BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN
B. Uji validitas dan reliabilitas instrumen
Uji validitas digunakan untuk mengukur valid tidaknya suatu kuesioner. Suatu kuesioner dikatakan valid jika pernyataan pada kuesioner mampu mengungkapkan sesuatu yang akan diukur oleh kuesioner tersebut (Ghozali, 2011: 52). Tinggi rendahnya validitas instrumen menunjukkan sejauh mana data yang telah terkumpul tidak menyimpang dari gambaran variabel penelitian. Koefisien validitas butir diperoleh dari koefisien korelasi antar skor item dengan skor total. Skor total ini merupakan jumlah dari skor setiap variabel. Pengujian validitas dalam penelitian ini
menggunakan SPSS dimana pernyataan dikatakan valid apabila tingkat signifikansi hasil output SPSS kurang dari 0,05.
Reliabilitas adalah alat untuk mengukur suatu kuesioner yang merupakan indikator dari variabel atau konstruk. Suatu kuesioner dikatakan reliabel atau handal jika jawaban seseorang terhadap pernyataan adalah konsisten atau stabil dari waktu ke waktu (Ghozali, 2011: 47). Uji reliabilitas dalam penelitian ini dilakukan dengan menggunakan Cronbach Alpha. Jika nilai Cronbach Alpha lebih besar dari 0,7 berarti instrumen yang digunakan untuk mengukur variabel dalam penelitian ini reliabel (Ghozali, 2011: 48).
Cronbach Alpha adalah koefisien keandalan yang menunjukkan seberapa baik
item dalam suatu kumpulan secara positif berkorelasi satu sama lain.
Cronbach Alpha dihitung dalam hal rata-rata interkorelasi antar item yang
mengukur konsep. Semakin dekat Cronbach Alpha dengan 1 maka semakin tinggi keandalan kuesioner (Sekaran, 2006: 177). Pengujian reliabilitas dalam penelitian ini menggunakan SPSS dimana pada kolom Cronbach Alpha, jika nilainya > 0.5 maka instrumen penelitian dinyatakan reliabel. Semakin dekat
Cronbach Alpha dengan 1 maka semakin tinggi keandalan kuesioner tersebut.
Hasil pengujian validitas dan reliabilitas instrumen dapat dilihat pada tabel berikut ini:
1. Variabel Kepemimpinan Transformasional
Hasil analisis menggunakan SPSS terhadap validitas dan reliabilitas kepemimpinan transformasional disajikan pada tabel berikut ini:
Tabel 4.2 Validitas dan Reliabilitas Kepemimpinan Transformasional No
Item Signifikansi Keterangan
Nilai Reliabilitas Keterangan 1 0,000 Valid 0,865 Reliabel 2 0,000 Valid 3 0,000 Valid 4 0,000 Valid 5 0,000 Valid 6 0,000 Valid 7 0,000 Valid 8 0,000 Valid
Sumber : diolah dari lampiran
Berdasarkan hasil pengujian intrumen, variabel kepemimpinan transformasional mempunyai nilai signifikansi (2-tailed) lebih kecil dari nilai α sebesar 0,05. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa seluruh instrumen pernyataan dari variabel kepemimpinan transformasional yang digunakan adalah valid dan dapat digunakan dalam penelitian. Hasil uji reliabilitas menunjukkan Cronbachs Alpha
untuk variabel kepemimpinan transformasional nilainya lebih besar dari 0,5 tepatnya berada di angka 0.865. Dengan demikian maka dapat dinyatakan jika seluruh instrumen yang digunakan dalam penelitian ini memenuhi kriteria reliabilitas sebagai alat pengumpul data dan tergolong kriteria yang sangat reliabel.
2. Variabel Keadilan Distributif Kompensasi
Hasil analisis menggunakan SPSS terhadap validitas dan reliabilitas keadilan distributif kompensasi disajikan pada tabel berikut ini:
Tabel 4.3 Validitas dan Reliabilitas Keadilan Distributif Kompensasi No
Item Signifikansi Keterangan
Nilai Reliabilitas Keterangan 1 0,000 Valid 0,899 Reliabel 2 0,000 Valid 3 0,000 Valid 4 0,000 Valid
Sumber : diolah dari lampiran
Berdasarkan hasil pengujian intrumen, variabel keadilan distributif kompensasi mempunyai nilai signifikansi (2-tailed) lebih kecil dari nilai α sebesar 0,05. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa seluruh instrumen pernyataan dari variabel keadilan distributif kompensasi yang digunakan adalah valid dan dapat digunakan dalam penelitian. Hasil uji reliabilitas menunjukkan Cronbachs Alpha untuk variabel keadilan distributif kompensasi nilainya lebih besar dari 0,5 tepatnya berada di angka 0.899. Dengan demikian maka dapat dinyatakan jika seluruh instrumen yang digunakan dalam penelitian ini dan memenuhi kriteria reliabilitas sebagai alat pengumpul data dan tergolong kriteria yang sangat reliabel.
3. Variabel Keadilan Prosedural Kompensasi
Hasil analisis menggunakan SPSS terhadap validitas dan reliabilitas keadilan prosedural kompensasi disajikan pada tabel berikut ini:
Tabel 4.4 Validitas dan Reliabilitas Keadilan Prosedural Kompensasi No
Item Signifikansi Keterangan
Nilai Reliabilitas Keterangan 1 0,000 Valid 0,860 Reliabel 2 0,000 Valid 3 0,000 Valid 4 0,000 Valid 5 0,000 Valid 6 0,000 Valid 7 0,000 Valid
Sumber : diolah dari lampiran
Berdasarkan hasil pengujian intrumen, variabel keadilan prosedural kompensasi mempunyai nilai signifikansi (2-tailed) lebih kecil dari nilai α sebesar 0,05. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa seluruh instrumen pernyataan dari variabel keadilan prosedural kompensasi yang digunakan adalah valid dan dapat digunakan dalam penelitian. Hasil penghitungan uji reliabilitas menunjukkan Cronbachs
Alpha untuk variabel keadilan prosedural kompensasi nilainya lebih
besar dari 0,5 tepatnya berada di angka 0.860. Dengan demikian maka dapat dinyatakan jika seluruh instrumen yang digunakan dalam penelitian ini dan memenuhi kriteria reliabilitas sebagai alat pengumpul data dan tergolong kriteria yang sangat reliabel.
