KAJIAN PUSTAKA
C. Hasil Analisis Data
2. Uji Hipotesis
Setelah data hasil penelitian disajikan dalam bentuk deskripsi data dan dilakukan uji persyaratan dengan melakukan uji normalitas, linearitas, heteroskedastisitas dan auto korelasi, selanjutnya dilakukan uji hipotesis atas data-data tersebut. Uji hipotesis pada penelitian ini menggunakan teknik analisis regresi linier sederhana sebab hanya terdiri dari satu variable bebas.
170
Pengujian hipotesis dalam penelitian ini bertujuan untuk mengetahui koefisien regresi signifikan atau tidak. Hipotesis yang diuji dalam penelitian ini adalah hipotesis nol (H0) yakni tidak ada pengaruh program SIPERLU terhadap peningkatan kedisiplinan, kinerja, kebahagiaan, dan kesejahteraan guru pendidikan agama Islam di kabupaten Lumajang, dan hipotesis alternative (Ha) yakni ada pengaruh program SIPERLU terhadap peningkatan kedisiplinan, kinerja, kebahagiaan, dan kesejahteraan guru pendidikan agama Islam di kabupaten Lumajang menggunakan SPSS 22 for windows.
Dasar pengambilan keputusan dalam uji regresi linier sederhana dapat mengacu pada dua hal yaitu membandingkan nilai signifikansi dengan nilai probabilitas 0,05. Jika nilai signifikansi < 0,05 artinya variable X berpengaruh terhadap variable Y. Jika nilai signifikansi > 0,05 artinya variable X tidak berpengaruh terhadap variable Y. Dan membandingkan nilai t hitung dengan t tabel. Jika nilai t hitung > t tabel artinya variabel X berpengaruh terhadap variabel Y, jika nilai t hitung < t tabel artinya tidak ada pengaruh variabel X terhadap variabel Y.
a. Uji Regresi Program SIPERLU Terhadap Peningkatan
Kedisiplinan Guru Pendidikan Agama Islam Di Kabupaten
Lumajang
Uji regresi bertujuan untuk mengetahui pengaruh antara variable bebas dan variable terikat yang dalam hal ini adalah pengaruh program SIPERLU terhadap peningkatan kedisiplinan guru pendidikan agama
Islam di kabupaten Lumajang yang akan dipaparkan dalam anova tabel berikut:
Tabel 4.28
Anova Hasil Uji Regresi Linier Sederhana
ANOVAa
Model Sum of Squares Df Mean Square F Sig.
1 Regression 1935.108 1 1935.108 141.476 .000b
Residual 971.138 71 13.678
Total 2906.247 72
a. Dependent Variable: KEDISIPLINAN b. Predictors: (Constant), SIPERLU
Dari output diatas diketahui bahwa nilai F hitung = 141,476 sedangkan tingkat signifikansi sebesar 0,000 < 0,05 maka model regresi dapat dipakai untuk memprediksi variable partisipasi atau dengan kata lain ada pengaruh variabel SIPERLU (X) terhadap variabel kedisiplinan (Y1)
Tabel 4.29
Model Summary Uji Linier Sederhana Model Summary Model R R Square Adjusted R Square Std. Error of the Estimate 1 .816a .666 .661 3.698
a. Predictors: (Constant), SIPERLU
Tabel model summary uji linier sederhana diatas menjelaskan besarnya nilai korelasi atau hubungan (R) yaitu sebesar 0,816. Dari output tersebut diperoleh koefisien determinasi (R Square) sebesar
172
0,666 yang mengandung pengertian bahwa pengaruh variabel bebas (SIPERLU) terhadap variabel terikat (Kedisiplinan) adalah sebesar 66,6%
Tabel 4.30
Hasil Analisis Regresi Pengaruh Program SIPERLU terhadap Kedisiplinan Guru Pendidikan Agama Islam
Coefficientsa Model Unstandardized Coefficients Standardized Coefficients T Sig. B Std. Error Beta 1 (Constant) 16.524 3.306 4.998 .000 SIPERLU 2.102 .177 .816 11.894 .000
a. Dependent Variable: KEDISIPLINAN
Dari output diatas diketahui nilai Constant (a) sebesar 16,524 sedangkan nilai SIPERLU (b/koefisien regresi) sebesar 2,102 sehingga persamaan regresinya dapat ditulis:
Y = a + bX
Y = 16,524 + 2,102X
Persamaan tersebut dapat diterjemahkan:
1) Konstanta sebesar 16,524 mengandung pengertian bahwa nilai konsisten variabel Kedisiplinan adalah sebesar 16,524
2) Koefisien regresi X sebesar 2,102 menyatakan bahwa setiap penambahan 1% nilai SIPERLU maka nilai kedisiplinan bertambah sebesar 2,102. Koefisien regresi tersebut bernilai positif, sehingga
dapat dikatakan bahwa arah pengaruh variabel X terhadap Y1 adalah positif.
