• Tidak ada hasil yang ditemukan

BAB IV HASL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN

4.5 Analisis Regresi Berganda Data Panel

4.6.1 Uji Signifikansi pengaruh simultan (uji f)

Uji statistik F pada dasarnya menunjukkan apakah semua variabel bebas yang terdapat dalam model mempunyai pengaruh secara bersama-sama terhadap variabel terkait. (Kuncoro, 2009:239). Probabilitas F adalah 0.050000 =0,05.

maka H1 diterima. Artinya dengan tingkat keyakinan 95% dapat disimpulkan adanya pengaruh signifikan dari BI rate, inflasi, Produk Domestik Bruto (PDB), nilai tukar (kurs), bagi hasil dan Return on Investment (ROI) secara bersama-sama terhadap variabel dependen, yaitu dana pihak ketiga.

4.6.2 Uji Signifikansi Pengaruh Parsial (Uji t) a. BI Rate

Nilai p-value BI rate sebesar 0.0492 < 0,05; maka H0 ditolak. Artinya dengan tingkat keyakinan sebesar 95% dapat diduga ada pengaruh BI rate terhadap dana pihak ketiga.

b. Inflasi

Nilai p-value inflasi 0.0461 < 0,05; maka H0 ditolak. Artinya dengan tingkat keyakinan sebesar 95% dapat diduga ada pengaruh inflasi terhadap dana pihak ketiga.

c. PDB

Nilai p-value leverage 0.0573 > 0,05; maka H0 diterima. Artinya dengan tingkat keyakinan sebesar 95% dapat diduga tidak ada pengaruh PDB terhadap dana pihak ketiga.

d. Kurs

Nilai p-value Kurs 0.0599 > 0,05; maka H0 diterima. Artinya dengan tingkat keyakinan sebesar 95% dapat diduga tidak ada pengaruh kurs terhadap dana pihak ketiga.

e. Bagi Hasil

Nilai p-value Sales Growth 0.1976 > 0,05; maka H0 diterima. Artinya dengan tingkat keyakinan sebesar 95% dapat diduga tidak ada pengaruh bagi hasil terhadap dana pihak ketiga.

f. Return on Investment

Nilai p-value Return on Investment 0.9869 > 0,05; maka H0 diterima. Artinya dengan tingkat keyakinan sebesar 95% dapat diduga tidak ada pengaruh Return on Investment terhadap dana pihak ketiga.

4.7 Uji R2

Nilai adjusted R-squared dalam penelitian ini hanya 0.151531. Artinya variabel Dana Pihak Ketiga hanya dapat dijelaskan oleh variabel BI rate, inflasi, Produk Domestik Bruto (PDB), nilai tukar (kurs), bagi hasil dan Return On Investment (ROI) sebesar 15,15 %.

4.8 Pembahasan

Hipotesis yang diajukan menyatakan bahwa BI rate, inflasi, PDB, nilai tukar (kurs), bagi hasil, dan Return on Investment (ROI) berpengaruh signifikan terhadap dana pihak ketiga perbankan syariah di Indonesia baik secara serempak dan parsial. Berdasarkan hasil penelitian, diperoleh besarnya koefisien BI rate terhadap dana pihak ketiga sebesar 163.8002 dengan tingkat signifikansi 0.0579 yang lebih besar dari 0,05. Hal ini berarti BI rate berpengaruh positif tetapi tidak signifikan terhadap dana pihak ketiga perbankan di Indonesia. Hasil ini tidak sesuai dengan Friska 2013 yang mengatakan jika nilai suku bunga (BI rate) adalah tinggi, maka Bank Indonesia juga akan memberikan tingkat suku bunga yang tinggi kepada bank konvensional yang menempatkan dananya di BI.

Selanjutnya, bank konvensional juga akan memberikan suku bunga yang tinggi kepada nasabah yang menempatkann dananya di bank konvensional.

Meningkatnya suku bunga bank konvensional akan menarik minat masyarakat untuk berpindah dari bank syariah ke bank konvensional. Hal ini akan menyebabkan dana pihak ketiga bank syariah menurun. Dengan demikian BI rate berpengaruh negatif terhadap dana pihak ketiga bank syariah.

