• Tidak ada hasil yang ditemukan

BAB V HASIL DAN PEMBAHASAN

5.2 PerilakuPetani

5.3.2 Uji Kesesuaian Model

Setelah diuji menggunakan SPSS diketahui bahwa pengaruh variabel bebas (luas lahan, umur, pendidikan, dan modal) terhadap variabel terikat (produksi) seperti terlihat pada tabel di bawah ini :

Tabel 5.14 Analisis Pengaruh Faktor Luas Lahan, Umur, Pendidikan, dan Modal terhadap Produksi Padi Sawah Irigasi

Variabel Koefisien Regresi

Sig. t-hitung t-tabel

Luas Lahan 2801,421 0,100 3,505 2,020

Umur 3,732 0,802 0,252 2,020

Pendidikan 73,738 0,455 0,755 2,020

Modal -417,124 0,178 -1,373 2,020

R2 = 0,279 Sig. = 3,683

Keterangan α = 0,05

Sumber: lampiran 7 (diolah), 2021

42 Dari Tabel 5.14 dapat dituliskan persamaan regresi linear berganda sebagai berikut :

Pendapatan = 2434,96 + 2801,421 Luas Lahan +3,732 Umur + 73,738 Pendidikan - 417,124 Modal

Y = 2434,96 +2801,421 X1 +3,732X2+ 73,738X3 -417,124X4

1. Hasil Koefisien Determinasi (R2)

Tabel 5.14 memperlihatkan bahwa nilai koefisien determinasi R2 (R Square) yang diperoleh adalah sebesar 0,279. Hal ini menujukkan bahwa sebesar 27,9%

variabel terikat (produksi) dapat dijelaskan oleh variabel bebas (luas lahan, umur, pendidikan, dan modal). Sedangkan sisanya 72,1% dipengaruhi oleh variabel bebas lainnya yang belum dimasukkan kedalam model.

2. Hasil Uji Serempak (Uji Statistik F)

Setelah diuji dapat signifikansi F sebesar 3,683> α (0,05). Hal ini menujukkan bahwa H0 diterima dan H1 ditolak, yang berarti variabel (luas lahan, umur, pendidikan, dan modal) berpengaruh tidak nyata terhadap variabel terikat (Produksi).

3. Hasil Uji Parsial (Uji Statistik t)

a) Pengaruh Luas Lahan Terhadap Produksi Padi Sawah

Dari Tabel 5.14 dapat dilihat bahwa luas lahan berpengaruh positif terhadap produksi padi sawah. Besarnya pengaruh ditentukan oleh besar koefisien regresi dan kuat pengaruh ditentukan oleh uji t. Hasil estimasi menunjukkan bahwa koefisien regresi luas lahan bernilai 2801,421 artinya setiap kenaikan luas lahan sebesar 1 Ha, maka produksi padi sawah akan meningkat sebesar 2.801 Kg dengan asumsi variabel lain konstan. Nilai signifikansi t luas lahan adalah sebesar 3,505> α (0,05). Hal ini menunjukkan bahwa H0 diterima dan H1 ditolak, yang berarti variabel bebas luas lahan berpengaruh tidak nyata terhadap produksi padi sawah.

b) Pengaruh Umur Terhadap Produksi Padi Sawah

Dari Tabel 5.14 dapat dilihat bahwa umur berpengaruh positif terhadap produksi padi sawah. Besarnya pengaruh ditentukan oleh besar koefisien regresi dan kuat pengaruh ditentukan oleh uji t. Hasil estimasi menunjukkan bahwa koefisien regresi

umur bernilai 3,732 artinya setiap kenaikan luas lahan sebesar 1 tahun, maka produksi padi sawah akan meningkat sebesar 4 Kg dengan asumsi variabel lain konstan. Nilai signifikansi t umur adalah sebesar 0,252> α (0,05). Hal ini menunjukkan bahwa H0 diterima dan H1 ditolak, yang berarti variabel bebas umur berpengaruh tidak nyata terhadap produksi padi sawah.

