Berdasarkan perhitungan SPSS, dapat diketahui bahwa nilai koefisien korelasi atau nilai r hitung adalah sama dengan 0.956. Maka dapat diperoleh t hitung adalah 30.569.
Hipotesis pada penelitian ini:
Ha : t hitung > t tabel Ho : t hitung < t tabel Atau
Ha : Adanya pengaruh antara program corporate social responsibility “Bersinarlah Wanita Indonesia” terhadap reputasi PT Tupperware Indonesia.
Ho : Tidak adanya pengaruh antara corporate social responsibility “Bersinarlah Wanita Indonesia” terhadap reputasi PT Tupperware Indonesia.
Dilihat dari hipotesis diatas dapat dikatakan, jika t hitung < t tabelmaka tidak ada pengaruh dan berarti Ho diterima. Jika t hitung > t tabelmaka ada pengaru dan Ho ditolak.
dan t hitung diperoleh hasil 30.569. Sedangkan untuk mengetahui besar t tabel pada penelitian ini maka perlu diketahui tingkat signifikan yang akan dipakai pada besar derajat bebas. Tingkat pada penelitian ini adalah α = 5% dengan derajat bebsan adalah
Derajat bebas = 89 – 2
Derajat bebas = 87
Maka hasil yang diperoleh untuk t tabel sebesar 1.663. Dikarenakan t hitung >
t tabel jadi t hitung 30.569 > 1.663 maka Ha diterima dan Ho ditolak, Ha artinya bahwa program corporate social responsibility “Bersinarlah Wanita Indonesia”
berpengaruh secara (signifikan) terhadap reputasi PT Tupperware Indonesia, artinya koefisien tersebut dapat digeneralisasikan atau dapat berlaku pada populasi di mana sampel yang 89 orang diambil.
4.7 Pembahasan
Saat ini banyak perusahaan yang menyadari arti penting dari pertanggungjawaban sosial dan memasukkan tanggung jawab sosial itu dalam strategi bisnis mereka, bahkan tidak jarang perusahaan yang memasukan isu tanggung jawab sosial ke dalam visi dan misi perusahaan. Pertanggungjawaban social ini lazim disebut sebagai corporate social responsibility (CSR).
yang memberikan perhatian kepada peningkatan kualitas perusahaan (profit), masyarakat , khususnya komunitas sekitar serta lingkungan hidup. Tanggung jawab ini diarahkan baik ke dalam (internal) maupun ke luar (eksternal) perusahaan.
Dengan menjalankan tanggung jawab sosial yang dijalankanya, perusahaan diharapkan tidak hanya mengejar keuntungan jangka pendek, namun juga turut berkontribusi bagi peningkatan kesejahteraan dan kualitas hidup masyarakat dan lingkungan sekitar dalam jangka panjang.
Program CSR Tupperware “Bersinarlah Wanita Indonesia” SheCAN merupakan bukti kesungguhan Tupperware dalam mendukung dedikasi para wanita inspiratif. Filsofi Tupperware 3E Tupperware yaitu Enlighten (Mencerahkan), Educate (Edukasi) dan Empower (Memberdayakan). dapat memberikan inspirasi bagi seluruh wanita-wanita di dunia. Kekuatan wanita untuk merubah hidup mereka sendiri, keluarga hingga komunitas sekitarnya membuktikan kehebatan seorang wanita.
Tujuan program “Bersinarlah Wanita Indonesia” SheCAN, akan menjadi motivasi utama untuk membantu wanita-wanita Indonesia melihat bahwa hidup ini penuh dengan kesempatan dan peluang. Program ini diperuntukkan untuk para wanita-wanita Indonesia yang inspiratif, di dalam program CSR Tupperware
“Bersinarlah Wanita Indonesia” akan diketahui bahwa ternyata Indonesia tidak kekurangan wanita hebat. Peran wanita-wanita ini telah merambah ke banyak bidang
tidak menghalangi mereka untuk mampu sejajar dengan para pria. Mereka bekerja dengan luar biasa tetapi tetap tidak melupakan kodratnya sebagai wanita, istri, dan ibu yang cinta dengan keluarga. Filosofi Tupperware dapat memberikan inspirasi bagi seluruh wanita di dunia. Kekuatan wanita untuk merubah hidup mereka sendiri, keluarga hingga komunitas sekitarnya membuktikan kehebatan seorang wanita.
