BAB III. METODE PENELITIAN
F. Teknik Analisis Data
4. Uji Hipotesis
a. Analisis Regresi Sederhana
Analisis regresi sederhana didasarkan pada hubungan fungsional atau kasual satu variabel independen dengan satu variabel dependen (Sugiyono, 2014:261). Persamaan regresi sederhana adalah :
Y = a + bX Keterangan :
Y : Kinerja Organisasi a : Konstanta
b : Koefisien regresi untuk X X : Kualitas sumber daya manusia
Peningkatan ataupun penurunan variabel dependen yang didasarkan pada variabel independen. Bila b (+) maka pengaruhnya berhubungan jika X positif maka Y juga positif, dan bila (-) maka
pengaruhnya berlawanan jika X positif maka Y negatif dan sebaliknya.
b. Uji t (Uji Parsial)
Uji t bertujuan untuk mengetahui apakah pengaruh masing-masing variabel bebas terhadap variabel terikat bermakna atau tidak.
Menurut Ghozali (2016:97) Uji t pada dasarnya menunjukkan seberapa jauh pengaruh satu variabel independen secara individual dalam menerangkan variasi variabel dependen. Pengujian dilakukan dengan menggunakan signifikansi level 0,0 (α %). Penerimaan atau penolakan hipotesis dilakukan dengan kriteria:
1) Jika nilai signifikan > 0,05 maka hipotesis ditolak (koefisien regresi tidak signifikan). Ini berarti variabel independen tidak mempunyai pengaruh secara signifikan terhadap variabel dependen.
2) Jika nilai signifikan < 0,05 maka hipotesis diterima (koefisien regresi signifikan). Ini berarti variabel independen mempunyai pengaruh secara signifikan terhadap variabel dependen.
26 BAB IV
HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN
A. Gambaran Umum Objek Penelitian 1. Letak Geografis Kabupaten Sinjai
Kabupaten Sinjai terletak diJazirah Selatan bagian Timur Propinsi Sulawesi Selatan dengan Ibukotanya injai. erada pada posisi 0 0 sampai 0 Lintang elatan dan 0 0 sampai 00 0 0 Bujur Timur.Disebelah Utara berbatasan dengan Kabupaten Bone, di sebelah Timur dengan Teluk Bone, di sebelah Selatan dengan Kabupaten Bulukumba, dan sebelah Barat dengan Kabupaten Gowa. Wilayah administratif terbagi atas 8 Kecamatan, 13 kelurahan, 55 desa, dan 259 lingkungan/dusun dengan luas wilayah 819,96 Km2, atau 1,29 persen dari luas wilayah daratan Propinsi Sulawesi Selatan. Dari 8 Kecamatan itu, terdiri dari :68 desa/Kelurahan Desa:Kecamatan Sinjai Barat, 8 Desa /Kelurahan, Kecamatan Sinjai Borong, 7 Desa/Kelurahan,Kecamatan Sinjai Selatan, 10 Desa/kelurahan, Kecamatan Sinjai Timur , 10 Desa /kelurahan, Di Kecamatan Sinjai Tengah, 10 Desa/kelurahan, Kecamatan Sinjai Utara, 7 kelurahan, Kecamatan Bulupoddo, 6 Desa,Kecamatan Tellulimpoe, 10 Desa.
