• Tidak ada hasil yang ditemukan

ANALISIS DATA DAN PEMBAHASAN

B. Pengujian Hipotesis dan Pembahasan

3. Uji Statistik t

Uji statistik t menunjukkan seberapa jauh pengaruh satu variabel indenpenden secara individual dalam menerangkan variasi variabel dependen (Ghozali, 2006). sehingga akan diketahui pengaruh ROA, MBVA, dan DPR, secara parsial/sendiri-sendiri terhadap PBV. Tabel 4.11 juga menyajikan hasil pengujian hipotesis secara parsial. Pengujian statistik t bermaksud untuk menguji pengaruh variabel independen secara parsial terhadap variabel dependen. Berikut adalah pengujian hipotesis untuk masing-masing hipotesis yang telah dibuat sebelumnya.

Dari tabel 4.11 diketahui persamaan regresi yang terbentuk adalah sebagai berikut :

perpustakaan.uns.ac.id digilib.uns.ac.id commit to user 46 Tabel 4.12 Coefficientsa Model Unstandardized Coefficients Standardized Coefficients t Sig. B Std. Error Beta (Constant) -7.709 1.144 -6.740 .000 LnROA .187 .087 .172 2.156 .034 LnMBVA .624 .074 .667 8.392 .000 LnDPR .022 .033 .043 .663 .509 a. Dependent Variable: LnPBV a. Kinerja Keuangan

H1. Terdapat Pengaruh ROA terhadap PBV

Tabel 4.11 menunjukkan tingkat signifikansi LnROA adalah 0,034 dengan koefisien regresi LnROA sebesar 0,187. Nilai signifikansi LnROA lebih kecil dari 5% dan nilai koefisien yang positif ini berarti bahwa H1 diterima. ROA berpengaruh positif terhadap PBV.

b. Keputusan Investasi

H2. Terdapat Pengaruh MBVA terhadap PBV

Hasil pengujian statistik t untuk Market to Book Value Asset Ratio diperoleh koefisien regresi sebesar 0,624 dan tingkat signifikansi pada 0,00. Dengan demikian H2 yang menyatakan bahwa Market to Book Value Asset Ratio (MBVA) berpengaruh positif terhadap Price Book Value (PBV) dapat diterima.

commit to user c. Kebijakan Dividen

H3. Terdapat Pengaruh DPR terhadap PBV

Dividend Payout Ratio pada pengujian t menghasilkan koefisien regresi LnDPR sebesar 0,022 dengan tingkat signifikansi sebesar 0,509. Nilai signifikan LnDPR lebih besar dari 0,05. Dengan demikian H3 yang menyatakan bahwa DPR berpengaruh positif terhadap PBV ditolak.

C. PEMBAHASAN

Pengujian yang telah dilakukan menunjukkan adanya pengaruh antara kinerja perusahaan, keputusan investasi, dan kebijakan dividen dengan nilai perusahaan pada perusahaan manufaktur tahun 2008-2010.

1. Kinerja Keuangan (ROA) Berpengaruh Positif terhadap Nilai Perusahaan (PBV)

Menurut pengujian yang telah dilakukan maka dinyatakan bahwa hipotesis pertama diterima. Kinerja keuangan yang diukur dengan proksi ROA berpengaruh positif terhadap PBV (nilai perusahaan).

Penelitian ini sejalan dengan yang dilakukan Sudiyatno dan Elen (2010) yang menyatakan bahwa kinerja memiliki pengaruh positif terhadap nilai perusahaan. Suranta dan Pratana (2004) dan Sudiyatno dan Elen (2010) juga menyatakan bahwa ROA berpengaruh positif terhadap PBV.

perpustakaan.uns.ac.id digilib.uns.ac.id

commit to user

48

2. Keputusan Investasi (MBVA) Berpengaruh Positif terhadap Nilai

Perusahaan (PBV)

Hipotesis kedua ini diterima. MBVA berpengaruh positif terhadap PBV. Hasil ini sejalan dengan penelitian yang dilakukan Susanti (2010) yang menemukan bahwa MBVA berpengaruh positif dan signifikan terhadap PBV. Penelitian lain yang mendukung antara lain Hardiningsih (2009), Amri (2008), Hasnawati (2005), Rachmawati dan Triatmoko (2007).

3. Kebijakan Dividen (DPR) Berpengaruh Positif terhadap Nilai Perusahaan

(PBV)

Hipotesis ketiga ditolak, ini berdasarkan pengujian yang telah dilakukan. DPR tidak berpengaruh terhadap PBV. Hasil ini sejalan dengan Harningsih (2009) yang menemukan bahwa tidak ada pengaruh antara DPR dan PBV. Pakpahan (2010) juga menemukan hasil yang sama, bahwa DPR tidak berpengaruh terhadap PBV. Selain itu dalam Dividend irrelevance theory yang dikemukakan oleh Brigham dan Houston (2001)

menyatakan bahwa kebijakan dividen perusahaan tidak mempunyai

pengaruh baik terhadap nilai perusahaan maupun biaya modalnya.