Untuk menjalin hubungan baik dengan komunitas sekitar diperlukan pendekatan-pendekatan khusus dengan masyarakat sekitar. Hubungan yang terjalin dengan baik tersebut akan mampu mempengaruhi kelancaran kinerja bagi segenap karyawan PT Tupperware Indonesia, jika hubungan yang terjalin baik maka akan memberikan dampak yang positif. Tetapi sebaliknya, jika hubungan yang terjalin kurang baik maka akan timbul opini negatif dari masyarakat sekitar. Hal ini dapat berpengaruh buruk terhadap reputasi Tupperware Indonesia.
Berdasarkan hasil penelitian yang didapat dengan menyebarkan kuesioner ke 89 member, maka dapat diketahui pengaruh program corporate sosial responsibility
“Bersinarlah Wanita Indonesia” terhadap reputasi PT Tupperware Indonesia.
Dari hasil identitas responden, diketahui bahwa usia member Tupperware antara 20 – >50 tahun, didominasi oleh responden yang berusia antara 30 – 39 tahun.
Sedangkan dari Tingkat pendidikan, member Tupperware lebih didominasi oleh
Tupperware lebih didominasi oleh ibu rumah tangga.
Dalam penelitian ini peneliti memiliki dua variabel yang berbeda dalam mengukur seberapa besar pengaruh program corporate social responsibility
“Bersinarlah Wanita Indonesia”, yaitu variabel X program corporate social responsibility dan variabel Y reputasi. Menurut teori yang dikemukakan oleh Edi Suharto , dalam bukunya Pekerjaan Sosial Di Dunia Industri: Memperkuat CSR, terdapat 5 dimeni tentang merumuskan program corporate social responsibility yaitu Engagement, assessment, plan of action, action and facilitation, evaluation and Termination or Reformation.
Sedangkan dalam variabel reputasi Menurut Fombrum dan foss dalam bukunya Reputation Quetient / Reputasi perusahaan di mata publiknya berkaitan dengan salah satu dari 6 (enam) dimensi yaitu imbauan emosional, produk dan layanan,kinerja financial, visi dan kepemimpinan, lingkungan kerja dan tanggung jawab sosial. Dalam tiap dimensi terdapat dua sampai tiga pertanyaan yang mewakili.
Jadi total dari keseluruhan pertanyaan yang ada yaitu sebanyak 20 pertanyaan, dengan pilihan jawaban sangat setuju, setuju, ragu – ragu, tidak setuju dan sangat tidak setuju.
Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan oleh peneliti, dan telah diketahui hasilnya bahwa member menanggapi positif terhadap program corporate social
responsibility “Bersinarlah Wanita Indonesia” berpengaruh secara (signifikan) terhadap reputasi PT Tupperware Indonesia.
Dimensi pertama dari program corporate social responsibility adalah engagement, yaitu dimensi yang membahas tentang pendekatan awal kepada
masyarakat agar terjalin komunikasi dan relasi yang baik. Tujuan utama langkah ini adalah terbangunnya pemahaman, penerimaan dan trust masyarakat yang akan dijadikan sasaran CSR. Dengan adanya pendekatan awal kepada masyarakat melalui kegiatan – kegiatan sosial dapat membangun hubungan yang baik antara Tupperware dengan para member. Hasil penelitian yang ada pada dimensi pertama adalah ressponden menanggapi positif jika Tupperware telah melakukan pendekatan-pendekatan kepada masyarakat sehingga telah terjalin komunikasi dan relasi yang baik dan Program CSR “Bersinarlah Wanita Indonesia” dapat terbangunnya pemahaman, penerimaan dan kepercayaan dari masyarakat.