Kantor Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Sinjai terletak di jalan bulu kunyi nomor 6 kabupaten sinjai yang berbatasan dengan sebagai berikut :
Sebelah barat : Rumah warga Sebelah utara : Rumah warga
Sebelah timur : Bank Sul-Sel Bar Cabang Sinjai
Sebelah selatan : Kantor Camat Sinjai Utara
2. Sejarah Singkat Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Sinjai
Dengan berlakunya Undang-Undang Otonomi Daerah dimana Sistem Pemerintahan diubah dari sistem Sentralisasi menjadi Desentralisasi masingmasing Pemerintah Daerah mempunyai kewenangan untuk mengurus Daerahnya masing-masing termaksud penyusunan kelembagaan. Oleh karena itu,berdasarkan Peraturan Daerah Nomor 16 Tahun 2001, tentang Struktur Organisasi Kantor Kependudukan dan Catatan Sipil Kab Sinjai yang mempunyai tugas melaksanakan Penyelenggaraan Administrasi Kependudukan dan Catatan Sipil dari Tahun 2001 sampai dengan Tahun 2006. dan Pada Tahun 2007 dimana Regulasi kebijakan berubah menjadi Dinas Kependudukan dan Pecatatan Sipil Kabupaten Sinjai berdasarkan Peraturan Daerah Nomor 16 Tahun 2010, Tentang Organisasi Perangkat Daerah Kabupaten Sinjai Sebagai Tindak Lanjut Peraturan Pemerintah Nomor 41 Tahun 2007.
Berdasarkan Peraturan Pemerintah 41 Tahun 2007 yang ditindak lanjuti dengan Peraturan Daerah nomor 18 tahun 2010 tentang Organisasi dan Perangkat Daerah Kabupaten Sinjai, Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil. Berikut Susunan Nomenklatur Jabatan Kantor Kependudukan Dan Pencatatan Sipil Kab.Sinjai Landasan Perda No.Tahun 2001 Sebagai Berikut :
a. Kepala Kantor b. Kepala Tata Usaha
c. Kepala Seksi Administrasi Kependudukan
d. Kepala Seksi Pencatatan Sipil
Adapun Kantor Kependudukan dan catatan Sipil Pernah di pimpin oleh : a. Abdul Gani, BA
b. Amiruddin, BA
c. Bahar Paduppa,S.Sos d. Drs.Muhammad Nur
Sebelum Kembali menjadi Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kabupaten Sinjai kini menjadi Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil berdasarkan Peraturan Daerah Nomor 18 Tahun 2010 yang menjadi Kepala Dinas adalah Drs. Akmal.
3. Visi dan Misi Kantor Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Sinjai
a. Visi
Kantor Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Sinjai mempunyai visi “MEWUJUDKAN PELAYANAN ADMINISTRASI KEPENDUDUKAN DAN PENCATATAN SIPIL YANG TRANSPARAN, CEPAT, TEPAT DAN AKUNTA EL”.
Adapun Penjelasan Visi Tersebut adalah:
1) Mewujudkan sistem Administrasi Kependudukan merupakan penegasan mengenai bisnis inti (Core Bussiness) Dinas Kependudukandan Pencatatan Sipil,yang meliputi rangkaian kegiatan penataan dan penerbitan dokumen dan data kependudukan melalui pendaftaran penduduk, pencatataan sipil dan pengelolaan informasi administrasi kependudukan serta pendaya gunaan hasilnya.
2) Tertib, yaitu terciptanya kepedulian dan peran sertammasyarakat dalam mmelaporkan diri dan atau keluarganya guna mendapatkan identitas/dokumen penduduk dari setiap perubahan status dan peristiwa penting yang di alami secara tepat waktu dengan prosedur yang benar.
3) Akurat yaitu kesesuaian antara data dan fakta di masyarakat.
4) Profesionaal yaitu upaya aparat daalam memberikann pelayanan kepada maasyaraakat sesuai dengan tugas dan fungsinya secarra bertanggung jawab dengan semangat pengabdian, loyalitas yang tinggi mengacu pada efisiensi, efektifitas dan bermutu.
5) Terdepan dalam pelayanan publik yaitu upaya dalam melakukan pelayanan yang mudah cepat, mudah, transparan, dan akuntabel yang menunjukan kualitas layanan publik yang akan di capai dan di berikan kepada masyarakat sebagai bentuk akuntabilitas pelayanan dinas kependudukan dan pencatatan sipil, dan sebagai bahan penyusunan kebijakan pimpinan,yang dapat dimanfaaatkan untuk membangun sektor lainnya,instansi terkait,,dann masyarakat yang membutuhkan.
b. Misi
Misi dari Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Sinjai sebagai berikut :
1) Meningkatkan sumber daya manusia pelayanan.
