• Tidak ada hasil yang ditemukan

BAB IV. HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN

B. Analisis Data

1. Uji Validitas Angket

Untuk mengetahui kevalidan alat ukur, akan dilakukan dengan mengkorelasikan skor butir dengan butir soal total yang diperoleh koefisien korelasi, dan pada penelitian ini menghitung validitas menggunakan software program SPSS.16.0 dengan rumus Product Moment sebagai berikut :

= �Σ − Σ Σ

(�Σ 2 (ΣX)2)(NΣY2 (ΣY)2

Keterangan :

Rxy = Angka indeks korelasi “r” product moment N = Number of cases

ΣXY = Jumlah hasil perkalian antara skor X dan skor Y

ΣX = Jumlah seluruh skor X

ΣY = Jumlah seluruh skor Y.82

Dari angka korelasi yang diperoleh, hasil koefisien tersebut pada umumnya dibagi kedalam lima bagian berikut :

Antara 0,80 – 1,00 : Sangat tinggi Antara 0,60 – 0,79 : Tinggi Antara 0,40 – 0,59 : Cukup Antara 0,20 – 0,39 : Rendah

Kurang dari 0,00 – 0,19 : Sangat rendah.83 2. Uji Reliabilitas

Reliabilitas berhubungan dengan kepercayaan. Suatu tes dapat dikatakan mempunyai taraf kepercayaan yang tinggi jika tes tersebut dapat memberikan hasil yang tetap. Untuk melakukan reabilitas tes digunakan rumus Alpha sebagai berikut :

11 = � �−1 (1− Σ 2 2 ) Keterangan :

11 = Koefisien reabilitas yang sudah disesuaikan

n = Banyaknya butir yang ditanyakan dalam angket 1 = Bilangan konstan (menjadi kesepakatan)

Σ 2 = Jumlah varian skor dari tiap-tiap butir angket 2 = Varian total84

82

Anas Sudijono, Pengantar Statistik Pendidikan (Jakarta: Rajawali Pers, 1987), h. 206.

83Ibid.

Dengan penjelasan lebih lanjut, bahwa Σ 2 dapat diperoleh dengan menggunakan rumus seperti tertera dibawah ini, misalnya angket yang akan dianalisis reabilitasnya terdiri atas 15 butir, maka Σ 2dapat diperoleh dengan jalan menjumlahkan varian dari butir nomor 1 sampai dengan butir nomor 15:

1

2 = ΣXi1 2 − (ΣX i1)2

N �

Seterusnya sampai dengan butir nomor 15

Memberikan interpretasi terhadap harga koefisien reliabilitas tes ( 11). Dalam memberikan interprestasi ini umumnya menggunakan patokan sebagai berikut :

a. Apabila 11 sama dengan atau lebih daripada 0,60 berarti instrumen yang sedang diuji reabilitasnya dinyatakan telah memiliki reliabilitas yang tinggi (=reliabel).

b. Apabila 11lebih kecil daripada 0,60 berarti instrument yang sedang diuji reliabilitasnya dinyatakan belom memiliki reliabilitas yang tinggi (=unreliabilitas).85

Pada penelitian ini dalam menghitung reliabilitas menggunakan software progam SPSS.16.0.

G. Analisis Data

Data yang dikumpulkan dari penelitian ini diolah dengan menggunakan analisis statistik yaitu analisis statistik deskriptif dan analisis statistik inferensial.

84

Sukiman, Pengembangan Sistem Evaluasi (Yogyakarta: Insan Madani, 2012), h. 237.

85Ibid.

Statistik deskriptif digunakan untuk menerangkan atau mendeskripsikan keadaan subyek yang diteliti.86 Untuk keperluan tersebut digunakan tabel distribusi frekuensi, mean (skor rata-rata), standar deviasi. Statistik inferensial digunakan untuk menguji hipotesis penelitian, membuktikan apakah suatu hipotesis itu dapat diterima atau harus ditolak.87 Untuk keperluan tersebut digunakan analisis regresi linier dan korelasi sederhana dan ganda.

1. Uji Prasyarat Analisis

a) Uji Normalitas

Untuk menguji hipotesis yang telah dirumuskan dengan Statistik Parametris (t-test untuk satu sampel, korelasi dan regresi, analisis varian dan t-test untuk dua sampel) mensyaratkan data yang dianalisis harus berdistribusi normal.