c) Pengaruh Pendidikan Terhadap Produksi Padi Sawah

Dari Tabel 5.14 dapat dilihat bahwa pendidikan berpengaruh positif terhadap produksi padi sawah. Besarnya pengaruh ditentukan oleh besar koefisien regresi dan kuat pengaruh ditentukan oleh uji t. Hasil estimasi menunjukkan bahwa koefisien regresi pendidikan bernilai 73,738 artinya setiap kenaikan pendidikan sebesar 1 tahun, maka produksi padi sawah akan meningkat sebesar 74 Kg dengan asumsi variabel lain konstan. Nilai signifikansi t pendidikan adalah sebesar 0,755> α (0,05). Hal ini menunjukkan bahwa H0 diterima dan H1 ditolak, yang berarti variabel bebas pendidikan berpengaruh tidaknyata terhadap produksi padi sawah.

d) Pengaruh Modal Terhadap Produksi Padi Sawah

Dari Tabel 5.14 dapat dilihat bahwa modal berpengaruh negatif terhadap produksi padi sawah.Besarnya pengaruh ditentukan oleh besar koefisien regresi dan kuat pengaruh ditentukan oleh uji t. Hasil estimasi menunjukkan bahwa koefisien regresi produksi bernilai -417,124, artinya setiap kenaikan jumlah modal sebesar Rp 417, maka produksi padi sawah akan menurun sebesar 417 Kg dengan asumsi variabel lain konstan. Nilai signifikansi t modal adalah sebesar -1,373 < α (0,05). Hal ini menunjukkan bahwa H0 ditolak dan H1 diterima, yang berarti variabel bebas modal berpengaruh nyata terhadap produksi padi sawah.

44 BAB VI

KESIMPULAN DAN SARAN

6.1 Kesimpulan

1. Kesimpulan berdasarkan hasil penelitian “ Perilaku Petani Yang Mempengaruhi Hasil Produksi Padi Sawah Irigasi” adalah : Tingkat perilaku petani padi sawah irigasi di Desa Bukit Maradja tergolong tinggi yaitu perilaku terbuka.

2. Faktor sosial (pendidikan dan umur) dan faktor ekonomi (luas lahan dan modal) secara serempak berpengaruh tidak nyata terhadap produksi padi sawah, sedangkan secara parsial yang berpengaruh terhadap produksi padi sawah nyata ialah variabel modal.

6.2 Saran

6.2.1 Kepada Petani

Petani dapat mempertahankan perilaku terbuka yang telah dimiliki sehingga dapat meningkatkan produktivitas padi sawah irigasi.

6.2.2 Kepada Pemerintah

Diharapkan sebaiknya melakukan program pembinaan kelompok tani dan memperhatikan kebutuhan petani agar menjadi lebih baik lagi.

6.2.3 Kepada Peneliti Selanjutnya

Diharapkan membuat metode lain yang tidak terdapat oleh penulis

DAFTAR PUSTAKA

Komarudin, R. 2010. Peningkatan Kinerja Jaringan Irigasi Melalui Penerapan Manajemen Yang Tepat dan Konsisten Pada Daerah Irigasi Ciramajaya.

Linsley, Ray K. 1991. Teknik Sumber Daya Air Edisi Ketiga. Erlangga. Jakarta

Jurnal Teknik Sipil Jurnal Teoritis dan Terapan Bidang Rekayasa Sipil, Vol 17, No 2 Agustus 2010. Universitas Siliwangi. Tasikmalaya

Mawardi, AIT. 2007. Desain Hidraulik Bangunan Irigasi,Alfabeta. BandungTanjung. 2015, Pengaruh Perubahan Iklim Terhadap Produksi Padi Sawah di Kabupaten Deli Serdang. Universitas Sumatera Utara

Pasandaran, E., 1991. Irigasi di Indonesia, Strategi dan Pengembangan. LP3ES, Jakarta

Yanita M, Suryanti M, Farida A, 2011. Kajian Efisiensi EkonomiUsahatani Padi Kecamatan Air Hangat Kabupaten Kerinci.Fakultas Pertanian, Universitas Jambi Sudjarwadi, 1990. Teori dan Praktek Irigasi. Pusat Antar Universitas Ilmu Teknik,

Universitas Gajah Mada, Yogyakarta.