Hasil yang berbeda ditemukan oleh Wirawati (2008) yang menyatakan bahwa DPR berhubungan signifikan positif terhadap PBV. Adelegan (2007) dan Susanti (2010) dalam penelitiannya menyatakan bahwa DPR berpengaruh positif terhadap PBV namun tidak signifikan. Amri (2008) menemukan bahwa DPR berhubungan signifikan negatif

commit to user

terhadap PBV. Hasil yang bervariasi ini juga ditentukan oleh sampel yang berbeda.

perpustakaan.uns.ac.id digilib.uns.ac.id

commit to user

50

BAB V PENUTUP

Pada BAB IV telah dilakukan pengujian asumsi klasik dan pengujian untuk hipotesis baik secara simultan maupun parsial. Pada BAB V ini akan diuraikan mengenai kesimpulan hasil penelitian beserta saran, keterbatasan, dan rekomendasi untuk dilakukan penelitian selanjutnya.

A. Kesimpulan

Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh kinerja keuangan, keputusan investasi, dan kebijakan dividen terhadap nilai perusahaan. Semua variabel tersebut diwakili oleh proksi-proksi, yaitu ROA untuk kinerja keuangan, MBVA untuk keputusan investasi, DPR untuk kebijakan dividen, dan PBV untuk nilai perusahaan. Terdapat tiga hipotesis sesuai dengan proksi-proksi tersebut. Selanjutnya berdasarkan penelitian yang telah dilakukan, maka dapat diambil kesimpulan sebagai berikut :

1. Kinerja keuangan yang diukur dengan proksi Return on Asset (ROA) berpengaruh positif terhadap nilai perusahaan yang diproksikan oleh Price Book Value (PBV).

2. Keputusan investasi yang diukur dengan menggunakan Investment

Opportunity Set (IOS) yaitu Market to Book Value Asset Ratio (MBVA) berpengaruh positif terhadap Price Book Value (PBV) sebagai proksi nilai perusahaan.

commit to user

3. Kebijakan dividen yang diproksikan Dividend Payout Ratio tidak berpengaruh terhadap nilai perusahaan yang diproksikan oleh Price Book Value (PBV).

4. Hasil pengujian statistik F disimpulkan bahwa variabel-variabel

independen (ROA, MBVA, dan DPR) secara simultan berpengaruh secara signifikan terhadap variabel dependen (PBV). Hal ini sejalan dengan penelitian sebelumnya oleh Wijaya, Bandi, dan Wibawa (2010) menemukan bahwa keputusan investasi, keputusan pendanaan, dan kebijakan dividen berpengaruh secara simultan terhadap nilai perusahaan. Selain itu Wijaya, Bandi, dan Wibawa (2010) juga menemukan bahwa keputusan investasi, keputusan pendanaan, dan kebijakan dividen berpengaruh secara simultan terhadap nilai perusahaan.

5. Hasil uji koefisien determinasi (R2) menunjukkan nilai Adjusted R2 adalah 0,600. Hal ini berarti 60 % variabel PBV dapat dijelaskan oleh variabel-variabel independennya (ROA, MBVA, dan DPR). Sedangkan sisanya 40% dipengaruhi oleh variabel lain yang tidak dimasukkan ke dalam model penelitian.

B. Keterbatasan

Penelitian ini hanya menggunakan 1 (satu) proksi untuk masing-masing variabel independen yang selanjutnya dapat digunakan proksi yang lebih banyak yang bertujuan agar hasil penelitian lebih akurat. Terutama untuk keputusan investasi yang menggunakan IOS (Investment Opportunity Set) bisa

perpustakaan.uns.ac.id digilib.uns.ac.id

commit to user

52

menggunakan proksi-proksi IOS lainnya. Selain itu keterbatasan pada sampel yang hanya perusahaan manufaktur tahun 2008-2010 juga perlu diperhatikan yang selanjutnya dapat dikembangkan.

C. Saran

Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan maka peneliti memberikan saran untuk :

1. Penelitian mendatang digunakan lebih banyak variabel independen, sehingga dapat diketahui faktor apa saja yang lebih berpengaruh, berikut beberapa saran variabel independen yang dapat digunakan :

a. Kepemilikan manajerial yang berdasarkan teori keagenan adanya

pemisahan kepemilikan saham dengan manajemen akan

menimbulkan konflik. Namun jika manajer juga memiliki kepemilikan saham maja manajer akan berusaha meningkatkan nilai perusahaan. Variabel ini juga digunakan oleh Sofyaningsih (2011) dan Suranta dan Pratana (2004).

b. Kepemilikan institusional merupakan salah satu variabel yang mempengaruhi nilai perusahaan (Sofyaningsih, 2011). Kepemilikan institusional penting untuk menjalanlan fungsi pengawasan perusahaan sehingga mencegah pemborosan oleh perusahaan.

c. Kebijakan pendanaan (Sofyaningsih, 2011; Wijaya, Bandi, dan Wibawa, 2010) berhubungan dengan kemampuan perusahaan dalam

commit to user

membayar kewajiban-kewajibannya. Hal ini akan direspon oleh stakeholder.

2. Disarankan untuk memperpanjang periode pengamatan (lebih dari 3 tahun) sehingga diharapkan akan mendapatkan hasil penelitian yang lebih baik.

perpustakaan.uns.ac.id digilib.uns.ac.id

commit to user

54

Dokumen terkait