• Tidak ada hasil yang ditemukan

Uji Chi Square

Dalam dokumen UNIVERSITAS INDONESIA (Halaman 56-61)

METODE PENELITIAN

HASIL PENELITIAN

5.3 Uji Chi Square

Analisis hubungan antara karakteristik umur, paritas, pendidikan dan pekerjaan terhadap kesiapan fisik dan psikologis serta hubungan senam hamil yoga terhadap kesiap fisik dan psikologis dalam menghadapi persalinan pada ibu hamil trimester III.

Tabel 5.3

Analisis hubungan antara karakteristik responden terhadap kesiapan fisik dan psikologis dalam menghadapi persalinan pada ibu hamil trimester III di RSIA

Limijati Bandung periode bulan Mei-awal bulan Juni 2011

Variabel

Kesiapan fisik dan psikologis Total OR (95% CI) P value Siap Kurang siap n % n % N % Umur ibu 1,400 (0,411-4,765) 1 0,817 1. 20-30 42 50,0 42 50,0 84 100,0 2. < 20 dan > 30 5 41,7 7 58,3 12 100,0 Total 47 49,0 49 51,0 96 100,0 Paritas 0,900 (0,397-2,041) 1 0,965 1. Multipara 18 47,4 20 52,6 38 100,0 2. Nullipara 29 50,0 29 50,0 58 100,0 Total 47 49,0 49 51,0 98 100,0 Pendidikan 1,957 (0,172-22,338) 1 1,000 1. Tinggi 46 49,5 47 50,5 93 100,0 2. Rendah 1 33,3 2 66,7 3 100,0 Total 47 49,0 50 51,0 96 100,0 Pekerjaan 2,412 (1,050-5,537) 1 0,059 1. Bekerja 32 58,2 23 41,8 55 100,0 2. Tdk bekerja 15 36,6 26 63,4 41 100,0 Total 47 49,0 49 51,0 96 100,0

5.3.1 Hubungan karakteristik umur terhadap kesiapan kesiapan fisik dan psikologis dalam menghadapi persalinan pada ibu hamil trimester III

Berdasarkan tabel diatas, ibu hamil trimester III berusia 20-30 tahun lebih siap fisik dan psikologis yaitu 42 orang (50,0%) dalam menghadapi persalinan dan ibu hamil trimester III usia < 20 dan > 30 tahun yaitu 5 orang (41,7%). Sedangkan ibu hamil trimester III yang kurang siap fisik dan psikologis dalam menghadapi persalinan 42 orang (50,0%) pada usia 20-30 tahun dan 7 orang (58,3%) pada < 20 dan > 30 tahun. Berdasarkan hasil uji statistik diperoleh nilai (p=0,817; alpha=0,05; CI=95%) maka dapat disimpulkan bahwa tidak ada perbedaan umur dengan kesiapan fisik dan psikologis dalam menghadapi persalinan pada kelompok usia 20-30 tahun dengan kelompok < 20 dan > 30 tahun, atau tidak ada hubungan antara kelompok ibu 20-30 tahun dengan kelompok < 20 dan > 30 tahun terhadap kesiapan fisik dan psikologis dalam menghadapi persalinan. Ibu hamil trimester III usia 20-30 tahun mempunyai

peluang 1,4 kali siap fisik dan psikologis dalam menghadapi persalinan dibandingkan dengan ibu hamil trimester III usia < 20 dan > 30 tahun (OR= 1,4).

5.2.2 Hubungan paritas dengan kesiapan fisik dan psikologis dalam menghadapi persalinan

Berdasarkan tabel diatas, ada sebanyak 20 orang (52,6%) ibu hamil trimester III yang multipara kurang siap fisik dan psikologis dalam menghadapi persalinan dan ibu trimester III nullipara yaitu 29 orang (50,0%). Sedangkan sebanyak18 orang (47,4%) ibu hamil trimester III yang siap fisik dan psikologis dalam menghadapi persalinan pada multipara dan 29 orang (50,0%) pada nullipara. Berdasarkan hasil uji statistik diperoleh bahwa tidak ada perbedaan kesiapan fisik dan psikologis dalam menghadapi persalinan pada ibu hamil trimester III pada multipara dibandingkan dengan ibu trimester III pada nullipara, atau tidak ada hubungan antara paritas dengan kesiapan fisik dan psikologis ibu hamil trimester III dalam menghadapi persalinan (p=0,965; alpha=0,05;CI=95%). Ibu hamil trimester III pada multipara memiliki peluang 0,9 kali kurang siap fisik dan psikologis dalam menghadapi persalinan dibandingkan ibu trimester III pada nullipara (OR=0,9).

