• Tidak ada hasil yang ditemukan

BAB V ANALISIS DATA DAN PEMBAHASAN

B. Uji Prasyarat Analisis

Uji normalitas dalam penelitian ini digunakan untuk mengetahui apakah data yang diperoleh berdistribusi normal atau tidak. Apabila data yang terjaring berdistribusi normal, maka statistik yang digunakan untuk menguji hipotesis penelitian adalah statistik parametrik yaitu One Way Anova..

Berikut ini hasil uji normalitas yang diperoleh dengan menggunakan uji One Sampel Kolomogorov-Smirnov Test dengan program SPSS for Windows versi 12.

Tabel V.7 Uji Normalitas

Persepsi Guru Terhadap Penerapan Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan

KTSP N 87 Normal Parameters(a,b) Mean 230,29 Std. Deviation 21,907 Most Extreme Differences Absolute .139 Positive .139 Negatif -.112 Kolmogorov-Smirnov Z 1.299

Asymp. Sig. (2-tailed) .069

a Test distribution is Normal. b Calculated from data.

Dari tabel di atas, terlihat bahwa persepsi guru terhadap penerapan Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan berdistribusi nomal karena Asymp. Sig. (2-tailed) 0,096 lebih besar dari taraf signifikan

5%. Dengan demikian dapat diketahui bahwa distribusi persepsi guru terhadap penerapan kurikulum tingkat satuan pendidikan adalah normal.

2. Uji Homogenitas

Uji homogenitas digunakan untuk menguji kesamaan varians dari beberapa kelompok sampel. Dalam penelitian ini, uji homogenitas dilakukan dengan menggunakan uji F.

Berikut ini hasil uji homogenitas yang diperoleh dengan menggunakan uji F dengan program SPSS for Windows versi 12.

a. Jenis Kelamin

Tabel V.8

Test of Homogeneity of Variances

KTSP

.209 1 85 .649

Levene

Statistic df1 df2 Sig.

Dari hasil perhitungan menggunakan SPSS for Windows diperoleh Homogeneity of variance sebesar 0.209. Karena hasil perhitungan lebih besar dari 0.05 maka dapat disimpulkan bahwa ditinjau dari jenis kelamin, grup memiliki varians yang sama. Dengan kata lain homogen.

b. Pengalaman Mengajar Tabel V.9

Test of Homogeneity of Variances KTSP

.085a 1 84 .772

Levene

Statistic df1 df2 Sig.

Groups with only one case are ignored in computing the test of homogeneity of variance for KTSP. a.

Dari hasil perhitungan menggunakan SPSS for Windows diperoleh Homogeneity of variance sebesar 0,085. Karena hasil perhitungan lebih besar dari 0.05 maka dapat disimpulkan bahwa ditinjau dari pengalaman mengajar, grup memiliki varians yang sama. Dengan kata lain homogen.

c. Jenis Pendidikan

Tabel V.10

Test of Homogeneity of Variances

KTSP

.647 1 85 .423

Levene

Statistic df1 df2 Sig.

Dari hasil perhitungan menggunakan SPSS for Windows diperoleh Homogeneity of variance sebesar 0,647. Karena hasil perhitungan lebih besar dari 0.05 maka dapat disimpulkan bahwa ditinjau dari jenis penididikan, grup memiliki varians yang sama. Dengan kata lain homogen

C. UJI HIPOTESIS

1. Persepsi Guru Terhadap Penerapan Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan ditinjau dari Jenis Kelamin

Ho1 : Tidak ada perbedaan persepsi guru terhadap penerapan

kurikulum

tingkat satuan pendidikan ditinjau dari jenis kelamin.

Ha1 : Ada perbedaan persepsi guru terhadap penerapan kurikulum

tingkat satuan pendidikan ditinjau dari jenis kelamin. Tabel V. 11 ANOVA KTSP 2.524 1 2.524 .005 .943 41271.292 85 485.545 41273.816 86 Between Groups Within Groups Total Sum of

Squares df Mean Square F Sig.

Dari hasil perhitungan menggunakanSPSS for Windows 12,0 diperoleh nilai Fhitung sebesar 0,05 dengan nilai signifikansi 0,943.

Nilai Ftabel adalah sebesar 3,91. Dari hasil tersebut dapat diambil

keputusan untuk menerima Ho karena nilai Fhitung lebih kecil daripada

Ftabel. Dengan demikian kesimpulan yang didapat adalah bahwa tidak

ada perbedaan persepsi guru terhadap penerapan kurikulum tingkat satuan pendidikan ditinjau dari jenis kelamin.

2. Persepsi Guru Terhadap Penerapan Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan ditinjau dari Pengalaman Mengajar

Ho2 : Tidak ada perbedaan persepsi guru terhadap penerapan

kurikulum

tingkat satuan pendidikan ditinjau dari pengalaman mengajar. Ha2 : Ada perbedaan persepsi guru terhadap penerapan kurikulum

tingkat satuan pendidikan ditinjau dari pengalaman mengajar. Tabel V. 12 ANOVA KTSP 1816.285 2 908.142 1.933 .151 39457.532 84 469.733 41273.816 86 Between Groups Within Groups Total Sum of

Squares df Mean Square F Sig.