2) Mengembangkan etika pelayanan yang bersahabat.
3) Mengembangkan sarana dan prasarana pelayanan.
4) Meningkatkan upaya penanganan keluhan dan pengaduan masyarakat secara capat dan tepat.
Dalam memwujudkaan Visi tersebut diatas, Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Menetapkan Misi sebagai Berikut :
1) Meningkatkan kualitas Data Base Kependudukan.
2) Mengembangkan sistem Informasi Administrasi Kependudukan.
3) Meningkaatkann Kualitas Sumber Daya Aparatur.
4) Meningkatkan Kualitas Pelayanaan Public Pendaftaran Penduduk dan Pencatatan Sipil.
5) Meningkatkan Penataan Dokumen Kependudukan.
4. Tugas Pokok, Fungsi, dan Tujuan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Sinjai
a. Tugas Pokok Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Sinjai
Melaksanakan sebagai Kewenangan urusan Pemerintah Daerah Berdasarkan Asas Otonomi dan Tugas Pembantuan di Bidang Kependudukan dan Pencatatan Sipil yang menjadi Tanggung jawab Kewenangan Berdasarkan Peraturan Perundang-undangan.
b. Fungsi Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Sinjai Fungsi dari Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Sinjai sebagai berikut :
1) Perumusan Kebijakan Teknis di bidang Kependudukan dan Pencatatan Sipil.
2) Menyelenggarakan urusan Pemerintah dan pelayanan umum dibidang Kependudukan dan Pencatatan Sipil.
3) Pembinaan dan pelaksanaan dan tugas dibidang Kependudukan.
4) Pengelolaan dan administrasi umum meliputi, ketatalaksanaan, Keuangan, Kepegawaian perlengkapan dan peralatan.
5) Pengelolaan unit pelaksanaan teknis dinas. Pelaksanaan teknis lain yang diberikan oleh Bupati sesuai dengan tugas dan Fungsinya.
c. Tujuan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Sinjai Tujuan merupakan hasil akhir yang ingin dicapa atau dihasilkan dalam suatu organisasi. Tujuan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Sinjai adalah sebagai berikut :
1) Meningkatkan kualitas data kependudukan yang lengkap, benar dan akurat.
2) Memantapkan Sistem Informasi Administrasi Kependudukan dalam rangka menciptakan sistem pengenal tunggal berupa Nomor Induk Kependudukan (KTP) bagi seluruh penduduk.
3) Mewujudkan sumber daya aparatur profesional dalam menyelenggarakan administrasi kependudukan.
4) Meningkatkan kualitas pelayanan Pendafftaran Penduduk dan Pencatatan Sipil.
5) Meningkatkan pengetahuan dan kesadaran masyarakat tentang administrasi kependudukan.
6) Mewujudkan sistem tata kelolah dokumen kependudukan.
5. Struktur Otrganisasi
Bagan struktur organisasi Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Sinjai sebagai berikut :
Gambar 4.1 Struktur Organisasi Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Sinjai
KELAHIRAN SEKSI SISTEM
INFORMASI
6. Job Description
a. Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kab.Sinjai mempunyai tugas melaksanakan urusan Pemerintahan Daerah di bidang Administrasi Kependudukan berdasarkan Asas Otonomi dan Tugas Pembantuan.
b. Sekertariat Dinas mempunyai tugas memberikan pelayanan administrasi dan teknis meliputi perencanaan, keuangan, urusan tata usaha, perlengkapan rumah tangga dan urusan ASN kepada semua unsur di lingkungan Dinas.
c. Bagian Pelayanan Pendaftaran Penduduk adalah unsur pelaksanaan tugas dan fungsi Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil meliputi Penerbitan Identitas Penduduk, Pindah datang penduduk dan Pendataan Penduduk.