Dasar pengambilan keputusan dalam uji regresi linier sederhana dapat mengacu pada dua hal yaitu:
1) Berdasarkan nilai signifikansi
Dari tabel koefficients diperoleh nilai signifikansi sebesar 0,000 < 0,05 dapat disimpilkan bahwa variabel SIPERLU (X) berpengaruh terhadap variabel Kedisiplinan (Y1)
2) Berdasarkan nilai t
Dari output diatas diketahui nilai thitung 11,894 > ttabel 1,993, sehingga dapat disimpulkan bahwa variabel SIPERLU (X) berpengaruh terhadap variabel Kedisiplinan (Y1)
Berdasarkan hasil pengujian hipotesis nol (H0) terlihat bahwa semua hipotesis nol (H0) ditolak dan hipotesis alternative (Ha) diterima. Jadi dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh program SIPERLU terhadap peningkatan kedisiplinan guru pendidikan agama Islam di kabupaten Lumajang.
b. Uji Regresi Program SIPERLU Terhadap Peningkatan Kinerja
Guru Pendidikan Agama Islam Di Kabupaten Lumajang
Uji regresi bertujuan untuk mengetahui pengaruh antara variabel bebas dan variabel terikat yang dalam hal ini adalah pengaruh program SIPERLU terhadap peningkatan kinerja guru pendidikan agama Islam
174
di kabupaten Lumajang yang akan dipaparkan dalam anova tabel berikut:
Tabel 4.31
Anova Hasil Uji Regresi Sederhana
ANOVAa
Model Sum of Squares Df Mean Square F Sig.
1 Regression 661.246 1 661.246 42.119 .000b
Residual 1114.672 71 15.700
Total 1775.918 72
a. Dependent Variable: KINERJA b. Predictors: (Constant), SIPERLU
Dari output diatas diketahui bahwa nilai F hitung = 42,119 dengan tingkat signifikansi sebesar 0,000 < 0,05 maka model regresi dapat dipakai untuk memprediksi variabel partisipasi atau dengan kata lain ada pengaruh variabel SIPERLU (X) terhadap variabel Kinerja (Y2)
Tabel 4.32
Model Summary Uji Linier Sederhana Model Summary Model R R Square Adjusted R Square Std. Error of the Estimate 1 .610a .372 .363 3.962
a. Predictors: (Constant), SIPERLU
Tabel model summary uji linier sederhana diatas menjelaskan besarnya nilai korelasi atau hubungan (R) yaitu sebesar 0,610. Dari output tersebut diperoleh koefisien determinasi (R Square) sebesar
0,372 yang mengandung pengertian bahwa pengaruh variabel bebas (SIPERLU) terhadap variabel terikat (Kinerja) adalah sebesar 37,2%
Tabel 4.33
Hasil Analisis Regresi Pengaruh Program SIPERLU terhadap Kinerja Guru Pendidikan Agama Islam
Coefficientsa Model Unstandardized Coefficients Standardized Coefficients t Sig. B Std. Error Beta 1 (Constant) 15.007 3.542 4.237 .000 SIPERLU 1.229 .189 .610 6.490 .000
a. Dependent Variable: KINERJA
Dari output diatas diketahui nilai Constant (a) sebesar 15,007 sedangkan nilai SIPERLU (b/koefisien regresi) sebesar 1,229 sehingga persamaan regresinya dapat ditulis:
Y = a + bX
Y = 15,007 + 1,229X
Persamaan tersebut dapat diterjemahkan:
1) Konstanta sebesar 15,007 mengandung pengertian bahwa nilai konsisten variabel Kinerja adalah sebesar 15,007
2) Koefisien regresi X sebesar 1,229 menyatakan bahwa setiap penambahan 1% nilai SIPERLU maka nilai Kinerja bertambah sebesar 1,229. Koefisien regresi tersebut bernilai positif, sehingga dapat dikatakan bahwa arah pengaruh variabel X terhadap Y2 adalah positif.