Dari hasil perhitungan menggunakanSPSS for Windows 12,0 diperoleh nilai Fhitung sebesar 1,933dengan nilai signifikansi 0,151.

Nilai Ftabel adalah sebesar 3,91. Dari hasil tersebut dapat diambil

keputusan untuk menerima Ho karena nilai Fhitung lebih kecil daripada

Ftabel. Dengan demikian kesimpulan yang didapat adalah bahwa tidak

ada perbedaan persepsi guru terhadap penerapan kurikulum tingkat satuan pendidikan ditinjau dari pengalaman mengajar.

3. Persepsi Guru Terhadap Penerapan Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan ditinjau dari Jenis Pendidikan

Ho3 : Tidak ada perbedaan persepsi guru terhadap penerapan

kurikulum

Ha3 : Ada perbedaan persepsi guru terhadap penerapan kurikulum

tingkat satuan pendidikan ditinjau dari jenis pendidikan. Tabel V. 13 ANOVA KTSP 86.449 1 86.449 .178 .674 41187.367 85 484.557 41273.816 86 Between Groups Within Groups Total Sum of

Squares df Mean Square F Sig.

Dari hasil perhitungan menggunakanSPSS for Windows 12,0 diperoleh nilai Fhitung sebesar 0,178 dengan nilai signifikansi 0,674.

Nilai Ftabel adalah sebesar 3,91. Dari hasil tersebut dapat diambil

keputusan untuk menerima Ho karena nilai Fhitung lebih kecil daripada

Ftabel. Dengan demikian kesimpulan yang didapat adalah bahwa tidak

ada perbedaan persepsi guru terhadap penerapan kurikulum tingkat satuan pendidikan ditinjau dari jenis pendidikan.

D. PEMBAHASAN

1. Tidak ada perbedaan persepsi guru terhadap penerapan kurikulum tingkat satuan pendidikan

Hipotesis pertama yang diajukan menyatakan bahwa ada perbedaan persepsi guru terhadap penerapan kurikulum tingkat satuan pendidikan ditinjau dari jenis kelamin. Setelah dilakukan pengujian terbukti bahwa tidak ada perbedaan persepsi guru terhadap penerapan kurikulum tingkat satuan pendidikan ditinjau dari jenis kelamin.

Pernyataan ini berdasar pada hasil analisis data yang diperoleh yang menunjukkan Fhitung sebesar 0,05 lebih kecil Ftabel yaitu sebesar

3,91. Jadi hipotesis ya ng diajukan yang menyatakan ada perbedaan persepsi guru terhadap kurikulum tingkat satuan pendidikan ditinjau dari jenis kelamin ditolak. Dari hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa baik responden yang berjenis kelamin pria maupun wanita memiliki persepsi yang sama terhadap Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan.

Menurut pendapat penulis, hal ini disebabkan karena saat ini antara pria dan wanita telah mamiliki pola pikir yang sama dalam menanggapi objek yang diamati. Walaupun sebagian besar wanita memiliki kecenderuangan untuk memelihara dan mempertahankan hal- hal yang sudah ada akan tetapi pola pikir seperti itu bisa berubah dengan perkembangan ilmu pengetahuan. Pria pada dasarnya lebih mudah dalam menerima sesuatu yang baru. Kemajuan jaman telah membuat orang memiliki penangkapan yang berbeda terhadap objek yang baru. Selain itu ditunjang dengan arus informasi yang berkembang dengan cepat sehingga pengetahuan dan wawasan guru juga terus berkembang dan akhirnya mereka mampu menerima, memahami dan menanggapi objek yang melalui panca indera kemudian dapat dibentuk suatu persepsi atau pandangan yang positif atas objek yang dialami.

2. Tidak ada perbedaan persepsi guru terhadap penerapan kurikulum tingkat satuan pendidikan

Hipotesis kedua yang diajukan menyatakan bahwa ada pebedaan persepsi guru terhadap penerapan kurikuum tingkat satuan pendidikan ditinjau dari pengalaman mengajar. Setelah dilakukan pengujian terbukti bahwa tidak ada perbedaan pesepsi guru terhadap penerapan kurikulum tingkat satuan pendidikan ditinjau dari pengalaman mengajar.

Pernyataan ini berdasar pada hasil analisis data yang diperoleh yang menunujukkan Fhitung sebesar 1,933 lebih kecil Ftabel yaitu sebesar

3,91. Jadi hipotesis yang diajukan yang menyatakan ada perbedaan persepsi guru terhadap kurikulum tingkat satuan pendidikan ditinjau dari jenis kelamin ditolak. Dari hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa baik responden yang baru maupun yang sudah lama mengajar memiliki persepsi yang sama terhadap Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan. .

Menurut pendapat penulis, persamaan persepsi tersebut disebabkan karena mereka telah siap dalam menerima kurikulum yang baru. Guru-guru yang sering mengikuti pelatihan, seminar dan melakukan studi banding akan lebih siap dalam menerima kurikulum yang baru. Selain itu ditunjang dengan adanya kemudahan dalam memperoleh informasi sehingga wawasan guru juga terus berkembang dan akhirnya mereka mampu menerima objek yang baru..