d. Bidang Pelayanan Pencatatan Sipil, adalah unsurnpelaksanaan dan fungsi Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil meliputi pencatatan dan penerbitan dokumen akta kelahiran, perkawinan dan perceraian, perubahan status anak, pewarganegaraan dan kematian.
e. Bidang Pegelolaan Informasi Administrasi Kependudukan mempunyai tugas melaksanakan sebagian tugas Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil meliputi Sistem Informasi Administrasi Kependudukan, Pengelolaan dan Penyajian data, tata kelola dan sumber daya manusia serta teknologi informasi kependudukan.
f. Bidang Pemanfaatan Data dan Inovasi Pelayanan adalah unsur pelaksana tugas dan fungsi Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil
meliputi Kerja Sama, Pemanfaatan Data dan Inovasi Pelayanan Kependudukan dan Pencatatan Sipil.
B. Analisis Karakteristik Responden
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis data yang berhubungan dengan identitas responden yang meliputi jenis kelamin, usia, pendidikan terakhir. Penelitian ini menguraikan mengenai Pengaruh Kualitas Sumber Daya Manusia Terhadap Kinerja Organisasi Pada Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Sinjai. Dalam penelitian ini melibatkan 30 orang pegawai kantor Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Sinjai sebagai responden untuk memperoleh data yang diperlukan.
Karakterstik responden berguna untuk menguraikan identitas responden menurut sampel penelitian yang ditetapkan. Salah satu tujuan karakteristik responden adalah memberikan gambaran objek sampel dalam penelitian ini.
Karakteristik responden dalam penelitian ini dikelompokkan menurut jenis kelamin, usia, tingkat pendidikan. Hal tersebut diharapkan dapat memberikan gambaran yang cukup jelas mengenai kondisi dari responden dan kaitannya dengan masalah dan tujuan penelitian tersebut. Agar dapat memperjelas karakteristik responden yang dimaksud, maka akan disajikan dalam bentuk tabel mengenai data responden sebagai berikut :
1. Karakteristik Responden Berdasarkan Jenis Kelamin
Jenis kelamin secara umum dapat memberikan perbedaan pada perilaku seseorang. Dalam bidang kerja jenis kelamin seringkali dapat menjadi pembeda aktivitas yang dilakukan oleh individu. Penyajian data primer responden berdasarkan jenis kelamin adalah sebagai berikut:
Tabel 4.1 Karakteristik Responden Berdasarkan Jenis Kelamin No Jenis Kelamin Frekuensi Responden Frekuensi %
1
Sumber: Hasil Pengolahan Data SPSS
Tabel 4.1 menunjukkan bahwa dari 30 orang responden, sebagian besar berjenis kelamin laki-laki dengan jumlah 18 orang atau 60,0% dan sisanya adalah responden yang berjenis kelamin perempuan yaitu 12 orang atau 40,0%. Hal ini menunjukkan bahwa responden jenis kelamin laki-laki berada pada posisi atas responden jenis kelamin perempuan.
2. Karakteristik Responden Berdasarkan Usia
Penyajian data responden berdasarkan usia yang telah dikumpulkan adalah sebagai berikut:
Tabel 4.2 Karakteristik Responden Berdasarkan Usia
No Usia Frekuensi Responden Frekuensi % 1
Sumber: Hasil Pengolahan Data SPSS
Berdasarkan uraian tabel di atas maka diperoleh hasil dari karakteristik responden menurut usia menunjukkan bahwa responden yang berusia 21-30 tahun sebanyak 4 orang atau 13,3%, responden yang berusia 31- 40 tahun sebanyak 6 orang atau 20,0%, sedangkan responden yang berusia 41-50 sebanyak 11 atau 36,7%, dan responden yang berusia 51-60 tahun sebanyak 9 orang atau 30,0%, jumlah yang sedikit ini
dikarenakan pada usia tersebut seorang pegawai telah mempersiapkan diri untuk memasuki masa pensiun.
