BAB IV ANALISIS DATA DAN PEMBAHASAN
D. Uji Hipotesis
1. Analisis Regresi Ganda
Analisis regresi berganda digunakan untuk mengetahui
ketergantungan suatu variabel dependen yaitu hasil belajar terehadap
variabel independen yaitu metode pembelajaran saintifik dan fasilitas
belajar, sehingga diperoleh koefisien untuk masing-masing variabel
independen. Berikut hasil analisis regresi berganda untuk data penelitian ini
84
Tabel 26. Uji Hipotesis Analisis Regresi Ganda Model Unstandardized Coefficients Standardized Coefficients t Sig. B Std. Error Beta 1 (Constant) 26,911 1,430 18,819 0,000 METODE SAINTIFIK 0,112 0,056 -0,154 3,197 0,065 FASILITAS BELAJAR 0,049 0,015 0,257 4,234 0,054
a. Dependent Variable: HASIL BELAJAR Sumber: Data penelitian diolah 2018
Berdasarkan hasil analisis regresi berganda pada tabel 29. di atas
diperoleh koefisien untuk variabel bebas yaitu X1 =0,112 X2=0,049 , dengan
konstanta sebesar 26,911. Dengan demikian dapat dihasilkan persamaan
regresi berganda, sebagai berikut:
Y= 26,911+0,112X1+0,049X2
2. Hasil Uji Simultan (Uji F)
Uji ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh positif metode
pembelajaran saintifik dan fasilitas belajar terhadap hasil belajar secara
simultan. Adapun hasil uji hipotesis secara simultan dapat dilihat pada tabel
30 berikut ini.
Tabel 27. Hasil Uji F ANOVAa Model Sum of Squares df Mean Square F Sig. 1 Regression 4,365 2 2,183 8,189 0,000b Residual 40,782 153 0,267 Total 45,147 155
a. Dependent Variable: HASIL BELAJAR
b. Predictors: (Constant), FASILITAS BELAJAR, METODE SAINTIFIK Sumber: Data penelitian diolah 2018
85
Berdasarkan hasil uji simultan (F) pada tabel 30 di atas, maka untuk
menguji hipotesis 1 (H1), telah diperoleh nilai F hitung 8,189 dengan
signifikansi 0,000. Karena nilai signifikansi lebih kecil dari α (0,05), maka hipotesis 1 (H1) diterima, yang artinya bahwa metode pembelajaran saintifik
dan fasilitas belajar secara bersama-sama berpengaruh positif terhadap
hasil belajar peserta didik.
3. Hasil Uji Determinasi (R²)
Koefisien determinasi (R²) digunakan untuk mengukur seberapa jauh kemampuan model dalam menenrangkan variabel dependen (hasil belajar).
Nilai koefisien determinasi adalah anatar nol dan satu. Nilai R² yang kecil berarti kemampuan variabel independen (metode pembelajaran saintifik dan
fasilitas belajar) dalam menjelaskan variasi variabel dependen (hasil belajar)
amat terbatas. Nilai yang mendeteksi satu berarti variabel-variabel
independen memberikan hampir semua informasi yang dibutuhkan untuk
memprediksi variasi variabel dependen. Pada tabel 31. berikut disajikan
hasil uji determinasi simultan pada penelitian ini.
Tabel 28. Hasil Uji Determinasi (R²) Variabel Metode Pembelajaran Saintifik
Model Summary Mode
l
R R Square Adjusted R Square Std. Error of the Estimate
1 0,177a 0,031 0,025 0,533
a. Predictors: (Constant), METODE SAINTIFIK Sumber: Data Penelitian diolah 2018
Pada tabel 34 di atas, besarnya R square adalah 0,031. Hal ini berarti
86
pembelajaran saintifik, sedangkan peserta didik 96,9% (100%-3,1%)
dijelaskan oleh sebab-sebab lain di luar model.
Tabel 29. Hasil Uji Determinasi (R²) Variabel Fasilitas Belajar Model Summary
Model R R Square Adjusted R Square
Std. Error of the Estimate
1 0,271a 0,073 0,067 0,521
a. Predictors: (Constant), FASILITAS BELAJAR Sumber: Data Penelitian diolah 2018
Pada tabel 32 di atas, besarnya R square adalah 0,073. Hal ini berarti
7,3% variabel hasil belajar mampu dijelaskan oleh variabel fasilitas
belajar, sedangkan peserta didik 92,7% (100%-7,3%) dijelaskan oleh
sebab-sebab lain di luar model.
Tabel 30. Hasil Uji Determinasi (R²) Model Summary
Model R R Square Adjusted R Square
Std. Error of the Estimate
1 ,311a 0,097 0,085 0,516
a. Predictors: (Constant), FASILITAS BELAJAR, METODE SAINTIFIK
Sumber: Data Penelitian diolah 2018
Pada tabel 33 di atas, besarnya R square adalah 0,097. Hal ini berarti
9,7% variabel hasil belajar mampu dijelaskan oleh variabel fasilitas
belajar, sedangkan peserta didik 90,3% (100%-9,7%) dijelaskan oleh
sebab-sebab lain di luar model.
1. Hasil Uji Parsial (Uji t)
Uji ini digunakan untuk menguji pengaruh positif masing-masing
variabel bebas, yakni metode pembelajaran saintifik (X1), dan fasilitas
87
bantuan program SPSS, diperoleh hasil sebagaimana yang telah tersaji
pada tabel 37 berikut ini.