H0 = sampel berasal dari populasi yang berdistribusi normal H1 = sampel tidak berasal dari populasi yang berdistribusi normal Sebaran data yang normal adalah sebaran data variabel yang dianalisis adalah simetris sehingga luas dibawah lengkungan kurve normal rata-rata kekanan dan kekiri masing-masing 50%.

Pada penelitian ini pengujian normalitasnya menggunakan uji Kolmogorov Smirnov dengana bantuan software program SPSS.16.0. Adapun rumusnya sebagai berikut :

Xh2 = ˳− 2

Sebaran data memenuhi persyaratan normalitas jika :

86

Paul Suparno, Metode Penelitian Pendidikan Fisika (Yogyakarta: Universitas Sanata Dharma, 2010), h. 73.

87Ibid.

Diterima H0 jika Xh2 < Xt2 Ditolak H0 jika Xh2 > Xt2

b) Uji Linearitas dan Keberartian

Uji Linearitas dan Keberartian diperlukan sebelum analisis regresi, pada penelitian ini menghitung linearitas dan keberartian menggunakan software program SPSS.16.0.

Uji Linearitas

Hubungan yang bersifat linear antara variabel bebas dengan variabel terikat merupakan persyaratan mutlak untuk analisis regresi. Adapun rumus uji Linearitas adalah sebagai berikut :

JK (T) = ΣY2 JK (A) = � 2 � JK (bla) = b � − � � � = [� − � (� )] 2 � [ � 2 ( )2] JK (S) = JK (T) – JK (A) – JK (bIa) JK (TC) = {� 2−(� )2 � JK (G) = JK (S) – JK (TC) F = � 2 �2 Keterangan :

JK (T) = Jumlah Kuadrat Total JK (A) = Jumlah Kuadrat Koefisien a JK (bIa) = Jumlah Kuadrat Regresi (bIa) JK (s) = Jumlah Kudrat sisa

JK (G) = Jumlah Kuadrat Galat88

Jika nilai Fhitung < Ftabel dengan dk pembilang (k-2) dan dk penyebut (n-k), untuk taraf kesalahan 0,05 atau taraf kesalahan 0,01 maka hubungan variabel bebas dengan terikat berbentuk liner. Jika nilai Fhitung > Ftabel maka hubungan variabel bebas dengan terikat tidak berbentuk linear.

Uji Keberartian F =

2 2

Jika Fhitung > Ftabel pada dk pembilang = 1 dan dk penyebut n-2, baik taraf kesalahan 0,05 maupun 0,01 kesimpulannya koefisien itu berarti. 2. Uji Hipotesis

Pada penenlitian ini dalam menguji hipotesis pertama, kedua maupun ketiga menggunakan software program SPSS.16.0.

a) Uji Hipotesis Pertama

Penghitungan korelasi dapat menggunakan rumus :

= �

( 2)( 2)

Keterangan :

= Koefesien korelasi

x =Skor tiap item

y = Skor tiap item

N = Jumlah responden uji coba89

88

Sudjana, Teknik Analisis Regresi dan Korelasi Bagi Para Peneliti (Bandung: Tarsito, 1992), h. 17.

Hasil nilai koefisien korelasi dilihat ke tabel interpretasi tingkat keeratannya, dan untuk uji signifikansinya digunakan dengan taraf kesalahan 5 % dan dapat juga dengan rumus t sebagai berikut :

= � −2 1− 2

Dimana :

r = nilai korelasi sampel n = jumlah pengamatan.

Analisis dapat dilanjutkan dengan menghitung persamaan regresinya, hal ini digunakan untuk melakukan prediksi seberapa tinggi nilai variabel dependen bila nilai valriabel indenpenden dimanipulasi (diubah-ubah). Adapun persamaan regresi sederhananya adalah sebagai berikut :

Y = a + bX Keterangan :

Y = nilai yang diprediksi

a = konstanta atau bila harga X = 0 b = koefisien regresi

X = nilai variabel independen90

Untuk dapat menemukan persamaan regresi, maka harus dihitung terlebih dahulu a dan b.

Harga b = r 89 Sugiyono, Op.Cit. h. 255. 90 Sudjana, Op.Cit. h. 6.