3. Karakteristik Responden Berdasarkan Tingkat Pendidikan
Penyajian data responden berdasarkan pendidikan terakhir yang telah dikumpulkan adalah sebagai berikut:
Tabel 4.3 Karakteristik Responden Berdasarkan Tingkat Pendidikan No Tingkat Pendidikan Frekuensi Responden Frekuensi %
1
Sumber: Hasil Pengolahan Data SPSS
Tabel 4.3 menunjukkan bahwa jumlah responden yang terbanyak adalah dari kelompok responden yang berpendidikan S1 yaitu sebanyak 19 orang atau 63,3% dan urutan kedua yaitu dari kelompok responden yang berpendidikan S2 yaitu sebanyak 10 orang atau 33,3%, dan jumlah kelompok responden paling sedikit adalah dari kelompok responden yang berpendidikan Diploma 3 yaitu sebanyak 1 atau 3,3%, hal ini menunjukkan bahwa pegawai yang bekerja di kantor Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil di dominasi oleh orang-orang yang berpendidikan tinggi.
C. Analisis Deskripsi Variabel Penelitian
Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan terhadap 30 responden melalui penyebaran kuesioner, untuk mendapatkan kecenderungan jawaban responden terhadap jawaban masing-masing variabel akan didasarkan pada rentang skor jawaban sebagaimana dilampirkan.
1. Deskripsi Variabel Kualitas Sumber Daya Manusia (X)
Kualitas SDM merupakan pengetahuan dan kemampuan yang dimiliki seorang pegawai atau karyawan dalam menyelesaikan pekerjaannya dalam perusahaan. Berdasarkan hasil penelitian terbukti bahwa kualitas SDM ada pengaruh signifikan terhadap kinerja organisasi pada Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Sinjai. Variabel Kualitas SDM dalam penelitian ini dapat diukur dengan 3 indikator yang telah dibagi menjadi 12 pernyataan. Dari hasil penelitian tersebut untuk lebih jelasnya dapat dilihat tabel dibawah ini :
Tabel 4.4 Tanggapan Responden Mengenai Kualitas Sumber Daya Manusia (X)
X. 1 Bapak/Ibu harus mengetahui tentang visi, misi, tujuan dan sasaran Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil.
14 16 0 0 0
134 4,47
X. 2 Bapak/Ibu mengerti tentang pemahaman terhadap cara pelaksanaan pekerjaan
14 16 0 0 0
134 4,47
X. 3 Bapak/Ibu mengerti
pemahaman tentang cakupan pekerjaan
16 13 1 0 0
135 4,50
X.4 Bapak/Ibu mampu menyesuaikan variasi
X. 5 Bapak/Ibu bisa memprediksi hasil pelaksanaan pekerjaan
11 19 0 0 0
131 4,37
Sumber: Hasil Pengolahan Data SPSS
Tabel 4.4 menunjukkan tanggapan responden mengenai kualitas sumber daya manusia. Rata-rata jawaban terbanyak responden cenderung memilih setuju terhadap pertanyaan mengenai kualitas sumber daya manusia.
Urutan jawaban terbanyak kedua yaitu sangat setuju, ketiga pernyataan netral.
Hal ini menunjukkan adanya perbedaan kualitas sumber daya manusia dari masing-masing pegawai sesuai dengan jabatan ataupun tanggung jawabnya masing-masing. Jika dibandingkan dari keseluruhan jawaban responden, kualitas sumber daya manusia pada Sekretariat Disdukcapil Kabupaten Sinjai tergolong cukup baik, hal ini dibuktikan oleh jawaban rata-rata responden yang cenderung memilih setuju dan sangat setuju.
