• Tidak ada hasil yang ditemukan

BAB IV ANALISIS DATA

B. Analisis Uji Validitas dan Reliabilitas Instrumen

1. Uji Validitas

Validitas menunjukkan sejauh mana suatu alat ukur itu

mengukur apa yang ingin diukur. Uji validitas terhadap item-item

pertanyaan dilakukan dengan cara mengkorelasi setiap item pertanyaan

dengan total pertanyaan tiap responden yang dilakukan dengan teknik

korelasi product moment lebih dari 0,3.

Berikut ini ditampilkan rangkuman hasil uji validitas terhadap

item pertanyaan kuesioner untuk responden

Tabel IV.4

Validitas Harapan Nasabah

N0 Item Koefiien

Korelasi Status

TANGIBLE

1. Pengaturan letak ruang operasional Bank seharusnya memberikan kenyamanan

dan kemudahan dalam melakukan transaksi .808 Valid

2. Bank seharusnya memiliki fasilitas yang memadai .665 Valid 3. Karyawan Bank seharusnya berpakaian rapi dan sopan .480 Valid 4. Sarana untuk mengkomunikasikan layanan Bank (papan informasi, brosur)

harus tampak jelas .610 Valid

RELIABILITY

5. Prosedur pelayanan kepada nasabah seharusnya mudah dan tidak berbelit-belit .508 Valid 6. Pihak Bank seharusnya memiliki kemampuan menjaga keakuratan pencatatan

rekening .545 Valid

7 Pelayanan konsultasi perbankan seharusnya dilakukan dengan baik dan tepat

sasaran oleh pihak Bank .365 Valid

8 Bank harus dapat memberikan pelayanan tepat pada waktu yang telah

dijanjikan .513 Valid

9 Bank yang berkualitas harus dapat dipercaya .631 Valid RESPOSIVENESS

10 Bank harus cepat dalam memberikan pelayanan terhadap nasabah .792 Valid 11 Bank harus cepat dan tepat dalam memberikan informasi kepada para nasabah .662 Valid

12 Bank harus cepat dan tepat dalam memenuhi permintaan nasabah .627 Valid 13 Karyawan Bank harus tanggap terhadap permasalahan yang dihadapi nasabah .731 Valid

ASSURANCE

14 Karyawan Bank harus menjaga kesopanan dan keramahan .121 Tidak valid 15 Karyawan Bank harus dapat menanamkan kepercayaan kepada nasabah .669 Valid 16 Pegawai Bank harus dapat menjawab pertanyaan-pertanyaan nasabah -.020 Tidak valid 17 Nasabah harus merasa aman dalam memperoleh pelayanan di Bank .708 Valid

EMPATHY

18 Bank harus memberikan pelayanan tanpa memandang status nasabah .440 Valid 19 Nasabah seharusnya mudah memperoleh informasi perbankan .229 Tidak valid 20 Pihak Bank harus memberikan kemudahan-kemudahan bagi nasabah dalam

melakukan komunikasi .453 Valid

21 Bank seharusnya beroperasi pada jam kerja yang tepat .579 Valid 22 Pegawai Bank seharusnya dapat memberikan perhatian secara personal kepada

nasabah (misal tidak lupa menyebut nama) .365 Valid

Sumber : lampiran 3 yang diolah

Dari Tabel IV.4 dapat diketahui bahwa 22 item pertanyaan dari lima

dimensi harapan nasabah terdapat 3 item yang tidak valid yaitu item

pertanyaan no 14, 16 dan 19. Ketiga item tersebut memiliki koefisien

product moment masing-masing adalah sebessar .121, -.020 dan .229 atau memiliki koefisien product moment dibawah .3. sehingga kedua pertanyaan dinyatakan tidak valid dan tidak dapat diikutsertakan dalam

pengolahan data selanjutnya.

Item pertanyaan yang tidak valid kemungkinan disebabkan karena

responden kurang memahami pertanyaan dalam kuesioner. Karena dalam

pertanyaan terdapat item yang tidak valid maka perlu dilakukan

pengujian ulang yang tanpaa mengikutsertakan item pertanyaan yang

tidak valid. Rangkuman hasil pengujian ulang tampak pada Tabel

berikut.