3. Tidak ada perbedaan persepsi guru terhadap penerapan kurikulum tingkat satuan pendidikan

Hipotesis ketiga yang diajukan menyatakan bahwa ada pebedaan persepsi guru terhadap penerapan kurikulum tingkat satuan pendidikan ditinjau dari jenis pendidikan guru. Setelah dilakukan pengujian terbukti bahwa tidak ada perbedaan pesepsi guru terhadap penerapan kurikulum tingkat satuan pendidikan ditinjau dari jenis pendidikan guru.

Pernyataan ini berdasar pada hasil anaisis data yang diperoleh yang menunujukkan Fhitung sebesar 0.178 lebih kecil Ftabel yaitu

sebesar 3,91. Jadi hipotesis yang diajukan yang menyatakan ada perbedaan persepsi guru terhadap kurikulum tingkat satuan pendidikan ditinjau dari jenis kelamin ditolak.

Menurut pendapat penulis, hal ini terjadi karena guru-guru yang memiliki latar belakang pendidikan FKIP maupun Non FKIP sama-sama belajar dengan lingkungan untuk dapat melaksanakan tugas pengajaran di sekolah. Selain itu kesamaan persepsi terhadap penerapan Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan,baik itu yang memiliki latar belakang pendidikan FKIP maupun Non FKIP juga disebabkan karena adanya arus informasi yang cepat dan mudah. Selain itu juga bisa disebabkan karena para guru sering berdiskusi dan bertukar pikiran tentang hal- hal baru yang dijumpai yang berhubungan dengan tugas pengajaran.

93

BAB VI PENUTUP

A. Kesimpulan

1. Tidak ada perbedaan persepsi guru terhadap penerapan Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan ditinjau dari jenis kelamin. Hal ini dibuktikan dengan hasil analisis data yang diperoleh yakni Fhitung sebesar 0,05 dan Ftabel yaitu

sebesar 3,91. Hal ini menunjukkan Fhitung < Ftabel sehingga hipotesis yang

telah diajukan ditolak.

2. Tidak ada perbedaan persepsi guru terhadap penerapan Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan ditinjau dari pengalaman mengajar. Hal ini dibuktikan dengan hasil analisis data yang diperoleh yakni Fhitung sebesar 1,933 dan

Ftabel yaitu sebesar 3,91. Hal ini menunjukkan Fhitung < Ftabel sehingga

hipotesis yang telah diajukan ditolak.

3. Tidak ada perbedaan persepsi guru terhadap penerapan Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan ditinjau dari jenis pendidikan. Hal ini dibuktikan dengan hasil analisis data yang diperoleh yakni Fhitung sebesar 0,178 dan

Ftabel yaitu sebesar 3,91. Hal ini menunjukkan Fhitung < Ftabel sehingga

B. Keterbatasan

1. Kebenaran responden dalam pengisiankuisioner yang disebarkan oleh penulis tidak dapat dianggap sebagai kebenaran yang mutlak karena kesibukan responden pada saat mengisi kuisioner.

2. Dalam melakukan penelitian ini, penulis memiliki keterbatasan pengetahuan dan kemampuan sehingga tidak dapat mengungkapkan seluruh subjek pengetahuan.

C. Saran

Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan merupakan kurikulum baru yang masih hangat dibicarakan. Oleh karena itu, penulis menyarankan perlu adanya penelitian yang lebih luas, tidak terbatas pada variabel yang telah diteliti penulis yakni jenis pendidikan, pengalaman mengajar dan jenis pendidikan guru tetapi variabel- variabel lain yang juga perlu diteliti.

95

DAFTAR PUSTAKA

Ø Abu Ahmad. 1984. Pengantar Kurikulum. Bandung: PT Bina Ilmu.

Ø Arikunto, Suharsimi.2006. Evaluasi Program Pendidikan (Pedoman Teoritis Praktis Bagi Praktisi Pendidikan. Jakarta: Bumi Aksara.

Ø Arikunto, Suharsimi.2006. Prosedur Penelitian Suatu Pendekatan Praktis. Jakarta: Rineka Cipta.

Ø Budi, Purbaya, dkk. 2005. Analisis Statistika dengan Ms. Excel dan SPSS. Yogyakarta :ANDI.

Ø Departemen Pendidikan dan Kebudayaan.1990. Kamus Besar Bahasa Indonesia. Jakarta: Balai Pustaka.

Ø Gerungan.1987. Psikologi Sosial. Bandung: Eresco. Ø Gilarso T. 2001. Moral Keluarga. Yogyakarta: USD

Ø Harsoyo. 2007. Prinsip-Prinsip Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan 2006 Untuk SMP, SMU,dan SMK kelompok IPS. Yogyakarta:USD.

Ø Kartini Kartono. 1971. Teori Kepribadian dan Mental Hygiene. Bandung : Alumni.