Tabel 31. Hasil Uji Parsial (Uji t) Coefficientsa Model Unstandardized Coefficients Standardized Coefficients t Sig. B Std. Error Beta 1 (Constant) 26,911 1,430 18,819 0,000 METODE SAINTIFIK 0,112 0,056 -0,154 3,197 0,005 FASILITAS BELAJAR 0,049 0,015 0,257 3,327 0,000
a. Dependent Variable: HASIL BELAJAR Sumber: Data penelitian diolah
Berdasarkan uji parsial (t) pada tabel 37 di atas, maka untuk menguji
hipotesis 2 (H2), telah diperoleh hasil berupa t hitung untuk variabel metode
pembelajaran saintifik sebesar 3,197 dengan signifikansi 0,005. Jika
dibandingkan dengan t tabel dapat diperoleh angka sebesar 1,97549 maka
dapat disimpulkan untuk variabel metode pembelajaran saintifik
berpengaruh terhadap hasil belajar siswa, yang artinya H0 ditolak dan H1
diterima, karena nilai t hitung > t tabel dan signifikansi kurang dari 0,05.
Pengujian hipotesisi yang ketiga (H3) dengan menggunakan uji
parsial, diperoleh hasil nilai t hitung untuk variabel fasilitas belajar sebesar
3,327 dengan signifikansi 0,000. Jika dibandingkan dengan t tabel dapat
diperoleh angka sebesar 1,97549 maka dapat disimpulkan untuk variabel
fasilitas belajar mempuanyai pengaruh positif terhadap hasil belajar siswa,
yang artinya H0 ditolak dan H1 diterima, karena nilai t hitung > t tabel dan
88 5. Sumbangan Efektif
Sumbangan efektif (SE) adalah ukuran sumbangan suatu variabel
independen terhadap variabel dependen dalam analisis regresi. Penjumlahan
dari sumbangan efektif adalah sama dengan jumlah nilai yang ada pada
koefisien determinasi atau R square. Adapun hasil rangkuman dari hasil
analisis korelasi dan regresi dalam tabel 38 sebagai berikut.
Tabel 32. Rangkuman Hasil Analisis Korelasi dan Regresi
Variabel Koefisien Regresi
(Beta)
Koefisien
Korelasi (r) R square
X1 0,112 0,09 0,015
X2 0,049 0,177 0,015
Sumber: Data penelitian diolah 2018
Berdasarkan rangkuman diatas maka dapat diperoleh sumbangan efektif
sebesar 9,7% artinya sama dengan R square. Angka tersebut diperoleh dari
total sumbangan efektif dari X1 dan X2. Adapun sumbangan dari
masing-masing variabel diperoleh dari rumus : SE (X)% = Beta X x RXY x 100%
Berdasarkan rumus tersebut, masing-masing sumbangan efektif untuk X1
dan X2 yaitu:
i. Sumbangan Efektif Variabel Metode Pembelajaran Saintifik (X1) dan
Hasil Belajar (Y)
SE (X1)% = Beta X1 x RX1Y x 100%
SE (X1)% = 0,112 x 0,090 x 100%
SE (X1)% = 1,008 %
89
ii. Sumbangan Efektif Variabel Failitas Belajar (X2) dan Hasil Belajar
(Y)
SE (X2)% = Beta X2 x RX2Y x 100%
SE (X2)% = 0,049 x 0,117x 100%
SE (X2)% = 0,5733%
SE (X2)% = 0,57%
iii. Sumbangan Efektif Total
SE Total = SE (X1) + SE (X2)
SE Total = 1% + 0,57%
SE Total = 1,57%
Kesimpulannya, berdasarkan hasil perhitungan di atas dapat diketahui
bahwa sumbangan efektif variabel metode pembelajaran saintifik (X1)
terhadap hasil belajar (Y) adalah sebesar 1%. Sementara sumbangan efektif
fasilitas belajar (X2) terhadap hasil belajar (Y) adalah sebesar 0,57%.
Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa variabel X2 memiliki pengaruh
lebih dominan terhadap variabel Y daripada variabel X1. Untuk total SE
adalah sebesar 1,5% atau sama dengan koefisien determinasi (R square)
analisis regresi sebsar 1,5%.
6. Sumbangan Relatif
Sumbangan relatif (SR) merupakan suatu ukuran yang menunjukkan
besarnya sumbangan suatu variabel independent terhadap jumlah kuadrat
regresi. Jumlah sumbangan relatif (SR) dari semua variabel independen
adalah 100% atau sama dengan 1. Adapun rumus yang digunakan untuk
90
Berdasarkan rumus tersebut besarnya SR dari masing- masing variabel
yaitu: i. SR (X1)% = SE (X1)% : R² SR (X1)% = 1 : 0,015 SR (X1)% = 66,67% ii. SR (X2)% = SE (X2)% : R² SR (X2)% = 0,5 : 0,015 SR (X2)% = 33,33% iii. SR (X)% = SE (X1)% + SE (X2)% SR (X)% = 66,67%+ 33,33% SR (X)% = 100%
Kesimpulannya, berdasarkan perhitungan di atas dapat diketahui bahwa
sumbangan relatif (SR) variabel metode pembelajaran saintifik sebesar
66,67%, sedangkan untuk variabel fasilitas belajar sebesar 33,33%. Untuk
total SR adalah sebesar 100% atau 1.