Peelitian ini menggunakan inflasi sebagai variabel makroekonomi yang mempengaruhi dana pihak ketiga perbankan syariah. Peningkatan inflasi menyebabkan masyarakat lebih cenderung membelanjakan uangnya karena takut kalau-kalau nilai uangnya semakin lama semakin berkurang. Ketika inflasi cenderung naik, masyarakat akan lebih tertarik untuk menabung di bank konvensional yang menawarkan suku bunga tinggi. Maka akan mengakibatkan

jumlah DPK bank syariah menjadi berkurang dan sebaliknya, Ketika inflasi cenderung turun, masyarakat akan lebih tertarik untuk menabung di bank syariah yang menawarkan tingkat bagi hasil yang tinggi. Maka akan mengakibatkan jumlah DPK bank syariah menjadi meningkat (Abida, 2013). Dengan demikian inflasi berpengaruh negatif terhadap dana pihak ketiga bank syariah.

Hasil penelitian menunjukkan besar koefisien inflasi bernilai -17.20350 dengan tingkat signifikansi 0.0461 yang lebih kecil dari 0,05. Hal ini berarti inflasi berpengaruh negatif signifikan terhadap Dana Pihak Ketiga (DPK). Hasil ini sesuai dengan penelitian yang dilakukan Yuliana (2009) dan Abida (2013).

Koefisien kurs bernilai 0.072906 dengan tingkat signifikansi 0.5600 yang lebih besar dari 0,05. Hal ini berarti nilai tukar (kurs) berpengaruh positif tidak signifikan terhadap dana pihak ketiga. Secara teoritis dampak perubahan tingkat / nilai tukar dengan investasi dana pihak ketiga bersifat uncertainty (tidak pasti).

Shikawa (1994), mengatakan perubahan kurs akan berpengaruh pada dua saluran, sisi permintaan dan sisi penawaran domestik. Dalam jangka pendek, penurunan tingkat nilai tukar akan mengurangi investasi dana pihak ketiga melalui pengaruh negatifnya pada absorbsi domestik atau yang dikenal dengan expenditure reducing effect. Pada sisi penawaran, pengaruh aspek pengalihan pengeluaran (expenditure switching) terhadap perubahan tingkat kurs pada investasi dana pihak ketiga relatif tidak menentu. Hasil ini berbeda dengan penelitian yang dilakukan oleh Abida (2013) yang menyatakan bahwa nilai tikar (kurs) berpengaruh negatif dan signifikan terhadap dana pihak ketiga.

Penelitian ini menggunakan bagi hasil sebagai faktor internal yang mempengaruhi dana pihak ketiga perbankan syariah. Hasil penelitian selanjutnya menunjukkan koefisien bagi hasil sebesar 0.163832 dengan tingkat signifikansi sebesar 0.1976 yang lebih besar dari 0,05. Artinya bagi hasil berpengaruh positif tetapi tidak signifikan terhadap dana pihak ketiga perbankan di Indonesia. Hasil ini sesuai dengan hasil penelitian yang dilakukan oleh (Yuliana, 2009) dan (Agus 2014) dan Septi (2014). Hasil penelitian mereka menyatakan bahwa bagi hasil berpengaruh positif dan signifikan terhadap dana pihak ketiga perbankan syariah.

Semakin tinggi tingkat bagi hasil maka masyarakat akan semakin tertarik untuk menyimpan dananya di bank syariah (Yuliana 2009) dan (Agus 2014).

Hasil penelitian menunjukkan besar koefisien untuk ROI sebesar-0.035071

dan signifikansi 0.9869 yang lebih besar dari 0,05. Hal ini berarti variabel ROI berpengaruh negatif dan tidak signifikan terhadap dana pihak ketiga. Hasil ini sesuai dengan penelitian yang dilakukan Yuliana (2009) yang menemukan bahwa ROI berpengaruh negatif terhadap dana pihak ketiga perbankan syariah. Namun hal ini berbeda dengan yang diungkapkan oleh Siamat (2005) yang menyatakan bahwa apabila angka ROI yang dihasilkan baik maka akan menarik minat masyarakat untuk menyimpan dananya di bank. Semakin besar angka ROI suatu bank, maka semakin besar pula tingkat keuntungan yang dicapai bank tersebut dan semakin baik pula posisi bank tersebut dari segi penggunaan aset .