Ø Mahmud, Damyati. 1989. Psikologi Suatu Pengantar. Jakarta : Departemen Pendidikan dan Kebudayaan.

Ø Mulyasa. 2007. Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (Suatu Panduan Praktis). Bandung: PT Remaja Rosdakarya.

Ø M. Husaini, M Noor. 1981. Himpunan Istilah Psikologis Untuk SMU dan Umum. Jakarta: Mutiara.

Ø Nana Sudjana. 1991. Pembinaan dan Pengembangan Kurikulum. Bandung: Sinar Baru.

Ø Oemar Hamalik. 1990. Pengembangan Kurikulum (Dasar-Dasar dan Perkembangannya). Bandung: Mandar Maju.

Ø Sarlito Wirawan.1986. Dimensi Metodologis dalam Penelitin Sosial. Surabaya: Usaha Nasional.Walgito. 1994. Pengantar Psikologi Umum. Yogyakarta: Andi Offset.

Ø Shalahuddin Mahfud. 1991. Pengantar Psikologi Umum. Surabaya: Bina Ilmu.

Ø Walgito. 1994. Pengantar Psikologi Umum. Yogyakarta: Andi Offset. Ø Zuriah, Nurul. 2006. Metode Penelitian Sosial dan Pendidikan (Teori-

Aplikasi). Jakarta: Bumi Aksara.

Ø Wiryokusumo Iskandar, Mulyadi Usman. 1988. Dasar-Dasar Pengembangan Kurikulum. Jakarta Bina Aksara.

KUISIONER PENELITIAN

Persepsi Guru

Terhadap Pernerapan Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan

Ditinjau dari Jenis Kelamin, Pengalaman Mengajar dan Jenis

Pendidikan Guru

Hal : Pengisian Kuisioner Kepada Yth.

Bapak/Ibu Guru Di Tempat

Dengan Hormat,

Saya adalah mahasiswa Program Studi Pendidikan Akuntansi, Jurusan Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pengetahuan, Universitas Sanata Dharma. Saya bermaksud mengadakan penelitian dengan judul “ Persepsi Guru mengenai Penerapan Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan”. Penelitian ilmiah ini untuk penulisan skripsi guna menyelesaikan studi saya sebagai mahasiswa Prodi Pendidikan Akuntansi. JPIPS, FKIP, Universitas Sanata Dharma.

Sehubungan hal tersebut, saya mohon kesediaan Bapak/Ibu guru menjadi responden penelitian kami. Saya berharap Bapak/Ibu Guru berkenan untuk menjawab keseluruhan pertanyaan sesuai dengan keadaan yang sesungguhnya. Sejalan dengan etika penelitian, saya akan menjamin kerahasiaan jawaban dan memastikan bahwa jawaban Bapak/Ibu hanyalah semata- mata untuk mencapai tujuan penelitian ilmiah ini.

Saya menyadari pengisian kuisioner ini sedikit banyak mengganggu aktivitas Bapak/Ibu. Oleh sebab itu, kami mohon maaf sebelumnya.

Demikian permohonan saya ini. Atas perhatian dan kerjasama Bapak/Ibu, kami ucapkan terima kasih.

Yogyakarta, 8 Oktober 2007

Hormat Kami,

Dosen Pembimbing Peneliti

IDENTITAS PRIBADI

Nama : ____________________________________ (Jika tidak Keberatan)

SMU/SMK : ____________________________________ Jenis Kelamin : ____________________________________ Jenis Pendidikan : FKIP/Non FKIP*

(*coret salah satu)

Lama Bekerja : _________________ tahun

Berdasarkan item- item pernyataan berikut, nyatakanlah kondisi yang sesungguhnya saudara alami/rasakan. Berilah tanda silang (X) pada kolom pendapat. Keterangan : ss = sangat setuju; s = setuju; rr = ragu-ragu; ts = tidak setuju; sts = sangat tidak setuju.

No PERNYATAAN PENDAPAT

1 KTSP memandirikan Sekolah dan Satuan Pendidkan

ss s ts sts 2 KTSP mendorong sekolah melakukan

pengambilan keputusan secara partisipatif.

ss s ts sts 3 KTSP bertujuan untuk meningkatkan mutu

penididikan.

ss s ts sts 4 KTSP dapat meningkatkan kepedulian warga

sekolah dan masyarakat terhadap pendidikan.

ss s ts sts 5 KTSP dapat meningkatkan kompetensi yang

sehat antar satuan pendidikan.

ss s ts sts 6 KTSP memberikan otonomi luas kepada

sekolah dan satuan pendidikan

ss s ts sts 7 KTSP memberikan kewenangan dan

kekuasaan yang luas untuk mengembangkan pembelajaran.

ss s ts sts

8 Di dalam KTSP, orangtua ikut merumuskan dan mengembangkan program-program.

ss s ts sts 9 Kepala sekolah adalah manajer yang bertugas

mengelola kegiatan sekolah.

ss s ts sts 10 Guru bekerja berdasarkan pola kerja yang

disepakati

ss s ts sts 11 Pihak-pihak yang terlibat bekerja sama secara

harmonis sesuai dengan posisi masing- masing.

ss s ts sts

memperlancar proses pembelajaran.