Dimensi kedua Assessment, yaitu dimensi yang membahas Identififikasi masalah dan kebutuhan masyarakat yang akan dijadikan dasar dalam merumuskan program. Hasil penelitian yang ada pada dimensi kedua dapat diketahui bahwa responden menanggapi positif Program CSR Tupperware “Bersinarlah Wanita Indonesia” berdasarkan kebutuhan dan perkembangan wanita saat ini.
akan diterapkan sebaiknya memerhatikan aspirasi masyarakat (Stakeholders) di satu pihak dan misi perusahaan termasuk shareholders di pihak lain. Hasil penelitian yang ada pada dimensi ketiga responden telah menanggapi dengan positif bahwa Program CSR “Bersinarlah Wanita Indonesia” sudah memenuhi aspirasi masyarakat Indonesia dan Program CSR “Bersinarlah Wanita Indonesia” sesuai dengan misi perusahaan yaitu merubah hidup lebih banyak orang menjadi lebih baik lagi.
Dimensi keempat Action and facilitation yaitu dengan menerapkan program yang telah disepakati bersama. Program bisa dilakukan secara mandiri oleh masyarakat atau organisasi local. Hasil penelitian yang ada pada dimensi keempat responden telah menanggapi dengan positif bahwa Program CSR Tupperware
“Bersinarlah Wanita Indonesia” telah disepakati bersama antara Tupperware dengan masyarakat dan Masyarakat terlibat dalam Program CSR “Bersinarlah Wanita Indonesia”.
Dimensi kelima Evaluation and Termination or Reformation yaitu Menilai sejauh mana keberhasilan pelaksanaan program CSR di lapangan. Hasil penelitian yang ada pada dimensi kelima responden telah menanggapi dengan positif bahwa Program CSR Tupperware “Bersinarlah Wanita Indonesia” sudah memberikan inspirasi kepada para Wanita Indonesia dan Program CSR Tupperware “Bersinarlah Wanita Indonesia” sudah berjalan dengan sukses.
mana organisasi disukai, diminati, dan dihormati. Hasil penelitian yang ada pada dimensi pertama variabel Y responden telah menanggapi dengan positif bahwa Tupperware sebagai perusahaan yang disukai, diminati dan dihormati dan Tupperware adalah perusahaan yang memiliki kualitas, inovai, nilai, kehandalan produk dan jasa yang baik.
Dimensi kedua Produk dan layanan, yaitu persepsi atas kualitas, inovasi, nilai, kehandalan produk dan jasa. Hasil penelitian yang ada pada dimensi kedua variabel Y responden telah menanggapi dengan positif bahwa PT Tupperware Indonesia adalah perusahaan yang memiliki reputasi yang baik dan Tupperware sebagai perusahaan yang memiliki perhatian tinggi terhadap konsumen, produk/jasa berkualitas tinggi, perusahaan yang dapat dipercaya dan perusahaan yang inovatif.
Dimensi ketiga Kinerja financial, yaitu persepsi atas profitabilitas prospek, dan resiko perusahaan. Hasil penelitian yang ada pada dimensi ketiga variabel Y reponden telah menanggapi dengan positif bahwa Tupperware sebagai perusahaan yang memiliki perhatian tinggi terhadap konsumen, produk/jasa berkualitas tinggi, perusahaan yang dapat dipercaya dan perusahaan yang inovatif.
Dimensi keempat Visi dan Kepemimpinan, yaitu seberapa jauh organisasi menunjukkan visi yang jelas dan kepemimpinan yang kokoh. Hasil penelitian yang ada pada dimensi keempat variabel Y responden telah menanggapi dengan positif
perusahaan yang peduli terhadap program-program sosial dan kepemimpinan yang kokoh.