BAB V

KESIMPULAN DAN SARAN

5.1 Kesimpulan

Dari hasil penelitian yang telah diuraikan tentang pengaruh variabel makro (BI rate, inflasi, Produk Domestik Bruto (PDB), nilai tukar ) dan variabel internal (bagi hasil dan return on investment) terhadap dana pihak ketiga, maka dapat disimpulkan bahwa:

1. Hasil penelitian menunjukkan secara simultan BI rate, inflasi, Produk Domestik Bruto (PDB), nilai tukar, bagi hasil dan return on investment berpengaruh signifikan terhadap dana pihak ketiga.

2. Hasil penelitian menunjukkan secara parsial BI rate berpengaruh positif signifikan terhadap dana pihak ketiga. inflasi berpengaruh positif signifikan terhadap dana pihak ketiga, Produk Domestik Bruto (PDB) berpengaruh negatif signifikan terhadap dana pihak ketiga, nilai tukar (kurs) positif tidak signifikan terhadap dana pihak ketiga, bagi hasil berpengaruh positif tidak signifikan terhadap dana pihak ketiga, (Return on Investment) berpengaruh positif tidak signifikan terhadap dana pihak ketiga.

5.2 Saran

Berdasarkan dari kesimpulan yang telah diuraikan, maka peneliti memberikan beberapa saran, yaitu:

1. Bagi bank syariah

1. Perbankan Syariah perlu menyusun promosi yang secara nyata lebih efektif dan kreatif dalam memperkenalkan produk-produk perbankan syariah.

2. Edukasi masyarakat akan keunggulan produk perbankan syariah sangat penting bagi penghimpunan DPK. Oleh karena itu, perbankan syariah disarankan untuk meningkatkan kerjasama dengan lembaga pendidikan formal, aktivitas rutin seperti goes to Campus, dan tayangan edukatif di media elektronik maupun media cetak.

3. Bank syaraih harus benar-benar menerapkan prinsip syariah pada setiap operasional nya agar kepercayaan masyarakat terhadap bank syariah semakin terjaga

4. Menambah jumlah dan distribusi kantor cabang bank syariah agar masyarkat semakin familiar dengan bank syarah.

2. Bagi peneliti selanjutnya

1. Peneliti hanya menggunakan 9 sampel perusahaan perbankan syariah dalam penelitian ini. Sehingga bagi peneliti selanjutnya diharapkan bisa lebih banyak menggunakan sampel perbankan syariah yang lebih banyak sehingga mampu menilai variabel-variabel yang mempengaruhi dana pihak ketiga lebih banyak.

2. Bagi peneliti selanjutnya diharapkan dapat meneliti dengan variabel-variabel lain diluar variabel penelitian ini agar memperoleh hasil yang lebih baik yang dapat menggambarkan hal-hal apa saja yang dapat berpengaruh terhadap dana pihak ketiga perbankan syariah dan memperpanjang periode untuk memperluas cakupan serta menggunakan metode analisis yang berbeda.

3. Bagi Pemerintah

Pemerintah perlu mengambil peran dalam upaya peningkatan dana pihak ketiga perbankan syariah di Indonesia. Contohnya dengan mendirikan bank BUMN Syarah di Indonesia. Dengan adanya bank BUMN Syariah pemerintah dapat menjadikan bank tersebut sebagai bank untuk sejumlah program ekonomi nasional.

DAFTAR PUSTAKA BUKU:

Aiwarman, A Karim, 2005. Islamic Banking:fiqih dan financial analisis, PT Raja Grafindo Persada.

Arifin, Zainul, 2006. Dasar-dasar Manajemen Bank Bank Syariah, Pustaka Alvabet, Jakarta.

Alma, Buchari dan Donni Juni, 2014. Manajemen Bisnis Syariah, Alfabeta, Bandung.

Antonio,Syafi’ie, 2001. Bank Syariah Dari Teori Ke Praktek, Rhineka Cipta, Jakarta.

Arikunto, Suharsini, 2005. Prosedur penelitian Suatu Pendekatan Praktik, PT.

Rineka Cipta, Jakarta.

Bollen, K.A. and Long, J.S, 1993. Testing Structural Equation Modelling, Sage, Newbury Park, CA.

Brealey, 2007. Dasar-dasar Manajemen Keuangan Perusahaan, Erlangga, Jakarta.

Bungin, Burhan, 2006. Metodologi Penelitian, Kencana, Jakarta.

