ANALISIS DAN PEMBAHASAN 6.1. Karakteristik Responden
6.3.1. Uji Simultan (Uji-F)
6.3. Analisis Regresi Berganda
6.3.1. Uji Simultan (Uji-F)
Uji F dilakukan untuk membuktikan hipotesis awal tentang pengaruh anggaran OP irigasi dari pemerintah (X1), jumlah petugas dan fasilitas pendukung (X2), organisasi personalia (X3), kondisi kelembagaan P3A (X4), kualitas koordinasi antar lembaga terkait (X5), terpenuhinya kapasitas saluran dengan kapasitas rencana (X6) dan terjaganya kondisi bangunan dan saluran (X7) sebagai variabel bebas terhadap kinerja dari operasi dan pemeliharaan jaringan irigasi di daerah irigasi Sungai Ular (Y) sebagai variabel terikat.
H0 : b1 = b2= 0, artinya secara bersama-sama tidak terdapat pengaruh positif dan signifikan dari variabel bebas (X1,X2,X3,X4,X5,X6 dan X7) terhadap variabel
terikat (Y). H0 : b1 ≠≠ 0, artinya secara bersama-sama terdapat pengaruh positif dan signifikan dari variabel bebas (X1,X2,X3,X4,X5,X6 dan X7) terhadap variabel
terikat (Y). Kriteria pengambilan keputusan : H0 diterima jika t hitung < t table
pada α = 5% Ha diterima jka t hitung > t table pada α = 5% Nilai F hitung diperoleh dengan menggunakan bantuan program SPSS versi 17.0 seperti terlihat pada Tabel 6.5.
Tabel 6.5. Hasil Uji Simultan (Uji-F) ANOVAb
Model
Sum of
Squares df Mean Square F Sig.
1 Regression 9.315 7 1.331 3.180 .011a
Residual 13.807 33 .418
Total 23.122 40
a. Predictors: (Constant), X4, X2,X5,X1,X3,X6,X7 b. Dependent Variable: Y
Pada Tabel 6.5.. menunjukkan p value 0,000 < 0,05, artinya signifikan, sedangkan F hitung 3,180> F tabel 2,07 artinya signifikan. Signifikan disini berarti H1 diterima dan HO ditolak, artinya secara bersama-sama terdapat pengaruh positif dan signifikan dari variabel bebas (X1,X2,X3,X4,X5,X6 dan X7)
terhadap variabel terikat (Y). 6.3.2. Uji Parsial (Uji-t)
Uji-t dilakukan untuk menunjukakan seberapa besar pengaruh variabel bebas mempunyai pengaruh signifikan terhadap nilai-nilai variabel terikat dengan rumusan hipotesis sebagai berikut :
a. Ho : Bı = B2 = 0 artinya Variabel bebas secara bersama-sama tidak berpengaruh positif dan signifikan terhadap variabel terikat.
b. Ha : Bı ≠ B2 ≠ 0 artinya Variabel besar secara bersama-sama berpengaruh positif dan signifikan terhadap variabel terikat.
Tabel 6.6. Hasil Uji Parsial (Uji-t) Coefficientsa Model Unstandardized Coefficients Standardized Coefficients t Sig. Correlations B Std. Error Beta Zero-order Partial Part 1 (Constant) .323 .503 .641 .526 X1 .122 .272 .101 .847 .658 .402 .078 .060 X2 .178 .220 .156 .938 .425 .395 .139 .109 X3 .031 .212 .025 .746 .885 .193 .025 .020 X4 .345 .130 .409 1.954 .012 .541 .419 .357 X5 .168 .172 .157 .897 .336 .427 .168 .131 X6 .023 .193 .021 .618 .907 .246 .021 .016 X7 .013 .190 .011 .570 .945 .207 .012 .009
Nilai thitung akan dibandingkan dengan nilai ttable. Kriteria Penerimaan
hipotesis berdasarkan Uji t (2 sisi) sebagai berikut: Ho diterima jika t hitung < t tabel pada α = 5% H1 diterima jika t hitung > t tabel pada α = 5% Nilai t diperoleh dengan menggunakan bantuan program SPSS versi 17.0 seperti terlihat pada Tabel 6.7.
