biasa per hari untuk setiap tugas dengan menggun^ikan teknik evaluasi kerja. Tingkat-tingkat upah ini dibayar kan menurut kehadiran kerja normal disertai premi untuk kerja lembur maupun pekerjaan pengganti.
2. Rencana pembayaran premi.
Ini sering digunakan sebagai sarana raemacu pekerja dalara mencapai standar pelaksanaan yang diinginkan. pem bayarannya dihitung bulanan berdasarkan hasil kerja ha rian yang diukur.
3. Pemberian sistim remit.
Serangkaian faktor-faktor diseleksi untuk mencakup tingkah laku yang diinginkan dari kelompok pekerja.
Tingkatan masalah bagi setiap faktor ditentukan dan standardisasinya ditentukan menurut tingkatan yang bermacamraacam untuk mengarahkan penilaian, Secara perio -dik para pekerja diuilai dc-ngan skor secara keseiuruhan digunalian untuk mcnentukan tingkat pembayaran* diatas
u-pah dasar mereka.
4. -.'encana andil produktivitas.
Prinsip u'tama ini anal an porsi penghasiian terten-tu si.^!)erci nilai tarnban dapatlaii diaiokanikan sebagai
cuatu hall untuk upah dan gaji. aesudah memctong/mengur-riuigi upah dan gaji yan;; tclah dioayarkan, surplusnya uibayarkan/dibagikan kepada penerima upah «an gaji se -suai dengan syarat-syarat pemberian fasilitas ini, ada-pun tujuannya adalah mengikut sertalian semua tenaga ke-ja pada gerakan pen n .atan produktivitas.
5. pembayaran berdasax-kan hasil.
Pola porabsyaran berdasarkan hasil, yakni : diterap kan berdasarkan kelompok atau indi.idu; ada juga yang bordasarkun kerja price atau yang berdasaikcui v.aktu pem bcrian bonus atau has.11 kerja lainnya. pola ini menntu-kan target pekerja dcni.gan menen tulCc-n pembayaran setiap satuan kerja dene,an memberiican ins^ntii berupa pemba
"-yaran tambahan atas oc-ker jaan uambmeju.
b. Insentif kelomg!
Ter.cadang ciuai: munrkin momberikan hadiah nada oc-k.orja mclalui pola b nus, scdaur y'-...^ lainnya
berdasar-*'.tUi •-•c.o.uu i".cOwor.: * . L/uriUv.» ... acalcvh dan u.ibagi menurut nrooorsi -en: a atan .iasar. 1 1).
1 1 ''. Muciidarsyah dinunnan, urs, kroouiitivitos rxpa .;nrt ba -: yl;;;ana cetakan k-uua, karec 19c7 PT Biina Ang;-:asa, nal
Scdang-:an jenis-jenis. insentii' an^aurut Drs. Sar.voto bahv;a secara garis besarnya insentif dapat digolongkan da -la,Ti dua golongan yaitu :
1. Insentif Material.
2. Insentif non-Material
1.1. Insentif material dapat diberikan dalam bentuk a. Uang.
b, Jaminan Sosial.
ad. a. Insentif yang berbentuk uang dapat diberikan dalam pelbagai macam, antara lain :
1. Bonus :
- Uang, ysng dibayarkan sebagai balas jasa hasil pekerjaan yang telah dilaitsanakan.
- Diberikan secara selektif dan khusus kepada pe-kerja yang berhak menerimanya.
- Diberikan secara "sekcdi teriraa" (eenmalig)-tanpa suatu ikatan dimasa mendataiig.
- Dalam perusahaan yang menggunjikan sistim insen tif ini lazimnya beberapa persen dari laba yang melebihi jumlah tertentu dimasukkan ke dalam sebuah dana bonus yan;.: kemudian jumlah tersebut dibagi-bagi antara nihak ysuig alan diberikan
bonu s.
2, Komisi
- iieru jaken sejenis benus yang dibayari.aii kepada pinak yang :ne;;ghaHilari penjualan ya!i^ baik.
I.azim dibayarkan sebagai bagian dari pada yon -jualan dan ai-erimakan kepada pOii^rja bagian pen jualan.
p. Profit sharing.