X. 6 Bapak/Ibu bisa menentukan cara terbaik dalam
X. 8 Bapak/Ibu bisa menentukan ukuran/volume tugas terbaik yang dapat diselesaikan
7 19 4 0 0
123 4,10
C Kemampuan X. 9 Bapak/Ibu memiliki
kemampuan dalam
X.11 Kemampuan dalam
berinovasi 13 13 4 0 0
129 3,30
X.12 Kemampuan beradaptasi
dalam lingkungan kerja 10 17 3 0 0
127 4,23
2. Deskripsi Variabel Kinerja Organisasi (Y)
Kinerja Organisasi merupakan hasil kerja organisasi atau pencapaian yang telah diselesaikan sesuai dengan waktu yang telah ditentukan. Maka dari itu variabel kinerja organisasi ini dapat diukur dengan 5 indikator yang dikembangkan menjadi 14 buah pernyataan, hasil tanggapan variabel kinerja organisasi dijelaskan pada tabel sebagai berikut:
Tabel 4.5 Tanggapan Responden Mengenai Kinerja Organisasi (Y)
No Pertanyaan SS S KS TS STS Skor
Rata-rata
5 4 3 2 1
A Produktivitas
Y.1 Jumlah pegawai meningkat dalam 3
Y. 3 Menanggapi setiap
keluhan yang ada 11 14 5 0 0 126 4,20
Y. 4 Memberikan informasi yang
jelas 11 16 3 0 0 128 4,27
Y. 5 Memberikan layanan
sesuai prosedur 13 16 1 0 0 132 4,40
C Responsivitas
Y. 6 Mengenali kebutuhan
masyarakat 13 13 4 0 0 129 4,30
Y. 9 Menjalankan administrasi
sesuai kebijakan 12 15 2 1 0 128 4,27
Sumber : Hasil Pengolahan Data SPSS
Tanggapan responden mengenai kinerja sesuai dengan tabel 4.5 sebagian besar responden menjawab sangat setuju. Hal ini terjadi pada seluruh butir pernyataan dimana sebagian besar memberikan tanggapan sangat setuju dan urutan kedua setuju. Hal ini menandakan variabel kinerja merupakan hal yang penting untuk diperhatikan. Dan dapat disimpulkan bahwa para pegawai pada kantor Disdukcapil Kabupaten Sinjai memiliki tingkat kedisplinan yang tinggi serta tanggung jawab yang besar terhadap pekerjaannya masing-masing, sehingga tercapai kinerja yang baik.
D. Uji Instrumen Penelitian
Suatu penelitian akan dikatakan abash apabila semua regulasi dalam penelitian ini memenuhi standar uji validitas dan Reabilitas. Suatu penelitian harus pula memiliki standar objek, sistematis, dan subtantif, serta memiliki data yang valid, agar diperoleh hasil yang valid maka perlu di uji validitas dan reabilitasnya sebagai berikut:
Y.11 Kebijakan sesuai dengan
kehendak masyarakat 13 15 2 0 0 131 4,37
Y.13 Pelayanan sesuai dengan
norma dan nilai nilai 12 10 7 1 0 123 4,10 Y.14 Kegiatan sesuai dengan
peraturan pemerintah 12 16 2 0 0 130 4,33
1. Uji Validitas
Uji validitas digunakan dalam suatu penelitian untuk menguji absahan dari kuesioner penelitian. Uji validitas atau yang sering disebut juga dengan uji ketetapan atau ketelitian suatu alat ukur dalam mengukurapa yang sedang ingin diukur. Menurut Sugiono (2017:178) uji validitas menunjukan derajat ketetapan antara data dan vaktual yang terjadi pada objek data yang dikumpulkan oleh peneliti untuk mencari validitas sebuah item dan mengkorelasikan item tersebut dengan jumlah item.