13 Kebijakan pengembangan dan pelaksanaan kurikulum yang didesentralisasi ke sekolah akan mempermudah pelaksanaan pembelajaran.

ss s ts sts

14 Sekolah harus mampu mengembangkan kurikulum dengan baik.

ss s ts sts 15 Sekolah perlu melakukan pengelolaan sumber

daya secara transparan dan demokratis.

ss s ts sts 16 Sekolah tidak perlu melakukan peningkatan

pelayanan dan kualitas karena membuang- buang waktu.

ss s ts sts

17 Kepala Sekolah dan guru memegang peranan kunci dalam keberhasilan pembelajaran.

ss s ts sts 18 Keberhasilan sekolah perlu adanya dukungan

dari orang tua dan masyarakat.

ss s ts sts 19 KKG dan MGMP perlu dihidupkan kembali. ss s ts sts 20 KKG dan MGMP digunakan sebagai sarana

untuk mengakrabkan guru.

ss s ts sts 21 Guru harus mampu bekerja mandiri untuk

memperbaiki diri dalam setiap pembelajaran.

ss s ts sts 22 Guru harus dapat menciptakan proses

interaksi yang nyaman sehingga peserta didik dapak ikut aktif dalam proses pembelajaran.

ss s ts sts

23 Penugasan terstruktur merupakan pendalaman materi yang dirancang oleh pendidik untuk mencapai standar kompetensi.

ss s ts sts

24 Penugasan mandiri tidak terstruktur merupakan pendalaman materi yang sifatnya tidak teratur.

ss s ts sts

25 Pengembangan kurikulum tingkat nasional tidak perlu dilakukan karena setiap sekolah sudah membuat kurikulum sendiri.

ss s ts sts

26 Satuan pendidikan wajib menganalisis Satandar Kompetensi Nasional (SKL) dan Standar Isi (SI).

ss s ts sts

27 Setiap satuan pendidikan wajib mengembangkan SKL dan SI.

ss s ts sts 28 Visi,misi dan tujuan satuan pendidikan perlu

dirumuskan terlebih dahulu.

ss s ts sts 29 Pengembangan untuk setiap bidang studi

tidak perlu dilakukan.

30 Satuan pendidikan perlu mengidentifikasi tenaga-tenaga kependidikan sesuai kualifikasi yang diperlukan.

ss s ts sts

31 Identifikasi fasilitas belajar tidak perlu dilakukan.

ss s ts sts 32 Guru harus mengidentifikasi standar

kompetensi dan kompetensi dasar serta tujuan setiap bidang studi

ss s ts sts

33 Guru harus bisa mengembangkan kompetensi dasar dan materi standar

ss s ts sts 34 Guru harus mampu mendiskripsikan

kompetensi dasar serta mengelompokkannya sesuai dengan ruang lingkup dan urutannya.

ss s ts sts

35 Guru harus menge mbangkan sendiri setiap indikator

ss s ts sts 36 Guru harus bisa mengembangkan instrumen

penilaian yang sesuai dengan indikator pencapaian kompetensi.

ss s ts sts

37 Saya selalu menyusun dan mengembangkan rencana pelaksanan pembelajaran sebelum mengajar

ss s ts sts

38 Dalam pelaksanan pembelajaran, saya selalu melakukan interaksi dengan peserta didik

ss s ts sts 39 KTSP perlu disosialisasikan terhadap seluruh

warga sekolah dan masyarakat.

ss s ts sts 40 Iklim belajar yang kondusif dapat

membangkitkan semangat belajar.

ss s ts sts 41 Iklim belajar yang kurang menyenangkan

akan menimbulkan kejenuhan dan rasa bosan.

ss s ts sts 42 Saya mampu membuat sendiri alat

pembelajaran dan alat peraga.

ss s ts sts 43 Menurut saya, guru merupakan pengemban

ketertiban yang patut digugu dan ditiru.

ss s ts sts 44 Kepala sekolah harus memiliki sikap mandiri

agar dapat mewujudkan visi,misi, tujuan dan sasaran sekolah.

ss s ts sts

45 Guru mampu memerankan dirinya sebagai fasilitator pembelajaran bukan hanya pemberi materi saja.

ss s ts sts

46 Keberhasilan pendidikan di sekolah sangat ditentukan oleh keberhasilan Kepala Sekolah dalam memberdayakan staff yang tersedia.