4. Variabel Komitmen Afektif
Hasil analisis menggunakan SPSS terhadap validitas dan reliabilitas komitmen afektif disajikan pada tabel berikut ini:
Tabel 4.5 Validitas dan Reliabilitas Komitmen Afektif No
Item Signifikansi Keterangan
Nilai Reliabilitas Keterangan 1 0,000 Valid 0,548 Reliabel 2 0,000 Valid 3 0,000 Valid 4 0,000 Valid 5 0,000 Valid 6 0,000 Valid 7 0,000 Valid 8 0,001 Valid
Sumber : diolah dari lampiran
Berdasarkan hasil pengujian intrumen, variabel komitmen afektif mempunyai nilai signifikansi (2-tailed) lebih kecil dari nilai α sebesar 0,05. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa seluruh instrumen pernyataan dari variabel komitmen afektif yang digunakan adalah valid dan dapat digunakan dalam penelitian. Hasil penghitungan uji reliabilitas menunjukkan Cronbachs Alpha untuk variabel komitmen afektif nilainya lebih besar dari 0,5 tepatnya berada di angka 0.548. Dengan demikian maka dapat dinyatakan jika seluruh instrumen yang digunakan dalam penelitian ini dan memenuhi kriteria reliabilitas sebagai alat pengumpul data dan tergolong kriteria reliabel.
C. Hasil Penelitian
1. Analisis Regresi Berganda
Dalam menganalisis data dan menentukan hipotesis penelitian, maka peneliti menggunakan alat analisis Regresi Linear Berganda (Sarwono, 2005: 79) dengan formulasi sebagai berikut:
Y =a+ b1X1 + b2X2 + b3X3 + ….. + bnXn
Di mana:
Y = variabel terikat X1, X2 dan X3 = variabel bebas
a = konstanta
b = koefisien regresi
Formulasi di atas jika dimasukkan ke dalam variabel penelitian berdasarkan hasil data yang diperoleh pada table 4.10 maka dapat diperoleh persamaan regresi berganda sebagai berikut :
Y = 16,678 + 0.378 (X1) + 0.821 (X2) + 0.641 (X3)
Keterangan : Y = Komitmen Afektif
X1 = Kepemimpinan Transformasional X2 = Keadilan Distributif Kompensasi X3 = Keadilan Prosedural Kompensasi
a = Konstanta
Tabel 4.6 Nilai Koefisien Regresi Berganda
Sumber : diolah dari lampiran
Persamaan regresi di atas mengandung arti sebagai berikut :
a. Nilai koefisien regresi X1 sebesar 0,378 bertanda positif. Apabila Kepemimpinan Transformasional meningkat, maka Komitmen Afektif akan meningkat juga, atau dapat diartikan semakin tinggi Kepemimpinan Transformasional maka semakin tinggi pula tingkat Komitmen Afektif. Demikian juga sebaliknya, apabila Kepemimpinan Transformasional menurun, maka Komitmen Afektif akan menurun. b. Nilai koefisien regresi X2 sebesar 0,821 bertanda positif. Apabila
Keadilan Distributif Kompensasi meningkat maka Komitmen Afektif juga dapat diprediksi akan meningkat. Demikian juga sebaliknya, apabila Keadilan Distributif Kompensasi menurun, maka Komitmen Afektif dapat diprediksi juga akan menurun.
c. Nilai koefisien regresi X3 sebesar 0,641 bertanda positif. Apabila Keadilan Prosedural Kompensasi meningkat, maka Komitmen Afektif akan meningkat juga, atau dapat diartikan semakin tinggi Keadilan Prosedural Kompensasi maka semakin tinggi pula tingkat Komitmen Afektif. Demikian juga sebaliknya, apabila Keadilan Prosedural Kompensasi menurun, maka Komitmen Afektif juga akan menurun.
Model Summaryb .714a .510 .496 2.17248 2.011 Model 1 R R Square Adjusted R Square St d. Error of the Estimate Durbin-Wat son
Predictors: (Constant), Keadilan_Prosedural, Kepemimpinan_ Transf ormasional, Keadilan_Distributif
a.
Dependent Variable: Komitmen_Af ektif b.
2. Koefisien Determinasi (R-Square)
Koefisien determinasi (R²) pada intinya mengukur seberapa jauh kemampuan model dalam menerangkan variasi variabel dependen. Nilai koefisien determinasi adalah antara nol dan satu. (Ghozali, 2011: 97). Pengujian ini dengan melihat nilai R Square (R²). Nilai R² yang kecil berarti menunjukkan kemampuan variabel Kepemimpinan Transformasional, Keadilan Distributif Kompensasi dan variabel Keadilan Prosedural Kompensasi dalam menjelaskan variasi variabel Komitmen Afektif sangat terbatas. Nilai yang mendekati 1 berarti variabel-variabel independen memberikan hampir semua informasi yang dibutuhkan untuk memprediksi variasi Komitmen Afektif. Hasil analisis menggunakan SPSS terhadap nilai koefisien determinasi disajikan pada tabel berikut ini:
Tabel 4.7 Nilai Koefisien Determinasi
Berdasarkan tabel di atas diperoleh R sebesar 0,496. Hal ini berarti bahwa kemampuan variabel Kepemimpinan Transformasional, Keadilan Distributif Kompensasi dan variabel Keadilan Prosedural Kompensasi dalam menjelaskan pengaruhnya terhadap variabel Komitmen Afektif mencapai 49,6 % dan sisanya sebesar 50,4 % merupakan pengaruh dari variabel lain di luar model yang tidak diteliti dalam penelitian ini.
ANOVAb 486.987 3 162.329 34.394 .000a 467.246 99 4.720 954.233 102 Regression Residual Total Model 1 Sum of
Squares df Mean Square F Sig.