Tabel 4.6 Hasil Uji Validitas
Indikator r hitung r tabel Keterangan
X.1 0,438 0,361 Valid
X.2 0,645 0,361 Valid
X.3 0,543 0,361 Valid
X.4 0,517 0,361 Valid
X.5 0,501 0,361 Valid
X.6 0,506 0,361 Valid
X.7 0,496 0,361 Valid
X.8 0,451 0,361 Valid
X.9 0,542 0,361 Valid
X.10 0,497 0,361 Valid
X.11 0,646 0,361 Valid
X.12 0,652 0,361 Valid
Y.1 0,687 0,361 Valid
Y.2 0,671 0,361 Valid
Y.3 0,643 0,361 Valid
Y.4 0,568 0,361 Valid
Y.5 0,740 0,361 Valid
Y.6 0,590 0,361 Valid
Y.7 0,513 0,361 Valid
Y.8 0,542 0,361 Valid
Y.9 0,735 0,361 Valid
Y.10 0,711 0,361 Valid
Y.11 0,661 0,361 Valid
Y.12 0,703 0,361 Valid
Y.13 0,523 0,361 Valid
Y.14 0,547 0,361 Valid
Sumber : Hasil Pengolahan Data SPSS
Berdasarkan tabel 4.6 terkait hasil pengujian validitas dengan seluruh indikator pernyataan yang tertuan dalam kuesioner sebagai alat untuk mengukur Pengaruh Kualitas Sumber Daya Manusia Terhadap Kinerja Organisasi Pada Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Sinjai. Hasil yang diperoleh untuk keseluruhan nilai rhitung > dari nilai rtabel 0,361. Berdasarkan hasil tersebut, maka dapat disimpulkan bahwa seluruh item pernyataan yang terdapat pada kuesioner dikatakan valid.
2. Uji Reliabilitas
Penelitian ini harus dilakukan uji reliabilitas untuk mengukur konsisten atau tidak kuesioner dalam penelitian yang digunakan untuk mengukur pengaruh tidaknya variabel X dengan variabel Y. Sebelum dilakukannya pengujian reliabilitas harus ada dasar pengambilan keputusan yaitu alpha
sebesar 0,6. Variabel yang dianggap reliabel jika nilai variabel tersebut lebih besar dari >0,6 jika lebih kecil maka variabel yang diteliti tidak bisa dikatakan reliabel karena <0,6. Hasil dari pengujian reliabilitas pada variabel penelitian ini sebagai berikut:
Tabel 4.7 Hasil Uji Reliabilitas
NO Variabel Jumlah
Sumber : Hasil Pengolahan Data SPSS
Berdasarkan data tabel 4.7 di atas maka diperoleh hasil bahwa keseluruhan dari item pernyataan yang tertuan dalam kuesioner memenuhi standar reliabel karena seluruh pernyataan memiliki nilai lebih besar dari 0,6.
3. Uji Normalitas
Dalam penelitian ini pengujian normalitas menggunakan rumus One Sample Kolmogorov-Smirnov, maka untuk mengetahui apakah suatu data berdistribusi secara normal adalah jika angka signifikan lebih dari 0,05 (Sig>0,05).
Uji nomalitas digunakan untuk menentukan apakah variabel berdistrubisi normal atau tidak dapat dilihat dari dengan menggunakan rumus Kolmogorov-Smirnov, merupakan pengujian normalitas yang banyak dipakai terutama adanya banyak program statistic yang beredar. Adapun hasil analisis pengujian normalitas dapat dilihat pada Tabel 4.8 yang disajikan sebagai berikut:
Tabel 4.8 Uji Normalitas Kolmogorov-Smirnov
Std. Deviation 5.12423404 Most Extreme
Differences
Absolute .081
Positive .055
Negative -.081
Test Statistic .081
Asymp. Sig. (2-tailed) .200c,d
Berdasarkan output dari uji normalitas dengan Kolmogorov-Smirnov Test tersebut, diketahui bahwa nilai signifikansi sebesar 0,200 yang lebih besar dari 0,05. Maka sesuai dengan dasar pengambilan keputusan dalam uji normalitas tersebut, dapat disimpulkan data berdistribusi normal.
Dengan demikian, asumsi atau persyaratan normalitas dalam model regresi sudah terpenuhi.