Sudjarwadi, 1987. Teknik Sumberdaya Air. Diktat kuliah Jurusan Teknik Sipil Universitas Gajah Mada, Yogyakarta

46

LAMPIRAN

KUESIONER PERILAKU PETANI PADI SAWAH IRIGASI

PERILAKU PETANI YANG MEMPENGARUHI PRODUKSI PADI SAWAH IRIGASI PADA MASA PANDEMI COVID-19

(Studi Kasus : Desa Bukit Maradja, Kecamatan Gunung Malela, Kabupaten Simalungun, Provinsi Sumatera Utara)

1.Kuesioner Penelitian

Nama Responden : _________________________________________

Kampung/Dusun : _________________________________________

Desa : _________________________________________

Kecamatan : _________________________________________

I. IDENTITAS PETANI 1. Identitas umum responden

1. Umur responden : ... tahun 2. Pendidikan responden : ...

3. Pengalaman bertani : ... tahun 4. Jumlah anggota keluarga : ... jiwa

Status dalam kelompok : ...

( 1 = Pengurus; 2 = Anggota; 3 = Tidak menjadi anggota) Nama kelompok tani : ...

Jumlah anggota : ………... orang Keaktifan kelompok : ...

( 3 = Aktif; 2 = Kurang aktif; 1 = Tidak aktif ) Wilayah usahatani jagung : ...

( 0 = Lahan kering; 1 = Lahan sawah )

48

2. Penguasaan Lahan Usahatani (Ha) Tahun 2020 Jenis Lahan

3. Produksi Padi Sawah Irigasi Sebelum Pandemi Covid-19 Jenis

Total (Rp) Keterangan 1. Padi

1= lahan sawah 2 = lahan kering 3 = pekarangan

4. Produksi Padi Sawah Irigasi Dimasa Pandemi Covid-19 Jenis

Total (Rp) Keterangan

1= lahan sawah 2 = lahan kering 3 = pekarangan

II. MODAL SOSIAL PETANI DALAM PERTANIAN PADI SAWAH IRIGASI PETUNJUK : Pilihlah salah satu jawaban yang anda anggap paling sesuai, dengan cara

memberikan tanda silang ( X ) pada kolom jawaban yang dipilih.

Pilihan Jawaban:

S = Sering J=Jarang TP= Tidak Pernah

a Jaringan Kerjasama sebagai Modal Sosial bagi Kelompok Tani 1. Kerjasama secara Individu

No Pernyataan Jawaban

Apakah saudara melakukan kerjasama secara individu dengan:

S J TP

1 Sesama petani dalam pengolahan tanah?

2 Kios sarana produksi dalam pengadaan benih padi dan pupuk?

3 Anggota kelompok tani dalam penanaman padi secara serempak?

4 Sesama petani pada kegiatan

pemupukan dan pemeliharaan tanaman padi?

5 Sesama petani pada kegiatan panen padi?

6 Sesama petani pada kegiatan pasca panen padi?

7 Unit simpan pinjam untuk memperoleh pinjaman modal usahatani?

8 Petugas atau penyuluh pertanian?

9 Sesama petani dalam pembuatan pupuk kompos?

2. Kerjasama secara Berkelompok

No Pernyataan Jawaban

Apakah saudara melakukan kerjasama secara bekelompok dalam:

S J TP

10 Kegiatan pengolahan tanah?

11 Kegiatan pengadaan benih padi dan pupuk?

12 Kegiatan penanaman padi secara serempak?

13 Pemupukan dan pemeliharaan tanaman padi?

14 Kegiatan panen padi?

15 Kegiatan pasca panen padi?

16 Memperoleh pinjaman modal usahatani padi dari lembaga simpan pinjam?

17 Kerjasama dengan penyuluh petanian?

50 b. Saling percaya dalam kerjasama kelompok tani padi

PETUNJUK : Pilihlah salah satu jawaban yang anda anggap paling sesuai, dengan cara memberikan tanda silang ( X ) pada kolom jawaban yang dipilih.

Pilihan Jawaban :

P = Percaya RR = Ragu-Ragu TP = Tidak Percaya

No Pernyataan Jawaban

Dalam hal kerjasama, apakah saudara percaya bahwa dalam:

P RR TP

19 Membayar iuran bulanan akan meningkatkan kebersamaan dalam kelompok?

20 Pengadaan benih dan pupuk melalui kelompok tidak diselewengkan oleh pengurus kelompok tani?

21 Pengelolaan keuangan oleh pengurus kelompok dilakukan secara baik dan terbuka?

22 Memperoleh informasi teknologi padi dari pengurus kelompok tani adalah benar?

23 Memperoleh informasi teknologi padi dari petani berhasil dan kontak tani adalah benar?

24 Memperoleh informasi teknologi padi dari kios sarana produksi adalah benar?

25 Memperoleh informasi teknologi padi dari pedagang hasil adalah benar?

26 Memperoleh informasi teknologi padi dari perusahaan adalah benar?

27 Pengadaan benih dan pupuk yang baru dibayar setelah panen akan terjadi saling pecaya dan berlaku jujur antara kedua belah pihak?