Predictors: (Const ant), Keadilan_Prosedural, Kepemimpinan_Transf ormasional, Keadilan_Distributif
a.
Dependent Variable: Komitmen_Af ektif b.
3. Uji Simultan (F-test)
Uji statistik F pada dasarnya menunjukkan apakah semua variabel independen atau bebas yang dimasukkan dalam model mempunyai pengaruh secara bersama-sama terhadap variabel dependen/terikat (Ghozali, 2011: 98). Pengujian ini dilakukan untuk melihat apakah semua variabel independen, Kepemimpinan Transformasional (X1), Keadilan Distributif Kompensasi (X2) dan Keadilan Prosedural Kompensasi (X3) benar-benar berpengaruh secara simultan (bersama-sama) terhadap variabel Komitmen Afektif (Y). Hasil analisis menggunakan SPSS terhadap pengaruh variabel-variabel independen secara simultan disajikan pada tabel di bawah ini:
Tabel 4.8 Hasil Pengujian Secara Simultan (F-test)
Dari tabel di atas diperoleh nilai F hitung sebesar 34,394 dengan menggunakan tingkat kepercayaan (confidence interval) 95% atau α = 0,05 dan diketahui nilai signifikansi 0,000 (lebih kecil dari α = 0,05). Hal ini berarti secara simultan Kepemimpinan Transformasional,
Coeffi ci entsa 16.678 1.855 8.991 .000 .312 .076 .378 4.116 .000 .945 .109 .821 8.662 .000 .548 .086 .641 6.341 .000 (Constant) Kepemimpinan_ Transf ormasional Keadilan_Distributif Keadilan_Prosedural Model 1 B St d. Error Unstandardized Coef f icients Beta St andardized Coef f icients t Sig.
Dependent Variable: Komitmen_Af ektif a.
Keadilan Distributif Kompensasi dan variabel Keadilan Prosedural Kompensasi berpengaruh positif signifikan terhadap Komitmen Afektif. 4. Uji Parsial (t-test)
Uji statistik t pada dasarnya menunjukkan seberapa jauh pengaruh satu variabel independen secara individual dalam menerangkan variasi variabel dependen (Ghozali, 2011: 98). Pengujian ini dilakukan untuk mengetahui seberapa jauh pengaruh variabel-variabel independen, Kepemimpinan Transformasional (X1), Keadilan Distributif Kompensasi (X2) dan Keadilan Prosedural Kompensasi (X3) terhadap variabel dependen Komitmen Afektif (Y) secara parsial atau terpisah. Hasil analisis menggunakan SPSS terhadap pengaruh variabel-variabel independen secara parsial disajikan pada tabel di bawah ini:
Tabel 4.9 Hasil Pengujian Secara Parsial (t-test)
Tabel di atas mengandung arti sebagai berikut :
a. Untuk variabel Kepemimpinan Transformasional dengan tingkat signifikansi 95% (α=0,05) diperoleh nilai signifikansi t sebesar 4,116. Nilai signifikansi t dibandingkan dengan α maka diketahui
nilai signifikansi Kepemimpinan Transformasional 0,000 < 0,05 sehingga dapat dikatakan hipotesis pertama diterima, hal ini berarti variabel Kepemimpinan Transformasional mempunyai pengaruh positif signifikan terhadap variabel Komitmen Afektif.
b. Untuk variabel Keadilan Distributif Kompensasi dengan tingkat signifikansi 95% (α=0,05) diperoleh nilai signifikansi t sebesar 8,662. Nilai signifikansi t dibandingkan dengan α maka diketahui nilai signifikansi Keadilan Distributif Kompensasi 0,000 < 0,05 sehingga dapat dikatakan hipotesis ke dua diterima, hal ini berarti variabel Keadilan Distributif Kompensasi mempunyai pengaruh positif signifikan terhadap variabel Komitmen Afektif.
c. Untuk variabel Keadilan Prosedural Kompensasi dengan tingkat signifikansi 95% (α=0,05) diperoleh nilai signifikansi t sebesar 6,341. Nilai signifikansi t dibandingkan dengan α maka diketahui nilai signifikansi Keadilan Prosedural Kompensasi 0,000 < 0,05 sehingga dapat dikatakan hipotesis ke tiga diterima, hal ini berarti variabel Keadilan Prosedural Kompensasi mempunyai pengaruh positif signifikan terhadap variabel Komitmen Afektif.
D. Pembahasan
1. Pengaruh Kepemimpinan Transformasional Terhadap Komitmen Afektif
Kepemimpinan transformasional pada suatu perusahaan akan menumbuhkan komitmen karyawan pada perusahaan. Hasil data SPSS
menunjukkan bahwa kepemimpinan transformasional pada 3 BPRS tersebut memiliki pengaruh positif terhadap komitmen afektif. Untuk variabel Kepemimpinan Transformasional diperoleh nilai signifikansi t sebesar 4,116 dengan nilai signifikansi 0,000 < 0,05 hal ini berarti bahwa variabel Kepemimpinan Transformasional mempunyai pengaruh positif signifikan terhadap variabel Komitmen Afektif. Berdasarkan data hasil responden dapat disimpulkan bahwa perilaku organisasi pada suatu perusahaan dipengaruhi oleh berbagai faktor, salah satunya adalah kepemimpinan maupun komitmen dari masing-masing individu untuk bekerja pada perusahaan tersebut.
2. Pengaruh Keadilan Distributif Kompensasi Terhadap Komitmen Afektif
Keadilan Distributif Kompensasi merupakan hasil kerja karyawan selama bekerja pada suatu perusahaan. Hasil data SPSS menunjukkan bahwa keadilan distributif kompensasi pada 3 BPRS tersebut berpengaruh positif terhadap komitmen afektif. Untuk variabel Keadilan Distributif Kompensasi diperoleh nilai signifikansi t sebesar 8,662 dengan nilai signifikansi 0,000 < 0,05 hal ini berarti bahwa Variabel Keadilan Distributif Kompensasi mempunyai pengaruh positif signifikan terhadap variabel Komitmen Afektif. Berdasarkan data hasil responden dapat disimpulkan bahwa terdapat beberapa faktor yang mempengaruhi keadilan distributif pada lembaga keuangan syariah tersebut, antara lain faktor gaji yang diberikan pada karyawan, maupun alasan individu untuk bekerja.
