BAB III METODOLOGI PENELITIAN
3.7. Uji Validitas dan Reliabilitas Instrumen
3.7.1. Uji Validitas Instrumen
Validitas adalah suatu ukuran yang menunjukkan tingkat-tingkat kevalidan atau kesahihan suatu instrumen. Suatu instrumen yang valid atau sahih mempunyai
validitas yang tinggi. Sebaliknya instrumen yang kurang valid berarti memiliki validitas rendah.
Menurut Santosa dan Ashari (2005), uji validitas dibedakan atas 3 (tiga) jenis, yaitu:
1. Validitas konstruksi yaitu suatu kuesioner yang baik harus dapat mengukur dengan jelas kerangka dari penelitian yang dilakukan.
2. Validitas isi yaitu suatu alat yang mengukur sejauhmana kuesioner atau alat ukur tersebut mewakili semua aspek yang dianggap sebagai kerangka konsep. 3. Validitas prediktif, yaitu kemampuan dari kuesioner dalam memprediksi
prilaku dari konsep.
Pada penelitian ini menggunakan uji validitas isi. Di mana uji validitas dilakukan untuk mengukur sejauhmana kuesioner mewakili semua aspek yang dianggap sebagai kerangka konsep. Untuk mempercepat perhitungan pengolahan dan pengujian data dilakukan dengan menggunakan program SPSS versi 12.
Pengujian validitas instrumen dengan bantuan perangkat lunak SPSS, nilai validitas dapat dilihat pada kolom Corrected Item-Total Correlation. Jika angka korelasi yang diperoleh lebih besar dari pada angka kritik (r hitung > r table) maka instumen tersebut dikatakan valid. Angka kritik pada penelitian ini adalah N-2 =30 –
8 = 28 dengan taraf signifikan 5% maka angka kritik untuk penelitian ini adalah 0,361. Berdasarkan pengujian validitas instrumen pada penelitian ini, nilai Corrected
3.7.1.1. Uji validitas instrumen variabel deskripsi kerja
Hasil pengujian validitas instrumen variabel deskripsi kerja dapat dilihat pada Tabel 3.5 berikut:
Tabel 3.5. Hasil Uji Validitas Instrumen Variabel Deskripsi Kerja
No Butir Pertanyaan Corrected
Item-Total Correlation
Keterangan
1 Kesesuaian antara pembagian tugas dengan aktivitas yang dijalankan
0,412 Valid 2 Kesesuaian antara pemberian tanggung jawab dengan
penyelesaian tugas yang telah diberikan
0,445 Valid 3 Kesesuaian antara pengetahuan yang dimiliki dengan
penyelesaian tugas yang telah diberikan
0,608 Valid 4 Kesesuaian antara kemampuan yang dimiliki dengan
penyelesaian tugas yang telah diberikan
0,456 Valid 5 Hubungan kerja sama yang tercipta antara rekan kerja
dalam membantu penyelesaian pekerjaan
0,765 Valid 6 Kejelasan uraian pekerjaan di instansi tempat bekerja 0,572 Valid 7 Kejelasan batasan tanggung jawab kerja di instansi tempat
bekerja
0,506 Valid 8 Kejelasan pembagian tugas yang berasal dari atasan
langsung
0,578 Valid Sumber: Hasil Penelitian, 2010 (Data Diolah)
Berdasarkan Tabel 3.5 di atas, diperoleh bahwa hasil pengujian instrumen dari variabel deskripsi kerja memiliki nilai yang lebih besar dari 0,361. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa seluruh instrumen pertanyaan dari variabel deskripsi kerja yang digunakan adalah valid dan dapat digunakan dalam penelitian.