47 Program Tahunan merupakan program umum setiap mata pelajaran untuk setiap kelas yang dikembangkan oleh guru yang bersangkutan.

ss s ts sts

48 Setiap semester, guru harus membuat garis- garis besar mengenai hal- hal yang hendak dilaksanakan dan dicapai dalam semester tersebut.

ss s ts sts

49 Melalui program mingguan, saya mengetahui kemajuan belajar peserta didik.

ss s ts sts 50 Saya mengetahui kesulitan belajar peserta

didik melalui program harian yang saya buat.

ss s ts sts 51 Saya selalu mengidentifikasi modul- modul

yang perlu diulang.

ss s ts sts 52 Bagi peserta didik yang cepat tanggap saya

selalu memberikan pengayaan.

ss s ts sts 53 Bagi peserta yang lambat, saya selalu

memberikan pengulangan modul dengan menggunakan waktu cadangan.

ss s ts sts

54 Selain mengajar materi, saya selalu memberikan bimbingan kepada peserta didik.

ss s ts sts 55 Saya memberikan tes pada awal pelajaran

untuk menyiapkan peserta didik.

ss s ts sts 56 Untuk mengetahui tingkat belajar peserta

didik sehubungan dengan pembelajaran yang dilakukan pada hari sebelumnya, saya melakukan tes awal.

ss s ts sts

57 Tes yang saya lakukan berguna untuk mengetahui kemampuan awal peserta didik.

ss s ts sts 58 Tes yang saya lakukan berguna untuk

mengetahui darimana seharusnya proses belajar dimulai.

ss s ts sts

59 Saya selalu menggunakan metode dan strategi belajar me ngajar yang kondusif dalam setiap pelaksanaan pembelajaran.

ss s ts sts

60 Post tes dilakukan untuk mengetahui tingkat penguasaan materi peserta didik terhadap kompetensi yang dilakukan.

ss s ts sts

61 Mengetahui kompetensi dan tujuan yang dapat dicapai sangatlah penting.

ss s ts sts 62 Bagi siswa yang nilainya baik tidak perlu

dilakukan pengayaan.

ss s ts sts 63 Post tes dilakukan sebagai bahan acuan untuk ss s ts sts

melakukan perbaikan terhadap kegiatan pembelajaran.

64 Saya selalu memberikan ulanga n harian setelah selesai proses pembelajaran.

ss s ts sts 65 Menurut saya ulangan umum dilakukan

bersam untuk menjaga tigkat keakuratan soal.

ss s ts Sts 66 Saya selalu mengecek tingkat kemampuan

membaca,menulis dan berhitung peserta didik.

ss s ts sts

67 Tes kemampuan dasar berguna untuk memperbaiki program.

ss s ts sts 68 Saya mendapat gambaran secara umum

mengenai ketuntasan peserta didik melalui penilaian akhir.

ss s ts sts

69 Departemen Pendidikan perlu melakukan penilaian untuk setiap sekolah.

ss s ts sts 70 Penilaian terhadap kurikulum dilakukan untuk

mengetahui kesesuaian program dengan dasar, fungsi dan tujuan pendidikan nasional.

ss s ts sts

Selesai mengerjakan mohon diteliti kembali dan pastikan bahwa setiap pernyataan telah terjawab semuanya.

1 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 2 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 4 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 4 3 3 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 5 0 4 3 3 3 3 3 2 3 3 4 3 3 3 6 3 3 3 2 3 3 3 3 4 3 3 3 3 3 7 3 3 2 2 3 2 3 3 3 2 4 4 3 2 8 3 3 2 3 3 2 3 2 3 2 4 3 3 2 9 3 4 3 3 3 3 4 3 4 3 3 4 4 3 10 3 4 4 3 3 4 3 2 4 4 3 4 3 4 11 3 4 3 3 3 3 4 3 4 3 4 4 4 3 12 3 4 3 3 3 3 4 3 4 3 4 4 4 3 13 3 3 3 3 3 3 3 2 2 3 3 0 3 3 14 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 15 3 4 3 3 3 3 4 3 4 3 4 4 4 3 16 3 3 3 3 3 3 3 2 3 3 3 3 3 3 17 3 3 3 3 3 3 3 2 3 3 3 3 3 3 18 3 3 3 3 3 3 3 3 4 4 3 4 3 4 19 3 4 3 3 3 3 4 3 4 3 4 4 4 3 20 3 4 3 3 3 3 4 3 4 3 4 4 4 3 21 3 3 4 3 3 4 4 3 4 4 3 4 4 4 22 3 3 4 3 3 4 4 3 3 4 3 4 4 4 23 3 3 4 3 3 4 4 3 3 4 3 4 3 4 24 3 4 4 3 3 4 3 3 3 3 4 4 4 3 25 3 4 4 3 3 4 4 3 3 4 4 4 4 4 26 3 3 4 3 3 4 4 3 3 4 3 4 4 4 27 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 4 3 3 28 3 2 3 3 3 3 3 2 0 3 2 3 3 3 29 3 3 3 3 3 3 3 2 3 3 3 4 3 3 30 4 3 4 3 3 4 4 1 4 4 3 4 4 4