3. Pengaruh Keadilan Prosedural Kompensasi Terhadap Komitmen Afektif
Keadilan Prosedural Kompensasi merupakan keadilan yang lebih kepada pembuatan keputusan yang diambil oleh pihak pimpinan kepada karyawan. Hasil data SPSS menunjukkan bahwa keadilan prosedural kompensasi berpengaruh positif terhadap komitmen afektif. Untuk variabel Keadilan Prosedural Kompensasi diperoleh nilai signifikansi t sebesar 6,341 dengan nilai signifikansi 0,000 < 0,05 hal ini berarti bahwa Variabel Keadilan Prosedural Kompensasi mempunyai pengaruh positif signifikan terhadap variabel Komitmen Afektif. Berdasarkan data hasil responden menunjukkan bahwa setiap keputusan yang diambil oleh pihak pimpinan sudah sesuai standar kompensasi.
60
KESIMPULAN, SARAN, DAN KETERBATASAN PENELITIAN A. KESIMPULAN
1. Kepemimpinan transformasional berpengaruh positif terhadap komitmen afektif. Hal ini berarti bahwa semakin tinggi kepemimpinan transformasionalnya, maka akan berpengaruh pada meningkatnya rasa komitmen afektif karyawan.
2. Keadilan distributif kompensasi berpengaruh positif terhadap komitmen afektif. Hal ini menunjukkan bahwa semakin tinggi keadilan distributif kompensasi perusahaan, maka semakin akan berpengaruh pada meningkatnya komitmen afektif karyawan.
3. Keadilan prosedural kompensasi berpengaruh positif terhadap komitmen afektif. Hal ini berarti bahwa semakin tinggi keadilan prosedural kompensasi pada perusahaan, maka akan berpengaruh pada meningkatnya komitmen afektif karyawan.
B. KETERBATASAN PENELITIAN
Penyebaran kuesioner kepada karyawan BPRS dilakukan secara tidak langsung, hal ini membuat peneliti tidak dapat berinteraksi langsung kepada responden yang diteliti. Sedangkan wawancara dilakukan secara langsung dengan ibu Ayu Ida Puspita S, SE., bagian umum & personalia pada BPRS Bangun Derajat Warga, pada BPRS Madina Mandiri Sejahtera, wawancara dilakukan dengan ibu Dian P. Sofiansyah, SE., bagian supervisor HRD.
Namun, wawancara yang dilakukan peneliti sangat terbatas karena dari masing-masing BPRS yang bersedia diwawancarai hanya dua informan. C. SARAN
1. Bagi Instansi
Berdasarkan hasil penelitian, komitmen afektif sangat diperlukan dalam mewujudkan visi dan misi setiap BPRS. Salah satu cara dalam membangun dan meningkatkan komitmen afektif adalah dengan memperhatikan gaya kepemimpinan dan keadilan dalam kompensasi, baik dalam distribusi maupun prosedur pemberian kompensasi pada setiap karyawan BPRS yang diharapkan. Selain itu, BPRS juga bisa memberikan sosialisasi yang lebih mendalam kepada karyawan sehingga memiliki pemahaman yang sama tentang kompensasi. Hal ini dilakukan untuk menghindari rasa ketidakadilan yang terjadi pada karyawan dalam pemberian kompensasi. Sehubungan dengan itu, kepemimpinan transformasional BPRS juga memiliki peranan yang sangat penting dalam perusahaan sebagai panutan karyawan, kemampuan memutuskan dan memberikan pendapat untuk mencapai tujuan bersama.
2. Bagi Peneliti Selanjutnya
Penelitian ini meneliti tentang kepemimpinan transformasional, keadilan distributif kompensasi dan keadilan prosedural kompensasi terhadap komitmen afektif. Penelitian ini sudah menambahkan satu variabel yaitu kepemimpinan transformasional dari penelitian sebelumnya. Penelitian ini juga fokus menggabungkan sampel secara
keseluruhan. Sehingga peneliti berharap peneliti selanjutnya mampu membandingkan kepemimpinan dan keadilan kompensasi terhadap komitmen afektif dengan memodifikasi atau menambah variabel yang akan diteliti. Selain itu, juga mampu menganalisis perbandingan hasil penelitian masing-masing BPRS secara terpisah agar mampu menunjukkan lembaga keuangan syariah yang makro, medium dan small size yang lebih unggul.
DAFTAR PUSTAKA
Adawiyah, Kurniatul. 2015. “Pengaruh Keadilan Distributif Kompensasi dan Gaya Kepemimpinan Transformasional terhadap Komitmen Afektif Karyawan JNE Banten dengan Kepuasan Kerja”. Tesis, Yogyakarta: Universitas Muhammadiyah Yogyakarta.
Allen & Meyer. 1990. “The Measurement and Antecedents of Affective,
Continuance and Normative Commitment to the Organization”. Journal of
Occupational Psychology, Vol. 63, pp. 1-18.
Amalia, Euis. 2009. “Keadilan Distributif dalam Ekonomi Islam”. Jakarta: PT. RajaGrafindo Persada.
Ancok, Djamaludin. 2012. “Psikologi Kepemimpinan & Inovasi”. Jakarta: Erlangga.
Ardi Jati Hanung Prasetyo. 2008. “Keterkaitan antara kepemimpinan transformasional dan transaksional dengan komitmen organisasional di PT. Kereta Api Indonesia (KAI) Stasiun Solo Balapan Surakarta”. Program Studi Magister Manajemen.
Arviana Fitri Kusumastuti, dan Harlina Nurtjahjanti. 2013. “Komitmen Afektif
Organisasi Ditinjau Dari Persepsi Terhadap Kepemimpinan
Transaksional Pada Pekerja Pelaksana Di Perusahaan Umum (PERUM)
X Semarang”. Jurnal Studi Manajemen & Organisasi. Volume 10, Nomor
1, Januari.