Eachern,William A. 2000. Ekonomi Makro Pendekatan Kontemporer,Salemba Empat, Jakarta.

Eddie, Rinaldy, 2008. Membaca Neraca Bank, Indonesia Legal Center Publishing, Jakarta.

Ghozali, Imam, 2013. Aplikasi analisis multivariate dengan program SPSS Semarang, Badan Penerbit Universitas Diponegoro.

Hamja, Yahya, 2008. Modul I Ekonometrika. Fakultas Ekonomi dan Ilmu Sosial, UIN Syarif Hidayatullah, Jakarta.

Jogiyanto, Hartono. 2004. Analisis dan Desain, Andi Offset,Yogyakarta.

Kasmir, 2006. Bank &Lembaga Keuangan Lainnya, PT Raja Grafindo, Jakarta.

Lubis, Suhrawardi K. 2004. Hukum Ekonomi Islam, Sinar Grafika, Jakarta.

Mansur, 2009. Seluk Beluk Ekonomi Islam, STAIN Salatiga Press, Salatiga.

Kasmir, 2012. Manajemen Perbankan” PT. Raja Grafindo Persada, Jakarta.

Lubis, Suhrawardi K. 2004. Hukum Ekonomi Islam, Sinar Grafika, Jakarta.

Mansur, 2009. Seluk Beluk Ekonomi Islam, STAIN Salatiga Press, Salatiga.

Nachrowi, D.Nachrowi dan Hardius Usman, 2006.Pendekatan Populer dan Praktis Ekonometrika untuk Analisis Ekonomi Dan Keuangan, Universitas Jakarta.

Kuncoro, Mudrajat, 2009. Manajemen Perbankan Teori dan Aplikasi, BPFE, Yogyakarta.

Masyhuri dan Zainuddin, 2008. Metodologi Penelitian Pendekatan Praktis dan Aplikatif, Refika Aditama, Bandung.

Muhammad, 2005. Manajemen Pembiayaan Bank Syari’ah, UPP AMP YKPN, Yogyakarta.

Rahardja, P., & Manurung, M. (2008). Teori Ekonomi Makro Suatu Pengantar, Edisi Keempat. Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia, Jakarta.

Riduwan,2010. Metode dan Teknik Menyusun Tesis, Cetakan ketujuh, Alfabeta Bandung.

Sadalia, Isfenti, 2010. Manajemen Keuangan, usupress, Medan.

Samat, Dahlan, 2005. Manajemen Lembaga Keuangan Kebijakan Moneter dan Perbankan, Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia, Jakarta .

Sobirin, Ahmad, 2007. Budaya Organisasi, UPP STIM YKPN, Jakarta.

Sofian et.al, 2004. Akuntansi Perbankan Sy ariah, LPFE-Usakti, Jakarta.

Sudarsono, Heri. 2007. Bank dan Lembaga Keuangan Syariah, Yogyakarta.

Sugiyono, 2006. Statistik Untuk Penelitian, Alfabeta, Bandung.

Suharyadi & Purwanto.(2004). Metodologi Penelitian.Jakarta: Gramedia Pustaka Utama.

Sukirno, Sadono, 2006. Ekonomi Pembangunan: Proses, Masalah, dan Dasar Kebijakan, Kencana Prenada Media Group, Jakarta.

Syafi’I, M.Antonio.2001 Bank Syariah dari Tori ke Praktik, Gema Insani, Jakarta.

Winarno, Wing Wahyu, 2009. Analisis Ekonometrika dan Statistik Dengan Eviews, Edisi Kedua, UPP STIM YKPN, Yogyakarta.

Y.Sri Susilo,1999. Bank dan Lembaga Keuangan Lainnya, Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia, Jakarta.

JURNAL :

Agus Ahmad Nasrulloh, 2014. ” Pengaruh Bagi Hasil Terhadap Dana Pihak Ketiga Perbankan Syariah Di Indonesia’, Jurnal Ekonomi dan Bisnis. pp.

1-16

Ari KristinPrasetyoningrum, 2015. ” Analysis BI Rate and Return of Third Party Fund On Rate of Third PartyFund onIslamic Banking in Indonesia.Sultan Agung Islamic University Vol.2 No.1, pp 104-116.