5.2.3 Hubungan pendidikan ibu dengan kesiapan fisik dan psikologis dalam menghadapi persalinan

Berdasarkan tabel diatas, ada sebanyak 46 orang (49,5%) ibu hamil trimester III kurang siap fisik dan psikologis dalam menghadapi persalinan dengan pendidikan tinggi dan 2 orang (66,7%) berpendidikan rendah. Sedangkan 47 orang (49,5%) ibu hamil trimester III siap fisik dan psikologis dalam menghadapi persalinan berpendidikan tinggi dan 1 orang (33,3%) berpendidikan rendah. Berdasarkan hasil uji statistik diperoleh bahwa tidak ada berbedaan kesiapan fisik dan psikologis ibu hamil trimester III berpendidikan tinggi dan rendah, atau tidak ada hubungan antara pendidikan tinggi dengan kesiapan fisik dan psikologis dalam menghadapi persalinan (p=1,000; alpha=0,05; CI=95%). Ibu hamil trimester III yang memilik pendidikan tinggi berisiko1,96 kali kurang siap fisik dan psikologis dalam menghadapi persalinan

dibandingkan dengan ibu hamil trimester III yang berpendidikan rendah (OR=1,96).

5.2.4 Hubungan pekerjaan dengan kesiapan fisik dan psikologis dalam menghadapi persalinan.

Berdasarkan tabel diatas, maka ada sebanyak 32 orang (58,2%) ibu hamil trimester III tidak bekerja siap fisik dan psikologis dan psikologis dalam menghadapi persalinan dan sebanyak 15 orang (36,6%) pada ibu trimester III yang bekerja. Sedangkan sebanyak 26 orang (63,4%) kurang siap fisik dan psikologis pada ibu bekerja dan 23 orang (41,8%) pada ibu tidak bekerja. Berdasarkan hasil uji statistik diperoleh bahwa tidak ada perbedaan kesiapan fisik dan psikologis dalam menghadapi persalinan pada ibu hamil trimester III yang bekerja dan tidak bekerja, atau tidak ada hubungan antara status pekerjaan ibu dengan kesiapan fisik dan psikologis dalam menghadapi persalinan (p=0,059; alpha=0,05; CI= 95%). Ibu hamil trimester III yang tidak bekerja mempunyai peluang 2,4 kali siap fisik dan psikologis dalam menghadapi persalinan dibandingkan dengan ibu hamil trimester III yang bekerja (OR=2,4).

Tabel 5.4

Analisis hubungan antara senam hamil yoga dengan kesiapan fisik dan psikologis dalam menghadapi persalinan pada ibu hamil trimester III di RSIA Limijati

Bandung periode bulan Mei-awal bulan Juni 2011

Variabel

Kesiapan fisik dan Psikologis Total OR (95% CI) p value Siap Kurang siap n % n % N %

Senam hamil yoga 3,039 (1,323-6,980) 1 0,014 1. Ya 30 62,5 18 37,5 48 100,0

2. Tidak 17 35,4 31 64,6 48 100,0 Total 47 49,0 49 51,0 96 100,0

Berdasarkan tabel diatas, maka ada sebanyak 30 orang (62,5%) ibu hamil trimester III siap fisik dan psikologis dalam menghadapi persalinan melakukan senam hamil yoga dan 18 orang (37,5%) tidak ikut senam hamil yoga. Sedangkan 31 orang (64,6%) kurang siap fisik dan psikologis dalam menghadapi persalinan pada ibu yang tidak ikutserta senam hamil yoga dan 17 orang (35,4%) pada ibu

Berdasarkan hasil uji statistik diperoleh bahwa ada perbedaan antara ibu hamil trimester III yang ikutserta senam hamil yoga dengan yang tidak ikut senam hamil yoga terhadap kesiapan fisik dan psikologis dalam menghadapi persalinan, atau ada hubungan antara ibu hamil trimester III yang melakukan senam hamil yoga terhadap kesiapan menghadapi persalinan (p=0,014; alpha=0,05; CI= 95%). Ibu hamil trimester III yang melakukan senam hamil yoga 3,04 kali siap fisik dan psikologis dalam menghadapi persalinan bila dibandingkan dengan ibu hamil trimester III yang tidak melakukan senam hamil yoga (OR=3,04).

BAB 6

PEMBAHASAN

Bab ini menjelaskan tentang pembahasan yang berkaitan hipotesa penelitian dengan hasil analisis data penelitian berdasarkan tujuan penelitian, membandingkan hasil penelitian dengan penelitian sebelumnya atau berdasarkan teori yang berkaitan, mendiskusikan hasil penelitian yang dipaparkan pada bab hasil penelitian, menjelaskan keterbatasan serta implikasi penelitian. Penelitian tentang senam hamil dengan metode yoga yang dilakukan peneliti didapat hasil berdasarkan data yang terkumpul sesuai dengan kreteria inklusi dan eksklusi serta besar sampel minimal.

Dalam dokumen UNIVERSITAS INDONESIA (Halaman 56-61)

Dokumen terkait