Avolio & Bass. 1990. Multifactor Leadership Questionnaire. Palo Alto, CA: Consulting Psychologists Press.
_________(1994). Improving organizational effectiveness through
Transformational leadership. CA: Sage.
_________(1997). The Full Range Leadership Development Manual ForThe
Multifactor Leadership Questionnaire. Redwood City, CA: Mindgarden.
Bass, Bernard. 1990. Bass and stogdill’s handbook of leadership: Theory,
research, and managerial application. Third Edition. New York: Free
Press.
_________ (1985). “Leadership and Performance Beyond Expectation”. New York: Free Press.
Bass, Bernard, dan Riggio. 2006. Transformational leadership (2nd ed.). Mahwah, NJ: Lawrence Erlbaum.
Bass (et. al.) 2003. Predicting Unit Performance by Assesing Transformational
and Transactional Leadership, Journal of Applied Psychology, 88 (2),
207-218.
Burns. 1978. “Transactional and Transforming Leadership”. Harpers Collins. Dahri, Nur Wahyuniati. 2015. “Peran Mediasi Kepuasan Kerja Pada Model
Pengaruh Keadilan Distributif Kompensasi, Keadilan Prosedural Kompensasi, Person Organizational Fit Terhadap Komitmen Afektif”. Tesis. Yogyakarta: Universitas Muhammadiyah Yogyakarta.
Dewi, S. Kadek. 2013. “Pengaruh Gaya Kepemimpinan Transformasional terhadap Kepuasan Kerja Karyawan dan Komitmen Organisasi pada PT. KPM”. Jurnal Manajemen, Strategi Bisnis, dan Kewirausahaan Vol. 7, No. 2.
Dwi & Ahyar. 2008. “Pengaruh Keadilan Prosedural dan Distributif terhadap
Kepuasan Kerja dan Komitmen Afektif”. Jurnal bisnis strategi, Vol 17 No
1, Juli.
Edy, Retno Intan. 2014. “Analisa Pengaruh Keadilan Distributif Kompensasi dan Keadilan Prosedural Kompensasi terhadap Kinerja yang Dimediasi oleh Kepuasan Kerja pada Karyawan di RSUD Kraton Kabupaten Pekalongan”. Tesis, Yogyakarta: Universitas Muhammadiyah Yogyakarta.
Fortmann, Kristen., Benjamin A. Feinzimer., Chris Thompsin., Brooke Glover., Alethea Moraes dan Mark Frame. 2003, “The Effect of Tranformational
and Transactional Leadership on Affective”. Poster Session Presented
akuntansi the 24th annual IOOB Conference, Akron, OH.
Ghozali, Imam. 2011. “Aplikasi Analisis Multivariate dengan Program IBM SPSS 19”. Semarang: UNDIP.
Gibson (et. al.). 2003. “Organizations: Behavior Structure Processes”. New York: McGraw-Hill High Educations.
Hasan Rokhim A. 2011. “Kecerdasan Menurut Al-Qur’an”. Tercantum dalam
https://arhan65.wordpress.com/. Diakses tanggal 06 Januari 2016.
Hasibuan, Malayu. 2001. “Manajemen sumber daya manusia”. Edisi Revisi Mei. Bumi Aksara, ISBN 979-526-491-5.
Kwon, S. and Kim, M.U. 2008. “Employee Reactions to Gainsharing under seniority pay system: The mediating effect of distributive, procedural, and
interactional justice”. Human Resource Manajement, 47 (4): 757-775.
McNeese-Smith, Dona. 1996. “Increasing Employee Productivity, Job
Satisfaction, and Organizational Commitment”. Hospital and Health
Services Administration, Vol.41, No.2, pp.160-175.
Moh. Nazir. 1998. “Metode Penelitian”. Jakarta: Ghalia Indonesia.
Mulyani, Sri. 2013. “Meningkatkan Komitmen Afektif Pegawai Badan Pusat Statistik Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta Melalui Keadilan Kompensasi dan Motivasi Kerja”. Tesis, Yogyakarta: Universitas Muhammadiyah Yogyakarta.
Novega. 2015. “Analisis Keadilan Prosedural, Keadilan Distributif dan Religiusitas terhadap Komitmen Afektif Pegawai RS PKU Muhammadiyah Yogyakarta Unit II”. Tesis, Yogyakarta: Universitas Muhammadiyah Yogyakarta.
Pareke, Fahrudin dan Suryana. 2009 “Hubungan Kausalitas antara Keadilan
Organisasional, Kepuasan Kerja, dan Komitmen Organisasional”.
Trikonomika Volume 8, No. 2, Desember 2009, Hal. 96-102, ISSN 1411-514X.
Putri, Ananda. 2016. “Pengaruh Keadilan Distributif Kompensasi, Keadilan Prosedural Kompensasi Dan Kecerdasan Emosional Terhadap Komitmen Afektif”. Skripsi Muamalat.
Runing, Hunik Sri. 2011. “Jarak Kekuasaan Sebagai Pemoderasi pengaruh
Keadilan Organisasi terhadap Komitmen Karyawan pada Supervisor”.
Jurnal Manajemen Teori dan Terapan Tahun 4, No. 3, Desember.
Sekaran, Uma. 2006. “Research Methods For Business”. Jakarta: Salemba Empat. Singgih Tiwut Atmojo dan Heru Kurnianto Tjahjono. “Pengaruh Keadilan
Distributif Dan Prosedural Kompensasi Terhadap Kepuasan Kerja Dan
Kinerja Paramedis Di Rumah Sakit“. Vol.7 No.1 Februari 2016.
Sugiyono. 2011. “Metode Penelitian Kuantitatif Kualitatif Dan R & D”. Bandung: Alfabeta.
Su-Yung Fu. 2000. “The relationship among transformational leadership, organizational commitmen and citizenship behavior: the case of
expatriates”. Master’s Thesis. URN: etd-0201101-153856.
