• Tidak ada hasil yang ditemukan

BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN

C. Analisis Data

3. Uji Hipotesis

Uji hipotesis dimaksudkan untuk mengetahui mengenai hipotesis yang dijadikan rujukan apakah dapat diterima atau ditolak. Sebelum melakukan uji hipotesis terlebih dahulu harus uji normalitas dan uji homogenitas. Berdasarkan uji normalitas dan uji homogenitas yang telah dilakukan dapat diketahui bahwa data dalam penelitian ini telah memenuhi persyaratan untuk pengujian selanjutnya.

Pada penelitian ini terdapat tiga hipotesis yang diajukan antara lain adalah sebagai berikut

ANOVA

Sum of

Squares df Mean Square F Sig.

Between

Groups 544.716 3 181.572 1.236 .302

Within Groups 11.604.079 79 146.887

Total 12.148.795 82

Hipotesis pertama : Terdapat hubungan yang positif antara program CSR PG Rajawali II Jatitujuh dengan pendidikan di Kecamatan Jatitujuh.

Hipotesis statistiknya sebagai berikut:

Ha : r ≠ 0 dan Ho : r = 0

Hipotesis kedua : Terdapat hubungan yang positif antara program CSR PG Rajawali II Jatitujuh dengan pendapatan di Kecamatan Jatitujuh.

Hipotesis statistiknya sebagai berikut Ha : r ≠ 0 dan Ho : r = 0

Hipotesis ketiga : Terdapat hubungan yang positif antara program CSR PG Rajawali II Jatitujuh dengan kesehatan di Kecamatan Jatitujuh.

Hipotesis statistiknya sebagai berikut:

Ha : r ≠ 0 dan Ho : r = 0 a. Hipotesis Pertama

Hipotesis pertama dalam penelitian ini menyatakan terdapat hubungan antara program CSR PG Rajawali II Jatitujuh dengan pendidikan di Kecamatan Jatitujuh.

Pengujian hipotesis menggunakan analisis regresi sederhana (regreresion). Hasil perhitungan analisis regresi sederhana mengenai hubungan antara program CSR dengan pendidikan diperoleh nilai konstanta a = 8,81 dan koefisien b = 0,79 sehingga persamaan regresinya adalah Ŷ = a ˧ b.X = 8,81 ˧ 0,79.(X).

Selanjutnya untuk mengetahui derajat keberartian dan linearitasnya maka dilakukan uji keberartian dan linearitasnya dengan menggunakan analisis varians seperti pada tabel 4.21 halaman 82.

Tabel 4.21

Ringkasan ANOVA Variabel Y atas X

Sumber Variasi

Sumber: Hasil Pengolahan Data Keterangan

** : Uji signifikansi

ls : Uji Linearitas Regresi

Seperti diperlihatkan dalam tabel 4.21 dapat diketahui bahwa untuk uji signifikansi diperoleh Fh 83,54 dan Ft 3,98 pada α = 0,05 dengan dk pembilang 1 dan dbres penyebut 81. Karena F hitung lebih besar dari F tabel maka terdapat hubungan yang signifikan antara Y1 dan X. Sedangkan pada uji lineritas diperoleh Fh -0,10 < Ft 1,85 pada α = 0,05 dengan db pembilang 14 dan db penyebut 67.

Dengan demikian metode regresi brpola linear.

Pada uji hipotesis hubungan antara dua variabel diketahui bahwa harga r hitung

= 0,637 dan harga r tabel untuk taraf kesalahan 5% dengan n = 83 diperoleh r tabel sebesar 0,220% dan untuk 1% diperoleh r = 0,286%. Karena harga r hitung lebih besar dari r tabel baik untuk kesalahan 1% ataupun 5%, maka dapat disimpulkan terdapat hubungan yang positif dan signifikan sebesar 0,637 antara program CSR dengan tingkat pendidikan.

Persamaan regresi linear berdasarkan hasil pengujian pada hipotesis pertama yaitu Y= 8,81 ˧ 0,79 (X). Hal ini berarti setiap penambahan nilai atau harga dari CSR PG Rajawali II Jatiujuh (X) maka akan diikuti oleh peningkatan pendidikan (Y) sebesar 0,79. Selanjutnya agar diketahui seberapa besar kontribusi dari program

CSR terhadap pendidikan di Kecamatan Jatitujuh maka perlu dicari koefisien determinasinya. Koefisien determinasi ditentukan dengan cara mengkuadratkan nilai hubungan antara dua variabel dan dikalikan dengan 100% untuk mengetahui persantase sumbangannya. Dari perhitungan diperoleh koefisien dteterminasi r2 = 0,6372 = 0,4057. Hal ini berarti bahwa kontribusi program CSR terhadap pendidikan sebesar 40,57%. Jadi hipotesis pertama dapat diterima.

b. Hipotesis Kedua

Hipotesis kedua dalam penelitian ini menyatakan terdapat hubungan antara program CSR PG Rajawali II Jatitujuh dengan pendapatan di Kecamatan Jatitujuh.

Untuk pengujian hipotesis menggunakan analisis regresi sederhana. Hasil perhitungan analisis regresi sederhana mengenai hubungan antara program CSR dengan pendapatan diperoleh nilai konstanta a = 8,64 dan koefisien b = 0,81 sehingga diperoleh persamaan regresinya adalah Ŷ = a ˧ b.X = 8,64 ˧ 0,81 (X).

