Hal: Permohonan Pengisian Kuesioner Jakarta, 2 Agustus 2010
Kepada Yth.
Bapak/Ibu Responden Di tempat
Dengan hormat,
Sehubungan dengan penyelesaian tugas akhir sebagai mahasiswi Program Strata Satu (S1) Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah Jakarta, saya:
Nama : Fahmi Rizal NIM : 106082002599
Fak/Jur/Smtr : Ekonomi dan Bisnis/Akuntansi/IX
bermaksud melakukan penelitian ilmiah untuk penyusunan skripsi dengan judul “Pengaruh akuntabilitas, independensi dan pengalaman auditor terhadap kualitas audit pada klien yang menerapkan sistem informasi berbasis komputer”.
Untuk itu, saya sangat mengharapkan kesediaan Bapak/Ibu untuk menjadi responden dengan mengisi lembar kuesioner ini secara lengkap dan sebelumnya saya mohon maaf telah menggangu waktu bekerjanya. Data yang diperoleh hanya akan digunakan untuk kepentingan penelitian, sehingga kerahasiaannya akan saya jaga sesuai dengan etika penelitian.
Informasi yang diperoleh atas partisipasi Bapak/Ibu merupakan faktor kunci untuk mengetahui pengaruh akuntabilitas, independensi dan pengalaman auditor terhadap kualitas audit pada klien yang menerapkan sistem Informasi berbasis komputer.
• Dimohon untuk membaca setiap pertanyaan secara hati-hati dan menjawab dengan lengkap semua pertanyaan, karena apabila terdapat salah satu nomor yang tidak di isi maka kuesioner dianggap tidak berlaku.
• Tidak ada jawaban yang salah atau benar dalam pilihan anda, yang penting memilih jawaban yang sesuai dengan pendapat anda.
Atas kesediaan Bapak/Ibu meluangkan waktu untuk mengisi dan menjawab semua pertanyaan dalam eksperimen ini, saya sampaikan terima kasih.
Hormat saya,
Dosen Pembimbing Peneliti
KARAKTERISTIK RESPONDEN
Nama : ……….
Jenis Kelamin : Pria Wanita
Umur : ………Tahun
Pendidikan Terakhir : D3 S1 S2 S3 Lainnya
Lama Bekerja : < 1 Tahun 1-2 Tahun
2-3 Tahun > 3 Tahun
Jabatan di KAP : Junior Auditor Manajer
Senior Auditor Partner
Supervisor
Petunjuk Pengisian
1. Isilah semua nomor dalam kuesioner ini dengan memberi tanda silang (X) untuk setiap pertanyaan berisi satu jawaban dan jangan sampai ada yang terlewatkan.
2. Kuesioner ini menpunyai lima (5) interval jawaban yaitu: 1 = Sangat Tidak Setuju (STS)
2 = Tidak Setuju (TS) 3 = Ragu-Ragu (R) 4 = Setuju (S) 5 = Sangat Setuju (SS) AKUNTABILITAS No Pertanyaan STS TS R S SS
1. Seorang auditor yang memiliki akuntabilitas tinggi dalam mengambil tindakan lebih berdasarkan alasan-alasan yang rasional
2. Seorang auditor dengan akuntabilitas tinggi akan mencurahkan usaha (daya pikir) yang lebih besar ketika menyelesaikan pekerjaan
3. Seorang auditor harus memiliki tanggungjawab yang tinggi dalam mengambil tindakan dalam
menyelesaikan suatu pekerjaan
4. Seorang auditor yang memiliki akuntabilitas yang tinggi juga memiliki motivasi tinggi dalam mengerjakan sesuatu
5. Seorang auditor tidak memerlukan motivasi untuk melakukan kegiatan-kegiatan tertentu untuk mencapai
No. Pertanyaan STS TS R S SS
6. Seorang auditor harus berfikir secara objektif dan analisa yang baik dalam mengambil sebuah keputusan untuk menyelesaikan pekerjaan
7. Dalam melaksanakan audit dan penyusunan laporannya, auditor hanya membutuhkan informasi saja
8. Seorang auditor tidak harus memiliki fakta-fakta yang relevan dan mengungkapkan suatu hal
9. Akuntabilitas dapat meningkatkan kualitas hasil kerja auditor tanpa didukung dengan pengetahuan audit yang tinggi
10. Dalam menyelesaikan suatu pekerjaan akuntabilitas cenderung lebih penting jika dibandingkan dengan pengetahuan dan pengalaman
11. Kurangnya informasi mengenai suatu pekerjaan akan berdampak buruk terhadap hasil kerja auditor
12 Keyakinan bahwa sebuah pekerjaan akan diperiksa oleh atasan dapat meningkatkan keinginan untuk menghasilkan pekerjaan yang lebih berkualitas
INDEPENDENSI
No Pertanyaan STS TS R S SS
1. Penyusunan program audit bebas dari campur tangan untuk menentukan, mengeliminasi atau memodifikasi bagian-bagian tertentu yang diperiksa
2. Penyusunan program audit bebas dari campur tangan atau sikap tidak mau bekerja sama mengenai
penerapan prosedur yang dipilih