Tabel IV.5

Validitas Harapan Nasabah (Assurance & Empathy)

Korelasi

ASSURANCE

15 Karyawan Bank harus dapat menanamkan kepercayaan

kepada nasabah .858 Valid

17 Nasabah harus merasa aman dalam memperoleh pelayanan di

Bank .882 Valid

EMPATHY

18 Bank harus memberikan pelayanan tanpa memandang status

nasabah .502 Valid

20 Pihak Bank harus memberikan kemudahan-kemudahan bagi

nasabah dalam melakukan komunikasi .523 Valid

21 Bank seharusnya beroperasi pada jam kerja yang tepat .593 Valid

22 Pegawai Bank seharusnya dapat memberikan perhatian secara

personal kepada nasabah (misal tidak lupa menyebut nama) .540 Valid Sumber : lampiran 3 yang diolah

Tabel IV.6

Validitas Penilaian Nasabah

No Item Koefiien

Korelasi Status

TANGIBLE

1. Pengaturan letak ruang operasional Bank seharusnya memberikan

kenyamanan dan kemudahan dalam melakukan transaksi .744 Valid 2. Bank seharusnya memiliki fasilitas yang memadai .789 Valid 3. Karyawan Bank seharusnya berpakaian rapi dan sopan .594 Valid 4. Sarana untuk mengkomunikasikan layanan Bank (papan informasi,

brosur) harus tampak jelas .549 Valid

RELIABILITY

5. Prosedur pelayanan kepada nasabah seharusnya mudah dan tidak

berbelit-belit .777 Valid

6. Pihak Bank seharusnya memiliki kemampuan menjaga keakuratan

pencatatan rekening .694 Valid 7 Pelayanan konsultasi perbankan seharusnya dilakukan dengan baik dan

tepat sasaran oleh pihak Bank .679 Valid 8 Bank harus dapat memberikan pelayanan tepat pada waktu yang telah

dijanjikan .473 Valid

9 Bank yang berkualitas harus dapat dipercaya .747 Valid RESPOSIVENESS

10 Bank harus cepat dalam memberikan pelayanan terhadap nasabah .803 Valid 11 Bank harus cepat dan tepat dalam memberikan informasi kepada para

nasabah .677 Valid

12 Bank harus cepat dan tepat dalam memenuhi permintaan nasabah .840 Valid 13 Karyawan Bank harus tanggap terhadap permasalahan yang dihadapi

nasabah .594 Valid

ASSURANCE

14 Karyawan Bank harus menjaga kesopanan dan keramahan .704 Valid 15 Karyawan Bank harus dapat menanamkan kepercayaan kepada nasabah .459 Valid 16 Pegawai Bank harus dapat menjawab pertanyaan-pertanyaan nasabah -.057 Tidak valid 17 Nasabah harus merasa aman dalam memperoleh pelayanan di Bank .726 Valid

EMPATHY

18 Bank harus memberikan pelayanan tanpa memandang status nasabah .455 Valid 19 Nasabah seharusnya mudah memperoleh informasi perbankan .544 Valid 20 Pihak Bank harus memberikan kemudahan-kemudahan bagi nasabah

dalam melakukan komunikasi .194 Tidak Valid 21 Bank seharusnya beroperasi pada jam kerja yang tepat .547 Valid 22 Pegawai Bank seharusnya dapat memberikan perhatian secara personal

kepada nasabah (misal tidak lupa menyebut nama) .564 Valid

Sumber : lampiran 3 yang diolah

Dari Tabel IV.5 dapat diketahui dari 22 item pertanyaan tentang kinerja

yang dirasakan nasabah terdapat 2 item yang tidak valid, yaitu item

pertanyaan no 16 dan 20. Kedua item tersebut memiliki koefisien product moment sebesar -.057 dan .194 atau dengan kata lain kurang dari .3 sehingga dinyatakan tidak valid dan tidak dapat diikutsertakan dalam

pengolahan data selanjutnya.

Item pertanyaan yang tidak valid kemungkinan disebabkan karena

responden kurang memahami pertanyaan dalam kuesioner. Karena dalam

pertanyaan terdapat item yang tidak valid maka perlu dilakukan

pengujian ulang yang tanpaa mengikutsertakan item pertanyaan yang

tidak valid. Rangkuman hasil pengujian ulang tampak pada Tabel

Tabel IV.7

Validitas Penilaian Nasabah (Assurance & Empathy)

No Item Koefiien

Korelasi Status

ASSURANCE

14 Karyawan Bank harus menjaga kesopanan dan keramahan .701 Valid 15 Karyawan Bank harus dapat menanamkan kepercayaan

kepada nasabah .681 Valid 17 Nasabah harus merasa aman dalam memperoleh pelayanan di

