• Tidak ada hasil yang ditemukan

BAB III METODE PENELITIAN

3.2. Kerangka Konseptual

3.2.3 Unit Analisis

Elemen yang tampak dalam iklan provider selular Smart versi “maling ayam” berkaitan dengan analisis pertama pada penelitian ini yaitu paradigma dan sintagma. Paradigma adalah sekumpulan asosiasi dari signs tersebut yang merupakan anggota dari kategori-kategori yang didefinisikan, tetapi tiap-tiap signs tersebut memiliki makna yang berbeda-beda. Sedangkan sintagma adalah kombinasi dari signs yang berinteraksi sesuai dengan yang kita inginkan yang membentuk sebuah makna secara keseluruhan dan biasanya disebut sebagai rantai (chain). (Fiske, 1994:5)

Dalam penelitian ini, peneliti melakukan analisis yang bersifat tekstual dengan membaca sebuah kode, tanda dan lambang dengan menggunakan pendekatan semiotika John Fiske, the codes of television. Adapun tanda-tanda yang akan muncul dalam iklan provider selular Smart versi “maling ayam” akan dikombinasikan menjadi kode-kode, baik itu eksplisit maupun implisit yang akan disampaikan kepada audiens. Dari kode yang tampak sebagai indikator untuk menentukan batasan ketidakadilan hukum yang dialami oleh tokoh dalam iklan provider selular Smart versi “maling ayam” , peneliti memilih kode-kode televisi sebagai berikut untuk menentukan unit analisis, yaitu:

1. Kostum dan Riasan (make-up) 2. Latar (setting)

3. Dialog (dialogue) 4. Karakter (character) 5. Konflik (conflict)

Unit analisis iklan provider selular Smart versi “maling ayam” di Televisi dibagi menjadi tiga level yaitu :

1. Level realitas (reality)

Level ini menjelaskan bagaimana suatu peristiwa dikonstruksikan sebagai realitas oleh media. Yang berhubungan dengan kode-kode sosial antara lain, penampilan (appearance), kostum (dress), riasan (make up), lingkungan (environment), kelakuan (behavior), dialog (speech), gerakan (gesture), ekspresi (expression), suara (sound) didalam iklan provider selular Smart versi “ Maling Ayam” .

2. Level representasi (representation)

Di sini peneliti menggunakan perangkat secara teknis. Dalam bahasa tulis, alat tulis itu adalah kata, kalimat atau proposisi, grafik dan sebagainya. Level ini berhubungan dengan kode-kode sosial antara lain, kamera (camera), pencahayaan (lighting), musik (music), suara (sound) didalam iklan provider selular Smart versi “ Maling Ayam” .

3. Level ideologi (ideology)

Bagaimana kode-kode representasi dihubungkan dan diorganisasikan ke dalam koherensi sosial, seperti kelas sosial, atau kepercayaan dominan yang ada dalam masyarakat seperti Individualism (individualisme), class (kelas),

materialism (materialisme), dan lain sebagainya. Menurut Fiske, ketika kita

melakukan representasi tidak bisa dihindari kemungkinan menggunakan ideologi tersebut. Dalam ideologi yang dipenuhi ideologi patriarki, kode representasi yang muncul, misalnya, digambarkan dengan tanda pada ketidakadilan hukum di Indonesia berkaitan dengan permasalahan maupun ruang lingkup dalam penelitian ini, maka nantinya dalam penelitian iklan provider selular Smart versi “ Maling Ayam “ di Televisi peneliti menganalisis dengan menggunakan kode-kode sosial tersebut. Karena dengan menggunakan kode-kode televisi ini, dapat dilihat bagaimana penggambaran ketidakadilan hukum dalam iklan provider selular Smart versi “ Maling Ayam” di Televisi.

3.3. Teknik Pengumpulan Data

Pengumpulan data dalam penelitian ini dilakukan dengan teknik dokumentasi yang dibagi menjadi beberapa scene dan mengamati iklan provider selular Smart versi “maling ayam” di televisi secara langsung serta melakukan studi keperpustakaan untuk melengkapi data-data dan bahan-bahan yang dapat dijadikan sebagai referensi.

3.4. Teknis Analisis Data

Teknik analisis data yang akan dilakukan peneliti adalah sebagai berikut : 1. Diseleksi

Peneliti akan menyeleksi bagian-bagian yang digunakan menjadi topik penelitian dan bagian mana yang tidak.

2. Diklasifikasi

Tahap selanjutnya adalah mengklasifikasi bagian-bagian yang dapat menginterprestasikan ketidakadilan hukum..

3. Dianalisis

Bagian yang telah diklasifikasi, dianalisis dengan menggunakan teori dari John Fiske tentang kode sosial.

4. Diinterprestasikan

Setelah itu peneliti akan menginterprestasikan hasil analisis tersebut. 5. Ditarik kesimpulan

Di tahap terakhir ini, peneliti menarik kesimpulan, bagaimana ketidakadilan hukum direpresentasikan dalam iklan provider selular Smart versi “ Maling Ayam”.

Berdasarkan Teori yang dikemukakan John Fiske dalam The Codes of

Television (Fiske, 1987) menyatakan bahwa peristiwa yang dinyatakan telah

1. Level realitas (reality)

Level ini menjelaskan bagaimana suatu peristiwa dikonstruksikan sebagai realitas oleh media. Yang berhubungan dengan kode-kode sosial antara lain, penampilan (appearance), kostum (dress), riasan (make up), lingkungan (environment), kelakuan (behavior), dialog (speech), gerakan (gesture), ekspresi (expression).