c. Norma atau aturan kerjasama dalam kelompok tani padi

PETUNJUK : Pilihlah salah satu jawaban yang anda anggap paling sesuai, dengan cara memberikan tanda silang ( X ) pada kolom jawaban yang dipilih.

Pilihan Jawaban :

T = Taat RR = Ragu-Ragu TT = Tidak taat

No Pernyataan Jawaban

Apakah saudara mentaati aturan kelompok dalam hal :

T RR TT

28 Pengolahan tanah harus dilakukan secara berkelompok?

29 Pengadaan benih dan pupuk dilakukan secara berkelompok?

30 Pemeliharaan tanaman padi dilakukan secara gotong royong dalam kelompok tani?

31 Panen padi dilakukan secara gotong royong?

32 Pasca panen padi harus dilakukan secara gotong royong?

33 Pemasaran hasil produksi padi dilakukan secara berkelompok?

34 Pengairan dilakukan sesuai jadwal yang telah disepakati bersama dalam kelompok tani?

35 Pembayaran benih dan pupuk melalui kelompok tani sesuai waktu yang disepakati?

36 Pengembalian peminjaman modal usahatani kepada lembaga simpan pinjam sesuai waktu yang disepakati?

37 Pengembalian peminjaman modal usahatani kepada BANK sesuai waktu yang disepakati?

38 Penjualan hasil produksi padi harus sesuai mutu yang disepakati dengan pedagang?

52 Lampiran 1. Karakteristik Petani Sampel Padi Sawah Irigasi

No

Lampiran 2. Jawaban Responden pada Perilaku Petani terhadap Kerjasama Individu sebagai Modal Sosial bagi Kelompok Tani

No Pertanyaan

Skor Tertinggi

Skor yang diperoleh

Jumlah Responden Menjawab Skor

Tertinggi

Apakah saudara melakukan kerjasama secara individu dengan :

1 Sesama petani dalam pengolahan tanah? 3 2,8 40

2 Kios sarana produksi dalam pengadaan

benih padi dan pupuk? 3 2,7 38

3 Anggota kelompok tani dalam penanaman

padi secara serempak? 3 3,0 43

4 Sesama petani pada kegiatan pemupukan

dan pemeliharaan tanaman padi? 3 2,7 38

5 Sesama petani pada kegiatan panen padi? 3 2,5 36 6 Sesama petani pada kegiatan pasca panen

padi? 3 2,6 37

7 Unit simpan pinjam untuk memperoleh

pinjaman modal usahatani? 3 2,4 35

8 Petugas atau penyuluh pertanian? 3 2,7 38

9 Sesama petani dalam pembuatan pupuk

kompos? 3 2,8 40

Rata-rata 3 2,7 38

54 Lampiran 3. Jawaban Responden pada Perilaku Petani terhadap Kerjasama Kelompok

sebagai Modal Sosial Bagi Kelompok Tani No

Pertanyaan

Skor Tertinggi

Skor yang diperoleh

Jumlah Responden Menjawab Skor

Tertinggi Apakah saudara melakukan kerjasama

secara kelompok dalam :

1 Kegiatan pengolahan tanah? 3 2,3 33

2 Kegiatan pengadaan benih padi dan

pupuk? 3 2,3 33

3 Kegiatan penanaman padi secara

serempak? 3 2,6 37

4 Pemupukan dan pemeliharaan tanaman

padi? 3 2,7 39

5 Kegiatan panen padi? 3 2,1 30

6 Kegiatan pasca panen padi? 3 2,5 36

7 Memperoleh pinjaman modal usahatani

padi dari lembaga simpan pinjam? 3 2 29

8 Kerjasama dengan penyuluh petanian? 3 3 43

Rata-rata 3 19,5 81

Lampiran 4. Jawaban Responden pada Perilaku Petani terhadap Saling Percaya dalam Kerjasama Kelompok Tani Padi

No Dalam hal kerjasama, apakah saudara

percaya bahwa dalam : 1

Membayar iuran bulanan akan meningkatkan kebersamaan dalam kelompok?