Bank .807 Valid

EMPATHY

18 Bank harus memberikan pelayanan tanpa memandang status

nasabah .520 Valid

19 Nasabah seharusnya mudah memperoleh informasi

perbankan .669 Valid

21 Bank seharusnya beroperasi pada jam kerja yang tepat .653 Valid

22

Pegawai Bank seharusnya dapat memberikan perhatian secara personal kepada nasabah (misal tidak lupa menyebut nama)

.546 Valid

Sumber : lampiran 3 yang diolah

Tabel IV.8

Validitas Persepsi Manajemen Tentang Kualitas Yang Diharapkan

No Item Koefiien

Korelasi Status

TANGIBLE

1. Pengaturan letak ruang operasional Bank seharusnya memberikan

kenyamanan dan kemudahan dalam melakukan transaksi .980 Valid 2. Bank seharusnya memiliki fasilitas yang memadai .980 Valid 3. Karyawan Bank seharusnya berpakaian rapi dan sopan .980 Valid 4. Sarana untuk mengkomunikasikan layanan Bank (papan informasi,

brosur) harus tampak jelas .728 Valid

RELIABILITY

5. Prosedur pelayanan kepada nasabah seharusnya mudah dan tidak

berbelit-belit .700 Valid

6. Pihak Bank seharusnya memiliki kemampuan menjaga keakuratan

pencatatan rekening .970 Valid 7 Pelayanan konsultasi perbankan seharusnya dilakukan dengan baik

dan tepat sasaran oleh pihak Bank .700 Valid 8 Bank harus dapat memberikan pelayanan tepat pada waktu yang

telah dijanjikan .970 Valid 9 Bank yang berkualitas harus dapat dipercaya .970 Valid

RESPOSIVENESS

10 Bank harus cepat dalam memberikan pelayanan terhadap nasabah .730 Valid 11 Bank harus cepat dan tepat dalam memberikan informasi kepada para

nasabah .949 Valid

12 Bank harus cepat dan tepat dalam memenuhi permintaan nasabah .730 Valid 13 Karyawan Bank harus tanggap terhadap permasalahan yang dihadapi

nasabah .949 Valid

ASSURANCE

14 Karyawan Bank harus menjaga kesopanan dan keramahan .905 Valid 15 Karyawan Bank harus dapat menanamkan kepercayaan kepada

nasabah .905 Valid

16 Pegawai Bank harus dapat menjawab pertanyaan-pertanyaan nasabah .870 Valid 17 Nasabah harus merasa aman dalam memperoleh pelayanan di Bank .870 Valid

EMPATHY

18 Bank harus memberikan pelayanan tanpa memandang status nasabah .917 Valid 19 Nasabah seharusnya mudah memperoleh informasi perbankan .855 Valid 20 Pihak Bank harus memberikan kemudahan-kemudahan bagi nasabah

dalam melakukan komunikasi .855 Valid 21 Bank seharusnya beroperasi pada jam kerja yang tepat .917 Valid 22 Pegawai Bank seharusnya dapat memberikan perhatian secara

personal kepada nasabah (misal tidak lupa menyebut nama) .917 Valid Sumber : lampiran 3 yang diolah

Dari Tabel IV.6 dapat diketahui bahwa ke-22 item pertanyaan memiliki

koefisien product moment lebih dari .3. Hal ini berarti keseluruhan item pertanyaan dinyatakan valid dan dapat diikut sertakan dalam pengolahan

data selanjutnya

Tabel IV.9

Validitas Spesifikasi Standart Kinerjadi BPR

No Item Koefiien

Korelasi Status

1

Penampilan dari segi fasilitas fisik, perlengkapan, personel dan sarana untuk mengkomunikasikan BPR merupakan

standar kinerja formal di BPR Kota Salatiga 1.00 Valid

2

Kemampuan BPR untuk melaksanakan pelayanan jasa yang dijanjikan secara terpercaya dan akurat merupakan standar

3

Kemauan BPR untuk membantu nasabah dan menyediakan jasa secara cepat merupakan standar kinerja formal di BPR

Kota Salatiga 1.00 Valid

4

Pengetahuan dan keramahan serta kemampuan karyawan BPR untuk menjaga kepercayaan nasabah merupakan

standar kinerja formal di BPR Kota Salatiga .577 Valid

5

Rasa perduli dan perhatian secara khusus yang diberikan oleh BPR kepada nasabah merupakan standar kinerja formal

di BPR Kota Salatiga .577 Valid

Sumber : lampiran 3 yang diolah

Dari Tabel IV.7 dapat diketahui bahwa ke-5 item pertanyaan memiliki

koefisien product moment lebih dari .3. hal ini berarti keseluruhan item pertanyaan dinyatakan valid dan dapat diikut sertakan dalam

pengolahan data selanjutnya

Tabel IV.10

Validitas Persepsi Manajemen tentang BPR dan Kegiatan Operasional

No Item Koefiien

Korelasi Status

Marketing Research Orientation

1. BPR secara berkala mengumpulkan info tentang apa yang dibutuhkan nasabah .577 Valid 2. BPR jarang menggunakan riset pemasaran mengenai nasabah 1.00 Valid

3.

