• Tidak ada hasil yang ditemukan

Uji validitas yang digunakan untuk variabel Y (Sikap Kewirausahaan Siswa) terdiri atas enam indikator, yaitu: (1) Kepercayaan diri; (2) Berorientasi pada tugas dan hasil; (3) Pengambilan resiko; (4) Kepemimpinan; (5) Keorisinilan; (6) Berorientasi ke masa depan. Keenam indikator tersebut diuraikan menjadi 15 butir pernyataan angket.

Rekapitulasi hasil perhitungan uji validitas variabel Y (Sikap Kewirausahaan Siswa) dengan menggunakan bantuan Microsoft Excel 2007 dapat dilihat pada tabel berikut:

Tabel 4. 3 Validitas Variabel Y

No. Angket Nilai t hitung Nilai t tabel Keterangan

1 2.243 2.101 Valid 2 5.096 2.101 Valid 3 3.989 2.101 Valid 4 4.192 2.101 Valid 5 4.509 2.101 Valid 6 2.979 2.101 Valid 7 2.986 2.101 Valid 8 2.282 2.101 Valid 9 3.262 2.101 Valid 10 4.146 2.101 Valid 11 2.447 2.101 Valid 12 4.546 2.101 Valid 13 2.320 2.101 Valid 14 2.243 2.101 Valid 15 3.461 2.101 Valid

Sumber: Hasil pengolahan data, 2016

4.1.2. Uji Reliabilitas Variabel

Uji reliabilitas digunakan untuk menunjukan sejauh mana suatu hasil pengukuran relatif konsisten apabila pengukuran diulangi dua kali atau lebih. Rumus yang digunakan untuk menghitung reliabilitas instrumen adalah:

 

            

2 2 11 1 1 t b k k r  

(Sambas dan Maman, 2007:38) Dimana: Rumus Varians = σ2 = ∑ 2− ∑ � 2 � � Keterangan:

Manajerial, Vol. 2 No. 2 Januari 2017, Hal - 84 http://ejournal.upi.edu/index.php/manajerial/

r11 = Reliabilitas instrumen/koefisien alfa

k = Banyaknya bulir soal ∑ � = Jumlah varians bulir � = Varians total

N = Jumlah responden

Hasil perhitungan reliabilitas angket terhadap variabel kompetensi pedagogik guru dan sikap kewirausahaan siswa kerja menggunakan aplikasi program Microsoft Excel 2007

dapat dilihat pada tabel berikut:

Tabel 4. 4

Rekapitulasi Hasil Uji Reliabilitas Variabel X dan Y

No. Variabel Nilai Koefisien Alpha Nilai r tabel Keterangan

1 Kompetensi Pedagogik Guru (X)

1,053 0,361

Reliabel 2 Sikap Kewirausahaan Siswa

(Y)

1,034

0,361 Reliabel Sumber: Hasil pengolahan data, 2016

Berdasarkan tabel di atas hasil perhitungan dari angket variabel X (Kompetensi pedagogik guru) diperoleh koefisien alpha = 1,053 sementara nilai tabel r pada α = 0,05 dan db = n - 2 = 0,361. Nilai hitung alpha lebih besar dari nilai tabel r, sehingga angket variabel X (Kompetensi pedagogik guru) dinyatakan reliabel.

Hasil perhitungan reliabilitas variabel Y (Sikap kewirausahaan siswa) diperoleh koefisien alpha = 1,034 sementara nilai tabel r pada α = 0,05 dan db = n - 2 = 0,361, dengan demikian nilai hitung alpha lebih besar dari nilai tabel r. Hal ini menunjukkan bahwa angket variabel Y (Sikap kewirausahaan siswa) dinyatakan reliabel.

Gambaran Hasil Penelitian

Untuk mengetahui gambaran empirik tentang bagaimana persepsi siswa terhadap Kompetensi pedagogik guru (Variabel X) dan Sikap kewirausahaan siswa (Variabel Y) di SMK Negeri 11 Bandung terlebih dahulu harus dibuatkan suatu ukuran standar sebagai pembanding.