3 2,7 39

2

Pengadaan benih dan pupuk melalui kelompok tidak diselewengkan oleh pengurus kelompok tani?

3 2,7 39

3

Pengelolaan keuangan oleh pengurus kelompok dilakukan secara baik dan terbuka?

3 2,9 41

4 Memperoleh informasi teknologi padi dari

pengurus kelompok tani adalah benar? 3 2,8 40

5

Memperoleh informasi teknologi padi dari petani berhasil dan kontak tani adalah benar?

3 2,9 41

6 Memperoleh informasi teknologi padi dari

kios sarana produksi adalah benar? 3 2,9 41

7 Memperoleh informasi teknologi padi dari

pedagang hasil adalah benar? 3 2,7 38

8 Memperoleh informasi teknologi padi dari

perusahaan adalah benar? 3 2,7 38

9

Pengadaan benih dan pupuk yang baru dibayar setelah panen akan terjadi saling pecaya dan berlaku jujur antara kedua belah pihak?

3 2,8 40

Rata-rata 3 24,9 92,2

56 Lampiran 5. Jawaban Responden pada Perilaku Petani terhadap Norma atau aturan

kerjasama dalam kelompok tani padi No Apakah saudara mentaati aturan

kelompok dalam hal :

1 Pengolahan tanah harus dilakukan secara

berkelompok? 3 2,7 39

2 Pengadaan benih dan pupuk dilakukan

secara berkelompok? 3 2,7 39

3

Pemeliharaan tanaman padi dilakukan secara gotong royong dalam kelompok tani?

3 2,9 41

4 Panen padi dilakukan secara gotong

royong? 3 2,8 40

5 Pasca panen padi harus dilakukan secara

gotong royong? 3 2,9 41

6 Pemasaran hasil produksi padi dilakukan

secara berkelompok? 3 2,9 41

7

Pengairan dilakukan sesuai jadwal yang telah disepakati bersama dalam kelompok tani?

3 2,7 38

8

Pembayaran benih dan pupuk melalui kelompok tani sesuai waktu yang disepakati?

3 2,6 37

9

Pengembalian peminjaman modal

usahatani kepada lembaga simpan pinjam sesuai waktu yang disepakati?

3 2,6 37

10

Pengembalian peminjaman modal usahatani kepada BANK sesuai waktu yang disepakati?

3 2,7 38

11

Penjualan hasil produksi padi harus sesuai mutu yang disepakati dengan pedagang?

3 2,8 40

Rata-rata 3 30,1 91,1

Lampiran 6. Penerimaan Padi Sawah Irigasi

Total 21,31 114772,00 188400,00 503293300,00 1260157406,66 Rataan 0,50 2669,12 4381,40 11704495,35 29305986,20

58 Lampiran 7. Hasil Analisis Uji Regresi Linier Berganda Padi Sawah Irigasi

Model Summaryb

Model R R Square

Adjusted R Square

Std. Error of the Estimate

1 .529a .279 .204 1256.895

a. Predictors: (Constant), Modal, Pendidikan, Umur, Luas Lahan b. Dependent Variable: Produksi

ANOVAa

Model Sum of Squares df Mean Square F Sig.

1 Regression 23274766.538 4 5818691.634 3.683 .012b

Residual 60031853.881 38 1579785.628

Total 83306620.419 42

a. Dependent Variable: Produksi

b. Predictors: (Constant), Modal, Pendidikan, Umur, Luas Lahan

Coefficientsa

Model

Unstandardized Coefficients

Standardized Coefficients

t Sig.

B Std. Error Beta

1 (Constant) 2434.958 1132.861 2.149 .038

Luas Lahan 2801.421 799.341 .649 3.505 .001

Umur 3.732 14.804 .035 .252 .802

Pendidikan 73.738 97.698 .105 .755 .455

Modal -417.124 303.810 -.254 -1.373 .178

a. Dependent Variable: Produksi

Lampiran 8. Foto di Lahan Padi Sawah Irigasi

60 Lampiran 9. Foto Setelah Wawancara Dengan Kepala Desa dan Petani

Lampiran 10. Foto Jalan di Desa Bukit Maradja

Dokumen terkait