Tjahjono, Heru K. 2008. “Validasi Item-Item Keadilan Distributif Dan Keadilan Prosedural: Aplikasi Structural Equation Modeling Dengan Confirmatory
Factor Analysis (CFA)”. Journal Article.
_________(2010). “Manajemen Berkeadilan dan pengaruhnya pada Outcomes perusahaan”. Pidato Pengukuhan Jabatan Guru Besar Fakultas Ekonomi Universitas Muhammadiyah Yogyakarta.
Yohanes Budiarto dan Selly. “Komitmen Karyawan Pada Perusahaan Ditinjau
Dari Kepemimpinan Transformasional Dan Transaksional”. Jurnal
Psikologi Vol. 2 No. 2, Desember 2004.
Yousef, darwish, A. 2000. “Organizational commitmen: a mediator of the relationship of leadership behavior with job satisfaction and performance
in a non-western country”. Journal of managerial psychology. Vol. 15. No.
1. PP. 6-28.
Yusmedi Nurfaizal. “Analisis Faktor Gaya Kepemimpinan Transformasional Dan Transaksional Terhadap Komitmen Tenaga Kerja UMKM Yang Dimediasi
Kepuasan Kerja”. Jurnal Probisnis vol 8 no. 2 Agustus 2015. ISSN : 1979
15 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 3 2 4 3 24 12 28 28 16 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 3 2 4 2 32 16 28 27 17 4 4 3 4 4 3 4 2 4 4 4 3 4 4 4 4 4 3 4 3 4 4 4 3 2 4 2 28 15 27 26 18 3 3 4 2 4 4 3 4 3 3 3 3 2 4 3 3 3 2 3 2 4 4 2 3 2 4 3 27 12 20 24 19 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 32 16 28 32 20 3 3 3 3 3 3 2 2 3 3 3 3 3 2 1 1 2 3 2 3 3 2 4 3 3 1 3 22 12 14 22 21 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 2 3 2 2 2 3 2 32 16 28 20 22 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 3 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 2 2 3 2 32 15 28 25 23 4 4 3 4 4 3 3 3 3 3 4 4 4 3 3 2 3 3 4 4 4 3 3 2 3 3 2 28 14 22 24 24 4 4 3 4 3 3 3 4 4 4 4 4 4 4 4 3 4 4 4 1 4 4 5 2 2 4 3 28 16 27 25 25 4 4 3 4 4 4 4 4 3 3 4 3 4 4 4 4 3 3 4 4 4 4 4 3 3 4 2 31 13 26 28 26 4 3 3 4 3 3 3 4 4 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 27 13 21 24 27 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 2 2 3 2 24 12 21 21 28 4 4 4 4 3 3 3 3 5 3 3 4 3 3 3 3 3 3 3 2 3 3 3 3 3 3 3 28 15 21 23 29 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 24 12 21 24 30 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 24 12 21 24 31 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 2 4 3 4 4 4 2 4 4 4 4 3 2 3 4 3 32 14 25 27 32 3 3 3 3 3 3 3 3 4 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 24 13 21 24 33 3 3 4 4 3 4 4 4 3 4 3 4 4 3 4 4 4 4 4 4 4 4 4 2 2 4 3 29 14 27 27 34 4 3 3 4 4 3 3 3 4 5 5 5 3 3 4 5 4 5 4 5 3 4 3 2 3 4 1 27 19 28 25 35 5 4 4 5 5 4 4 3 5 5 5 5 4 3 4 5 5 5 5 5 4 4 4 2 1 4 1 34 20 31 25 36 3 2 3 4 4 4 3 3 4 5 5 5 3 3 4 5 3 5 4 3 3 3 3 1 1 3 2 26 19 27 19 37 3 2 3 4 4 4 3 3 4 5 5 5 3 3 4 5 3 5 4 3 3 3 3 1 1 3 2 26 19 27 19 38 4 4 3 4 4 3 4 3 5 4 4 4 4 3 4 4 4 3 4 4 4 4 3 2 3 4 2 29 17 26 26 39 3 3 4 2 4 4 3 4 3 3 3 3 4 3 4 4 4 4 4 4 4 4 4 3 4 4 2 27 12 27 29 40 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 2 4 4 2 4 4 3 32 16 28 27 41 2 3 3 3 3 3 2 3 3 3 3 3 3 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 3 3 3 2 22 12 27 27 42 3 3 4 2 4 4 3 4 3 3 3 3 2 4 3 3 3 2 3 2 4 4 2 3 2 4 3 27 12 20 24 43 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 32 16 28 32 44 3 3 3 3 3 3 2 2 3 3 3 3 3 2 1 1 2 3 2 3 3 2 4 3 3 1 3 22 12 14 22 45 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 2 3 2 2 2 3 2 32 16 28 20 46 4 4 3 4 3 3 3 4 4 4 4 4 4 4 4 3 4 4 4 1 4 4 5 2 2 4 3 28 16 27 25 47 4 4 3 4 4 4 4 4 3 3 4 3 4 4 4 4 3 3 4 4 4 4 4 3 3 4 2 31 13 26 28 48 4 3 3 4 3 3 3 4 4 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 27 13 21 24 49 4 3 3 4 4 3 3 3 4 5 5 5 3 3 4 5 4 5 4 5 3 4 3 2 3 4 1 27 19 28 25 50 5 4 4 5 5 4 4 3 5 5 5 5 4 3 4 5 5 5 5 5 4 4 4 2 1 4 1 34 20 31 