Ukuran standar pembanding tersebut dapat dibuat dengan memanfaatkan skor kriterium yang dibagi menjadi lima tingkatan, yaitu daerah sangat tinggi, tinggi, sedang, rendah dan sangat rendah berikut penjabaran skor kriterium dari masing-masing variabel:

a. Gambaran Variabel X (Kompetensi Pedagogik Guru)

1. Menggunakan jumlah skor kriterium (SK) dengan menggunakan rumus: ST (Skor Tertinggi) = 5

JB (Jumlah Bulir) =15 JR (Jumlah Responden) = 75

Manajerial, Vol. 2 No. 2 Januari 2017, Hal - 85 http://ejournal.upi.edu/index.php/manajerial/

= 5 x 15 x 75 = 5625

2. Membandingkan jumlah skor hasil angket variabel X dengan jumlah skor kriterium variabel X. Untuk mencari julmlah skor hasil angket variabel X dengan rumus:

Xi X1X2X3...Xn

Keterangan:

∑Xi = Jumlah skor hasil angket variabel X

Xi – Xn = Jumlah skor angket masing-masing responden

3. Untuk mengetahui Persentase gambaran variabel X pada penelitian ini digunakan rumus:

SK X Xi 

i

Untuk mengetahui gambaran kompetensi pedagogik, maka dapat dilihat persentase sebagai berikut: % 100 5625 4531 x Xi  = 81.00 %

Jadi secara keseluruhan, menurut responden kompetensi pedagogik guru di SMK Negeri 11 Bandung sudah berjalan 81.00 %.

4. Membuat daerah kategori kontinum sangat tinggi, tinggi, sedang, rendah dan sangat rendah:

Skor Sangat Tinggi : SSB x JB x JR : 5 x 15 x 75 = 5625 Skor Tinggi : SB x JB x JR : 4 x 15 x 75 = 4200 Skor Sedang : SC x JB x JR : 3 x 15 x 75 = 3375 Skor Rendah : SK x JB x JR : 2 x 15 x 75 = 2250 Skor Sangat Rendah : SSK x JB x JR

: 1 x 15 x 75 = 1125 Mencari rentang adalah sebagai berikut:

900 5 1125 5625 5    

 Skor ter tinggi Skor ter endahR R

Sehingga dapat ditentukan kriteria sangat tinggi, tinggi, sedang, rendah dan sangat rendah sebagai berikut:

Sangat Rendah 1125 + 900 2025

Rendah 2025 + 900 2925

Sedang 2925 + 900 3825

Tinggi 3825 + 900 4725

Manajerial, Vol. 2 No. 2 Januari 2017, Hal - 86 http://ejournal.upi.edu/index.php/manajerial/

5. Menentukan daerah kontinum untuk variabel X

SR R S T ST

1125 2025 2925 3825 4725 5625 4531

4531 = Kategori Tinggi

Gambar 4. 1

Daerah Kontinum Variabel X

Dari daerah kontinum tersebut dapat diketahui bahwa skor variabel X terletak pada daerah kategori tinggi dengan persentase 81.00 %.

b. Gambaran Variabel Y (Sikap Kewirausahaan Siswa)

Untuk menjelaskan gambaran mengenai sikap kewirausahaan siswa di SMK Negeri 11 Bandung, langkah-langkahnya sebagai berikut:

1. Menggunakan jumlah skor kriterium (SK) dengan menggunakan rumus: ST (Skor Tertinggi) = 5 JB (Jumlah Bulir) = 15 JR (Jumlah Responden) = 75 SK (Skor Kriterium) = ST X JB X JR = 5 x 15 x 75 = 5625

2. Membandingkan jumlah skor hasil angket variabel Y dengan jumlah skor kriterium variabel Y. Untuk mencari julmlah skor hasil angket variabel Y dengan rumus:

1 1 2 3 ... n

Y   Y Y Y Y

3. Untuk mengetahui persentase gambaran variabel Y pada penelitian ini digunakan rumus: 1 100% i Y Y SK 

Untuk mengetahui gambaran kewirausahaan siswa, maka dapat dilihat persentase sebagai berikut: % 100 5625 4443 x Yi  = 78.98 %

Jadi secara keseluruhan, menurut responden sikap kewirausahaan siswa di SMK Negeri 11 Bandung baru berjalan 78.98 %.