BPR secara berkala mengumpulkan informasi tentang kualitas pelayanan yang

diharapkan nasabah .577 Valid

4. Para manajemen BPR jarang berinteraksi dengan nasabah 1.00 Valid Upward Communication

5. Di BPR personel yang berhubungan dengan nasabah (customer contact personil)

sering berkomunikasi dengan manajemen .827 Valid

6. Pihak manajemen BPR jarang meminta pendapat dari customer contact personil

7 Pihak manajemen BPR sering berinteraksi dengan customer contact personil .676 Valid 8 Alat komunikasi antara customer contact personil dengan upper managers di BPR

adalah melalui memo .981 Valid

Level of Management

9 BPR terlalu banyak memiliki level/tingkat manajemen antara customer contact

personil dengan top management 1.00 Valid

Management Commitment to Service Quality

10. BPR tidak terlalu memperhatikan sumber daya untuk menciptakan kualitas layanan .778 Valid

11. BPR memiliki program khusus yang dapat meningkatkan kualitas pelayanan bagi

nasabah .333 Valid

12. Dalam BPR, karyawan yang memperbaiki kualitas pelayanan akan diberi gaji lebih

sedikit dari karyawan yang lain .962 Valid

13. BPR lebih menekankan pada penjualan produk daripada pelayanan pada nasabah .778 Valid

Goal Setting

14 BPR membuat proses tertentu/formal untuk menentukan tujuan kualitas pelayanana

bagi karyawan .853 Valid

15 BPR mencoba menentukan kualitas pelayanan yang khusus sesuai tujuan perusahaan .522 Valid

Task Standardization

16 BPR secara efektif melakukan otomisasi untuk mencapai konsistensi dalam melayani

nasabah .905 Valid

17 BPR menetapkan program-program untuk memperbaiki prosedur operasional

sehingga dapat memberikan pelayanan yang konisten .870 Valid

Perception of Feasibility

18 BPR memiliki kemampuan yang diperlukan untuk memenuhi permintaan nasabah

mengenai pelayanan .577 Valid

19 Jika BPR memberikan kepada nasabha tingkat pelayanan yang benar-benar mereka

inginkan, maka kami tidak dapat memenuhinya .577 Valid

20 BPR memiliki sistem operasi untuk memberikan pelayanan yang diinginkan nasabah 1.00 Valid

Sumber : lampiran 3 yang diolah

Dari Tabel IV.8 dapat diketahui bahwa ke-20 item pertanyaan memiliki

koefisien product moment lebih dari .3. hal ini berarti keseluruhan item pertanyaan dinyatakan valid dan dapat diikut sertakan dalam pengolahan

data selanjutnya.

Tabel IV.11

Validitas Kemampuan BPR dan Karyawan dalam Memenuhi Standar Kinerja Pelayanan

No Item Koefiien

Korelasi Status

1 Penampilan dari segi fasilitas fisik, perlengkapan, personel

standar kinerja formal di BPR Kota Salatiga

2

Kemampuan BPR untuk melaksankan pelayanan jasa yang dijanjikan secara terpercaya dan akurat telah memenuhi

standar kinerja formal di BPR Kota Salatiga .754 Valid

3

Kemauan BPR untuk membantu nasabah dan menyediakan jasa secara cepat telah memenuhi standar kinerja formal di

BPR Kota Salatiga .692 Valid

4

Pengetahuan dan keramahan serta kemampuan karyawan BPR untuk menjaga kepercayaan nasabah telah memenuhi

standar kinerja formal di BPR Kota Salatiga .906 Valid

5

Rasa perduli dan perhatian secara khusus yang diberikan oleh BPR kepada nasabah telah memenuhi standar kinerja

formal di BPR Kota Salatiga .869 Valid

Sumber : lampiran 3 yang diolah

Dari Tabel IV.9 dapat diketahui bahwa ke-5 item pertanyaan memiliki

koefisien product moment lebih dari .3. hal ini berarti keseluruhan item pertanyaan dinyatakan valid dan dapat diikut sertakan dalam pengolahan

data selanjutnya.