3 3 2 3 3 3 3 3 3 2 2 3 3 3 3 4 4 3 4 3 3 3 4 3 3 3 3 3 3 3 4 4 2 4 3 3 3 4 3 3 2 3 3 3 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 3 3 3 3 3 3 0 3 3 4 2 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 4 3 2 3 3 3 2 3 4 4 3 4 2 2 3 3 3 3 3 2 3 2 3 3 3 3 3 3 2 3 3 3 2 2 3 3 3 3 4 4 3 4 4 3 3 4 4 4 2 4 3 3 4 4 4 3 4 3 4 3 3 3 3 4 4 4 3 4 4 4 3 4 4 3 3 4 4 4 4 4 3 3 4 4 4 3 4 4 3 3 4 4 4 4 4 3 3 4 3 4 3 4 3 3 3 3 3 3 2 2 3 3 3 4 4 3 4 4 4 4 4 4 4 4 4 3 4 4 4 4 3 4 4 3 3 4 4 4 4 3 4 3 4 3 4 3 4 4 3 3 4 3 2 3 3 3 3 3 3 4 4 4 3 3 3 3 3 3 2 3 3 3 3 3 4 3 4 3 4 3 3 3 3 2 3 3 3 4 4 4 4 4 4 3 3 4 4 4 4 3 3 3 4 4 4 4 4 4 3 3 4 4 4 4 3 4 3 4 4 4 3 4 4 4 3 4 4 4 4 3 4 3 4 4 4 3 4 3 4 3 4 4 2 1 4 3 3 4 4 4 3 4 3 4 3 4 4 2 1 4 3 3 4 3 3 3 3 3 3 3 4 2 3 2 4 3 3 4 4 3 4 4 3 4 3 4 4 2 1 4 3 3 4 4 3 4 3 3 4 3 4 4 4 4 4 3 3 4 4 4 3 3 3 3 3 4 3 3 4 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 4 3 3 3 3 3 4 3 3 3 3 3 3 3 3 3 2 3 3 3 3 4 4 4 4 3 4 4 4 4 4 3 3 4 3 4

3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 4 3 3 3 3 3 3 4 3 3 2 3 3 4 4 4 4 3 3 3 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 3 3 3 3 3 2 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 2 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 2 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 3 4 4 4 3 3 3 4 4 4 4 3 3 4 3 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 3 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 3 3 3 3 4 3 3 3 4 3 3 3 3 3 3 3 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 3 4 3 3 3 3 3 3 3 3 4 4 4 3 4 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 4 3 3 3 3 3 3 4 4 2 3 3 3 3 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 3 3 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 3 3 4 4 4 4 4 4 4 4 3 4 3 3 4 3 3 4 4 4 4 3 4 4 4 3 4 3 3 4 3 3 4 4 4 4 4 2 3 4 4 4 3 4 4 3 3 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 3 3 4 3 3 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 3 3 4 3 3 3 4 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 4 3 4 4 3 3 4 4 4 4 4 4 3 3 4

3 3 2 3 3 3 3 3 3 2 2 0 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 4 2 3 3 4 3 4 2 2 2 3 3 3 2 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 3 3 3 3 2 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 2 3 3 3 2 3 2 3 3 4 4 4 4 4 3 4 3 4 4 3 4 3 3 3 3 3 3 3 3 4 3 3 3 3 3 3 3 3 4 4 4 4 4 4 3 4 3 4 4 3 3 3 3 4 3 3 2 3 3 3 4 4 3 3 3 2 3 4 4 4 4 4 4 4 4 4 3 4 4 3 4 3 3 4 4 4 4 4 4 4 4 3 4 4 3 4 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 0 2 3 4 4 4 4 4 4 4 4 3 4 4 3 4 3 3 4 4 4 4 4 4 4 4 3 4 4 3 4 3 3 3 4 4 4 4 4 3 3 3 4 4 3 3 3 3 3 4 2 3 3 3 3 3 3 2 2 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 4 4 4 4 4 4 3 3 4 4 4 3 4 3 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 3 3 3 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 3 3 3 4 4 4 4 3 3 3 3 3 4 4 4 3 4 3 4 4 4 4 3 3 3 3 3 3 4 4 3 3 3 3 4 4 3 3 3 3 4 3 3 3 3 3 4 3 3 4 4 4 3 3 3 3 3 3 4 4 3 4 3 3 4 4 3 3 3 3 3 3 4 3 3 3 4 3 4 4 4 3 3 3 3 3 3 4 3 3 2 3 3 4 3 2 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 4 3 3 3 3 4 3 3 3 3 3 3 4 4 3 4 3 3 4 4 4 4 4 3 3 4 4 4 4 3 3 3 4

3 3 2 3 2 3 3 2 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 2 3 3 3 3 2 4 3 3 4 4 4 4 4 4 4 4 4 3 4 3 3 2 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 4 4 3 3 3 3 3 4 3 3 2 3 3 2 3 2 3 3 3 3 3 3 3 4 2 4 4 4 4 4 4 4 4 3 3 4 2 2 2 2 3 4 3 3 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 3 3 2 0 3 0 0 3 4 3 3 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 3 3 3 2 3 3 2 4 3 4 4 3 3 2 3 3 3 3 2 3 3 3 3 3 2 3 3 3 3 3 3 3 3 3 4 4 3 4 4 3 4 4 3 4 4 3 4 3 4 3 3 4 4 4 4 4 3 4 4 4 3 4 4 4 3 4 3 4 1 4 3 4 4 4 4 3 3 3 4 1 4 3 3 4 4 4 3 3 3 2 2 4 3 4 4 3 3 3 3 3 4 1 4 3 4 4 4 4 3 3 4 4 4 4 3 4 4 3 4 3 3 3 3 4 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 2 4 3 3 3 3 3 3 3 2 3 3 4 3 4 3 3 3 3 3 3 3 2 3 3 4 4 4 3