Salah satu jonis insentif yang tertua. dalam hal pembayaranya dapat diikuti macam-macam pola, tetapi biasanya menc.akup pembayaran berupa seba^-gian dari laba bersih yang disetorkan kedalajn se buah dana dan kemudian dimasukkan kedalam daftar pendapatan setiap peserta.
if. Kompensasi yang dit£uagguhkan(
Ada duamacam prograin balas jasa yang mencakup pembayaran dikenudian hari yaitu peuaiun dan pem bayaran kontraktual. 'ensiun mcmpunyai nilai in
-sentif oleh r.arena m:::;.:.nuhi salah satu kebutuhan
pokok manusin yaitu menyediakan jaminan ciconomi bap'inya setelah ia tid,al-: bekei-ja la{yi. ;lpandang dari sudut orf;auisasi sistim ponsiun mcmperkuat
"grip'- -Organioasi teri.adap -jara pckerja. r'embayar an kontraktual a.dalah pelaiisanaan pei-janjian an tara i.-ajiluu! can pcgav/ai dimana pcga.vai sst.lah selasa.i masa .-terja cibayarkan ja;;lari uang ter
-tentu sosaTa neriode waktu ter-tentu.
aci. b. Insentif yang dibGrikaJi dalan bentuk Ja.T.inan sosial lazinnya c.ibcrikan secara. kolektii, tidalc ada unsur komr.etitif dan setiap pegav/ai dapat memnerolehnya secara sania rata dan* otocsatis.
Rentuk Jarninan sosia] bermacain-macam, antara lain : 1. ?e:nberian perujaahan "dinas,
2. Pengobatan secara cuma-cuma.
5» Berlangganan surat kabar/rnajalah secara gratis, Kemungkinaii untuk raembayar secara angsuran oleh pekerja atas barang yang dibelinya dari koperasi, Cuti sakit dengan tetap mendapatkan neiKbayaran
gaji.
6. Perab.erian piagam penghargaan, 7. Biaya pindah.
8. Pemberian tugas b el ajar untuk ineng^jmbangkan
pe-ngatahuan.
9. Dan Iain-lain.
Ad. 2. Insentif non-Material.
Insentif non-Material dapat diberikan dalam pelbagai
macam bentuk, antara lain ;
1. Pemberian gelar (title)secara resmi.
2. Pemberian tanda jasa.
3» Pemberian piagam penghargaan.
A. Pemberian pujian lisan ataupun tertulis, secara resmi (dimuka umum) s.taupun secara oribadi.
p. L'capan serima kasih secai'a iox'.'.ial atauoun infor—
ftial.
6. Pemberian promosi (kenaikan pangkat ataupun jaba
tan).
7. Pemberiaji nak untuk menggunnican sesuatu artibut jabatan (niisaJLnya uenu.ra pada ..obil dan
lain-1ain).
o. Pemberiai-j perlerii^.-iapcni khusus oada ruangan kerja
(micalnya meja rapat, permadani dan Iain-lain),
9. -emberian hak untuk aoabila a ning^cd dimakamkan
diraakaxi p c hi avvaii.
10. Dan Iain-lain. 12).
2.^. Penf-ertia Disiolin Keria.
Drs. I.G. .'ursanto m-ngomukakan pengex-tian aisinlin
aebagai berihut :
"Disiplin adaran suai^u p :i"atui'aii znzci tcrtil; "ccnsiiat memansa, dalam art! didaiamnya monnandung nanksi" 13).
12). ."jai'v.'oto j di'S, -p.cit .i:-da;!ia;: 1>b—Ind.
1 d • - .a• •'Urscin to j am, ; onojv—oO;iok:iU!Kaii ..eiatj. ui dala:;;
•.a'":aj'.'!iien, dustakr dian, •Ja.-.arta^ Iv-n lialaman 33«
I /
Drs, Alex 3 N'itiaeiaito nieni;onukakan sebaiiai berikut : yDisiplin adalah setjagai suatu sikap tingkah laku dan per-buatsn yang sesuai dengan peraturan dai^i pcrusahaan baik yarig tertulis maupun tidak" 1i^).
Drs. Muchdarsyaii Sinungan mengemukakan sebagai beri
-kut
"Disiplin adalah sikap kajiv/aan dari seseorang atau seke -lompok orang yang senantiasa berkehendak untuk mengikuti atau inematuhi segala aturan atau keputusan yang telah dite
tapkan, Disiplin dala.n hubungan kerja sangat erat kaitan-nya dengan mativasi kerja. Disiplin dapat dikembangkan