Aldehita Purnasanti Maulida, Agung dan Ashori, 2014. “Analisis Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Pengungkapan Islamic Social Reporting”, Jurnal Ekonomi dan Bisnis, pp. 1-18.

Erna Agustina Roziani, 2010. “Analisis Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Tingkat Pengungkapan Sosial dalam Laporan Tahunan Bank Konvensional dan Bank Syariah di Indonesia”, Islamic Finance &

Business Review, Vol. 5, No. 1, pp. 1-22.

Choudhury, Masodul Alam Choudhury dan Hussain, 2005. “A Paradigm of Islamic Money and Banking”. International Journal of Social Economics, Vol. 32, No. 3, pp. 1-15.

Kiaee,Hasan, 2007. “Monetary Policy in Islamic Economic Framework. Case of Islamic Republic of Iran, Proceeding of the 2nd Islamic Conference 2007 (iECONS2007)”. Faculty of Economics and Muamalat, Islamic Science University of Malaysia.

INTERNET :

http://www.bi.go.id/web/id/Publikasi/Perbankan+dan+Stabilitas+Keuangan/Lapor an+Perbankan+Syariah/Diakses pada tanggal 04 April 2016.

http://www.bi.go.id/web/id/Statistik/Statistik+Ekonomi+dan+Keuangan+Indonesi a/Versi+HTML/Sektor+Moneter/ Diakses Pada Tanggal 05 April 2016.

http://www.bi.go.id/Direktori Perbankan Syaraiah”. Diakses pada tanggal 05 April 2016.

http”www.kontan.co.id.“Dana Pihak Ketiga Bank Syariah”.Diakses pada tanggal 05 April 2016.

http://www.bi.go.id/web/id/Moneter/BI+Rate/Penjelasan+BI+Rate. Diakses 17 April 2016.

https://id.wikipedia.org/wiki/Bank_BRI_Syariah https://id.wikipedia.org/wiki/Panin Bank_Syariah

http://www.syariahbukopin.co.id/id/tentang-kami/profil-perusahaan http://bankvictoriasyariah.co.id/page/sub/profil

http://www.bcasyariah.co.id/profil-korporasi/profil-perusahaan/

https://www.btpnsyariah.com/tentang-kami/profil

LAMPIRAN 1

Data Dana Pihak Ketiga (DPK) Beberapa Bank Syariah di Indonesia Tahun 2010-2014

Nama Bank

Dana Pihak Ketiga

2010 2011 2012 2013 2014

1. PT Bank Syariah

Mandiri 11.66, juta 37.71, juta 46.84, juta 54.37, juta 55.46, juta 2. PT Bank Syariah

Muamalat Indonesia

17.39, juta 26.76, juta 34.90, juta 41.79,juta 51.20, juta 3. PT Bank Syariah

BNI 14.01, juta 56.39, juta 70.59, juta 91.31, juta 59.13, juta 4. PT Bank Syariah

BRI 22.99,juta 43.31, juta 48.30, juta 15.02, juta 23.43, juta 5. PT Bank Panin

Syariah 29.45, juta 40.07, juta 44.97, juta 28.70, juta 50.76, juta 6. PT Bank Syariah

Bukopin 16.21, juta 22.92, juta 28.51, juta 32.72, juta 39.95, juta 7. PT Bank Victoria

Syariah 20.98, juta 46.50, juta 64.63, juta 18.15, juta 25.32, juta 8. PT Bank BCA

Syariah 19.08, juta 15.86, juta 45.80, juta 17.03 juta 23.38, juta 9. PT Bank

Tabungan Nasional Syariah

30.14, juta 66.42, juta 45.76, juta 68.28,juta 89.39, juta

LAMPIRAN 2

Bagi Hasil Beberapa Bank Syariah Periode 2010 – 2014

Nama Bank

Bagi Hasil Dana Pihak Ketiga

2010 2011 2012 2013 2014

1. PT Bank Syariah

Mandiri 27.39, juta 38.26, juta 80.65,juta 40.96, juta 88.07, juta 2. PT Bank Syariah

Muamalat Indonesia 16.08, juta 23.19, juta 29.80, juta 34.34, juta 52.14, juta 3. PT Bank Syariah BNI 52.44, juta 78.66, juta 93.64, juta 13.33, juta 20.26, juta