Harga a = y – bx Keterangan :

r = koefisien korelasi product moment antara variabel X dan variabel Y

Sy = simpangan baku variabel y Sx = simpangan baku variabel x.91 b)Pengujian hipotesis kedua

Untuk pengujian hipotesis kedua sama dengan pengujian hipotesis pertama.

c) Pengujian hipotesis ketiga

Untuk menguji hipotesis tersebut digunakan korelasi ganda (Ryx1x2) dapat dihitung dengan rumus sebagai berikut : Ryx1x2= 2 2 + 2 2 2 1 2 1 2 1− 2 1 2 Keterangan :

Ryx1x2 = korelasi antara variabel X1 dengan X2 secara bersama-

sama dengan variabel Y

1 = korelasi product moment antara X1 dengan Y 2 = korelasi product moment antara X2 dengan Y

1 2 = korelasi product moment antara X1 dengan X2.

92

Selanjutnya uji signifikansi dengan taraf kesalahan 5%, dan analisis regresi ganda digunakan bila peneliti bermaksud meramalkan bagaimana keadaan (naik turunnya) variabel

91Ibid,

h. 8.

92

dependen (kriterium), bila dua variabel independen sebagai faktor prediktor dimanipulasi (dinaik turunkan nilainya). Serta digunakan untuk mengetahui besar hubungan antara variabel X1 dan X2 terhadap variabel Y.

Rumus : Y = a + b1 X1 + b2 X2 Keterangan : X1 = pembiayaan pendidikan X2 = penggunaan internet Y = prestasi belajar a = konstanta b =koefisien regresi93 Tabel 3.7

Interpretasi Terhadap Koefisien Korelasi -1 ≤ r ≤ 1 Tingkat Keeratan 0,00 – 0,199 Sangat Rendah 0,20 – 0,399 Rendah 0,40 – 0,599 Sedang 0,60 – 0,799 Kuat 0,80 – 1,000 Sangat Kuat Sumber :Metode Penelitian, Sugiyono (2010:257)

93

BAB IV

HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN

A. Hasil Penelitian

1. Sejarah Berdirinya SMPAl-Kautsar Bandar Lampung

Yayasan Al Kautsar Lampung dirintis pembentukannya oleh Kelompok Pengajian Al-Amal di Bandar Lampung, yang diketuai oleh Bapak Drs. H. Syamsuddin Tohir dan sekretaris Bapak Nasrun Rakai.

Pada bulan Maret 1991 disepakati untuk membangun lembaga pendidikan dasar dan menengah yang bernafaskan Islam dan bermutu di Propinsi Lampung. Pada bulan Mei 1991 dibentuk panitia persiapan pendirian SMP dan SMA yang

diberi nama “NURUL ULUM” (Cahaya Ilmu).

Pada bulan November 1991 diadakan pertemuan khusus antara Ibu Sri Mulyati Poedjono Pranyoto, Bp. Syamsuddin Taher dan Ir. Harris Hasyim,M.A, untuk mencari pengganti nama Nurul Ulum, karena nama tersebut sudah dipergunakan untuk nama masjid raya di Islamic center. Berdasarkan kesepakatan

tersebut maka nama Nurul Ulum diganti dengan nama “AL KAUTSAR” (Nikmat

yang berlimpah) berdasarkan Al-qur‘an surat108.

2. Visi dan Misi SMPAl-Kautsar Bandar Lampung

Agar kinerja tetap efektif terarah, maka sekolah menetapkan visi dan misi Sekolah sebagai berikut :

a. Visi Sekolah

Visi SMPAl-Kautsar Bandar Lampung adalah “SMP Al-Kautsar Perguruan Unggul, Islami, dan Berwawasan Global”.

b. Misi Sekolah

1) Mewujudkan sekolah unggul akademik dan non akademik dengan nuansa Islami.

2) Meningkatkan kualitas profesionalisme dan kesejahteraan guru dan pegawai

3) Mewujudkan kualitas keberhasilan siswa yang berakhlakul karimah dan berdaya saing tinggi.