Kemudian untuk mengetahui keberartian dan linearitasnya maka dilakukan uji keberartian dan linearitasnya dengan menggunakan analisis varians seperti pada tabel 4.22

Tabel 4.22

Ringkasan ANOVA Variabel Y atas X

Sumber Variasi

Sumber: Hasil Pengolahan Data Keterangan

** : Uji signifikansi

ls : Uji Linearitas

Seperti diperlihatkan dalam tabel 4.21 dapat diketahui bahwa untuk uji signifikansi diperoleh Fh 83,54 > Ft 3,98 pada α = 0,05 dengan dk pembilang 1 dan dbres penyebut 81. Karena F hitung lebih besar dari F tabel maka dapat disimpulkan bahwa regresi signifikan. Pada uji lineritas berdasarkan tabel 4.22 diperoleh Fh -0,05 < Ft 1,86 pada α = 0,05 dengan db pembilang 14 dan db penyebut 67. Karena F hitung lebih kecil dari F tabel maka dapat disimpulkan bahwa regresi berpola linear.

Sedangkan pada uji hipotesis hubungan antara dua variabel diketahui bahwa harga r hitung = 0,658 dan harga r tabel untuk taraf kesalahan 5% dengan n = 83 diperoleh r tabel sebesar 0,220% dan untuk 1% diperoleh r = 0,286%. Karena harga r hitung lebih besar dari r tabel baik untuk kesalahan 5% ataupun 1%, maka dapat disimpulkan terdapat hubungan yang positif dan signifikan sebesar 0,658 antara program CSR dengan tingkat pendapatan.

Persamaan regresi linear berdasarkan hasil pengujian pada hipotesis pertama yaitu Ŷ = a ˧ b.X = 8,64 ˧ 0,81(X). Hal ini berarti setiap penambahan nilai atau harga dari CSR PG Rajawali II Jatiujuh (X) maka akan diikuti oleh peningkatan pendidikan (Y) sebesar 0,81. Selanjutnya agar diketahui seberapa besar kontribusi dari program CSR terhadap pendidikan di Kecamatan Jatitujuh maka perlu dicari koefisien determinasinya. Koefisien determinasi ditentukan dengan cara mengkuadratkan nilai hubungan antara dua variabel dan dikalikan dengan 100%

untuk mengetahui persantase sumbangannya. Dari perhitungan diperoleh koefisien dteterminasi r2 = 0,6582 = 0,4248. Hal ini berarti bahwa kontribusi program CSR terhadap pendidikan sebesar 42,48%. Jadi hipotesis kedua yang menyatakan bahwa

“terdapat hubungan antara program CSR PG Rajawali II Jatitujuh dengan pendapat di Kecamatan Jatitujuh” dapat diterima.

c. Hipotesis Ketiga

Hipotesis kedua dalam penelitian ini menyatakan terdapat hubungan antara program CSR PG Rajawali II Jatitujuh dengan pendapatan di Kecamatan Jatitujuh.

Untuk pengujian hipotesis menggunakan analisis regresi sederhana. Hasil

perhitungan analisis regresi sederhana mengenai hubungan antara program CSR dengan pendapatan diperoleh nilai konstanta a = 3,16 dan koefisien b = 0,67 sehingga diperoleh persamaan regresinya adalah Ŷ = a + b.X = 3,16 + 0,67 (X).

Kemudian untuk mengetahui keberartian dan linearitasnya maka dilakukan uji keberartian dan linieritas dengan menggunakan analisis varians seperti pada tabel 4.23

Tabel 4.23

Ringkasan ANOVA Variabel Y atas X

Sumber Variasi

Sumber: Hasil Pengolahan Data Keterangan

** : Uji signifikansi

ls : Uji Linearitas

Seperti diperlihatkan dalam tabel 4.23 dapat diketahui bahwa untuk uji signifikansi diperoleh Fh 75,08 > Ft 3,98 pada α = 0,05 dengan dk pembilang 1 dan dbres penyebut 81. Karena F hitung lebih besar dari F tabel maka dapat disimpulkan bahwa regresi signifikan. Pada uji lineritas berdasarkan tabel 4.23 diperoleh Fh -2,49 < Ft 2,05 pada α = 0,05 dengan db pembilang 8 dan db penyebut 73. Karena F hitung lebih kecil dari F tabel maka dapat disimpulkan bahwa regresi berpola linear.

Sedangkan pada uji hipotesis hubungan antara dua variabel diketahui bahwa harga r hitung = 0,667 dan harga r tabel untuk taraf kesalahan 5% dengan n = 83 diperoleh r tabel sebesar 0,220% dan untuk 1% diperoleh r = 0,286%. Karena harga

r hitung lebih besar dari r tabel baik untuk kesalahan 5% ataupun 1%, maka dapat disimpulkan terdapat hubungan yang positif dan signifikan sebesar 0,667 antara program CSR dengan tingkat kesehatan.

Persamaan regresi linear berdasarkan hasil pengujian pada hipotesis pertama yaitu Ŷ = -9,7 ˧ 0,68 (X). Hal ini berarti setiap penambahan nilai atau harga dari CSR PG Rajawali II Jatiujuh (X) maka akan diikuti oleh peningkatan pendidikan (Y) sebesar 0,81. Selanjutnya agar diketahui seberapa besar kontribusi dari program CSR terhadap pendidikan di Kecamatan Jatitujuh maka perlu dicari koefisien determinasinya. Koefisien determinasi ditentukan dengan cara mengkuadratkan nilai hubungan antara dua variabel dan dikalikan dengan 100% untuk mengetahui persantase sumbangannya. Dari perhitungan diperoleh koefisien dteterminasi r2 = 0,6672 = 0,4448. Hal ini berarti bahwa kontribusi program CSR terhadap pendidikan sebesar 44,48%. Jadi hipotesis ketiga yang menyatakan bahwa

“terdapat hubungan antara program CSR PG Rajawali II Jatitujuh dengan kesehatan di Kecamatan Jatitujuh” dapat diterima.

Dokumen terkait