3.7.1.2. Uji validitas instrumen variabel lingkungan kerja
Hasil pengujian validitas instrumen variabel lingkungan kerja dapat dilihat pada Tabel 3.6 berikut:
Tabel 3.6. Hasil Uji Validitas Instrumen Variabel Lingkungan Kerja
No Butir Pertanyaan Corrected
Item-Total Correlation
Keterangan
1 Dukungan ukuran ruang kerja dalam pelaksanaan pekerjaan
0,669 Valid 2 Dukungan tata letak ruang kerja dalam mendukung
pekerjaan
0,579 Valid 3 Ketersediaan peralatan kantor dalam mendukung
pelaksanaan pekerjaan
0,796 Valid 4 Dukungan kebersihan tempat kerja dalam pelaksanaan
pekerjaan
0,485 Valid 5 Dukungan pengaturan suhu udara di tempat kerja dalam
pelaksanaan pekerjaan
0,553 Valid 6 Dukungan sirkulasi udara di ruang kerja dalam membantu
pelaksanaan pekerjaan
0,679 Valid 7 Dukungan pengendalian tingkat kebisingan di ruang kerja
dalam membantu pelaksanaan pekerjaan
0,508 Valid 8 Dukungan hubungan kerja antara sesama rekan kerja
dalam pelaksanaan pekerjaan
0,539 Valid 9 Tanggapan rekan kerja sewaktu menyampaikan keluhan
sehubungan dengan pekerjaan
0,166 Tidak Valid 10 Dukungan penghargaan atasan atas kerja keras selama
bekerja
0,679 Valid 11 Dukungan hubungan kerja antara atasan dan bawahan 0,642 Valid 12 Tanggapan atasan ketika menyampaikan keluhan
sehubungan dengan pekerjaan
0,625 Valid Sumber: Hasil Penelitian, 2010 (Data Diolah)
Berdasarkan Tabel 3.6 di atas, diperoleh bahwa hasil pengujian instrumen dari variabel lingkungan kerja memiliki nilai yang lebih besar dari 0,361 sebanyak 11 butir pertanyaan. Sedangkan butir pertanyaan yang menyatakan “tanggapan rekan kerja sewaktu menyampaikan keluhan sehubungan dengan pekerjaan” memiliki nilai
Corrected Item – Total Correlation 0,166, sehingga dinyatakan tidak valid. Dengan
demikian dapat disimpulkan bahwa sebelas butir instrumen pertanyaan dari variabel lingkungan kerja yang digunakan adalah valid dan dapat digunakan dalam penelitian.
3.7.1.3. Uji validitas instrumen variabel pengembangan karir
Hasil pengujian validitas instrumen variabel pengembangan karir dapat dilihat pada Tabel 3.7 berikut:
Tabel 3.7. Hasil Uji Validitas Instrumen Variabel Pengembangan Karir
No Butir Pertanyaan Corrected
Item-Total Correlation
Keterangan
1 Kesesuaian antara pendidikan dan pelatihan yang diikuti dengan bidang pekerjaan yang di kerjakan sehari-hari
0,896 Valid 2 Dukungan program pendidikan dan pelatihan dalam
membantu pengembangan karir
0,847 Valid 3 Pengelolaan pengembangan karir di instansi tempat
bekerja
0,853 Valid 4 Tanggapan jika posisi yang kosong diisi oleh pekerja yang
berkaitan dengan pekerja di dalam
0,850 Valid 5 Kesesuaian antara sistem promosi yang dilakukan dengan
ketentuan/ketetapan yang ada
0,668 Valid 6 Dukungan pemberian promosi dalam menciptakan
persaingan yang sehat diantara pegawai
0,895 Valid 7 Pengalaman kerja dijadikan salah satu indikator penilaian
dalam peningkatan jabatan
0,896 Valid 8 Dukungan pengalaman kerja dalam pengembangan karir 0,774 Valid 9 Tanggapan jika masa kerja menjadi salah satu faktor
penentu dalam peningkatan karir
0,896 Valid Sumber: Hasil Penelitian, 2010 (Data Diolah)
Berdasarkan Tabel 3.7 di atas, diperoleh bahwa hasil pengujian instrumen dari variabel pengembangan karir memiliki nilai yang lebih besar dari 0,361. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa seluruh instrumen pertanyaan dari variabel pengembangan karir yang digunakan adalah valid dan dapat digunakan dalam penelitian.