Tabel IV.12

Validitas Kemampuan BPR dan Karyawan dalam Memenuhi Janji yang Diberikan

No Item Koefiien

Korelasi Status

1

Penampilan dari segi fasilitas fisik, perlengkapan, personel dan sarana untuk mengkomunikasikan BPR telah terpenuhi

standar kinerja formal di BPR Kota Salatiga .884 Valid

2 Kemampuan BPR untuk melaksankan pelayanan jasa yang

standar kinerja formal di BPR Kota Salatiga

3

Kemauan BPR untuk membantu nasabah dan menyediakan jasa secara cepat telah terpenuhi standar kinerja formal di

BPR Kota Salatiga .692 Valid

4

Pengetahuan dan keramahan serta kemampuan karyawan BPR untuk menjaga kepercayaan nasabah telah terpenuhi

standar kinerja formal di BPR Kota Salatiga .906 Valid

5

Rasa perduli dan perhatian secara khusus yang diberikan oleh BPR kepada nasabah telah terpenuhi standar kinerja

formal di BPR Kota Salatiga .869 Valid

Sumber : lampiran 3 yang diolah

Dari Tabel IV.10 dapat diketahui bahwa ke-5 item pertanyaan memiliki

koefisien product moment lebih dari .3. Hal ini berarti keseluruhan item pertanyaan dinyatakan valid dan dapat diikut sertakan dalam pengolahan

data selanjutnya.