Adapun penjelasan atas hipotesis pada uji-t pada setiap pengaruh masing-masing variabel terikat terhadap variabel kinerja dari operasi dan pemeliharaan jaringan irigasi di daerah irigasi Sungai Ular (Y) sebagai berikut :
Tabel 6.7. Urutan Variabel Yang Berpengaruh Coefficientsa Models B T Sig. Urutan Yang berpengaruh 1 (Constant) .323 .641 .526 X1 .122 .847 .658 4 X2 .178 .938 .425 2 X3 .031 .746 .885 5 X4 .345 1.954 .012 1 X5 .168 .897 .336 3 X6 .023 .618 .907 6 X7 .013 .570 .945 7 a. Dependent Variable: Y
Berdasarkan hasil pengolahan data pada Tabel 6.13 pada kolom kedua
(Unstandardized Coefficients) bagian B pada baris pertama diperoleh model persamaan regresi berganda. Adapun fungsi persamaan regresi yang dihasilkan hanya meliputi kelompok variabel bebas (X1,X2,X3,X4,X5,X6 dan X7) yang mempengaruhi terhadap variabel terikat (Y) secara positif dan signifikan berdasarkan hasil uji parsial (uji-t) yang dilakukan, yaitu variabel bebas
(X1,X2,X3,X4,X5,X6 dan X7) secara bersama-sama berpengaruh dan signifikan
terhadap terhadap variabel terikat (Y).
Adapun persamaan regresi yang dihasilkan adalah sebagai berikut: Y=0.323+0.122X1+0.178X2+0.031X3+0.345X4+0.168X5+0.023X6+0.013X7
Dari persamaan diatas dapat diinterprestasikan sebagai berikut :
a. Diketahui konstanta besarnya 0,323 dengan asumsi koefisien X1 s/d X7 bernilai konstan/tetap, maka diperoleh nilai kinerja O&P jaringan irigasi di daerah irigasi sungai ular adalah sebesar 0,323 satuan.
b. Nilai koefisien anggaran O&P irigasi dari pemerintah (X1) sebesar 0.122, jika perubahan peningkatan variable anggaran O&P irigasi dari pemerintah (X1) sebesar satu satuan akan mengakibatkan perubahan yang positip pada nilai kinerja O&P jaringan irigasi di daerah irigasi sei ular sebesar 0.122 satuan dengan asumsi variable X2 s/d X7 besarnya tetap.
c. Nilai koefisien jumlah petugas dan fasilitas pendukung (X2) sebesar 0.178, jika perubahan peningkatan variable jumlah petugas dan fasilitas pendukung (X2) sebesar satu satuan akan mengakibatkan perubahan yang positip pada nilai kinerja OP jaringan irigasi di daerah irigasi sei ular sebesar 0.178 satuan dengan asumsi variable (X1,X3,X4,X5,X6,X7) besarnya tetap.
d. Nilai koefisien organisasi personalia (X3) sebesar 0.031, jika perubahan peningkatan variable organisasi personlia (X3) sebesar satu satuan akan mengakibatkan perubahan yang positip pada nilai kinerja O&P jaringan irigasi
di daerah irigasi sei ular sebesar 0.031 satuan dengan asumsi variable (X1,X2,X4,X5,X6,X7) besarnya tetap.
e. Nilai koefisien kondisi kelembagaan P3A (X4) sebesar 0.345, jika perubahan peningkatan peningkatan variable kondisi kelembagaan P3A (X4) sebesar satu satuan akan mengakibatkan perubahan yang positip pada nilai kinerja O&P jaringan irigasi di daerah irigasi sei ular sebesar 0.345 satuan dengan asumsi variable (X1,X2,X3,X5,X6,X7) besarnya tetap.