3.7.1.4. Uji validitas instrumen variabel prestasi kerja
Hasil pengujian validitas instrumen variabel prestasi kerja dapat dilihat pada Tabel 3.8 berikut:
Tabel 3.8. Hasil Uji Validitas Instrumen Variabel Prestasi Kerja
No Butir Pertanyaan Corrected
Item-Total Correlation
Keterangan
1 Keberhasilan dalam mengerjakan tugas dijadikan penilaian yang penting
0,860 Valid 2 Kemampuan dalam menangani dan menyelesaikan tugas
pokok sehari-hari
0,507 Valid 3 Kemampuan dalam menangani dan menyelesaikan tugas
tambahan yang diberikan
0,764 Valid 4 Kemampuan dalam merencanakan pekerjaan yang
berikutnya
0,964 Valid 5 Kesesuaian antara kemampuan dalam menyelesaikan
pekerjaan dengan waktu yang telah ditentukan
0,238 Tidak Valid 6 Kemampuan dalam melaksanakan setiap tugas yang
diperintahkan
0,607 Valid 7 Tingkat keakuratan dalam menyelesaikan pekerjaan 0,730 Valid Sumber: Hasil Penelitian, 2010 (Data Diolah)
Berdasarkan Tabel 3.8 di atas, diperoleh bahwa hasil pengujian instrumen dari variabel prestasi kerja memiliki nilai yang lebih besar dari 0,361 sebanyak 6 butir pertanyaan. Sedangkan butir pertanyaan yang menyatakan “kemampuan dalam merencanakan pekerjaan berikutnya” memiliki nilai Corrected Item – Total Correlation sebesar 0,238, sehingga dinyatakan tidak valid. Dengan demikian dapat
disimpulkan bahwa enam (6) butir instrumen pertanyaan dari variabel prestasi kerja yang digunakan adalah valid dan dapat digunakan dalam penelitian.
3.7.1.5. Uji validitas instrumen variabel jalur karir
Hasil pengujian validitas instrumen untuk variabel jalur karir dapat dilihat pada Tabel 3.9 berikut:
Tabel 3.9. Hasil Uji Validitas Instrumen Variabel Jalur Karir
No Butir Pertanyaan Corrected
Item-Total Correlation
Keterangan
1 Efektivitas rencana karir yang telah disusun 0,525 Valid 2 Kesempatan untuk dipromosikan dalam mencapai karir
yang diinginkan
0,705 Valid 3 Persaingan dalam mencapai karir ditempat bekerja 0,656 Valid 4 Kejelasan dalam sasaran karir yang ingin dituju 0,639 Valid 5 Ketersediaan peluang untuk menempati posisi yang
diinginkan dalam karir
0,545 Valid Sumber: Hasil Penelitian, 2010 (Data Diolah)
Berdasarkan Tabel 3.9 di atas, diperoleh bahwa hasil pengujian instrumen dari variabel jalur karir memiliki nilai yang lebih besar dari 0,361. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa seluruh instrumen pertanyaan dari variabel jalur karir yang digunakan adalah valid dan dapat digunakan dalam penelitian.
3.7.1.6. Uji validitas instrumen variabel perencanaan karir
Hasil pengujian validitas instrumen untuk variabel perencanaan karir dapat dilihat pada Tabel 3.10 berikut:
Tabel 3.10. Hasil Uji Validitas Instrumen Variabel Perencanaan Karir
No Butir Pertanyaan Corrected
Item-Total Correlation
Keterangan
1 Dukungan pihak yayasan dalam pemberian kesempatan yang sama dalam peningkatan karir
0,640 Valid 2 Keadilan program perencanaan karir bagi setiap pegawai 0,733 Valid 3 Sikap atasan dalam mendukung perencanaan karir yang
telah dibuat
0,499 Valid 4 Kepedulian atasan terhadap karir pegawai 0,507 Valid 5 Keakuratan informasi mengenai peluang karir 0,639 Valid Sumber: Hasil Penelitian, 2010 (Data Diolah)
Berdasarkan Tabel 3.10 di atas, diperoleh bahwa hasil pengujian instrumen dari variabel perencanaan karir memiliki nilai yang lebih besar dari 0,361. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa seluruh instrumen pertanyaan dari variabel
perencanaan karir yang digunakan adalah valid dan dapat digunakan dalam penelitian.