4) Mewujudkan sekolah yang disiplin, indah, aman, nyaman dan Islami. c. Tujuan yang diharapkan

1) Meningkatkan kualitas spiritual dan intelektual guru dan pegawai 2) Meningkatkan prestasi siswa baik akademik dan non akademik. 3) Meningkatkan mutu lulusan

4) Memperbaiki lingkungan sekolah yang disiplin, bersih, nyaman dan kondusif

5) Mengembangkan sarana dan prasarana sekolah d. Struktur dan Muatan Kurikulum

Struktur kurikulum SMP Al-Kautsar Bandar Lampung meliputi substansi pembelajaran yang ditempuh dengan satu jenjang pendidikan selama tiga tahun mulai kelas VII sampai IX dan terdiri atas sejumlah mata pelajaran, muatan lokal dan pengembangan diri. Pengorganisasian kelas-

kelas yaitu kelas VII, VIII dan IX merupakan program umum yang diikuti oleh seluruh peserta didik.

Pendidikan kecakapan hidup yang mencakup kecakapan pribadi, kecakapan sosial, kecakapan akademik atau kecakapan vokasional juga dikembangkan di SMP Al-Kautsar Bandar Lampung secara terintegrasi dalam setiap kegiatan pembelajaran untuk seluruh mata pelajaran, muatan lokal dan pengembangan diri.

e. Kegiatan Ekstrakulikuler SMPAl-Kautsar Bandar Lampung 1) ROHIS

2) Pramuka

3) Palang Merah Remaja (PMR) 4) Paskibra

5) Footsal

6) Drumband, dan lain-lain

f. Keadaan Tenaga Pendidik SMPAl-Kautsar Bandar Lampung

Keadaan tenaga pendidik di SMP Al-Kautsar Bandar Lampung pada tahun 2016/2017 dapat dilihat pada tabel berikut :

Tabel 4.1

Daftar Tenaga Pendidik SMP Al-Kautsar Bandar Lampung Tahun Ajaran 2016/2017

No Nama Guru Mata Pelajaran Jabatan

1 Dra.Sri Purwaningsih Bahasa Inggris Kepala Sekolah 2 Drs.Syamsul Hudiono Biologi Waka

3 Rikha Perdana P, A.Md - Bendahara

4 Drs.Yudistiro PDT Guru Tetap

5 Dra.Hj.Septinayati PPKn Guru Tetap

6 Drs.H.Makmun Rasyid PAI Guru Tetap

8 Dra.Mariana Sejarah Ka.Perpus 9 Hj.SM.Zanaria,S.Pd Sejarah Guru Tetap

10 Nurhayati,S.Ag PAI Guru Tetap

11 Sumarji PTD Guru Tetap

12 Berta Khoiriyati,S.Pd Matematika Guru Tetap 13 Arismun,S.Pd Bahasa Inggris Guru Tetap

14 Bunyamin,S.Ag Iqra‘ Guru Tetap

15 Harsono,S.Pd Fisika Guru Tetap

16 Ir.Hj.Rintha Wisangsari Fisika Guru Tetap 17 Drs.Fadrizal Alams BP/BK Guru Tetap

18 Ismawati,S.Pd Ekonomi Guru Tetap

19 Merry Oktarina,S.Sos Bahasa Indonesia Guru Tetap 20 Choirul Saleh,S.S Bahasa Indonesia Guru Tetap 21 Eni Yulianti,S.Pt Matematika Guru Tetap 22 Agus Sugiarto,S.P Fisika Guru Tetap 23 Mulyati,S.P Bahasa Inggris Guru Tetap 24 Ardi Ihwanudin,S.Sn Kesenian Guru Tetap 25 Siti Nurlela,S.Pd Matematika Guru Tetap 26 Eka Pelitawati,S.Pd PPKn Guru Tetap 27 H.Joko Purwantoro,S.Pd Penjaskes Guru Tetap 28 Rudiyanto,S.Pd Geografi Guru Tetap 29 Trianova Belawa,S.Psi BP/BK Guru Tetap 30 Mutia Fauzanti Alfan,S.E Ekonomi Guru Tetap 31 Tri Hasriyanti,S.Pd Bahasa Indonesia Guru Tetap 32 Lela Suri,S.Pd Bahasa Indonesia Guru Tetap 33 Abdul Hadi Maulana,S.T PTD Guru Tetap 34 Kismanto,S.Pd Matematika Guru Tetap 35 Desvi Kurnia,S.T Matematika Guru Tetap

