BAB IV METODE PENELITIAN
4.7 Uji Validitas dan Uji Reliabilitas
Uji validitas digunakan untuk mengetahui kelayakan butir-butir dalam daftar suatu pertanyaan dalam mendefinisikan suatu variabel. Suatu instrument yang valid atau sahih mempunyai tingkat kevaliditan. Menurut Ghozali (2008) uji validitas digunakan untuk
Variabel Definisi Indikator Pengukuran
Bentuk fisik/ Tangible (X21)
Penampilan fisik dari jasa yang ditawarkan hotel kepada Occupant 1. Kelengkapan fasilitas hotel Skala Likert Keandalan/ Reliability (X22)
Kemampuan untuk mewujudkan pelayanan yang dijanjikan secara akurat, tepat waktu dan dapat dipercaya kepada occupant
1. Ketepatan menempati janji Skala Likert Ketanggapan/ Responsiveness (X23)
Kemampuan para karyawan untuk membantu Occupant dan memberikan layanan dengan tanggap
1. Memberikan
pelayanan yang tepat dan cepat
Skala Likert
Keyakinan/ Assurance (X24)
Pengetahuan dan
keramahtamahan personil dan kemampuan mereka untuk dapat dipercaya dan diyakini oleh
Occupant 1. Jaminan keamanan di kamar hotel Skala Likert Empati/ Empathy (X25)
Berusaha untuk mengetahui dan mengerti kebutuhan occupant
secara individual
1. Kesopanan karyawan dalam memberikan pelayanan
mengukur sah tidaknya suatu kuesioner. Suatu kuesioner dikatakan valid jika pertanyaan pada kuesioner mampu untuk mengungkapkan sesuatu yang akan diukur oleh kuesioner tersebut.
Validitas menunjuk kepada sejauh mana alat pengukuran itu dapat dilakukan fungsinya mengukur dengan cermat dan tepat sesuai dengan yang diharapkan. Suatu skala pengukuran disebut valid bila ia melakukan apa yang seharusnya dilakukan dan mengukur apa yang seharusnya diukur. Bila skala pengukuran tidak valid maka ia tidak bermanfaat bagi penelitian karena telah mengukur atau melakukan apa yang seharusnya dilakuakan
Pengujian validitas dilakukan untuk mengetahui tingkat validitas suatu alat ukur, semakin tinggi tingkat validitasnya maka alat ukur tersebut semakin menganai sasarannya, atau semakin menunjukkan apa yang seharusnya diukur. Pengujian ini akan dilakukan kepada 30 konsumen yang menginap di Hotel Polonia Medan
Pengujian validitas instrument dalam penelitian ini dilakukan dengan cara membandingkan nilai Corrected Item-Total Correlation (r hitung) > 0,30 dan nilainya positif, maka butir pertanyaan pada setiap variable penelitian dinyatakan valid (Sukaria, 2011). Uji validitas dapat dilihat dari nilai Corrected Item-Total Corelation, jika nilai besar dari 0,30 dan nilai Sig 2-Tailed dibawah 0,05 maka variabel tersebut dikatakan valid.
Tabel 4.5. Hasil Uji Validitas
Pernyataan Corrected
Item-total Correlation Sig (2-tailed) Ket Bauran Pemasaran (X1) X11 Product
Kualitas kamar 0.957 0.000 Valid
X12 Price
Kesesuaian antara harga dengan fasilitas yang didapat
0.748 0.000 Valid
X13 Promotion
Kemudahan mendapatkan informasi promosi hotel
0.707 0.000 Valid
X14 Place
Kemudahan untuk menjangkau lokasi hotel 0.915 0.000 Valid X15 People
Keramahan karyawan hotel terhadap occupant 0.810 0.000 Valid X16 Process
Kemudahan reservasi kamar hotel 0.871 0.000 Valid
X17 Customer service
Kesigapan karyawan dalam mengatasi setiap keluhan occupant
0.780 0.000 Valid
Kualitas Pelayanan (X2) X21 Tangible
Kelengkapan fasilitas hotel 0.810 0.000 Valid
X22 Reliability
Ketepatan menempati janji 0.902 0.000 Valid
X23 Responsiveness
Memberikan pelayanan yang tepat dan cepat 0.853 0.000 Valid X24 Empathy
Kesopanan karyawan dalam memberikan pelayanan
0.896 0.000 Valid
X25 Assurance
Jaminan keamanan di kamar hotel 0.838 0.000 Valid
Loyalitas (Y)
Y1 Berminatkah untuk menggunakan jasa hotel Polonia kembali
0.865 0.000 Valid
Y2 Tidak berminatkah untuk menggunakan jasa hotel lain
0.719 0.000 Valid
Y3 Berminatkah untuk merekomendasikan hotel Polonia kepada orang lain
0.716 0.000 Valid
Sumber : Hasil Penelitian, 2012 (data diolah)
Berdasarkan tabel 4.5 diperoleh hasil pengujian instrumen variabel masing masing variabel secara keseluruhan memiliki nilai Corrected Item-Total Correlation yang lebih besar dari 0.30. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa seluruh instrumen pernyataan dari
variabel bauran pemasaran yang digunakan adalah valid dan instrumen ini dapat digunakan sebagai penelitian, selain itu hal ini juga diperkuat oleh nilai signifikansi (2-tailed) yang seluruhnya dibawah 0.05.