f. Nilai koefisien kualitas koordinasi antar lembaga terkait (X5) sebesar 0.168, jika perubahan peningkatan variable jumlah petugas dan fasilitas pendukung (X5) sebesar satu satuan akan mengakibatkan perubahan yang positip pada nilai kinerja O&P jaringan irigasi di daerah irigasi sei ular sebesar 0.168 satuan dengan asumsi variable (X1,X2,X3,X4, X6,X7) besarnya tetap.
g. Nilai koefisien terpenuhinya kapasitas saluran dengan kapasitas rencana (X6) sebesar 0.023, jika perubahan peningkatan variable terpenuhinya kapasitas saluran dengan kapasitas rencana (X6) sebesar satu satuan akan mengakibatkan perubahan yang positip pada nilai kinerja O&P jaringan irigasi di daerah irigasi sei ular sebesar 0.023 satuan dengan asumsi variable (X1,X2,X3,X4,X5,X7) besarnya tetap.
h. Nilai koefisien terjaganya kondisi bangunan dan saluran (X7) sebesar 0.013, jika perubahan peningkatan variable terjaganya kondisi bangunan dan saluran (X7) sebesar satu satuan akan mengakibatkan perubahan yang positip pada nilai kinerja O&P jaringan irigasi di daerah irigasi sei ular sebesar 0.013 satuan dengan asumsi variable (X1,X2,X3,X4,X5,X6) besarnya tetap.
6.3.3. Koefisien Determinasi (R2)
Koefisien Determinan digunakan untuk mengukur proporsi atau persentase kemampuan model dalam daya menjelaskan variabel terikat. Koefisien determinasi berkisar antara nol sampai dengan satu (0 < R² < 1). Jika R² semakin besar (mendekati satu), maka dapat dikatakan bahwa pengaruh variabel bebas (X) adalah besar terhadap variabel terikat (Y). Sebaliknya, jika R² semakin kecil (mendekati nol), maka dapat dikatakan bahwa pengaruh variabel bebas (X) terhadap variabel terikat (Y) adalah kecil.
Pada tabel 6.8. dapat diketahui bahwa variabel-variabel yang dikeluarkan atau dimasukkan ke dalam persamaan. Ternyata dapat dilihat bahwa semua variabel (X1, X2, X3, X4, X5, X6, X7) tidak ada yang dikeluarkan dari persamaan
(kolom removed variabel kosong). Setelah mengetahui seluruh variabel dimasukkan dalam analisis persamaan maka dilakukan pengujian koefisien determinasi. Hasil pengujian koefisien determinansi dalam penelitian ini menggunakan bantuan program SPSS versi 17.0 seperti terlihat pada Tabel 6.9.
Tabel 6.8. Hasil Uji Variabel Entered/Removed Variables Entered/Removedb
Model Variables Entered
Variables
Removed Method
1 X4, X2,X5,X1,X3,X6,X7a . Enter
a. All requested variables entered. b. Dependent Variable: Y
Tabel 6.9. Hasil Uji Koefisien Determinasi
Model Summary
Model R R Square Adjusted R Square
Std. Error of the Estimate
1 .895a .802 .735 .397
a. Predictors: (Constant), X4, X2,X5,X1,X3,X6,X7 b. Dependent Variable: Y
Sumber : Hasil Penelitian, 2012 (Data Diolah)
Pada Tabel 6.9. nilai R square adalah 0,802 berarti bila variabel bebas (X1,X2,X3,X4,X5,X6 dan X7) ditambah maka terdapat pengaruh yang lebih besar terhadap variabel terikat (Y). Hal ini menunjukkan bahwa 80,2% tingkat kinerja dari operasi dan pemeliharaan jaringan irigasi di daerah irigasi Sungai Ular di dapat menjelaskan oleh pengaruh anggaran OP irigasi dari pemerintah (X1), jumlah petugas dan fasilitas pendukung (X2), organisasi personalia (X3), kondisi kelembagaan P3A (X4), kualitas koordinasi antar lembaga terkait (X5), terpenuhinya kapasitas saluran dengan kapasitas rencana (X6) dan terjaganya kondisi bangunan dan saluran (X7) dan sisanya 19,8% di jelaskan oleh variabel diluar penelitian