed., New York, McGraw-Hill

Singgih, Santosa dan Tjiptono, Fandy. 2002. Riset Pemasaran: Konsep dan Aplikasi dengan SPSS. Jakarta. PT. Elex Media Komputindo Siamat, Dahlan. 2001. Manajemen Lembaga Keuangan. Edisi Ketiga. Fakultas Universitas Indonesia. Jakarta

Stanton, William J., Michael J. Etzel., and Bruce E. Walker. 1996. Fundamentals of Marketing. 9th ed., Mc Graw-Hill Inc.

Sudrajat, Duanto Asto, 2007. Analisis Pengaruh Citra Supermarket terhadap Loyalitas Konsumen Toko Buku Gramedia. Jurnal Bisnis dan Manajemen

Sugiyono (2005), Metode penelitian bisnis, (cetakan ke 3), Bandung: CV. Alfabeta.

Swastha, Basu. 1979. Saluran Pemasaran: Konsep dan Strategi Analisa Kuantitatif. Yogyakarta: BPFE UGM.

Theodoritis, K Prokopis, and Chatzipanagiotou, C Kalliopi. 2008. Store Image Attributes and Customer Satisfaction Across Different Customer Profiles within the Supermarket Sector in Greece. European Journal of Marketing vol 43 no 5/6

Dokumen terkait