4.7.2 Uji Reliabilitas
Untuk mendatapkan instrument yang reliable, maka dilakukan uji reliabilitas. Reliabilitas menunjukkan pada suatu pengertian bahwa sesuatu instrument cukup dapat dipercaya untuk digunakan sebagai alat pengumpulan data karena instrument tersebut sudah baik. Pengujian ini dilakukan untuk mengetahui konsistensi hasil dari sebuah jawaban tentang tanggapan responden. Hasil uji reliabilitas dapat dilihat dari nilai cronbach alpha, reliabilitas yang baik adalah mendekati satu.
Reliabilitas adalah alat untuk mengukur suatu kuesioner yang merupakan indikator dari variable. Menurut Ghozali (2006) pengukuran reliabilitas dapat dilakukan dengan dua cara, yaitu :
1. Repeated Measure (pengukuran ulang)
Dilakukan dengan cara memberikan kuesioner (pertanyaan) yang sama pada waktu yang berbeda dan kemudian dilihat apakah responden konsisten dengan jawabannya 2. One Shot (pengukuran sekali saja)
Dilakukan dengan cara sekali saja kuesioner diberikan kepada responden dan kemudian hasilnya dibandingkan dengan pernyataan lain atau mengukur korelasi antar jawaban
Maka penelitian ini menggunakan ukuran one shot atau pengukuran sekali saja dan untuk pengujian reliabilitasnya digunakan uji statistic Cronbach Alpha. Instrument pengumpulan data dikatakan reliable atau diindikasikan memiliki reliabilitas tinggi apabila
uji Alpha Cronbach memberikan koefisien lebih besar atau sama dengan 0.70. (Sukaria, 2011)
Tabel 4.6 Hasil Uji Reliabilitas
Pernyataan Cronbach’s Alpha Ket
Bauran Pemasaran (X1) X11 Product
Kualitas kamar 0.974 Reliable
X12 Price
Kesesuaian antara harga dengan fasilitas yang didapat 0.976 Reliable X13 Promotion
Kemudahan mendapatkan informasi promosi hotel 0.976 Reliable X14 Place
Kemudahan untuk menjangkau lokasi hotel 0.974 Reliable X15 People
Keramahan karyawan hotel terhadap occupant 0.975 Reliable X16 Process
Kemudahan reservasi kamar hotel 0.975 Reliable
X17 Customer service
Kesigapan karyawan dalam mengatasi setiap keluhan occupant
0.976 Reliable Kualitas Pelayanan (X2)
X21 Tangible
Kelengkapan fasilitas hotel 0.975 Reliable
X22 Reliability
Ketepatan menempati janji 0.974 Reliable
X23 Responsiveness
Memberikan pelayanan yang tepat dan cepat 0.975 Reliable X24 Empathy
Kesopanan karyawan dalam memberikan pelayanan 0.974 Reliable X25 Assurance
Jaminan keamanan di kamar hotel 0.975 Reliable
Loyalitas (Y)
Y1 Berminatkah untuk menggunakan jasa hotel Polonia kembali
0.975 Valid
Y2 Tidak berminatkah untuk menggunakan jasa hotel lain 0.976 Valid Y3 Berminatkah untuk merekomendasikan hotel Polonia
kepada orang lain
0.976 Valid
Sumber : Hasil Penelitian, 2012 (data diolah)
Dari tabel hasil uji reliabilitas diatas menunjukkan bahwa alpha cronbach’s terkecil dari seluruh variabel yang diteliti bernilai 0.974, dimana nilai tersebut jauh lebih besar dari 0.7. berdasarkan hasil pengujian tersebut maka dapat dinyatakan bahwa seluruh instrumen yang digunakan dalam penelitian cukup reliabel digunakan sebagai alat pengumpul data
penelitian atau dengan kaya lain instrumen penelitian telah memenuhi syarat reliabilitas sebagai syarat pengumpul data.