4. Uji Hipotesis
a. Analisis Regresi Sederhana
Tujuan dari analisis ini merupakan untuk menguji ada tidaknya pengaruh terhadap variabel bebas dengan variabel terikat, cara mengetahui ada tidaknya pengaruh dengan membandingkan thitung dengan ttabel. Variabel bebas dan variabel terikat dinyatakan berpengaruh jika thitung lebih besar daripada ttabel, tetapi sebaliknya jika
a. Test distribution is Normal.
b. Calculated from data.
c. Lilliefors Significance Correction.
d. This is a lower bound of the true significance.
Sumber : Hasil Pengolahan Data SPSS
thitung lebih rendah daripada ttabel maka dinyatakan variabel bebas dan variabel terikat tidak mempunyai pengaruh.
Dasar untuk membandingkan nilai signifikansi jika nilai sig. Kurang dari 0,05 maka bisa dinyatakan variabel bebas berpengaruh dengan variabel terikat, tetapi jika nilai sig. Lebih dari 0,05 maka variabel bebas dinyatakan tidak berpengaruh dengan variabel terikat. Adapun data hasil analisis perhitungan regresi sederhana sebagai berikut:
Tabel 4.9 Hasil Uji Regresi X dengan Y
Coefficientsa
a. Dependent Variable: Kinerja organisasi Sumber : Hasil Pengolahan Data SPSS
Pada tabel 4.9 diketahui persamaan regresi dalam penelitian ini adalah sebagai berikut :
Y = a + bX Y = 20,812 + 0,760
Berdasarkan persamaan tersebut dapat diketahui nilai konstantanya sebesar 20,812. Secara matematis, nilai konstanta ini menyatakan bahwa nilai konsisten variabel kinerja organisasi adalah sebesar 20,812. koefisien regresi X sebesar 0,760 menyatakan bahwa setiap penambahan 1% nilai variabel X kualitas sumber daya manusia,
maka variabel Y kinerja organisasi akan bertambah sebesar 0,760.
Koefisien regresi tersebut bernilai positif, sehingga dapat dikatakan bahwa arah hubungan pengaruh variabel X terhadap Y adalah positif.
Uji hipotesis dilakukan berdasarkan uji nilai signifikansi dengan ketentuan jika nilai Sig< nilai probabilitas 0,05. Dari tabel diatas diperoleh nilai signifikan 0,005 yang berarti < 0,05. dengan demikian dapat disimpulkan bahwa variabel kualitas dumber daya manusia (X) berpengaruh signifikan terhadap kinerja organisasi (Y).
b. Uji t
Penelitian ini menggunakan uji t yang bertujuan untuk mengetahui bagaimana pengaruh antara variabel independen (X) secara sendiri (parsial) dengan variabel dependen (Y). Pengambilan keputusan untuk mengetahui pengaruhnya ada dua cara yaitu sebagai berikut:
1) Berdasarkan hasil dari nilai thitung yang berdasarkan dari ttabel. Variabel independen dinyatakan secara parsial berpengaruh terhadap variabel dependen jika nilai thitung > t tabel. Sebaliknya, jika thitung < ttabel maka variabel independen dinyatakan secara parsial tidak berpengaruh terhadap variabel dependen.
2) Berdasarkan hasil dari nilai signifikansi, Variabel independen dinyatakan secara parsial berpengaruh signifikan terhadap variabel dependen jika nilai signifikansi kurang dari 0,05. Sebaliknya, jika hasil nilai signifikansi lebih dari 0,05 maka variabel independen secara parsial dinyatakan tidak berpengaruh signifikan terhadap variabel dependen.
Uji ini digunakan untuk mengetahui apakah terdapat pengaruh dari variabel independen terhadap variabel dependen. Berdasarkan tabel dibawah ini signifikansi dari kualitas sumber daya manusia (x) adalah 0,000. Hal ini berarti berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja organisasi (y) dengan taraf signifikansi 0,05 karena 0,000 lebih kecil dari 0,05.
Tabel 4.10 Uji T Untuk X terhadap Y Coefficientsa
a. Dependent Variable: Kinerja Organisasi
a. Dependent Variable: Kinerja Organisasi