36 Sartono,S.Pd Penjaskes Guru Tetap

37 Huzaimah,S.Pd Bahasa Inggris Guru Tetap 38 Alfiah,S.Hum Bahasa Inggris Guru Tetap

39 Sutrisno,H.P - St.TU

40 Apriyanti - St.TU

41 Sri Hartati - St.TU

42 Nurhastutik,A.Md - Pustakawan

43 Sofyan Hadi Brata - St.TU

44 Mat Umar - Pemb. Umum

45 Nasrudin - Pemb. Umum

46 Taat Sudiono - Pemb. Umum

47 Roni Ade Irawan - Pemb. Umum

48 Tommy Andrean C - Pemb. Umum

Sumber : Tata Usaha SMPAl-Kautsar Bandar Lampung Tahun Ajaran 2016/2017

Berdasarkan tabel 4.1 diketahui bahwa guru mata pelajaran pendidikan agama islam di SMPAl-Kautsar Bandar Lampung hanya berjumlah 3 orang, sehingga kesiapan belajar peserta didik harus benar-benar diperhatikan dan dipersiapkan.

g. Keadaan Peserta Didik SMPAl-Kautsar Bandar Lampung

Peserta didik SMPAl-Kautsar Bandar Lampung berasal dari dalam dan luar Katibung. Jumlah peserta didik tahun ajaran 2016/2017 sebanyak 878 orang, dapat dilihat dalam tabel sebagai berikut :

Tabel 4.2

Jumlah Peserta Didik SMPAl-Kautsar Bandar Lampung Tahun Ajaran 2016/2017

No Kelas Jumlah Peserta Didik Jumlah

Laki-laki Perempuan

1 VII 128 161 289

2 VIII 158 150 308

3 IX 135 166 301

Jumlah 421 477 898

Sumber : Tata Usaha SMPAl-Kautsar Bandar Lampung

Berdasarkan tabel 4.2 diketahui bahwa peserta didik yang menjadi populasi dalam penelitian ini terbanyak diantara jumah peserta didik kelas VII dan IX yaitu peserta didik kelas VIII dengan jumlah 308 orang.

h. Keadaan Gedung Sarana dan Prasaran SMPAl-Kautsar Bandar Lampung

SMP Al-Kautsar Bandar Lampung sebagai pusat kegiatan administrasi belajar mengajar dan keterampilan mempunyai ruangan sebagai berikut :

Tabel 4.3

Keadaan Lokal/Ruangan di SMPAl-Kautsar Bandar Lampung Tahun Ajaran 2016/2017

No Nama Ruang/Lokal Jumlah Keterangan

1 Ruang Belajar Peserta Didik 24 Ruang Baik

2 Ruang Kepala Sekolah 1 Ruang Baik

3 Ruang Guru 1 Ruang Baik

4 Ruang Tata Usaha 1 Ruang Baik

5 Ruang Bimbingan Konseling 1 Ruang Baik

6 Ruang Perpustakaan 1 Ruang Baik

7 Ruang Laboratorium 1 Ruang Baik

8 Ruang BTE 1 Ruang Baik

9 Ruang Ibadah/Mushola 1 Ruang Baik

10 Ruang OSIS 1 Ruang Baik

11 Ruang UKS 1 Ruang Baik

12 Ruang AV 1 Ruang Baik

13 Ruang Studio Musik 1 Ruang Baik

14 Gudang 1 Ruang Baik

Jumlah 37 Ruang Baik

Sumber : Tata Usaha SMPAl-Kautsar Bandar Lampung

Berdasarkan tabel 4.3 diketahui bahwa kondisi lokal/ruangan yang menjadi tempat kegiatan administrasi dan proses belajar mengajar dalam kondisi baik.

i. Waktu Belajar

Kegiatan belajar mengajar SMP Al-Kautsar Bandar Lampung kelas VII, VIII, IX, berlangsung dari pagi sampai dengan sore:

1) Hari senin dan selasa : pukul 07.15 –15.30 WIB 2) Hari rabu dan kamis : pukul 07.15 – 14.45 WIB 3) Hari jum‘at dan sabtu : pukul 07.15 – 14.00 WIB

j. Perincian SPP Siswa/i SMP Al-Kautsar Bandar Lampung

SMP Al-Kautsar Bandar Lampung mempunyai perincian SPP sebagai berikut :