4. Membuat daerah kategori kontinum sangat baik, baik, cukup, kurang dan sangat kurang :

Skor Sangat Baik : SST x JB x JR : 5 x 15 x 75 = 5625 Skor Baik : ST x JB x JR

Manajerial, Vol. 2 No. 2 Januari 2017, Hal - 87 http://ejournal.upi.edu/index.php/manajerial/

Skor Cukup : SS x JB x JR : 3 x 15 x 75 = 3375 Skor Kurang : SR x JB x JR

: 2 x 15 x 75 = 2250 Skor Sangat Kurang : SSR x JB x JR

: 1 x 15 x 75 = 1125 Mencari rentang adalah sebagai berikut:

900 5 1125 5625 5    

 Skor ter tinggi Skor ter endahR R

Sehingga dapat ditentukan kriteria sangat baik, baik, cukup, kurang dan sangat kurang sebagai berikut:

Sangat Kurang 1125 + 900 = 2025

Kurang : 2025 + 900 = 2925

Cukup : 2925 + 900 = 3825

Baik : 3825 + 900 = 4725

Sangat Baik : 4725 + 900 = 5625 5. Menentukan daerah kontinum untuk variabel Y

SK K C B SB 1125 2025 2925 3825 4725 5625

4443 4443 = Kategori Baik

Gambar 4. 2

Daerah Kontinum Variabel Y

Dari daerah kontinum tersebut dapat diketahui bahwa skor variabel Y terletak pada daerah baik dengan persentase 78.98 %.

Deskripsi Variabel Penelitian

Deskripsi Variabel Penelitian Kompetensi Pedagogik Guru

Depenelitianmengenai kompetensi pedagogik guru diperoleh dari penyebaran angket yang kemudian dihitung skor rata-rata terhadap skor responden. Keseluruhan indikator analisis pekerjaan dituangkan dalam 15 item pernyataan angket berdasarkan perhitungan dari 75 siswa sebagai responden.

Indikator yang digunakan dalam variabel kompetensi pedagogik guru diukur oleh kompetensi menyusun rencana pembelajaran (RPP), kompetensi melaksanakan proses belajar mengajar, kompetensi melaksanakan penilaian proses belajar mengajar

Depenelitianmengenai variabel kompetensi pedagogik guru diperoleh melalui perhitungan persentase terhadap skor jawaban responden diperoleh hasil seperti tampak pada tabel berikut:

Manajerial, Vol. 2 No. 2 Januari 2017, Hal - 88 http://ejournal.upi.edu/index.php/manajerial/

Kecenderungan Jawaban Responden terhadap Variabel Kompetensi Pedagogik Guru Alternatif Jawaban Bobot f Persentase

Sangat Setuju 5 317 29%

Setuju 4 544 50%

Ragu-ragu 3 171 16%

Tidak Setuju 2 48 4%

Sangat Tidak Seuju 1 0 0%

Jumlah 1080 100% Sumber : Skor Jawaban Responden, 2016

Rekapitulasi hasil skoring di atas secara lebih jelas digambarkan pada bagan sebagai berikut :

Gambar 4. 3

Tanggapan Responden terhadap Kompetensi Pedagogik Guru

Merujuk pada hasil dari tabel dan gambar tersebut di atas menunjukkan bahwa variabel kompetensi pedagogik guru dinyatakan baik. Hal ini terlihat dari skor jawaban responden untuk variabel analisis pekerjaan terpusat pada alternatif jawaban skor 4 (Setuju), yaitu sebanyak 50% dari seluruh responden.

Indikator yang digunakan dalam variabel kompetensi pedagogik guru diukur oleh: 1) Kompetensi menyusun rencana pembelajaran;

2) Kompetensi melaksanakan proses belajar mengajar;

3) Kompetensi melaksanakan penilaian proses belajar mengajar.

Berikut ini akan diuraikan mengenai skor rata-rata jawaban responden dari setiap indikator.

Dokumen terkait