4. PT Bank Syariah BRI 14.38, juta 10.09, juta 13.08, juta 87.57, juta 47.90, juta

5. PT Bank Panin Syariah 17.20 juta 59.19, juta 68.54, juta 27.38, juta 52.51, juta 6. PT Bank Syariah

Bukopin 19.84, juta 63.57, juta 88.52, juta 34.49, juta 42.08, juta 7. PT Bank Victoria

Syariah 19.47, juta 32.46, juta 55.97, juta 11.09, juta 14.98, juta 8. PT BCA Syariah 19.08, juta 57.75, juta 67.98, juta 80.6, juta 94.5, juta 9. PT Bank Tabungan

Pensiunan Nasional Syariah

25.98, juta 41.98, juta 32.21, juta 38.94, juta 52.52, juta

LAMPIRAN 3

Data Persentase Return On Investment Perusahaan Perbankan SyariahPeriode 2010-2014

Nama Bank

Return On Investnent (ROI)

2010 2011 2012 2013 2014 1. PT Bank Syariah

Mandiri

2.21 % 1.95% 2.25% 1.53% 0.17%

2. PT Bank Syariah Muamalat Indonesia

1.52% 1.01% 0.23% 0.50% 0.17%

3. PT Bank Syariah BNI 0.61% 1.29% 1.48% 0.79% 0.83%

4. PT Bank Syariah BRI 0.35% 0.10% 0.72% 1.71% 0.46%

5. PT Bank Panin Syariah

-2.53% 1.75% 3.43% 1.03% 0.85%

6. PT Bank Syariah Bukopin

0.74% 0.52% 0.55% 0.69% 0.17%

7. PT Bank Victoria Syariah

0.65% 0.93% 1.43% 0.50% 0.15%

8. PT BCA Syariah 0.78% 0.90% 1.15% 0.62% 0.43%

9. PT Bank Tabungan Pensiunan Nasional Syariah

3.99% 4.38% 4.71% 0.11% 4.23%

LAMPIRAN 4

Daftar Populasi - Sampel Perusahaan Perbankan Syariah Periode 2010-2014

No Nama Perusahaan Kriteria (Laporan Keuangan)

LAMPIRAN 5

Data Hasil Statistik Deskriptif Dari BI Rate, Inflasi, Produk Domestik Bruto (PDB), Nilai Tukar (Kurs), Bagi Hasil dan Return on Investment (ROI)

DPK BI_RATE INFLASI PDB KURS SHARED ROI

Mean 35.85,juta 6.73% 5.63% 5.8% Rp.10465 41.69,juta 1.15%

Median 30.25,juta 6.58% 5.38% 6.0% Rp.9670 34.86juta 0.79%

Maximum 90.73,juta 7.54% 6.96% 6.2% Rp.12440 94.42juta 4.71%

Minimum 11.44,juta 6.45% 4.28% 5.0% Rp.8960 5.99,juta -2.53%

Sumber: hasil olahan eviews, 2016

Hasil Uji Chow

Redundant Fixed Effects Tests Pool: Untitled

Test cross-section fixed effects

Effects Test Statistic d.f. Prob.

Cross-section F 1.247808 (8,30) 0.3068

Cross-section Chi-square 12.925959 8 0.1144

Sumber: hasil olahan eviews, 2016

Hasil Uji Hausman

Correlated Random Effects - Hausman Test Pool: Untitled

Test cross-section random effects

Test Summary Chi-Sq. Statistic Chi-Sq. d.f. Prob.

Cross-section random 3.259759 6 0.7756

Sumber: hasil olahan eviews, 2016

Pengujian Regresi Berganda Data Panel

Dependent Variable: DPK?

Method: Pooled EGLS (Cross-section random effects) Date: 06/14/16 Time: 23:44

Sample: 2010 2014 Included observations: 5 Cross-sections included: 9

Total pool (balanced) observations: 45

Swamy and Arora estimator of component variances

Variable Coefficient Std. Error t-Statistic Prob.