25 51 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 2 4 4 2 4 4 3 32 16 28 27 52 2 3 3 3 3 3 2 3 3 3 3 3 3 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 3 3 3 2 22 12 27 27 53 4 3 3 4 4 3 3 3 4 5 5 5 3 3 4 5 4 5 4 5 3 4 3 2 3 4 1 27 19 28 25 54 5 4 4 5 5 4 4 3 5 5 5 5 4 3 4 5 5 5 5 5 4 4 4 2 1 4 1 34 20 31 25 55 3 2 3 4 4 4 3 3 4 5 5 5 3 3 4 5 3 5 4 3 3 3 3 1 1 3 2 26 19 27 19 56 3 2 3 4 4 4 3 3 4 5 5 5 3 3 4 5 3 5 4 3 3 3 3 1 1 3 2 26 19 27 19 57 5 4 4 5 5 4 4 3 5 5 5 5 4 3 4 5 5 5 5 5 4 4 4 2 1 4 1 34 20 31 25 58 3 3 4 2 4 4 3 4 3 3 3 3 2 4 3 3 3 2 3 2 4 4 2 3 2 4 3 27 12 20 24 59 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 32 16 28 32 60 3 3 3 3 3 3 2 2 3 3 3 3 3 2 1 1 2 3 2 3 3 2 4 3 3 1 3 22 12 14 22 61 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 2 3 2 2 2 3 2 32 16 28 20 62 4 4 4 4 4 4 3 4 4 4 5 4 4 4 5 4 4 4 4 4 4 4 4 3 3 4 2 31 17 29 28 63 4 3 4 4 3 4 4 4 4 4 5 4 4 4 4 4 4 4 4 3 4 3 4 3 4 4 3 30 17 28 28 64 4 4 4 4 4 4 3 4 4 4 5 4 4 4 4 4 4 4 4 3 2 4 4 3 3 4 1 31 17 28 24 65 4 3 3 4 4 3 3 3 4 5 5 5 3 3 4 5 4 5 4 5 3 4 3 2 3 4 1 27 19 28 25 66 5 4 4 5 5 4 4 3 5 5 5 5 4 3 4 5 5 5 5 5 4 4 4 2 1 4 1 34 20 31 25 67 3 2 3 4 4 4 3 3 4 5 5 5 3 3 4 5 3 5 4 3 3 3 3 1 1 3 2 26 19 27 19 68 3 2 3 4 4 4 3 3 4 5 5 5 3 3 4 5 3 5 4 3 3 3 3 1 1 3 2 26 19 27 19 69 5 4 4 5 5 4 4 3 5 5 5 5 4 3 4 5 5 5 5 5 4 4 4 2 1 4 1 34 20 31 25 70 5 4 4 5 5 4 4 3 5 5 5 5 4 3 4 5 5 5 5 5 4 4 4 2 1 4 1 34 20 31 25 71 4 4 3 4 3 3 3 4 4 4 4 4 4 4 4 3 4 4 4 1 4 4 5 2 2 4 3 28 16 27 25 72 4 4 3 4 4 4 4 4 3 3 4 3 4 4 4 4 3 3 4 4 4 4 4 3 3 4 2 31 13 26 28 73 4 3 3 4 3 3 3 4 4 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 27 13 21 24 74 4 4 3 4 4 3 4 3 5 4 4 4 4 3 4 4 4 3 4 4 4 4 3 2 3 4 2 29 17 26 26 75 3 3 4 2 4 4 3 4 3 3 3 3 4 3 4 4 4 4 4 4 4 4 4 3 4 4 2 27 12 27 29 76 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 2 4 4 2 4 4 3 32 16 28 27 77 2 3 3 3 3 3 2 3 3 3 3 3 3 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 3 3 3 2 22 12 27 27 78 4 3 3 4 4 3 3 3 4 5 5 5 3 3 4 5 4 5 4 5 3 4 3 2 3 4 1 27 19 28 25 79 5 4 4 5 5 4 4 3 5 5 5 5 4 3 4 5 5 5 5 5 4 4 4 2 1 4 1 34 20 31 25 80 3 2 3 4 4 4 3 3 4 5 5 5 3 3 4 5 3 5 4 3 3 3 3 1 1 3 2 26 19 27 19 81 4 4 4 4 4 4 3 4 4 4 5 4 4 4 5 4 4 4 4 4 4 4 4 3 3 4 2 31 17 29 28 82 4 3 4 4 3 4 4 4 4 4 5 4 4 4 4 4 4 4 4 3 4 3 4 3 4 4 3 30 17 28 28 83 4 4 4 4 4 4 3 4 4 4 5 4 4 4 4 4 4 4 4 3 2 4 4 3 3 4 1 31 17 28 24 84 4 3 3 4 4 3 3 3 4 5 5 5 3 3 4 5 4 5 4 5 3 4 3 2 3 4 1 27 19 28 25 85 5 4 4 5 5 4 4 3 5 5 5 5 4 3 4 5 5 5 5 5 4 4 4 2 1 4 1 34 20 31 25 86 3 2 3 4 4 4 3 3 4 5 5 5 3 3 4 5 3 5 4 3 3 3 3 1 1 3 2 26 19 27 19 87 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 2 4 4 2 4 4 3 32 16 28 27 88 2 3 3 3 3 3 2 3 3 3 3 3 3 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 3 3 3 2 22 12 27 27 89 4 4 4 4 4 4 4 4 5 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 3 4 4 4 1 4 4 1 32 17 28 25 90 4 4 4 4 4 4 3 4 5 4 4 4 3 4 5 4 4 4 4 3 3 4 4 1 4 4 2 31 17 28 25 91 4 3 5 4 3 4 3 4 5 4 4 4 3 4 5 4 4 4 4 3 2 4 4 2 4 4 2 30 17 28 25 92 4 4 4 4 4 4 3 4 4 4 5 4 4 4 5 4 4 4 4 4 4 4 4 3 3 4 2 31 17 29 28 93 4 3 4 4 3 4 4 4 4 4 5 4 4 4 4 4 4 4 4 3 4 3 4 3 4 4 3 30 17 28 28 94 4 4 4 4 4 4 3 4 4 4 5 4 4 4 4 4 4 4 4 3 2 4 4 3 3 4 1 31 17 28 24 95 4 4 4 5 3 4 4 4 4 4 4 3 4 4 4 4 4 4 4 3 4 4 4 2 3 4 1 32 15 28 25 96 4 4 4 4 3 4 4 4 5 4 4 3 4 4 4 4 4 4 4 4 4 3 4 1 4 4 1 31 16 28 25 97 4 4 4 5 3 4 4 4 5 4 5 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 3 4 2 4 4 3 32 18 28 28 98 4 4 4 5 4 4 4 5 4 4 5 4 3 4 4 4 4 4 4 4 4 3 4 3 3 4 1 34 17 27 26 99 5 5 5 5 5 4 4 4 4 5 5 4 5 4 5 5 5 5 5 5 5 5 5 2 2 5 3 37 18 34 32 100 4 4 3 4 4 3 4 3 5 4 4 4 4 3 4 4 4 3 4 4 4 4 3 2 3 4 2 29 17 26 26 101 3 3 4 2 4 4 3 4 3 3 3 3 4 3 4 4 4 4 4 4 4 4 4 3 4 4 2 27 12 27 29 102 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 2 4 4 2 4 4 3 32 16 28 27 103 2 3 3 3 3 3 2 3 3 3 3 3 3 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 3 3 3 2 22 12 27 27 384 363 370 398 395 381 350 364 407 410 423 395 373 358 394 410 393 408 405 379 356 379 376 243 279 378 224 3,73 3,52 3,59 3,86 3,83 3,70 3,40 3,53 3,95 3,98 4,11 3,83 3,62 3,48 3,83 3,98 3,82 3,96 3,93 3,68 3,46 3,68 3,65 2,36 2,71 3,67 2,17