Dimensi kelima Lingkungan Kerja, yaitu persepsi atas seberapa baik perusahaan dikelola, bagaimana bekerjanya, dan bagaimana kualitas karyawannya.
Hasil penelitian yang ada pada dimensi kelima variabel Y responden telah menanggapi dengan positif bahwa Tupperware perusahaan yang memiliki peluang untuk terus tumbuh dan berkembang serta perusahaan yang dikelola dengan baik, Tupperware perusahaan yang memiliki peluang untuk terus tumbuh dan berkembang serta perusahaan yang dikelola dengan baik dan Perusahaan Tupperware memiliki karyawan yang berkualitas.
Dimensi keenam Tanggung Jawab Sosial, yaitu persepsi atas perusahaan sebagai warga Negara yang baik, yang berkaitan dengan komunitas, karyawan dan lingkungannya. Hasil penelitian yang ada pada dimensi keenam variabel Y responden telah menanggapi dengan positif bahwa Perusahaan Tupperware memiliki tanggung jawab sosial yang sangat baik, Tupperware mendukung dedikasi para wanita inspiratif dan Tupperware sebagai perusahaan yang peduli dengan komunitas, karyawan dan lingkungannya.
Berdasarkan hasil uji hipotesis statistic yaitu dengan menggunakan uji statistik, maka hasil perhitungan t hitung > t tabel jadi t hitung 30.569 > 1.663, maka
“Bersinarlah Wanita Indonesia” berpengaruh secara nyata (signifikan) terhadap reputasi PT Tupperware Indonesia.
Dari hasil regresi didapatkan hasil koefisien determinasinya R2 = 0.915. Hal ini berarti program corporate social responsibility “Bersinarlah Wanita Indonesia”
memiliki kontribusi 91.5% untuk mempengaruhi reputasi PT Tupperware Indonesia.
Sedangkan sisanya 8.5% ditentukan atau dipengaruhi oleh faktor lain. Dan dapat dilihat hasilnya terhadap 89 responden diketahui sebagai berikut :
Seberapa besarkah pengaruh program corporate social responsibility
“Bersinarlah Wanita Indonesia” terhadap reputasi PT Tupperware Indonesia, di dapat melalui uji regresi dengan hasil sebagai berikut :
“Pengaruh program corporate social responsibility “Bersinarlah Wanita Indonesia” terhadap reputasi PT Tupperware Indonesia memiliki nilai sebesar 0.915 yang berarti program corporate social responsibility “Bersinarlah Wanita Indonesia”
memiliki kontribusi 91.5% untuk mempengaruhi reputasi PT Tupperware Indonesia.
Sedangakan 8.5% ditentukan atau dipengaruhi oleh faktor – faktor lain di luar model regresi”.
Selanjutnya untuk mengetahui, apakah sampel yang digunakan dalam penelitian dan untuk mengetahui besarnya pengaruh anatara program corporate social responsibility “Bersinarlah Wanita Indonesia” terhadap reputasi PT Tupperaware
besarnya hasil pengujia t hitung. Dari hasil uji t hitung ini diperoleh nilai sebesar 30.569, maka pernyataan hipotesis (Ha) yaitu terdapat Pengaruh Program Corporate Social Responsibility “Bersinarlah Wanita Indonesia” terhadap reputasi PT Tupperware Indonesia. Artinya responden yang menjadi sampel dalam penelitian ini mewakili populasi dalam data hasil penelitian menjadi valid.
Dengan demikian program corporate social responsibility “Bersinarlah Wanita Indonesia” memiliki korelasi dan pengaruh yang positif dalam reputasi PT Tupperware Indonesia. Karena dengan adanya program corporate social responsibility “Bersinarlah Wanita Indonesia” yang positif maka akan mempengaruhi reputasi PT Tupperware Indonesia yang positif pula, maka reputasi PT Tupperware meningkat dengan adanya program corporate social responsibility “Bersinarlah Wanita Indonesia”.