Tabel IV.13

Validitas Persepsi Karyawan terhadap BPR dan Kegiatan Operasionalnya

No Item Koefiien

Korelasi Status

Team Work

1 Saya merasa bahwa Saya adalah bagian dari suatu team kerja dalam BPR Kota Salatiga .890 Valid

2 Setiap karyawan dalam BPR Kota Salatiga memberi sumbangan pada usaha kelompoknya dalam

melayani nasabah .704 Valid

3 Saya dan rekan kerja lebih senang bekerjasama dari pada bersaing .531 Valid

4 Saya mempunyai tanggung jawab untuk membantu rekan kerja Saya untuk dapat melaksanakan

pekerjaan dengan baik .605 Valid

5 Saya merasa bahwa Saya adalah anggota yang penting dalam BPR Kota Salatiga .545 Valid

Employee Job Fit

7 BPR Kota Salatiga memiliki karyawan atau orang yang mampu menyelesaikan tugas mereka .831 Valid

Technology Job Fit

8 BPR Kota Salatiga menyediakan alat-alat dan perlengkapan yang Saya butuhkan untuk dapat

menyelesaikan pekerjaan dengan baik 1.00 Valid

Perceived Control

9 Saya bisa meluangkan banyak waktu Saya untuk menyelesaikan masalah yang bukan menjadi tanggung

jawab Saya .795 Valid

10 Saya memiliki kebebasan untuk melaksanakan pekerjaan Saya untuk betul-betul memuaskan kebutuhan

nasabah .121 Tidak Valid

11 Saya sering tidak dapat mengontrol pekerjaan Saya karena banyaknya permintaan nasabah yang datang

pada saat bersamaan .767 Valid

12 Satu hal yang dapat membuat Saya frustasi dalam pekerjaan adalah bahwa sewaktu saya harus

bergantung pada karyawan lain dalam melayani nasabah .745 Valid

Supervise Control System

13 Atasan menilai pekerjaan Saya termasuk bagaimana Saya berinteraksi dengan nasabah .673 Valid

14 Di BPR Kota Salatiga, melakukan usaha khusus untuk dapat memberikan pelayanan yang baik kepada

nasabah tidak akan berpengaruh pada gaji/penghargaan .703 Valid

15 Di BPR Kota Salatiga ada penghargaan bagi karyawan terbaik dalam melayani nasabah .491 Valid

Role Conflict

16 Banyaknya pekerjaan Saya membuat Saya merasa sulit untuk melayani nasabah secara efektif .497 Valid

17 Apa yang diinginkan nasabah sesuai dengan apa yang diinginkan manager .562 Valid

18 Bank dan Saya mempunyai pemikiran yang sama mengenai bagaimana harus mengerjakan tugas Saya .662 Valid

Role Ambiguity

19 Saya menerima informasi yang cukup di pihak manajemen tentang apa yang harus Saya kerjakan dalam

tugas Saya .227 Tidak Valid

20 Saya sering merasa bahwa Saya tidak memahami jasa layanan yang ditawarkan oleh pihak BPR Kota

Salatiga kepada nasabah .830 Valid

21 Saya mampu mengikuti perubahan-perubahan dalam BPR yang mungkin mempengaruhi pekerjaan Saya .847 Valid

22 Saya kurang merasa dilatih dengan baik oleh BPR, dalam hal berinteraksi dengan nasabah secara efektif .770 Valid

23 Saya tidak tahu aspek apa dalam pekerjaan Saya yang ditekankan atasan untuk menilai atau

mengevaluasi pekerjaan Saya .688 Valid

Horizontal Communication

24 Karyawan bagian promosi dan periklanan sering menanyakan dan meminta pendapat dengan karyawan

bagian operasi tentang realisasi dari janji yang dibuat dalam iklan .281 Tidak Valid

25 Saya sering tidak memperhatikan janji yang dibuat oleh pihak promosi BPR Kota Salatiga -.022 Tidak Valid

26 Karyawan bagian pemasaran selalu berdiskusi tentang tingkat pelayanan yang bisa diberikan pihak BPR

Kota Salatiga kepada nasabah dengan karyawan bagian operasi .738 Valid

27 Kebijakan Bank dalam melayani nasabah konsisten diseluruh bagian BPR Kota Salatiga .698 Valid

Propensity to Over Promise

28 Persaingan yang kuat menciptakan tekanan yang lebih dalam BPR Kota Salatiga untuk menciptakan

bisnis baru .722 Valid

29 Pesaing utama BPR Kota Salatiga membuat janji yang mungkin tidak dapat dipenuhi/ditepati dalam

usaha menarik nasabah baru .840 Valid

Sumber : lampiran 3 yang diolah

Dari Tabel IV.5 dapat diketahui dari 29 item pertanyaan tentang BPR dan kegiatan operasionalnya terdapat 4 item yang tidak valid, yaitu item pertanyaan no 10,19, 24 dan 25. Keempat item tersebut memiliki koefisien product moment masingmasing sebesar .121, .227, .281 dan -.022 atau dengan kata lain kurang dari .3 sehingga dinyatakan tidak valid dan tidak dapat diikutsertakan dalam pengolahan data selanjutnya

Item pertanyaan yang tidak valid kemungkinan disebabkan karena

responden kurang memahami pertanyaan dalam kuesioner. Karena dalam

pertanyaan terdapat item yang tidak valid maka perlu dilakukan

pengujian ulang yang tanpaa mengikutsertakan item pertanyaan yang

tidak valid. Rangkuman hasil pengujian ulang tampak pada Tabel

berikut.

Tabel IV.14

Validitas Persepsi Karyawan terhadap BPR dan Kegiatan Operasionalnya

(Perceived Control, Role Ambiguity dan Horizontal Communication)

No Item Koefiien

Korelasi Status Perceived Control

menyelesaikan masalah yang bukan menjadi tanggung jawab Saya

11

Saya sering tidak dapat mengontrol pekerjaan Saya karena banyaknya permintaan nasabah yang datang pada saat bersamaan

.849 Valid

12

Satu hal yang dapat membuat Saya frustasi dalam pekerjaan adalah bahwa sewaktu saya harus bergantung pada karyawan lain dalam melayani nasabah

.786 Valid

Role Ambiguity

20 Saya sering merasa bahwa Saya tidak memahami jasa layanan yang ditawarkan oleh pihak BPR Kota Salatiga kepada nasabah

.858 Valid

21 Saya mampu mengikuti perubahan-perubahan dalam BPR yang mungkin mempengaruhi pekerjaan Saya

.799 Valid

22 Saya kurang merasa dilatih dengan baik oleh BPR, dalam hal berinteraksi dengan nasabah secara efektif

.838 Valid

23 Saya tidak tahu aspek apa dalam pekerjaan Saya yang ditekankan atasan untuk menilai atau mengevaluasi pekerjaan Saya

.694 Valid

Horizontal Communication

26 Karyawan bagian pemasaran selalu berdiskusi tentang tingkat pelayanan yang bisa diberikan pihak BPR Kota Salatiga kepada nasabah dengan karyawan bagian operasi

.825 Valid

27 Kebijakan Bank dalam melayani nasabah konsisten diseluruh bagian BPR Kota Salatiga

.862 Valid

Sumber : lampiran 3 yang diolah

Dokumen terkait