C -3632.579 1857.572 -1.955552 0.0579

BI_RATE? 163.8002 80.60230 2.032202 0.0492 INFLASI? -17.20350 8.344043 -2.061770 0.0461

PDB? 326.3719 166.5007 1.960184 0.0573

KURS? 0.072906 0.037587 1.939635 0.0599

SHARED? 0.163832 0.124928 1.311414 0.1976

ROI? -0.035071 2.115575 -0.016578 0.9869

Cross-section random 3.569981 0.0456

Idiosyncratic random 16.32317 0.9544

Weighted Statistics

R-squared 0.267231 Mean dependent var 32.21192 Adjusted R-squared 0.151531 S.D. dependent var 17.78140 S.E. of regression 16.37887 Sum squared resid 10194.16 F-statistic 2.309687 Durbin-Watson stat 2.201489 Prob(F-statistic) 0.050000

Unweighted Statistics

R-squared 0.267520 Mean dependent var 35.85756 Sum squared resid 10660.26 Durbin-Watson stat 2.105231 Sumber: hasil olahan eviews, 2016

Nilai statistik dari Uji F, Uji t dan Koefisien Determinasi

Dependent Variable: DPK?

Method: Pooled EGLS (Cross-section random effects) Date: 06/14/16 Time: 23:44

Sample: 2010 2014 Included observations: 5

Variable Coefficient Std. Error t-Statistic Prob.

C -3632.579 1857.572 -1.955552 0.0579

BI_RATE 163.8002 80.60230 2.032202 0.0492

INFLASI -17.20350 8.344043 -2.061770 0.0461

PDB 326.3719 166.5007 1.960184 0.0573

KURS 0.072906 0.037587 1.939635 0.0599

SHARED 0.163832 0.124928 1.311414 0.1976

ROI -0.035071 2.115575 -0.016578 0.9869

R-squared 0.267231 Mean dependent var 32.21192 Adjusted R-squared 0.151531 S.D. dependent var 17.78140 S.E. of regression 16.37887 Sum squared resid 10194.16 F-statistic 2.309687 Durbin-Watson stat 2.201489 Prob(F-statistic) 0.050000

Unweighted Statistics

R-squared 0.267520 Mean dependent var 35.85756 Sum squared resid 10660.26 Durbin-Watson stat 2.105231 Sumber: hasil olahan eviews, 2016

Hasil Uji Metode Pooled Least Square

Dependent Variable: DPK?

Total pool (balanced) observations: 45

Variable Coefficient Std. Error t-Statistic Prob.

C -3590.632 1894.612 -1.895181 0.0657

BI_RATE? 161.8636 82.19061 1.969368 0.0562 INFLASI? -17.23441 8.525746 -2.021455 0.0503

PDB? 322.7715 169.8316 1.900539 0.0650

KURS? 0.072126 0.038340 1.881228 0.0676

SHARED? 0.178366 0.123225 1.447482 0.1560

ROI? -0.295486 2.058114 -0.143571 0.8866

Sambungan Hasil Uji Metode Pooled Least Square

R-squared 0.268008 Mean dependent var 35.85756 Adjusted R-squared 0.152430 S.D. dependent var 18.18694 S.E. of regression 16.74355 Akaike info criterion 8.615938 Sum squared resid 10653.17 Schwarz criterion 8.896975 Log likelihood -186.8586 Hannan-Quinn criter. 8.720706 F-statistic 2.318851 Durbin-Watson stat 2.118972 Prob(F-statistic) 0.052597

Sumber: hasil olahan eviews, 2016

Hasil Uji Fixed Effect Model

Dependent Variable: DPK?

Total pool (balanced) observations: 45

Variable Coefficient Std. Error t-Statistic Prob.

C -3956.332 1925.518 -2.054685 0.0487

BI_RATE? 178.7959 83.67117 2.136888 0.0409 INFLASI? -16.78005 8.567972 -1.958463 0.0595

PDB? 354.0118 172.5183 2.052025 0.0490

KURS? 0.078838 0.038941 2.024535 0.0519

SHARED? 0.050657 0.154981 0.326862 0.7460

ROI? 2.345848 2.904061 0.807782 0.4256

R-squared 0.450765 Mean dependent var 35.85756 Adjusted R-squared 0.194455 S.D. dependent var 18.18694 S.E. of regression 16.32317 Akaike info criterion 8.684250 Sum squared resid 7993.379 Schwarz criterion 9.286471 Log likelihood -180.3956 Hannan-Quinn criter. 8.908752 F-statistic 1.758672 Durbin-Watson stat 2.759033 Prob(F-statistic) 0.095171

Sumber : hasil olahan eviews, 2016

Dokumen terkait