KEPEMIMPINAN TRANSFORMASIONAL Statistics 103 103 103 103 103 103 103 103 3 3 3 3 3 3 3 3 3.7282 3.5243 3.5922 3.8641 3.8350 3.6990 3.3981 3.5340 .74352 .68377 .55017 .76759 .62774 .50166 .64686 .59104 Valid Missing N Mean Std. Dev iation
Item1 Item2 Item3 Item4 Item5 Item6 Item7 Item8
Item1 7 6.6 6.8 6.8 25 23.6 24.3 31.1 60 56.6 58.3 89.3 11 10.4 10.7 100.0 103 97.2 100.0 3 2.8 106 100.0 2.00 3.00 4.00 5.00 Total Valid Sy stem Missing Total
Frequency Percent Valid Percent
Cumulat iv e Percent Item2 8 7.5 7.8 7.8 36 34.0 35.0 42.7 56 52.8 54.4 97.1 3 2.8 2.9 100.0 103 97.2 100.0 3 2.8 106 100.0 2.00 3.00 4.00 5.00 Total Valid Sy stem Missing Total
Frequency Percent Valid Percent
Cumulat iv e Percent
3 2.8 2.9 100.0 103 97.2 100.0 3 2.8 106 100.0 5.00 Total Sy stem Missing Total Item4 8 7.5 7.8 7.8 14 13.2 13.6 21.4 65 61.3 63.1 84.5 16 15.1 15.5 100.0 103 97.2 100.0 3 2.8 106 100.0 2.00 3.00 4.00 5.00 Total Valid Sy stem Missing Total
Frequency Percent Valid Percent
Cumulat iv e Percent Item5 30 28.3 29.1 29.1 60 56.6 58.3 87.4 13 12.3 12.6 100.0 103 97.2 100.0 3 2.8 106 100.0 3.00 4.00 5.00 Total Valid Sy stem Missing Total
Frequency Percent Valid Percent
Cumulat iv e Percent
33 31.1 32.0 32.0 68 64.2 66.0 98.1 2 1.9 1.9 100.0 103 97.2 100.0 3 2.8 106 100.0 3.00 4.00 5.00 Total Valid Sy stem Missing Total
Frequency Percent Valid Percent
Cumulat iv e Percent Item7 9 8.5 8.7 8.7 44 41.5 42.7 51.5 50 47.2 48.5 100.0 103 97.2 100.0 3 2.8 106 100.0 2.00 3.00 4.00 Total Valid Sy stem Missing Total
Frequency Percent Valid Percent
Cumulat iv e Percent Item8 4 3.8 3.9 3.9 41 38.7 39.8 43.7 57 53.8 55.3 99.0 1 .9 1.0 100.0 103 97.2 100.0 3 2.8 106 100.0 2.00 3.00 4.00 5.00 Total Valid Sy stem Missing Total
Frequency Percent Valid Percent
Cumulat iv e Percent
.000 .000 .000 .000 .002 .000 .024 .000 103 103 103 103 103 103 103 103 103 .649** 1 .522** .455** .386** .264** .565** .416** .754** .000 .000 .000 .000 .007 .000 .000 .000 103 103 103 103 103 103 103 103 103 .469** .522** 1 .216* .428** .652** .516** .586** .729** .000 .000 .029 .000 .000 .000 .000 .000 103 103 103 103 103 103 103 103 103 .776** .455** .216* 1 .441** .300** .544** .054 .699** .000 .000 .029 .000 .002 .000 .591 .000 103 103 103 103 103 103 103 103 103 .596** .386** .428** .441** 1 .526** .477** .055 .680** .000 .000 .000 .000 .000 .000 .582 .000 103 103 103 103 103 103 103 103 103 .304** .264** .652** .300** .526** 1 .524** .547** .673** .002 .007 .000 .002 .000 .000 .000 .000 103 103 103 103 103 103 103 103 103 .676** .565** .516** .544** .477** .524** 1 .413** .823** .000 .000 .000 .000 .000 .000 .000 .000 103 103 103 103 103 103 103 103 103 .222* .416** .586** .054 .055 .547** .413** 1 .536** .024 .000 .000 .591 .582 .000 .000 .000 103 103 103 103 103 103 103 103 103 .848** .754** .729** .699** .680** .673** .823** .536** 1 .000 .000 .000 .000 .000 .000 .000 .000 103 103 103 103 103 103 103 103 103 Sig. (2-tailed) N Pearson Correlation Sig. (2-tailed) N Pearson Correlation Sig. (2-tailed) N Pearson Correlation Sig. (2-tailed) N Pearson Correlation Sig. (2-tailed) N Pearson Correlation Sig. (2-tailed) N Pearson Correlation Sig. (2-tailed) N Pearson Correlation Sig. (2-tailed) N Pearson Correlation