176
Dasar pengambilan keputusan dalam uji regresi linier sederhana dapat mengacu pada dua hal yaitu:
1) Berdasarkan nilai signifikansi
Dari tabel koefficients diperoleh nilai signifikansi sebesar 0,000 < 0,05 dapat disimpilkan bahwa variabel SIPERLU (X) berpengaruh terhadap variabel Kinerja (Y2)
2) Berdasarkan nilai t
Dari output diatas diketahui nilai thitung 6,490 > ttabel 1,993, sehingga dapat disimpulkan bahwa variabel SIPERLU (X) berpengaruh terhadap variabel Kinerja (Y2)
Berdasarkan hasil pengujian hipotesis nol (H0) terlihat bahwa semua hipotesis nol (H0) ditolak dan hipotesis alternative (Ha) diterima. Jadi dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh program SIPERLU terhadap peningkatan kinerja guru pendidikan agama Islam di kabupaten Lumajang.
c. Uji Regresi Program SIPERLU Terhadap Peningkatan
Kebahagiaan Guru Pendidikan Agama Islam Di Kabupaten
Lumajang
Uji regresi bertujuan untuk mengetahui pengaruh antara variabel bebas dan variabel terikat yang dalam hal ini adalah pengaruh program SIPERLU terhadap peningkatan kebahagiaan guru pendidikan agama Islam di kabupaten Lumajang yang akan dipaparkan dalam anova tabel berikut:
Tabel 4.34
Anova Hasil Uji Regresi Sederhana
ANOVAa
Model Sum of Squares df Mean Square F Sig.
1 Regression 1082.644 1 1082.644 51.028 .000b
Residual 1506.397 71 21.217
Total 2589.041 72
a. Dependent Variable: KEBAHAGIAAN b. Predictors: (Constant), SIPERLU
Dari output diatas diketahui bahwa nilai F hitung = 51,028 dengan tingkat signifikansi sebesar 0,000 < 0,05 maka model regresi dapat dipakai untuk memprediksi variabel partisipasi atau dengan kata lain ada pengaruh variabel SIPERLU (X) terhadap variabel Kebahagiaan (Y3)
Tabel 4.35
Model Summary Uji Linier Sederhana Model Summary Model R R Square Adjusted R Square Std. Error of the Estimate 1 .647a .418 .410 4.606
a. Predictors: (Constant), SIPERLU
Tabel model summary uji linier sederhana diatas menjelaskan besarnya nilai korelasi atau hubungan (R) yaitu sebesar 0,647. Dari output tersebut diperoleh koefisien determinasi (R Square) sebesar 0,418 yang mengandung pengertian bahwa pengaruh variabel bebas
178
(SIPERLU) terhadap variabel terikat (Kebahagiaan) adalah sebesar 41,8%
Tabel 4.36
Hasil Analisis Regresi Pengaruh Program SIPERLU terhadap Kebahagiaan Guru Pendidikan Agama Islam
Coefficientsa Model Unstandardized Coefficients Standardized Coefficients t Sig. B Std. Error Beta 1 (Constant) 19.075 4.117 4.633 .000 SIPERLU 1.572 .220 .647 7.143 .000
a. Dependent Variable: KEBAHAGIAAN
Dari output diatas diketahui nilai Constant (a) sebesar 19,075 sedangkan nilai SIPERLU (b/koefisien regresi) sebesar 1,572 sehingga persamaan regresinya dapat ditulis:
Y = a + bX
Y = 19,075 + 1,572X
Persamaan tersebut dapat diterjemahkan:
1) Konstanta sebesar 19,075 mengandung pengertian bahwa nilai konsisten variabel Kebahagiaan adalah sebesar 19,075
2) Koefisien regresi X sebesar 1,572 menyatakan bahwa setiap penambahan 1% nilai SIPERLU maka nilai Kebahagiaan bertambah sebesar 1,572. Koefisien regresi tersebut bernilai positif, sehingga dapat dikatakan bahwa arah pengaruh variabel X terhadap Y3 adalah positif.
Dasar pengambilan keputusan dalam uji regresi linier sederhana dapat mengacu pada dua hal yaitu:
1) Berdasarkan nilai signifikansi
Dari tabel koefficients diperoleh nilai signifikansi sebesar 0,000 < 0,05 dapat disimpilkan bahwa variabel SIPERLU (X) berpengaruh terhadap variabel Kebahagiaan (Y3)
3) Berdasarkan nilai t
Dari output diatas diketahui nilai thitung 7,143 > ttabel 1,993, sehingga dapat disimpulkan bahwa variabel SIPERLU (X) berpengaruh terhadap variabel Kebahagiaan (Y3)
Berdasarkan hasil pengujian hipotesis nol (H0) terlihat bahwa semua hipotesis nol (H0) ditolak dan hipotesis alternative (Ha) diterima. Jadi dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh program SIPERLU terhadap peningkatan kebahagiaan guru pendidikan agama Islam di kabupaten Lumajang.
d. Uji Regresi Program SIPERLU Terhadap Peningkatan
Kesejahteraan Guru Pendidikan Agama Islam Di Kabupaten
Lumajang
Uji regresi bertujuan untuk mengetahui pengaruh antara variabel bebas dan variabel terikat yang dalam hal ini adalah pengaruh program SIPERLU terhadap peningkatan kesejahteraan guru pendidikan agama Islam di kabupaten Lumajang yang akan dipaparkan dalam anova tabel berikut: