• Tidak ada hasil yang ditemukan

TINJAUAN PUSTAKA 2.1. Landasan Teori

2.1.9. Ukuran Perusahaan

Semakin besar aset suatu perusahaan maka semakin besar pula modal yang ditanamkan. Perusahaan-perusahaan yang memiliki ukuran yang lebih besar memiliki dorongan yang kuat untuk menyajikan tingkat profitabilitas yang tinggi dibandingkan dengan perusahaan perusahaan yang lebih kecil karena perusahaan yang besar lebih banyak diteliti dan dipandang dengan lebih kritis oleh para investor.

Menurut Sidharta, dalam (Permatasari, 2017) ukuran perusahaan adalah skala perusahaan yang dilihat dari total aset perusahaan pada akhir tahun. Menurut (Setiyadi, 2007) ukuran perusahaan yang biasa dipakai untuk menentukan tingkatan perusahaan adalah:

1. Tenaga kerja, merupakan jumlah pegawai tetap dan honorer yang terdaftar atau bekerja di perusahaan pada suatu saat tertentu.

2. Tingkat penjualan, merupakan volume penjualan suatu perusahaan pada suatu periode tertentu.

3. Total utang, merupakan jumlah utang perusahaan pada periode tertentu

4. Total asset, merupakan keseluruhan asset yang dimiliki perusahaan pada saat tertentu.

Maka ukuran perusahaan yang dipakai dalam penelitian ini adalah total aset karena pengukuran dari nilai total asset perusahaan memungkinkan peneliti

beranggapan bahwa ukuran perusahaan pada total asset sangat memengaruhi pada aktivitas perusahaan.

Proksi ukuran perusahaan menggunakan total asset seperti dalam penelitian Meidiyustiany, 2016 yaitu dengan pengukuran variabel sebagai berikut:

UP (Size) = Ln (Total Aset) 2.2.Review Penelitian Terdahulu (Theoritical Mapping)

Beberapa uraian dan hasil penelitian terdahulu, tentang hal-hal pengaruh

“Arus Kas Operasi (X1), Leverage (X2), Pertumbuhan Penjualan (X3) dan Perputaran Modal kerja (X4) terhadap Profitabilitas (Y)” ini menggunakan beberapa acuan penelitian terdahulu yang dilakukan oleh:

Meidiyustiani (2016) dengan judul Pengaruh modal kerja, ukuran perusahaan, pertumbuhan penjualan dan likuiditas terhadap profitabilitas peda perusahaan manufaktur pada sektor industri barang konsumsi yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) periode tahun 2010–2014. Penentuan sampel dengan tehnik purposive sampling, dengan kriteria tertentu dan metode analisis data yang digunakan analisis regresi berganda dengan menggunakan bantuan alat program SPSS versi 20. Menunjukan hasil penelitiannya bahwa modal kerja (perputaran modal kerja) tidak memiliki pengaruh pengaruh signifikan terhadap profitabilitas,

ukuran perusahaan berpengaruh signifikan negatif terhadap profitabilitas, pertumbuhan penjualan tidak berpengaruh terhadap profitabilitas dan likuiditas (current ratio) berpengaruh signifikan posotif terhadap profitabilitas.

Putra dan Badjra (2015) yang berjudul Pengaruh Leverage, Pertumbuhan Penjualan dan Ukuran Perusahaan terhadap Profitabilitas. Penelitian ini dilakukan pada perusahaan Industri makanan dan minuman di BEI yang diperoleh melalui metode purposive sampling dan hasil penelitian yang digunakan dengan analisis regresi linear berganda dengan menggunakan bantuan alat program SPSS menemukan bahwa leverage berpengaruh negatif dan signifikan terhadap profitabilitas, sedangkan pertumbuhan penjualan dan ukuran perusahaan berpengaruh negatif dan tidak signifikan terhadap profitabilitas.

Ratnasari dan Budiyanto (2016), yang berjudul pengaruh Leverage, Likuiditas, Ukuran perusahaan terhadap Profitabilitas pada perusahaan otomotif di BEI. Tehnik pengambilan sampel yang digunakan adalah metode sampel jenuh dan analisis data digunakan pada penelitian adalah analisis regresi berganda dengan menggunakan bantuan alat program SPSS. Hasil penelitian yang ditemukan bahwa leverage berpengaruh signifikan dan negatif terhadap profitabilitas, likuiditas berpengaruh tidak signifikan terhadap profitabilitas, demikian juga ukuran perusahaan berpengaruh tidak signifikan terhadap profitabilitas.

Ambarwati, Yuniarta, dkk (2015), dengan judul Pengaruh Modal Kerja, Likuiditas, Aktivitas dan Ukuran Perusahaan terhadap Profitabilitas pada perusahaan manufaktur yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia. Tehnik

pengambilan sampel yang digunakan adalah purposive sampling dan metode analisis data yang digunakan adalah analisis regresi linear berganda dengan menggunakan bantuan alat program SPSS 19. Hasil penelitian menyatakan bahwa secara parsial modal kerja berpengaruh positif signifikan terhadap profitabilitas, likuiditas tidak berpengaruh signifikan terhadap profitabilitas, aktivitas berpengaruh positif signifikan terhadap profitabilitas, ukuran perusahaan berpengaruh positif signifikan terhadap profitabilitas dan secara simultan modal kerja, likuiditas, aktivitas dan ukuran perusahaan berpengaruh signifikan terhadap profitabilitas pada perusahaan yang terdaftar di BEI.

Ibrahim dan Widyarti (2015), penelitiannya yang berjudul Analisis pengaruh Leverage, Likuiditas, Perputaran Modal Kerja dan Pertumbuhan Penjualan terhadap profitabilitas perusahaan manufaktur sektor industri barang dan konsumsi yang terdaftar di BEI pada tahun 2009 – 201. Penentuan sampel yang digunakan adalah tehnik purposive sampling dengan memakai kriteria tertentu, metode data digunakan adalah analisis regresi linear dengan menggunakan bantuan alat program SPSS. Hasil penelitian menyatakan bahwa Leverage berpengaruh negatif signifikan terhadap profitabilitas, likuiditas dan pertumbuhan penjualan tidak berpengaruh signifikan terhadap profitabilitas, dan perputaran modal kerja berpengaruh positif signifikan terhadap profitabilitas.

Nurhasni, Rifa, dkk (2015) yang berjudul Pengaruh rasio perputaran modal kerja, likuiditas dan leverage terhadap profitabilitas perusahaan property dan real estate di Indonesia. Tehnik penentuan yang digunakan dalam menentukan sampel adalah purposive sampling dan metode analisis yang

dipergunakan analisis regresi linear berganda dengan bantuan menggunakan alat program SPSS. Mengemukakan hasil penelitian pertama yang dilakukan bahwa variabel perputaran modal kerja, likuiditas dan leverage berpengaruh signifikan terhadap profitabilitas (ROI), sedangkan penelitian kedua perputaran modal kerja, likuiditas dan leverage juga berpengaruh signifikan terhadap profitabilitas (ROA).

Sari, Dermansyah, dkk (2018) penelitian yang berjudul Pengaruh Current rasio, Debt to Total Asset, Sales growth terhadap Return on Asset setelah di akuisisi dan struktur kepemilikan sebagai pemoderasi.Teknik pengumpulan data dengan teknik dokumentasi, metode analisis yang digunakan dengan uji asumsi klasik, persamaan regresi berganda. Pengelolaan data dengan membantu alat program SPSS 23. Hasil penelitian yang dilakukan menjelaskan bahwa current ratio secara parsial berpengaruh positif dan signifikan terhadap profitabilitas, debt to asset berpengaruh positif dan tidak signifikan terhadap profitabilitas, dan sales growth berpengaruh negatif dan signifikan terhadap profitabilitas. Struktur kepemilikan tidak memoderasi pengaruh current ratio terhadap profitabilitas dan pertumbuhan penjualan terhadap profitabilitas, sedangkan debt to asset dimoderasi oleh struktur kepemilikan pada perusahaan target akuisisi terdaftar di BEI.

Santi dan Utiyati (2017), penelitian yang berjudul Pengaruh perputaran modal kerja, current ratio dan leverage operasi terhadap profitabilitas perusahaan.

Teknik pengumpulan data sekunder dan pengambilan sampel adalah purposive sampling dengan kriteria, metode analisis data menggunakan analisis regresi linear berganda yang digunakan dan alat uji data yang digunakan program SPSS

21. Hasil penelitian menunjukan bahwa perputaran modal kerja tidak memiliki pengaruh yang signifikan terhadap return on asset, current ratio memiliki pengaruh yang signifikan terhadap return on asset, sedangkan leverage operasi memilikin pengaruh yang signifikan terhadap return on asset. Melihat dari hasil koefisien determinasi parsial dapat disimpulkan variabel yang mempunyai pengaruh dominan terhadap return on asset adalah leverage operasi.

Oktapiani dan Wiksuana (2018), penelitian yang berjudul Peran Ukuran Perusahaan dan perputaran penjualan dalam memoderasi pengaruh struktur modal terhadap Profitabilitas pada sektor pertambangan yang terdaftar di BEI.Teknik analisis data penelitian yang digunakan adalah moderate regression analysis, metode pengujian asumsi klasik menunjukan hasil bahwa regresi yang digunakan sudah tepat, alat uji pengolahan data dengan menggunakan alat bantu program SPSS 20. Hasil penelitian yang dilakukan dengan menggunakan analisis regresi moderasi menunjukan bahwa terdapat pengaruh positif antara struktur modal terhadap profitabilitas. Ukuran perusahaan mampu memoderasi pengaruh struktur modal terhadap profitabilitas tetapi pertumbuhan penjualan tidak mampu memoderasi pengaruh struktur modal terhadap profitabilitas.

Sasongko dan Apriani (2016), dengan judul Analisis pengaruh arus kas terhadap profitabilitas pada PT Mayora Indah Tbk. Teknik analisis menggunakan regresi liner berganda dan pengambilan sampel secara kuantitatif berupa hubungan kolerasional, teknik alat uji pengolahan data digunakan program SPSS.

Hasil penelitian yang dihasilkan menunjukan bahwa arus kas opersi secara simultan tidak terdapat pengaruh yang signifikan terhadap profitabilitas.

Lestari (2015), dengan judul Pengaruh leverage, size, growth dan modal kerja terhadap profitabilitas pada perusahaan yang go public di BEI. Teknik analisis menggunakan regresi berganda, teknik pengambilan sampel purposive sampling dan alat uji pengolahan data yang digunakan program SPSS. Hasil penelitian yang ditemukan menunjukan bahwa variabel ukuran perusahaan dan pertumbuhan secara sinifikan memiliki pengaruh positif terhadap profitabilitas, variabel leverage secara signifikan memiliki pengaruh negatif terhadap profitabilitas, sedangkan variabel modal kerja tidak berpengaruh signifikan dan negatif terhadap profitabilitas.

Tabel 2.1

Review Penelitian Terdahulu ( Theoritical Mapping),

Tentang Pengaruh Arus Kas Operasi, Leverage, Pertumbuhan Penjualan dan Perputaran Modal Kerja terhadap Profitabilis Perusahaan

Peneliti Judul Variabel Metode&

Alat

1. Leverage berpengaruh negatif dan signifikan terhadap profitabilitas

Peneliti Judul Variabel Metode&

1. Secara parsial modal kerja berpengaruh positif

5. Secara simultan modal kerja, likuiditas, aktivitas periode tahun 2010 – 2014

1. Modal kerja tidak memiiki pengaruh

4. Likuiditas (current radio) berpengaruh signifikan

2. Perputaran modal kerja berpengaruh positif signifikan dan,

3. Likuiditas, pertumbuhan Penjualan tidak signifikan terhadap profitabilitas

Peneliti Judul Variabel Metode& beverages yang go publik di Bursa Efek Indonesia (BEI).

Nurhasni, dan real estate di indonesia

1. Perputaran modal kerja, current ratio, debt to total asset dan debt to equity ratio berpengaruh signifikan terhadap return on asset (ROA). Ratio, Debt to Total Assets, Sales Growth

1. Current Ratio secara parsial berpengaruh positif

2. Current Ratio memiliki pengaruh yang signifikan diperoleh adalah bahwa arus kas operasional secara

1. Terdapat pengaruh positif antara struktur modal terhadap profitabilitas.

2. Ukuran perusahaan mampu memoderasi pengaruh struktur modal

Peneliti Judul Variabel Metode&

Alat Analisis

Hasil

Wiksuana(

2018)

modal terhadap Profitabilitas

terhadap Profitabilitas.

3. Pertumbuhan Penjualan tidak mampu memoderasi pengaruh struktur modal terhadap profitabilitas.

Anis Puji Lestari &

Suwardi bambang Hermanto (2015)

Pengaruh Leverage, Size, Growth dan Modal kerja terhadap profitabilitas pada prusahaan consumer good industry di Bursa Efek Indonesia (BEI)

Independen:

Leverage, Size, Growth dan Modal kerja.

Dependen:Profi tabilitas (ROA)

Analisis regresi linier berganda dan alat Uji program SPSS

1. Perusahaan dan variabel pertumbuhan perusahaan secara signifikan memiliki pengaruh positif terhadap profitabilitas

2. Leverage secara signifikan memiliki pengaruh positif terhadap profitabilitas

3. Modal kerja tidak berpengaruh signifikan dan negatif terhadap

profitabilitas.

BAB III

Dokumen terkait