KAJIAN PUSTAKA DAN RUMUSAN HIPOTESIS
C. Variabel Penelitian dan Definisi Operasional
1. Uji Instrumen
Menurut Widodo (2009:76), Uji instrumen adalah instrumen pengukuran variabel dalam penelitian kuantitatif harus memenuhi beberapa persyaratan agar menghasilkan data pengukuran variabel penelitian yang akurat. Syarat baku yang banyak dikemukakan para ahli meliputi validitas dan reliabilitas. Uji coba instrumen dilakukan pada sub bagian keuangan dan akuntansi Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) sebanyak 18 responden, Universitas Islam Negeri Sunan Kalijaga (UIN SUKA) sebanyak 12 responden dengan jumlah responden sebanyak 30 pegawai, ke-30 responden tersebut digunakan dalam penelitian.
a. Uji Validitas
Menurut Sugiyono (2011:121) instrumen yang valid berarti alat ukur yang digunakan untuk mendapatkan data (mengukur) itu valid. Valid berarti instrumen tersebut dapat digunakan untuk mengukur apa yang hendak diukur. Danang Sunyoto (2010:89) dalam Rizky Rahmaidha (2016) menyatakan bahwa uji validitas dapat dilakukan dengan mengkorelasi skor butir pertanyaan dengan total skor konstruknya.
Dalam penelitian ini data diuji validitasnya menggunakan korelasi bivariate dengan bantuan SPSS. Hasil analisis korelasi bivariate dapat diketahui dengan melihat nilai person correlation. Pengujian menggunakan tingkat signifikansi 5% dengan kriteria pengujian
77
apabila nilai pearson correlation < t table, maka butir pertanyaan dikatakan tidak valid, sedangakan jika nilai pearson correlation > t table, maka butir pertanyaan dikatakan valid.
Ketentuan uji validitas dalam penelitian ini adalah sebagai berikut: 1) Instrumen dinyatakan valid atau sahih jika memiliki nilai rhitung >
rtabel. Nilai rtabel diperoleh dengan rumus: derajat bebas(db)= n-2 atau 30-2= 28 yaitu sebesar 0,361.
2) Pengujian menggunakan taraf kesalahan (α) 5%
Dengan menggunakan IBM SPSS Statistic 20.0 for Windows, peneliti melakukan pengujian validitas instrumen dan hasilnya dapat diketahui sebagai berikut:
Tabel 4. Ringkasan Hasil Uji Validitas
No Variabel Jumlah Item Jumlah Tidak Valid Jumlah yang Valid 1. Kecenderungan Kecurangan Akuntansi 17 - 17
2. Keetaatan Aturan Akuntansi 16 - 16 3. Keefektifan Pengendalian Internal 15 - 15
4. Kesesuaian Kompensasi 8 - 8
5. Keadilan Prosedural 18 - 18
6. Komitmen Organisasi 24 - 24
Sumber : Data Primer yang diolah b. Uji Reabilitas
Menurut Imam Ghozali (2011:47) uji reliabilitas adalah alat untuk mengukur suatu kueisoner yang merupakan indikator dari variabel atau kontrak. Kueisoner dikatakan reliabel atau handal jika
78
jawabannya seseorang terhadap pertanyaan adalah konsisten dari waktu ke waktu.
Uji reliabilitas dilakukan dengan teknik Cronbach’s Alpha. Cronbach’s Alpha adalah tolok ukur yang digunakan untuk menafsirkan korelasi anatara skala yang dibuat dengan skala variabel yang ada. Pengujian dilakukan pada setiap butir pertanyaan yang variabel. Suatu konstruk atau variabel dikatakan reliabel jika nilai Cronbach’s Alpha > 0,70 (Ghozali, 2011:48). Pengujian reliabilitas akan dilakukan dengan bantuan SPSS statistic.
Dengan menggunakan bantuan SPSS, peneliti melakukan pengujian reliabilitas instrumen dan hasilnya dapat diketahui sebagai berikut”
1) Variabel Kecenderungan Kecurangan Akuntansi
Tabel 5. Uji Reliabilitas Variabel Kecenderungan Kecurangan Akuntansi
Cronbach’s Alpha Item Pernyataan Keterangan
0,909 17 item Reliabel
Sumber : Data Primer yang diolah
Berdasarkan Tabel 5 di atas dapat diketahui bahwa nilai Cronbach’s Alpha dari 17 item pernyataan mengenai variabel Kecenderungan Kecurangan Akuntansi adalah sebesar 0,909, maka dapat diambil kesimpulan bahwa item-item pernyataan tersebut reliabel (lihat lampiran 3).
2) Variabel Ketaatan Aturan Akuntansi
79
Cronbach’s Alpha Item Pernyataan Keterangan
0,919 16 item Reliabel
Sumber : Data Primer yang diolah
Berdasarkan Tabel 6 di atas dapat diketahui bahwa nilai Cronbach’s Alpha dari 16 item pernyataan mengenai variabel Ketaatan Aturan Akuntansi adalah sebesar 0,919, maka dapat diambil kesimpulan bahwa item-item pernyataan tersebut reliabel (lihat lampiran 3).