3. Penyusunan program audit bebas dari usaha-usaha pihak lain terhadap subjek pekerjaan pemeriksaan selain untuk proses pemeriksaan yang disediakan 4. Dalam melakukan verifikasi, auditor memperoleh
kebebasan dalam mengakses semua informasi yang berhubungan dengan kegiatan audit
5. Selama melakukan verifikasi, auditor memperoleh dukungan dan kerja sama yang baik dengan pihak manajemen klien
6. Manajemen klien memberikan kebebasan pada auditor dalam menentukan bahan bukti yang diperlukan maupun objek yang akan diperiksa
7. Kegiatan verifikasi auditor harus bebas dari kepentingan pribadi auditor
8. Auditor harus bebas dari keinginan pribadi maupun pengaruh pihak lain untuk memodifikasi bahan bukti selama aktifitas audit
9. Auditor harus bebas dari tekanan pihak manapun dalam melaporkan temuan-temuan yang bersifat material
No Pertanyaan STS TS R S SS
10. Auditor harus menghindari penggunaan kata-kata yang menyesatkan baik secara sengaja maupun tidak sengaja dalam melaporkan fakta, opini dan
rekomendasi dalam interpretasi auditor
11. Auditor harus bebas dalam menggunakan judgement mengenai fakta dan opini dalam laporan audit
PENGALAMAN
1. Lamanya pengalaman audit yang saudara miliki: a) Lama sekali (lebih dari 20 tahun)
b) Cukup lama (16 s/d 20 tahun) c) Lama (11 s/d 15 tahun) d) Kurang lama (5 s/d 10 tahun) e) Sebentar (kurang dari 5 tahun)
2. Banyaknya jumlah penugasan yang saudara laksanakan: a) Sangat banyak (lebih dari 40 penugasan)
b) Cukup banyak (31 s/d 40 penugasan) c) Banyak (21 s/d 30 penugasan)
d) Kurang banyak (10 s/d 20 penugasan) e) Sedikit (kurang dari 10 penugasan)
KUALITAS AUDIT
No Pertanyaan STS TS R S SS
1. Auditor sistem informasi selalu mengacu pada standar auditing professional dalam segala aspek pekerjaan audit
2. Auditor sistem informasi perlu menjaga sikap independensi dalam tingkah laku dan tindakan terhadap piihak-pihak yang terkait dalam audit 3. Auditor sistem informasi mempunyai pengetahuan
yang memadai tentang struktur pengendalian internal sistem pengolahan data elektronik
4. Penugasan diberikan kepada auditor sesuai dengan keahlian teknis dan pengalaman audit yang dijalankan 5. Auditor sistem informasi perlu memperoleh pelatihan
teknis berkala guna meningkatkan keahliannya dibidang audit sistem informasi
6. Jika auditor tidak memiliki kompetensi untuk pemeriksaan bidang tertentu, maka auditor sistem informasi perlu dukungan tenaga ahli
7. Dengan digunakannya teknik audit berbantuan komputer maka dapat meningkatkan efektifitas dan efisiensi prosedur audit
No Pertanyaan STS TS R S SS
9. Audit sistem informasi berbasis komputer tidak perlu mendokumentasikan jejak audit
10. Yang berwenang dalam penentuan struktur
pengendalian kegiatan komputerisasi adalah kepala unit komputer atau chief of information officer (CIO) 11. Unit komputer dalam suatu organisasi perlu diletakkan
(ditempatkan) sesuai dengan unit fungsionalnya 12. Sistem analisis dan programmer sebaiknya berada
dalam pengawasan dan tanggungjawab kepala bagian aplikasi
13. Pengendalian dokumentasi aplikasi perlu melakukan evaluasi untuk pengembangan sistem aplikasi komputer
14. Adanya kepedulian dan komitmen pimpinan terhadap aspek mutu jasa informasi yang diberikan kepada para pengguna
15. Monitoring dan pemeliharaan jaringan diperlukan untuk mencegah akses oleh pihak yang tidak berwenang
16. Auditor sistem informasi perlu melakukan peninjauan dan penilaian apakah fungsi sistem informasi sudah selaras dengan visi, misi, tata nilai dan tujuan organisasi
17. Jika terjadi kesalahan di media input, perlu adanya mekanisme untuk dapat mendeteksi kesalahan tersebut 18. Jika sistem tidak dilengkapi program validasi input
yang memadai, maka resiko output salah sangat besar 19. Diperlukan kejelasan tentang pemisahan tugas antara
fungsi otorisasi, fungsi akuntabilitas dan fungsi pelaksanaan operasional sistem komputerisasi 20. Pengendalian keluaran diperlukan untuk mendeteksi
adanya informasi yang disajikan tidak akurat, tidak lengkap, tidak mutakhir datanya atau didistribusikan kepada orang-orang yang tidak berhak