Tabel 4.4

Jumlah SPP di SMPAl-Kautsar Bandar Lampung Tahun Ajaran 2016/2017

No. Kelas Penghasilan Orang Tua Biaya SPP 1. Reguler 1. < Rp 2.000.000 2. Rp 2.000.000 – Rp 3.000.000 3. Rp 3.000.000 – Rp 4.000.000 4. Rp 4.000.000 – Rp 5.000.000 5. Rp 5.000.000 – Rp 6.000.000 6. Rp 6.000.000 – Rp 8.000.000 7. Rp 8.000.000 – Rp 10.000.000 8. > Rp 10.000.000 Rp 335.000 Rp 345.000 Rp 355.000 Rp 375.000 Rp 395.000 Rp 420.000 Rp 450.000 > Rp 450.000 * 2. Kelas ++ < Rp 80.000.000 > Rp 80.000.000 > Rp 675.000 # > Rp 675.000 * Catatan:

* = biaya harus lebih besar dari biaya yang ditentukan dan sesuai kesepakatan dari pihak sekolah dan wali murid

# = biaya minimal harus sesuai yang ditentukan B. Analisis Data

1. Uji Validitas Angket

Uji validitas dilakukan dalam penelitian ini adalah dengan menggunakan bantuan software program SPSS.16.0. Seleksi pada angket pembiayaan pendidikan sebanyak 15 item pertanyaan, sedangkan angket penggunaan internet dalam pembelajaran sebanyak 15 item pertanyaan untuk menunjukan kelayakan item dalam penelitian diberikan kepada 135 peserta didik kelas VIII di SMP Al Kautsar Bandar Lampung. Berdasarkan hasil analisis kevalidan butir soal yang telah diuji cobakan dengan bantuan software program SPSS.16.0, kemudian

membandingkan dengan rtabel product moment dengan taraf signifikan 5%, dikatakan valid apabila rhitung≥ 0,176 dan hasil uji validitasnya sebagai berikut :

Tabel 4.5

Hasil Uji Validitas Angket Pembiayaan Pendidikan No Item Corrected Item-Total

Correlation Keterangan 1 0.276 Valid 2 0.344 Valid 3 0.127 Tidak Valid 4 0.236 Valid 5 0.337 Valid 6 0.291 Valid 7 0.487 Valid 8 0.349 Valid 9 0.354 Valid 10 0.244 Valid 11 0.401 Valid 12 0.423 Valid 13 0.319 Valid 14 0.281 Valid 15 0.316 Valid

Sumber : Data Primer

Berdasarkan hasil uji validitas butir angket dalam tabel diatas, dapat diketahui bahwa dari angket pembiayaan pendidikan sebanyak 15 butir angket hanya ada 14 item angket yang memiliki harga validitas diatas 0,176 yaitu butir angket nomor 1, 2,4, 5, 6, 7, 8, 9, 10, 11, 12, 13, 14, 15. Adapun sisanya ada 1 butir angket yang gugur atau dihilangkan karena memiliki harga validitas dibawah 0,176 yaitu item butir angket nomor 3.

Tabel 4.6

No Item Corrected Item-Total Correlation Keterangan 1 0.302 Valid 2 0.295 Valid 3 0.427 Valid 4 0.633 Valid 5 0.432 Valid 6 0.519 Valid 7 0.584 Valid 8 0.405 Valid 9 0.466 Valid 10 0.364 Valid 11 0.263 Valid 12 0.417 Valid 13 0.378 Valid 14 0.525 Valid 15 0.392 Valid

Sumber : Data Primer

Berdasarkan hasil uji validitas angket penggunaan internet dalam pembelajaran sebanyak 15 butir angket hanya ada 15 item angket (seluruh)yang memiliki harga validitas diatas 0,176 yaitu item nomor 1, 2, 3, 4, 5, 6, 7, 8, 9, 10, 11, 12, 13, 14, 15 dan sisa angket yang gugur atau dihilangkan karena memiliki harga validitas dibawah 0,176 sebanyak 0 item angket (tidak ada). Berdasarkan hasil uji validitas instrumen angket yang digunakan dalam penelitian ini sebanyak 15 butir untuk angket atau kuesioner pembiayaan pendidikan dan sebanyak 15 butir untuk angket atau kuesioner penggunaan internet dalam pembelajaran.

Dokumen terkait