2. Level representasi (representation)

Di sini peneliti menggunakan perangkat secara teknis. Dalam bahasa tulis, alat tulis itu adalah kata, kalimat atau proposisi, grafik dan sebagainya. Level ini berhubungan dengan kode-kode sosial antara lain, kamera (camera), pencahayaan (lighting), musik (music), suara (sound).

3. Level ideologi (ideology)

Bagaimana kode-kode representasi dihibungkan dan diorganisasikan ke dalam koherensi sosial, seperti kelas sosial, atau kepercayaan dominan yang ada dalam masyarakat seperti Individualism (individualisme), class (kelas),

materialism (materialisme), dan lain sebagainya. Menurut Fiske, ketika kita

melakukan representasi tidak bisa dihindari kemungkinan menggunakan ideologi tersebut. Dalam ideologi yang dipenuhi ideologi patriarki, kode representasi yang muncul. (Fiske 1990: 2).

Makna dari iklan provider selular Smart versi “maling ayam” di Televisi dapat menimbulkan pemaknaan atau pengertian yang berbeda-beda pada tiap individu. Pemaknaan iklan yang berbeda pada tiap individu tergantung dari individu itu sendiri, dari sudut pandang mana individu tersebut memaknai.

BAB IV

HASIL DAN PEMBAHASAN

4.1 Gambaran Umum Objek Penelitian dan Penyajian Data 4.1.1 Gambaran Umum Objek Penelitian

Smart Telecom merupakan bagian dari Sinar Mas Group, adalah perusahaan yang bergerak di bidang jasa telekomunikasi dan berfungsi sebagai operator selular. Dengan cakupan layanan nasional dan menggunakan teknologi CDMA dengan frekuensi 1900MHz termuktahir, menjadikan Smart Telecom sebagai perusahaan telekomunikasi yang terdepan dalam menyediakan layanan kepada seluruh pelanggannya.

Bagi para pelanggannya Smart Telecom senantiasa bertekad untuk selalu memberikan layanan yang terbaik, penuh inovasi, bernilai lebih, berkualitas tertinggi serta tetap terjangkau. Untuk layanan seluler, Smart menggunakan teknologi CDMA 1900Mhz tercanggih hal ini memungkinkan Smart dapat memberikan layanan komunikasi suara dengan hasil yang jernih dan berkualitas. Selain itu Smart juga memiliki layanan akses data nirkabel kecepatan tinggi yang berbasis teknologi EVDO Rev. A.

Dengan teknologi ini pelanggan data melakukan akses internet secara bergerak dan nirkabel dengan mudah, cepat dan sekaligus hemat dimanapun mereka berada di dalam jaringan Smart Telecom. Prestasi kelas dunia juga telah berhasil diraih oleh Smart Telecom yang telah berhasil meluncurkan layanan data

berkecepatan super cepat dengan menggunakan EVDO–Rev. B secara komersial yang pertama di dunia pada awal Januari 2010.

Teknologi ini merupakan pengembangandari EV-DO Rev. A yang mampu memberikan kecepatan hingga tiga kali lipat dari teknologi yang telah ada sebelumnya. Hal ini semakin mengukuhkan Smart Telecom sebagai salah satu operator kelas dunia. Smart telecom juga telah bekerja sama dengan operator kelas dunia untuk memberikanlayanantambahan lainnya yang bisa mempermudah pelanggan menikmati layanan sesuai kebutuhannya. Salah satunya adalah menyediakan layanan sambungan telepon internasional yang terjangkau dengan menggunakan nomor VoIP 01033.

Visi Smart Telecoom untuk menjadi operator telekomunikasi terdepan yang mampu memberikan layanan telekomunikasi terbaik bagi seluruh pelanggan. Untuk mencapai visi tersebut, Smart Telecom berkomitmen untuk membangun jaringan berkualitas dunia di tanah air, membangun organisasi yang berbasis pada pelanggan, fleksibel dan cepat, serta memberikan nilai lebih pada jumlah uang yang dikeluarkan pelanggan dan menjembatani teknologi digital. Dan terus melakukan inovasi dan memberikan kualitas pelayanan dengan harga yang terjangkau untuk masyarakat Indonesia. Nikmati layanan Smart Telecom yang hebat dan hemat.

4.1.2 Penyajian Data

4.1.2.1Iklan Provider Selular Smart Versi Maling Ayam

Ganbar 4.1 Iklan Gratis Smart ” Seumur Hidup”

Dalam iklan provider selular Smart versi “maling ayam” di televisi menggambarkan suasana di kantor polisi dan di dalam kantor tersebut terdapat seorang korban maling ayam, maling dan polisi. Dalam kantor tersebut berisikan ayam yang dicuri, mesin tik, meja dan lemari. Di kantor tersebut sudah berkumpul seorang korban maling ayam yang melapor ke polisi, seorang maling yang sedang duduk di lantai dan seorang polisi. Kemudian seorang polisi lagi masuk kedalam ruangan kantor tersebut dengan membawa dokumen dengan map merah, lalu seorang polisi yang duduk tersebut bertanya kepada seorang polisi yang sedang berdiri, ‘gimana nih malingnya,lalu polisi yang membawa map merah menjawab ini sih seumur hidup’, seorang maling langsung kaget dan jatuh pingsan, dua orang polisi heran melihat maling itu, ternyata polisi itu sedang membaca iklan di media cetak yang berisi seumur hidup gratis dari smart, karena smart sedang mempromosikan providernya yang sedang promo gratis seumur hidup. Dalam iklan ini terjadi kesalahan persepsi antara polisi dan maling selain itu iklan smart juga menyindir atas permasalahan hukum yang sedang terjadi saat ini di

Indonesia. Banyak kejadian atau fenomena penerapan ketidakadilan hukum saat ini.

4.2 Analisis Data

Dokumen terkait