3) Variabel Keefektifan Pengendalian Internal
Tabel 7. Uji Reliabilitas Variabel Keefektifan Pengendalian Internal
Cronbach’s Alpha Item Pernyataan Keterangan
0,941 15 item Reliabel
Sumber : Data Primer yang diolah
Berdasarkan Tabel 7 di atas dapat diketahui bahwa nilai Cronbach’s Alpha dari 15 item pernyataan menganai Keefektifan Pengendalian Internal adalah sebesar 0,941, maka dapat diambil kesimpulan bahwa item-item pernyataan tersebut reliabel (lihat lampiran 3).
4) Variabel Kesesuaian Kompensasi
Tabel 8. Uji Reliabilitas Variabel Kesesuaian Kompensasi
Cronbach’s Alpha Item Pernyataan Keterangan
0,813 8 Reliabel
Sumber : Data Primer yang diolah
Berdasarkan Tabel 8 di atas dapat diketahui bahwa nilai Cronbach’s Alpha dari 8 item pernyataan mengenai Kesesuaian
80
Kompensasi adalah sebesar 0,813, maka dapat diambil kesimpulan bahwa item-item pernyataan tersebut reliabel (lihat lampiran 3). 5) Variabel Keadilan Prosedural
Tabel 9. Uji Reliabilitas Variabel Keadilan Prosedural
Cronbach’s Alpha Item Pernyataan Keterangan
0,951 18 item Reliabel
Sumber: Data Primer yang diolah
Berdasarkan Tabel 9 di atas dapat diketahui bahwa nilai Cronbach’s Alpha dari 18 item pernyataan mengenai Keadilan Prosedural adalah sebesar 0,951, maka dapat diambil kesimpulan bahwa item-item pernyataan tersebut reliabel (lihat lampiran 3). 6) Varibel Komitmen Organisasi
Tabel 10. Uji Reliabilitas Variabel Komitmen Organisasi Cronbach’s Alpha Item Pernyataan Keterangan
0,968 24 item Reliabel
Sumber : Data Primer yang diolah
Berdasarkan Tabel 10 di atas dapat diketahui bahwa nilai Cronbach’s Alpha dari 24 item pernyataan mengenai Komitmen Organisasi adalah sebesar 0,968, maka dapat diambil kesimpulan bahwa item-item pernyataan tersebut reliabel (lihat lampiran 3). 2. Analisis Statistik Deskriptif
Menurut Sugiyono (2011:147), Statistik deskriptif adalah statistik yang digunakan untuk menganalisis data dengan cara mendeskripsikan atau menggambarkan data yang telah terkumpul sebagaimana adanya tanpa bermaksud membuat kesimpulan yang berlaku untuk umum atau
81
generalisasi. Data yang akan dilihat meliputi rata-rata (mean), standar deviasi, nilai maksimal, nilai minimal, dan jumlah data penelitian.
Penelitian ini menggunakan tabel distribusi frekuensi dalam statistik deskriptifnya. Pembuatan tabel distribusi alternatif dilakukan dengan menentukan kelas interval, menghitung rentang data, dan menentukan panjang kelas. Untuk menentukan jumlah kelas interval dapat dihitung dengan rumus Struges sebagai berikut:
K = 1+ 3,3 log n Keterangan:
K = jumlah kelas interval n = jumlah data observasi log = logaritma
(Sugiyono, 2012: 35) Menghitung rentang data dapat menggunakan rumus sebagai berikut:
Rentang Data= nilai maksimum- nilai minimum Menghitung panjang kelas = rentang data/ jumlah kelas
(Sugiyono, 2012: 35) Kemudian langkah selanjutnya yang digunakan adalah dengan pengkategorian terhadap nilai masing-masing indikator. Dari nilai tersebut dibagi menjadi 5 kategori berdasarkan mean ideal (Mi) dan standar deviasi ideal (Si). Rumus untuk mencari mean ideal (Mi) dan standar deviasi ideal (Si) adalah sebagai berikut:
Mean Ideal (Mi)= - (nilai maksimum + nilai minimum) Standar Deviasi Ideal (Si) = - (nilai maksimum - nilai minimum)
82
Sedangkan untuk mencari katagori indikator sebagai berikut: Tabel 11. Kategori Indikator Variabel
Kriteria Interval
Sangat tinggi Mi + 1,5Si < X ≤ Mi + 3Si Tinggi Mi + 0,5Si < X ≤ Mi + 1,5Si Sedang Mi + 0,5Si < X ≤ Mi + 0,5Si Rendah Mi - 1,5Si < X ≤ Mi + 0,5Si Sangat rendah Mi - 3Si < X ≤ Mi + 1,5Si Sumber: Azwar (2010: 163)