230.40 622.179 .395 . .975 230.03 618.447 .598 . .975 230.13 620.326 .503 . .975 230.40 626.386 .471 . .975 230.33 629.471 .451 . .975 230.13 620.326 .503 . .975 229.93 612.616 .892 . .974 230.67 619.402 .486 . .975 230.10 610.369 .586 . .975 230.13 621.223 .472 . .975 230.03 623.275 .421 . .975 229.77 612.047 .564 . .975 229.93 613.099 .873 . .974 230.13 621.223 .472 . .975 229.73 618.547 .692 . .975 229.70 625.321 .418 . .975 230.23 624.047 .413 . .975 229.70 623.597 .493 . .975 230.10 616.024 .714 . .975 230.13 621.223 .472 . .975 230.40 622.179 .395 . .975 229.73 618.616 .689 . .975 229.97 612.516 .798 . .974 230.20 613.752 .523 . .975 230.57 608.875 .487 . .975 230.10 617.679 .582 . .975 230.20 625.131 .491 . .975 230.40 626.386 .471 . .975 229.80 615.131 .805 . .974 230.20 625.131 .491 . .975 230.10 616.024 .714 . .975 229.80 615.131 .805 . .974 229.83 613.730 .853 . .974 229.87 616.671 .728 . .975 230.00 610.621 .790 . .974 229.93 613.099 .873 . .974 229.97 612.516 .798 . .974 229.83 616.626 .735 . .975 229.80 615.131 .805 . .974 229.80 617.959 .689 . .975 229.83 613.661 .756 . .974 230.10 616.024 .714 . .975 230.10 618.369 .720 . .975 229.87 614.947 .798 . .974 229.83 613.730 .853 . .974 229.77 616.737 .660 . .975 229.97 611.482 .695 . .975 230.03 617.413 .635 . .975 230.03 615.275 .714 . .975 230.00 619.793 .614 . .975 230.10 621.955 .564 . .975 230.03 617.826 .620 . .975 230.13 623.568 .440 . .975 229.97 611.482 .695 . .975 229.97 611.482 .695 . .975 230.53 622.395 .398 . .975 230.10 616.438 .437 . .975 230.43 627.633 .471 . .975 230.13 623.568 .440 . .975 230.10 619.817 .657 . .975 230.03 618.930 .580 . .975 230.57 608.875 .487 . .975 230.17 609.109 .600 . .975 230.27 611.444 .694 . .975 230.10 613.748 .503 . .975 230.17 609.109 .600 . .975 229.97 611.482 .695 . .975 229.83 616.626 .735 . .975 230.13 622.878 .544 . .975 230.10 616.024 .714 . .975 Q1 Q2 Q3 Q4 Q5 Q6 Q7 Q8 Q9 Q10 Q11 Q12 Q13 Q14 Q15 Q16 Q17 Q18 Q19 Q20 Q21 Q22 Q23 Q24 Q25 Q26 Q27 Q28 Q29 Q30 Q31 Q32 Q33 Q34 Q35 Q36 Q37 Q38 Q39 Q40 Q41 Q42 Q43 Q44 Q45 Q46 Q47 Q48 Q49 Q50 Q51 Q52 Q53 Q54 Q55 Q56 Q57 Q58 Q59 Q60 Q61 Q62 Q63 Q64 Q65 Q66 Q67 Q68 Q69 Q70

.975 .978 70 Cronbach's Alpha Cronbach's Alpha Based on Standardized Items N of Items

DATA INDUK PENELITIAN

Pengalaman Mengajar Jenis Skor Persepsi No

Resp

Jenis

Kelamin Tahun Kategori Pendidikan

1 Wanita 5 Baru Non FKIP 214 Poisitif

2 Wanita 12 Lama FKIP 206 Poisitif

3 Wanita 12 Lama FKIP 202 Poisitif

4 Wanita 22 Lama FKIP 214 Poisitif

5 Wanita 8 Lama FKIP 204 Poisitif

6 Pria 20 Lama FKIP 213 Poisitif

7 Pria 23 Lama FKIP 238 Poisitif

8 Wanita 20 Lama FKIP 208 Poisitif

9 Wanita 22 Lama FKIP 241 Poisitif

10 Wanita 0.5 Baru Non FKIP 189 Poisitif

11 Pria 5 Baru FKIP 227 Poisitif

12 Pria 26 Lama Non FKIP 206 Poisitif

13 Wanita 17 Lama Non FKIP 220 Poisitif

14 Pria 2 Baru Non FKIP 208 Poisitif

15 Pria 22 Lama FKIP 216 Poisitif

16 Pria 40 Lama FKIP 240 Poisitif

17 Pria 25 Lama FKIP 205 Poisitif

Dokumen terkait